Investor AS Tunggu Data Ketenagakerjaan, Wall Street Anjlok

Pada perdagangan Rabu, 4 Maret 2024, Wall Street ditutup anjlok. Sebab, Investor menantikan data pekerjaan utama dan kesaksian Kongres Ketua Federal Reserve Jerome Powell pada akhir pekan ini.

Mengutip Reuters, Rabu (5/3) Industri Dow Jones (.DJI) turun 97,55 poin atau 0,25 persen menjadi 38.989,83, S&P 500 (.SPX) kehilangan 6,13 poin atau 0,12 persen, menjadi 5.130,95 dan Nasdaq Composite (.IXIC) turun 67,43 poin atau 0,41 persen menjadi 16.207,51.

“Setelah saham-saham Eropa mundur dari rekor tertingginya, indeks ekuitas utama AS pun mengikuti jejaknya, gagal menambah kenaikan lebih lanjut menyusul rekor reli yang terjadi pada hari Jumat,” tulis laporan Reuters.

Pelaku pasar tampaknya menunjukkan kehati-hatian menjelang kesaksian Powell di kongres selama dua hari pada hari Rabu dan Kamis (6/3). Serta keputusan kebijakan Bank Sentral Eropa dan laporan penting ketenagakerjaan bulan Februari dari Departemen Tenaga Kerja yang akan dirilis pada hari Jumat pagi.

“Tidak ada yang benar-benar terjadi (Senin) dan itulah mengapa pasar saham berfluktuasi dalam batas-batas kecil,” kata Kepala Strategi Investasi CFRA Research Sam Stovall.

“Pasar sedang menunggu kesaksian Jerome Powell di depan Kongres, menunggu data ketenagakerjaan pada hari Jumat dan bertanya-tanya apakah kita akan mendapatkan pemahaman yang berarti atas kenaikan baru-baru ini,” tambahnya.

Kesaksian Powell dan data ketenagakerjaan akan diteliti untuk mendapatkan klarifikasi mengenai waktu dan sejauh mana perkiraan pemotongan suku bunga kebijakan utama The Fed tahun ini.

Rata-rata analis yakin perekonomian AS menambah 200.000 lapangan pekerjaan di bulan Februari, dan tingkat pengangguran tetap bertahan di angka 3,7 persen.

DIPREDIKSI MENGUAT

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi menguat terbatas pada perdagangan Selasa (5/3). Pada perdagangan Senin (4/3), IHSG ditutup melemah 35,158 poin atau 0,48 persen ke level 7.276,749.

Pilarmas Investindo Sekuritas memperkirakan IHSG berpotensi menguat terbatas dengan support dan resistance di level 7.250-7.350 meskipun ada potensi koreksi.

Adapun sentimen dari luar negeri yaitu Ketua The Fed Jerome Powell akan menuju Capitol Hill untuk memberikan kesaksian tengah tahunan di hadapan Kongres. Membaiknya perekonomian dan inflasi yang mulai terkendali, Powell diharapkan akan menyampaikan kapan waktu yang tepat untuk menurunkan tingkat suku bunga.

“Karena tentu saja hal tersebut akan memberikan angin surga bagi pelaku pasar dan investor untuk bisa kembali bergairah pekan ini,” tulis Pilarmas Investindo Sekuritas dalam risetnya, Selasa (5/3).

Sementara itu, Analis MNC Sekuritas Herditya Wicaksana memprediksi IHSG masih rawan melanjutkan koreksinya untuk menguji 7.202-7.234 dahulu.

“Apabila IHSG tertahan oleh support di 7.197, maka IHSG berpeluang menguat kembali untuk menguji resistance 7.370-7.403 pada label merah,” imbuh Herditya.

Berikut rekomendasi saham dari Herditya, antara lain BBCA, BRPT, EXCL dan IMAS.

  1. BBCA-Accum Buy

Accum Buy: 9.300-9.700

Target Price: 10.125, 10.400

Stop loss: below 9.225

  1. BRPT-Buy on Weakness

Buy on Weakness: 975-1.005

Target Price: 1.090, 1.180

Stop loss: below 945

  1. EXCL-Buy on Weakness

Buy on Weakness: 2.350-2.460

Target Price: 2,670, 2,760

Stop loss: below 2,270

  1. IMAS-Buy on Weakness

Buy on Weakness: 1.385-1.450

Target Price: 1.570, 1.705

Stop loss: below 1.305

 

Leave a Comment