IHSG Diprediksi Rebound ke Level 6.384, Cek Analisis Teknikal dan Sentimen Globalnya

Prospek pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan pada pembukaan perdagangan Rabu (7/10) :

  • Proyeksi Pergerakan dan Target Level IHSG

    • IHSG diprediksi berpotensi mengalami penguatan berlanjut atau rebound menuju rentang level 6.321 hingga 6.384 pada perdagangan Rabu (7/10).

    • Pada penutupan perdagangan hari sebelumnya, Selasa (6/10), IHSG telah mencatatkan performa positif dengan melesat sebesar 74,07 poin atau menguat 1,21 persen hingga mendarat di posisi 6.192,93.

    • Sejalan dengan pergerakan IHSG, Indeks LQ45 yang berisi saham-saham terlikuid juga ditutup menguat sebesar 0,81 persen ke level 608,16.

  • Analisis Teknikal Mirae Asset Sekuritas Indonesia

    • Senior Technical Analyst Mirae Asset Sekuritas Indonesia, M. Nafan Aji Gusta, menjelaskan bahwa IHSG saat ini sedang berada dalam posisi rebound yang terkonfirmasi oleh pergerakan wave (X).

    • Formasi teknikal IHSG membentuk pola three advancing soldiers candlestick pattern, sebuah pola grafik yang secara klasik mengindikasikan potensi kelanjutan tren naik (bullish continuity).

    • Indikator teknikal pendukung seperti Stochastics K_D dan Relative Strength Index (RSI) menunjukkan sinyal positif yang sangat kuat.

    • Sinyal penguatan teknikal ini dikonfirmasi dan diperkuat oleh adanya peningkatan volume transaksi pembelian di pasar modal.

  • Analisis Teknikal MNC Sekuritas

    • Menurut proyeksi MNC Sekuritas, laju IHSG masih terus didominasi oleh akumulasi volume pembelian yang terakselerasi pesat.

    • Secara analisis Elliott Wave, posisi IHSG terkini dinilai sedang berada pada bagian dari wave c dari wave (y) berdasarkan label hitam yang dipetakan oleh analis.

    • Area penguatan terdekat IHSG diperkirakan akan menguji dan berusaha menutup area batas gap yang berada pada rentang harga 6.227 sampai 6.231.

  • Faktor Sentimen Global dan Makroekonomi

    • Pelaku pasar dan investor global kini mengalihkan fokus utama mereka pada prospek pertumbuhan laba fundamental emiten, alih-alih terus mencemaskan isu gejolak geopolitik serta dinamika suku bunga.

    • Terjadinya stabilisasi harga minyak mentah di pasar dunia efektif meredakan kekhawatiran pelaku pasar terhadap potensi kenaikan tekanan inflasi global.

    • Ekspektasi pasar terhadap potensi kenaikan suku bunga acuan The Fed pada pertemuan 28 Oktober 2026 terus mengalami penurunan signifikan hingga menyisakan probabilitas sebesar 19,4 persen.

    • Meredanya ekspektasi pengetatan moneter tersebut berhasil mengurangi tekanan terhadap risk appetite investor, memperbaiki daya tarik aset-aset berisiko di negara berkembang, serta memicu kembali aliran masuk modal asing (capital inflow) ke pasar emerging markets.

  • Rekomendasi Saham Pilihan Sekuritas

    • Mirae Asset Sekuritas Indonesia: Merekomendasikan saham-saham pilihan di sektor energi dan pertambangan, yaitu ENRG, INDY, dan MEDC.

    • MNC Sekuritas: Merekomendasikan kombinasi saham berkapitalisasi besar dan saham potensial lainnya, yakni AMMN, BBRI, INDF, dan INET.

Leave a Comment