-
-
Pergerakan IHSG pada Awal Pekan
-
Pada perdagangan Senin (29/9), Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil ditutup menguat 0,30 persen ke posisi 8.123,25.
-
Meskipun kenaikannya tidak terlalu besar, level tersebut menjadi indikasi bahwa pasar masih memiliki optimisme di tengah tekanan jual.
-
Kondisi ini juga menunjukkan bahwa sentimen positif global dan domestik mampu menahan pelemahan lebih dalam.
-
-
Analisis Teknis oleh Phintraco Sekuritas
-
Indikator Stochastic RSI mengarah ke level pivot, menandakan potensi pergerakan harga campuran (mixed).
-
Histogram positif MACD mulai menurun, yang mengisyaratkan momentum kenaikan melemah.
-
Tekanan jual masih terlihat dominan, namun IHSG tetap bertahan di atas garis Moving Average 5 (MA5).
-
Berdasarkan sinyal tersebut, IHSG diprediksi bergerak di kisaran 8.070–8.170 pada perdagangan Selasa (30/9).
-
-
Faktor Fundamental yang Mempengaruhi
-
Dari sisi sektoral, saham basic materials menjadi motor penggerak utama penguatan IHSG.
-
Sebaliknya, sektor teknologi menjadi pemberat dengan koreksi cukup dalam.
-
Ekspektasi penurunan suku bunga The Fed pada tahun ini memberikan dorongan positif, karena inflasi Amerika Serikat sesuai dengan perkiraan.
-
Harga emas mencetak rekor baru, sehingga saham-saham tambang emas ikut terdorong naik.
-
Nilai rupiah menguat berkat pelemahan indeks dolar AS, dipicu ekspektasi pemangkasan suku bunga serta potensi government shutdown di Amerika Serikat.
-
-
Sentimen Global yang Ditunggu Pasar
-
Dari Tiongkok, PMI manufaktur NBS diperkirakan naik tipis ke 49,6 dari 49,4 pada Agustus 2025, menunjukkan perbaikan meski masih di bawah 50.
-
Dari Jerman, data penjualan ritel Agustus diprediksi tumbuh 0,6 persen MoM, setelah sebelumnya minus 1,5 persen.
-
Inflasi awal Jerman untuk September diperkirakan meningkat ke 2,3 persen YoY dari 2,2 persen pada bulan sebelumnya.
-
Dari Amerika Serikat, investor menanti rilis JOLTs Job Openings Agustus dengan proyeksi 7,1 juta, sedikit lebih rendah dibanding 7,181 juta pada Juli.
-
-
Saham Rekomendasi untuk Perdagangan Selasa (30/9)
-
Phintraco Sekuritas menyarankan PANI, ESSA, HRUM, ADMR, dan ADRO.
-
MNC Sekuritas merekomendasikan BREN, ITMG, PGEO, dan WIFI.
-
-
Pandangan MNC Sekuritas terhadap IHSG
-
Kenaikan IHSG ke level 8.123 disertai volume penjualan masih memberi sinyal campuran.
-
Dalam skenario best case (biru), IHSG berpeluang melanjutkan penguatan membentuk wave [iii] menuju area 8.200–8.246.
-
Namun dalam skenario label hitam, IHSG masih rawan terkoreksi dengan target uji di level 7.894–7.959 terlebih dahulu.
-
-
Kesimpulan dan Catatan Penting
-
IHSG masih memiliki potensi penguatan, namun juga terbuka peluang koreksi jangka pendek.
-
Sentimen global, terutama arah kebijakan The Fed dan rilis data ekonomi utama dari Tiongkok, Jerman, serta AS, akan sangat mempengaruhi arah pasar.
-
Investor perlu bersikap hati-hati dengan strategi trading jangka pendek, sekaligus memantau sektor-sektor unggulan.
-
Semua keputusan investasi tetap menjadi tanggung jawab investor, karena analisa ini bukan rekomendasi pasti untuk membeli atau menjual saham tertentu.
-
-