Penjelasan mendalam mengenai proyeksi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) untuk perdagangan Selasa, 20 Januari 2026, berdasarkan analisis teknikal dan sentimen pasar yang berkembang:
Analisis Pergerakan IHSG dan Proyeksi Pasar
Berdasarkan data perdagangan terbaru dan pandangan para analis sekuritas, berikut adalah poin-poin utama yang mendasari optimisme pasar hari ini:
-
Kinerja Penutupan Sebelumnya yang Solid
-
IHSG menunjukkan performa positif pada Senin (19/1) dengan kenaikan sebesar 58,466 poin atau setara dengan 0,64 persen.
-
Indeks berhasil mendarat di posisi 9.133,873, yang menjadi landasan kuat untuk melanjutkan tren bullish pada pembukaan pasar hari Selasa.
-
-
Indikator Teknikal Menurut Phintraco Sekuritas
-
Histogram MACD: Terjadi pelebaran histogram positif pada indikator Moving Average Convergence Divergence (MACD). Hal ini mengindikasikan bahwa momentum kenaikan harga saat ini sedang menguat.
-
Volume Perdagangan: Kenaikan indeks didorong oleh akumulasi volume beli yang signifikan, menunjukkan tingginya kepercayaan investor untuk masuk ke pasar.
-
Stochastic RSI: Indikator ini bergerak menguat di area overbought (jenuh beli). Meskipun berada di area jenuh, hal ini sering kali menandakan tren naik yang sangat kuat (strong uptrend) di mana harga terus ditekan naik oleh pembeli.
-
Target Level: Dengan kondisi teknikal tersebut, IHSG diprediksi akan menguji level psikologis baru di kisaran 9.150 hingga 9.200.
-
-
Perspektif Gelombang Elliott Menurut MNC Sekuritas
-
Berdasarkan analisis Wave, posisi IHSG saat ini diyakini berada pada bagian dari wave (v) dari wave [iii].
-
Dalam teori Elliott Wave, posisi ini menandakan fase akhir dari sebuah sub-gelombang naik sebelum potensi koreksi kecil, namun tetap memberikan ruang penguatan jangka pendek.
-
MNC Sekuritas menetapkan rentang penguatan yang sedikit lebih konservatif namun tetap positif, yaitu di kisaran 9.123 hingga 9.151.
-
Faktor Pendorong dan Sentimen Fundamental
Selain faktor teknikal, terdapat beberapa katalis fundamental yang memicu gairah investor di lantai bursa:
- Antisipasi Earning Season (Musim Laporan Keuangan):
Investor mulai melakukan akumulasi saham seiring dengan berakhirnya tahun buku, di mana emiten-emiten besar bersiap melaporkan kinerja keuangan tahunan mereka. Ekspektasi terhadap laba yang bertumbuh menjadi daya tarik utama.
- Daya Tarik Sektor Perbankan (Big Caps):
Saham-saham perbankan kelas atas masih menjadi motor utama IHSG. Hal ini dipicu oleh ekspektasi pasar terhadap pembagian dividen yang menarik, mengingat sektor perbankan biasanya mencatatkan profitabilitas yang stabil.
- Stabilitas Ekonomi Makro:
Sentimen positif ini juga mencerminkan kepercayaan investor terhadap kondisi ekonomi domestik di awal tahun 2026 yang dianggap cukup resilien di tengah dinamika global.
Rekomendasi Saham Pilihan
Para analis memberikan daftar saham yang layak dicermati oleh investor untuk perdagangan hari ini:
| Sekuritas | Saham Rekomendasi |
| Phintraco Sekuritas | GGRM, MYOR, INET, TAPG, CUAN |
| MNC Sekuritas | GZCO, INET, JPFA, SMRA |
Catatan Penting: Saham INET terpilih oleh kedua sekuritas, yang menunjukkan adanya kesepakatan teknikal mengenai potensi emiten tersebut.
Disclaimer dan Manajemen Risiko
Penting bagi investor untuk diingat bahwa seluruh prediksi pasar saham bersifat dinamis. Meskipun indikator teknikal menunjukkan penguatan, pasar tetap memiliki risiko volatilitas yang tidak terduga. Keputusan untuk membeli, menjual, atau menahan saham sepenuhnya berada di tangan investor dengan mempertimbangkan profil risiko masing-masing.