Perkembangan teknologi di era revolusi industri 4.0 telah melahirkan alternatif investasi emas yang lebih mudah, tapi tetap aman. Alternatif itu hadir dalam bentuk emas digital yang dapat dibeli dengan dana mulai dari beberapa ribu rupiah saja melalui aplikasi jual-beli emas online.
Aplikasi emas digital pun menjamur di PlayStore dan AppStore. Mulai dari Pegadaian Online, e-mas, Tamasia, Pluang, Lakuemas, dan masih banyak lagi. Tapi, sebenarnya lebih untung mana sih antara investasi emas fisik dan emas digital?

Saat Anda membeli emas fisik maupun emas digital, sebenarnya Anda tetap sama-sama menerima kepemilikan emas dalam jumlah yang telah dibeli. Namun, ada beberapa perbedaan besar antara emas fisik dan emas digital yang akan memengaruhi nilai investasi itu. Berikut ini beberapa diantaranya:
- Investasi emas digital umumnya membutuhkan modal awal minimal lebih kecil daripada emas fisik. Untuk berinvestasi emas fisik, Anda harus menyiapkan modal setara minimum 0.1 atau 0.25 gram emas. Sedangkan investasi emas digital dapat dimulai dari 0.0002 gram saja.
- Pemilik emas digital biasanya tidak perlu mengatur tempat penyimpanan sendiri, karena logam mulia miliknya sudah “disimpankan” oleh operator aplikasi. Sedangkan pemilik emas fisik perlu mengatur tempat penyimpanan sendiri yang aman dan terproteksi, seperti safe deposit box.
- Emas fisik akan memberikan keamanan dan kepuasan lebih tinggi bagi pemiliknya dibandingkan emas digital. Pemilik emas digital juga dapat mencetak emas miliknya, tetapi biaya pencetakan emas digital ditambah harga emas digital per gram biasanya menghasilkan total harga lebih mahal daripada jika Anda membeli emas fisik langsung.
- Harga emas fisik yang berukuran lebih kecil akan relatif lebih mahal daripada emas fisik berukuran lebih besar. Coba saja bandingkan total nilai 1 gram penuh dari pecahan emas mini 0.1 gram yang sedang marak saat ini, dengan nilai per gram dari emas batangan berbobot 3 gram atau lebih. Sebaliknya, harga emas digital yang berukuran lebih besar justru akan lebih mahal karena membutuhkan biaya pencetakan atau biaya sertifikat yang makin membengkak.
Berdasarkan keempat pertimbangan ini, kita dapat menyimpulkan beberapa hal. Beli emas fisik akan lebih menguntungkan jika Anda lebih suka memegang emas sendiri dan/atau punya modal besar untuk membeli secara lump sum. Namun emas digital akan lebih menguntungkan jika Anda hanya punya modal minimal atau berniat untuk investasi logam mulia secara mencicil.
Tagged With : investasi emas • investasi modal kecil • logam mulia