Pada hari Rabu, 25 Juni 2025, IHSG diprediksi akan bergerak menguat atau “menghijau” di rentang 6.880-6.900. Prediksi ini didasarkan pada penutupan IHSG sebelumnya, yaitu pada Selasa, 24 Juni 2025, yang naik signifikan sebesar 82,03 poin (1,21 persen) ke level 6.869,17.
Penyebab utama dari potensi kenaikan ini adalah respons positif investor terhadap berita gencatan senjata antara Israel dan Iran. Meskipun Iran membantah telah menyepakati gencatan senjata penuh, pernyataan mereka untuk menghentikan serangan jika Israel juga menghentikan serangan telah menciptakan harapan di pasar. Pasar berharap kondisi ini dapat menjadi dasar tercapainya gencatan senjata permanen, yang pada gilirannya mengurangi ketidakpastian geopolitik dan mendorong optimisme investor.
Menurut Analis Phintraco, kondisi ini memperkuat peluang IHSG untuk melanjutkan kenaikannya menuju kisaran resistance 6.880-6.900.
Analisis Teknis dan Rekomendasi Saham
Dua sekuritas memberikan pandangan dan rekomendasi saham:
Phintraco Sekuritas
- Prediksi IHSG: Bergerak menghijau di rentang 6.880-6.900.
- Saham Rekomendasi: MAPI, WIFI, GJTL, SRTG, dan AUTO.
Mirae Asset Sekuritas
- Prediksi IHSG: Akan menguat di rentang resistance 6.980-7.053 dengan area support 6.745-6.600.
- Analisis Teknis: Analis Senior Nafan Aji menjelaskan bahwa IHSG telah mencapai target teoritis dari pola double top yang bertepatan di MA60 (Moving Average 60), sehingga terjadi technical rebound dengan membentuk pola upward bar. Selain itu, indikator RSI (Relative Strength Index) berpotensi membentuk pola golden cross, yang merupakan sinyal bullish (kenaikan).
- Saham Rekomendasi: BBNI, BBRI, dan BTPS.
Penting untuk Diingat
Disclaimer: Perlu diingat bahwa semua keputusan investasi sepenuhnya berada pada pertimbangan dan keputusan Anda sebagai pembaca. Informasi ini bukan merupakan ajakan untuk membeli, menahan, atau menjual produk investasi tertentu. Pasar saham bersifat fluktuatif dan ada risiko kerugian.
Singkatnya, sentimen pasar yang positif akibat potensi meredanya ketegangan geopolitik antara Israel dan Iran menjadi motor utama prediksi kenaikan IHSG hari ini. Analisis teknis juga mendukung prospek rebound ini, dengan beberapa saham yang direkomendasikan oleh kedua sekuritas tersebut. (*)