Wall Street Ditutup Bervariasi, Didorong Stimulus

Dua indeks utama Wall Street, S&P 500 dan Dow Jones, ditutup menguat pada perdagangan Selasa (21/7) setelah investor beralih ke saham siklis yang sensitif secara ekonomi. Sementara penurunan saham teknologi membuat indeks Nasdaq ditutup melemah.

Dikutip dari Reuters, Rabu (22/7) indeks Dow Jones Industrial Average .JJI naik 159,53 poin, atau 0,6 persen menjadi 26.840,4. Sedangkan indeks S&P 500 .SPX naik 5,46 poin, atau 0,17 persen menjadi 3.257,3 dan Nasdaq Composite .IXIC turun 86,73 poin, atau 0,81 persen menjadi 10.680,36.

Saham sektor finansial, industri, dan energi memberikan dorongan sehingga indeks S&P 500 memimpin pasar sementara indeks Dow naik berkat saham-saham blue chip.

Berkat kenaikan tersebut indeks S&P 500 kembali bergerak ke area positif, naik 0,8 persen. Sedangkan Nasdaq telah naik 19 persen sejak 1 Januari, sedangkan Dow tetap turun persen. S&P 500 saat ini berada dalam 4 persen dari rekor penutupan tertinggi yang dicapai akhir Februari.

“Daerah yang sensitif secara ekonomi berjalan sangat baik hari ini,” kata Peter Tuz, presiden Chase Investment Counsel di Charlottesville, Virginia. Dugaan saya adalah karena stimulus di sini dan di Eropa dan laporan pendapatan yang layak dari berbagai perusahaan yang berbeda,” sambungnya.

Ketika pandemi virus corona melonjak di Amerika Serikat, anggota parlemen di Capitol Hill bergulat untuk membuat paket stimulus baru dalam waktu kurang dari dua minggu.

Hasilnya, bantuan pengangguran diperpanjang bagi jutaan orang Amerika. Di tempat lain, 27-anggota Uni Eropa mencapai kesepakatan atas rencana pemulihan pandemi besar-besaran senilai USD 857 miliar.

Musim pelaporan kuartal kedua telah bergulir, sebanyak 58 konstituen S&P 500 telah melaporkan kinerja keuangan meraka. Dari jumlah tersebut, 77,6 persen perseroan melaporkan kinerja di atas prediksi konsensus.

Saham Coca-cola Co (KO.N) naik 2,3 persen setelah pembuat minuman, ini mengalahkan estimasi pendapatan dan mengatakan permintaan telah membaik.

Emiten industri pertahanan Lockheed Martin Corp (LMT.N) melampaui estimasi konsensus triwulanan dan menaikkan estimasi laba dan pendapatan setahun penuh, sehingga sahamnya naik 2,6 persen.

Volume perdagangan di Wall Street mencapai 11,82 miliar saham, lebih tinggi dibandingkan rata-rata perdagangan saham selama 20 hari terakhir sebanyak 11,37 miliar saham.

 

Leave a Comment