-
Kinerja IHSG Terbaru:
-
Pada perdagangan Senin (27/10), Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami koreksi cukup dalam, turun 185,65 poin atau 2,24% ke level 8.086,07.
-
Tekanan jual meningkat di tengah sentimen global dan domestik yang belum stabil. Koreksi ini memutus tren positif IHSG yang sebelumnya sempat bertahan di atas area 8.100.
-
-
Analisis Teknis (Phintraco Sekuritas):
-
Secara teknikal, IHSG break low Moving Average 20 (MA20) di level 8.117 disertai kenaikan volume transaksi, menandakan tekanan jual cukup kuat.
-
Stochastic RSI mengalami death cross di area pivot, memperkuat sinyal pelemahan jangka pendek.
-
MACD menunjukkan pola penyempitan negative slope, menandakan momentum koreksi masih berlanjut.
-
Berdasarkan indikator tersebut, IHSG berpotensi menguji level psikologis 8.000 pada perdagangan Selasa (28/10).
-
-
Faktor Eksternal: Penyesuaian Metodologi MSCI
-
Tekanan juga datang dari rencana Morgan Stanley Capital International (MSCI) yang akan menyesuaikan metodologi perhitungan free float untuk saham-saham Indonesia.
-
Masukan terhadap kebijakan ini dibuka hingga 31 Desember 2025, dengan hasil diumumkan paling lambat 30 Januari 2026 dan implementasi direncanakan Mei 2026.
-
Perubahan tersebut akan memengaruhi bobot saham Indonesia dalam indeks MSCI Emerging Markets, yang berpotensi menurunkan porsi dana asing di pasar lokal.
-
Selain itu, MSCI juga akan menerapkan aturan pembulatan baru free float, tergantung besar kecilnya kepemilikan publik.
-
-
Faktor Domestik dan Rekomendasi Saham:
-
Dari sisi domestik, investor menanti laporan keuangan kuartal III 2025 serta potensi penguatan ekonomi pada kuartal IV 2025.
-
Phintraco Sekuritas merekomendasikan saham ADMR, BBYB, MAPA, ARTO, dan GGRM untuk perdagangan Selasa (28/10).
-
-
Pandangan Berbeda dari MNC Sekuritas:
-
MNC Sekuritas memandang koreksi IHSG bersifat terbatas, dan berpotensi rebound ke level 8.150–8.268.
-
Menurut analis MNC, IHSG berada di akhir wave (ii) dari wave [iii], sehingga peluang penguatan teknikal masih terbuka.
-
Rekomendasi saham dari MNC meliputi ASSA, GOTO, HRUM, dan TBLA.
-
-
Kesimpulan:
-
Secara umum, IHSG masih berada dalam fase uji dukungan teknikal penting di 8.000, dengan arah jangka pendek cenderung melemah.
-
Namun, jika tekanan jual mereda dan dukungan fundamental membaik, rebound teknikal bisa terjadi di pertengahan pekan.
-