Perdagangan di Bursa Saham AS atau Wall Street pada Kamis, 7 Agustus, menunjukkan hasil yang bervariasi. Tiga indeks utama, yaitu Dow Jones, S&P 500, dan Nasdaq, bergerak dengan arah yang berbeda.
Faktor-faktor yang Memengaruhi Pasar
Ada beberapa faktor utama yang memengaruhi pergerakan pasar pada hari itu:
- Pengumuman dan Spekulasi Jabatan di Federal Reserve (The Fed)
- Presiden AS Donald Trump menunjuk Stephen Miran sebagai Gubernur Federal Reserve untuk sisa masa jabatan Adriana Kugler hingga 31 Januari 2026.
- Selain itu, muncul laporan dari Bloomberg yang menyebut Christopher Waller, Gubernur The Fed saat ini, sebagai kandidat utama Trump untuk menjadi Ketua The Fed berikutnya.
- Hal ini menarik perhatian investor karena Trump sebelumnya mengkritik Ketua The Fed saat ini, Jerome Powell, karena dinilai terlalu lambat menurunkan suku bunga. Pergantian kepemimpinan The Fed bisa berpotensi mengubah kebijakan moneter AS di masa mendatang.
- Kebijakan Tarif Baru oleh Trump
- Trump secara resmi memberlakukan tarif impor yang lebih tinggi atas barang dari puluhan negara. Ini membuat rata-rata bea masuk AS mencapai level tertinggi dalam satu abad.
- Kebijakan ini memengaruhi beberapa perusahaan, tetapi juga menguntungkan yang lain. Contohnya, saham Apple naik 3,2% karena rencana tarif baru ini tidak banyak menyasar perusahaan raksasa teknologi.
- Sebaliknya, saham Intel turun 3,1% setelah Trump menyerukan CEO barunya, Lip-Bu Tan, untuk mundur karena dianggap memiliki konflik kepentingan terkait perusahaan China.
- Trump juga mengumumkan tarif sekitar 100% untuk impor semikonduktor, tetapi kebijakan ini tidak berlaku bagi perusahaan yang memproduksi di dalam negeri.
- Laporan Keuangan dan Proyeksi Perusahaan
- Pergerakan saham juga dipengaruhi oleh kinerja individu perusahaan.
- Saham Eli Lilly anjlok 14,1% meskipun perusahaan menaikkan proyeksi laba, karena data uji coba obatnya tidak memenuhi ekspektasi.
- Saham Fortinet jatuh 22% setelah perusahaan keamanan siber tersebut memberikan proyeksi pendapatan yang lebih rendah dari perkiraan analis.
- Data Ekonomi Makro
- Meskipun ada gejolak politik, ekspektasi pasar terhadap penurunan suku bunga tidak banyak berubah.
- Klaim awal tunjangan pengangguran mingguan naik menjadi 226.000, sedikit di atas perkiraan ekonom.
- Menurut alat FedWatch dari CME, kemungkinan penurunan suku bunga sebesar 25 basis poin pada September masih tinggi, yaitu di angka 93,2%.
Performa Indeks dan Volume Perdagangan
- Dow Jones Industrial Average turun 0,51% ke 43.968,64.
- S&P 500 melemah 0,08% ke 6.340,00.
- Nasdaq Composite menguat 0,35% ke 21.242,70. Kenaikan ini didorong oleh sektor teknologi, terutama saham seperti Apple.
Secara keseluruhan, pasar menunjukkan tanda-tanda kelelahan setelah mencatatkan rekor penutupan tertinggi berkali-kali sepanjang tahun 2025. Jumlah saham yang turun di NYSE dan Nasdaq lebih banyak daripada yang naik, dan volume transaksi juga sedikit di bawah rata-rata.