Ketiga indeks utama Wall Street melesat pada penutupan perdagangan Rabu (29/4). Hal ini didorong oleh Gilead Sciences mengenai potensi pengobatan COVID-19 serta saham Google dan Alphabet yang mendorong kenaikan saham teknologi.
Dilansir Reuters, Kamis (30/4), Dow Jones Industrial Average naik 422,64 poin atau 1,75 persen pada 24.524,19, indeks S&P 500 naik 58,81 poin atau 2,05 persen pada 2.922,20, dan Nasdaq Composite naik 233,27 poin atau 2,71 persen pada 8,841.01.
Saham Gilead naik 4,8 persen setelah pembuat obat itu mengatakan antivirus remdesivir kemungkinan efektif untuk membantu pasien COVID-19.
“Berita tentang Gilead benar-benar menguatkan pasar,” kata Linda Duessel, ahli strategi ekuitas senior di Federated Hermes di Pittsburgh, Pennsylvania.
Ketiga indeks utama mulai naik 30 persen dari posisi terendahnya di Maret 2020. Paket stimulus yang digelontorkan Trump serta harapan dibukanya aktivitas bisnis turut mendorong pemulihan bursa saham AS tersebut.
Saham Facebook Inc, Apple Inc, Amazon.com Inc, dan Netflix Inc naik antara 2-6 persen, sementara Alphabet Inc melonjak 8,6 persen karena kinerja di kuartal I 2020 yang melesat, didorong oleh penjualan iklan.
Indeks sektor layanan komunikasi S&P 500 melonjak 4,6 persen, terbesar di antara sebelas sub-indeks utama lainnya.
Sementara itu, Boeing Co melaporkan kerugian selama dua kuartal berturut-turut. Namun sahamnya naik 3,7 persen setelah produsen pesawat itu mengatakan akan memangkas beberapa pos pekerjaan demi meningkatkan likuiditas.
Saham General Electric Co turun 1 persen, setelah perusahaan ini tertekan hingga USD 1 miliar pada arus kas di kuartal I 2020 akibat pandemi virus corona. Total pendapatannya turun 8 persen dan perusahaan mengingatkan kondisi ini akan berlanjut di tiga bulan berikutnya.