Jika anda sedang menjalankan bisnis saat ini, maka pastikan anda memperlakukan karyawan dengan penuh pertimbangan. Karyawan adalah asset terpenting anda, dan banyak hal yang harus anda pertimbangkan dalam mengelola sistem penggajian karyawan. Salah satu konsep yang sedang banyak dipertimbangkan oleh para pengusaha adalah gaji berbasis kinerja. Ada banyak keunggulan yang ditawarkan oleh sistem ini.
Mungkin anda bertanya dalam hati, “Mengapa sistem penggajian sepeti ini dianggap bagus?” Berikut adalah beberapa informasi penting yang mesti anda ketahui tentang sistem gaji berbasis kinerja. Anda bisa mempertimbangkan, termasuk keuntungan serta persyaratannya, sebelum menerapkannya dalam sistem penggajian bagi karyawan di perusahaan anda.

Gaji Berbasis Kinerja: Apa Alasan Menerapkannya?
Gaji berbasis kinerja adalah semacam insentif yang memungkinkan karyawan anda mendapatkan lebih banyak penghasilan jika mereka berhasil mencapai atau melebihi target tertentu. Ada target-target tertentu yang disepakati di awal tahun, di awal kwartal, atau periode waktu lainnya. Bukannya diberikan reward yang tinggi, karyawan mungkin memulai bekerja dengan basis gaji yang lebih rendah. Kesepakatan ini bisa disusun dalam berbagai cara yang berbeda.
Kemudian, perusahaan menetapkan skalanya sesuai dengan prioritas yang ingin dicapai. Berikut adalah beberapa kelebihan dari sistem gaji berbasis kinerja:
Karyawan Lebih Bersemangat
Bayangkan jika anda mendapat insentif atau bonus karena menunjukkan kinerja yang baik. Tentunya anda akan lebih semangat dalam bekerja, bukan? Sebaliknya, jika karyawan yang berkinerja baik dan kurang baik mendapat penghasilan yang sama, maka dapat menurunkan semangat untuk berkarya dan bekerja lebih baik.
Jika karyawan lebih bersemangat dalam bekerja, maka mereka menjadi lebih produktif. Hal ini berpengaruh terhadap peluang bagi perusahaan untuk mendapatkan keuntungan. Artinya, perusahaan dapat mencapai target pendapatannya secara lebih mudah. Saat ini, orang kerap merasa buntu, seperti tertahan oleh mesin, di tempat kerjanya. Alhasil, mereka tidak begitu tertarik dengan uang saja. Jika anda memberi mereka tantangan, maka setiap orang akan lebih bersemangat dan siap untuk bekerja.
Karyawan Bisa Menghasilkan Lebih Banyak, Tanpa Membebani Karyawan
Basis gaji yang lebih kecil justru lebih baik bagi sistem pembukuan perusahaan anda. Basis gaji bisa ditetapkan sama untuk semua karyawan. Kemudian, mereka bisa mendapatkan lebih sesuai kinerja masing-masing. Karena mereka digaji sesuai kinerjanya, maka sebesar apapun gaji yang anda bayarkan kepada seorang karyawan yang berkinerja baik, maka tidak akan merusak pembukuan perusahaan.
Karyawan yang berkinerja baik bisa membawa pendapatan yang lebih besar bagi perusahaan, bukan? Jadi, anda tidak akan rugi. Ini adalah situasi win-win untuk kedua belah pihak. Karyawan menghasilkan lebih banyak, dan anda tidak kehilangan apa-apa.
Dapat Mengurangi Tingkat Pergantian Karyawan
Saat ini, kebanyakan orang enggan bertahan di sebuah perusahaan dalam waktu yang lama. Jika besaran gaji yang mereka terima didasarkan pada kinerja, maka karyawan anda bisa melihat sendiri hasil dari kerja keras mereka. Mereka mungkin lebih menyukai sistem yang seperti ini, dan berpeluang lebih kecil untuk pindah-pindah pekerjaan.
Memperbaiki Budaya Perusahaan
Budaya perusahaan yang fenomenal dapat memperbaiki kondisi bisnis anda dalam berbagai cara. Orang-orang yang kompetitif dan termotivasi penuh sangat diperlukan untuk meningkatkan semangat kerja. Karyawan tidak merasa khawatir dengan langkanya peluang promosi. Artinya, mereka lebih terbuka untuk bekerja sama dan membantu satu sama lain. Kondisi semacam ini sangat diperlukan untuk meningkatkan kinerja. Karyawan akan lebih mencintai pekerjaan mereka, dan sekaligus dapat menurunkan stress di tempat kerja.
Dapat Mengurangi Micromanagement
Sistem kompensasi berbasis kinerja dapat mengurangi micromanagement. Jujur saja. Tidak ada orang yang menyukai micromanagement. Dengan sistem gaji berbasis kinerja, manajemen bisa menggunakan pendekatan yang lebih fleksibel, sehingga karyawan bisa bekerja sesuai gaya dan kecepatan masing-masing. Akibatnya, karyawan akan merasa lebih nyaman untuk datang kepada atasan meminta bantuan dan petunjuk.
Banyak Model Yang Bisa Dipilih
Terakhir, anda juga harus mengetahui bahwa ada beberapa cara untuk melaksanakan model gaji berbasis kinerja ini. Contohnya antara lain sistem gaji variabel, bonus kejutan, dan sebagainya. Anda juga bisa melakukan sistem mix and match dari beberapa tipe yang ada, atau bahkan memberikan opsi-opsi yang bisa dipilih ketika karyawan akan memperbaharui kontrak kerjanya di awal tahun.
Beberapa tips di atas menjelaskan mengapa sistem gaji berbasis kinerja sebanding dengan waktu dan tenaga yang anda keluarkan. Jika anda ingin menerapkan sistem ini, pastikan anda mengetahui keuntungannya. Jika anda memberlakukannya dengan baik, melakukan evaluasi secara rutin, dan melakukan perbaikan secara berkala, maka karyawan anda akan menyukai pekerjaan mereka.
Banyak keuntungan yang akan didapatkan oleh perusahaan anda, seperti tingkat pergantian karyawan yang lebih rendah. Akibatnya, biaya pelatihan dan penyiapan SDM karyawan baru dapat dikurangi. Kinerja perusahaan lebih baik, dan karyawan yang berkinerja baik juga lebih sejahtera.
Tagged With : manajemen bisnis • Manajemen Usaha