IHSG Diprediksi Terkoreksi Awal Pekan Ini: Simak Pemicunya!

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan akan terkoreksi atau melemah pada perdagangan Senin, 30 Juni 2025, meskipun pada penutupan Kamis, 26 Juni 2025, IHSG sempat menguat.

Berikut adalah poin-poin utama penjelasannya:

  • Kondisi Sebelumnya: IHSG ditutup naik 65,26 poin (0,96%) ke level 6.897,400 pada perdagangan Kamis, 26 Juni 2025, sebelum libur panjang.
  • Prediksi Koreksi: Analis dari Pinthraco Sekuritas dan MNC Sekuritas sama-sama memprediksi IHSG akan melemah atau melanjutkan koreksinya pada Senin, 30 Juni 2025.
    • Pinthraco Sekuritas: Memperkirakan IHSG akan mengalami fase konsolidasi di kisaran 6.700-7.000.
    • MNC Sekuritas: Melihat IHSG masih rawan melanjutkan koreksi, dengan perkiraan menguji 6.783-6.813, dan mewaspadai potensi koreksi lebih dalam di rentang 6.561-6.721.

Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Prediksi

Ada beberapa faktor global dan domestik yang menjadi perhatian pasar dan dapat memengaruhi pergerakan IHSG:

Faktor Global

  • Negosiasi Dagang AS-Mitra Dagang Utama: Fokus pasar akan beralih ke perkembangan negosiasi dagang antara Amerika Serikat dan mitra dagang utamanya, mengingat semakin dekatnya batas waktu jeda tarif resiprokal pada 9 Juli 2025.
  • Forum ECB: Pasar akan mencermati Forum Bank Sentral Eropa (ECB), di mana para pembuat kebijakan termasuk Ketua The Fed diharapkan memberikan pandangan tentang prospek ekonomi dan moneter global.
  • Data Ekonomi Global: Beberapa data ekonomi penting yang akan dirilis pekan ini meliputi:
    • Indeks PMI dan data tenaga kerja di AS.
    • Indeks PMI di China.
    • Inflasi Euro Area.
    • Factory Orders Jerman.
    • Survei bisnis Tankan Jepang.

  • Perang Dagang & Suku Bunga: Seiring meredanya ketegangan di Timur Tengah, perhatian pasar kembali ke negosiasi perang dagang, harapan penurunan suku bunga, serta menantikan data ekonomi dan musim laporan keuangan (earning season).

Faktor Domestik

  • Data Ekonomi Domestik: Pasar dalam negeri akan menantikan rilis data seperti:
    • PMI manufaktur.
    • Neraca perdagangan.
    • Inflasi.
    • Cadangan devisa.

Rekomendasi Saham

Meskipun diprediksi melemah, beberapa saham direkomendasikan oleh kedua sekuritas:

  • Phintraco Sekuritas: ASII, BMRI, TLKM, UNVR, MYOR, dan MTEL.
  • MNC Sekuritas: INCO, JPFA, MDKA, dan MIKA.

Penting: Selalu diingat bahwa keputusan investasi sepenuhnya didasarkan pada pertimbangan dan keputusan pembaca. Informasi ini bukan merupakan ajakan untuk membeli, menahan, atau menjual suatu produk investasi tertentu.

Leave a Comment