PADA penutupan perdagangan akhir pekan lalu, ketiga indeks utama Wall Street melesat. Data ketenagakerjaan AS, meskipun masih di bawah proyeksi, direspon positif oleh investor.
Dilansir dari Reuters, Senin (7/6), Dow Jones Industrial Average naik 179,35 poin atau 0,52 persen menjadi 34.756,39, indeks S&P 500 naik 37,04 poin atau 0,88 persen menjadi 4.229,89, dan Nasdaq bertambah 199,98 poin atau 1,47 persen menjadi 13.814,49.
Pengeluaran upah untuk non pertanian selama Mei 2021 mencapai 559.000 pekerjaan, berada di bawah perkiraan 650.000 ekonom yang disurvei oleh Reuters.
Data ini meredakan kekhawatiran karena kenaikan jumlah tenaga kerja dan inflasi bisa mendorong Federal Reserve untuk mengubah arah kebijakan moneter.
“Data itu menahan tekanan dari The Fed dan memungkinkan mereka untuk mempertahankan kebijakan suku bunga rendah lebih lama lagi,” kata Jack Ablin, kepala investasi di Cresset Capital Management.
Saham teknologi S&P 500 mencatatkan kenaikan 1,9 persen, juga didorong oleh menurunnya imbal hasil US Treasury. Secara keseluruhan, S&P 500 naik 12,6 persen sepanjang tahun ini dan mendekati level rekor tertinggi.
Aaham AMC Entertainment Holdings (AMC.N) turun 6,7 persen pada Jumat pekan lalu, namun naik lebih dari 80 persen dalam sepekan lalu.
Miliarder William Ackman’s Pershing Square Tontine Holdings (PSTH.N) turun 11,9 persen, setelah muncul kabar bahwa perusahaan akan membeli 10 persen dari saham Universal Music Group.
Pada pekan ini, investor akan mengamati rencana anggaran infrastruktur senilai USD 1,7 triliun yang diusulkan Presiden Joe Biden.
Sekitar 9,9 miliar saham berpindah tangan di bursa AS, sedikit di bawah rata-rata harian 10,7 miliar selama 20 sesi terakhir.
IHSG Berpotensi Melemah
Sementara itu, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi melemah pada pembukaan perdagangan pagi ini, Senin (7/6). Dalam penutupan perdagangan akhir pekan lalu, IHSG ditutup merosot 26,34 poin atau 0,43 persen ke level 6.065,16.
Analis Artha Sekuritas Dennis Christopher memprediksi pergerakan IHSG pagi ini memerah. Adapun rentang pergerakan IHSG dari rentang 6.010-6.130. Menurutnya minimnya sentimen data perekonomian dalam negeri masih membayangi pergerakan Bursa Saham pagi ini.
“IHSG diprediksi melemah. Secara teknikal terlihat ada potensi koreksi jangka pendek, terlihat dari indikator MACD yang hampir mencapai puncak akumulasi. Pergerakan akan minim sentimen data perekonomian dari dalam negeri. Namun masih ada sentimen pembagian dividen di pekan ini,” tulis Dennis dalam risetnya, Senin (7/6).
Sementara itu, CEO Indosurya Bersinar Sekuritas William Surya Wijaya mencatat pergerakan IHSG pada awal pekan ini terkonsolidasi. Namun, menjelang rilis data perekonomian cadangan devisa pada hari ini turut mempengaruhi pergerakan IHSG pada pagi ini.
“Disinyalir masih akan berada dalam kondisi stabil tentunya dapat memberikan sentimen bagi pergerakan IHSG,” katanya.
Ia memperkirakan pergerakan IHSG berada pada rentang 5.932-6.123.
Berikut saham-saham rekomendasi hari ini:
- PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM)
- PT Hanjaya Mandala Sampoerna Tbk (HMSP)
- PT Bank Central Asia Tbk (BBCA)
- PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI)
- PT Alam Sutera Realty Tbk (ASRI)
- PT Mayora Indah Tbk (MYOR)
- PT Tower Bersama Infrastructure Tbk (TBIG)