Poundsterling menguat menembus level 1.39 per dolar AS untuk pertama kalinya sejak nyaris tiga tahun. Pelemahan Dolar AS serta ekspektasi berakhirnya Lockdown nasional Inggris dalam waktu dekat menjadi faktor pendukung bullish Pound malam ini. Selain itu, mengendurnya sengketa Brexit dengan Uni Eropa, turut memberikan kekuatan bagi mata uang Inggris tersebut.
Menteri Kesehatan Inggris, Matt Hancock, mengatakan bahwa PM Inggris Boris Johnson pekan ini akan kembali melakukan penilaian untuk memutuskan kapan Lockdown akan diakhiri, menyusul program vaksin yang sudah diimplementasikan kepada 15 juta orang kategori rentan.
Angka tersebut tercatat sebagai peluncuran vaksin tercepat per kapita dibandingkan dengan negara maju lainnya. Inggris memperkirakan pasokan mingguan vaksin COVID-19 akan meningkat seiring waktu. Kendati demikian, Hancock memperingatkan bahwa angka kematian dan orang yang dirawat di Rumah Sakit masih sangat tinggi.
“Poundsterling terus menuai keuntungan dari kesuksesan peluncuran vaksin di Inggris. Momentum sedang dibangun menuju pembukaan kembali ekonomi, yang kemungkinan akan dimulai dengan sekolah pada 8 Maret mendatang,” demikian prediksi Chris Turner, analis dari ING. Ia menambahkan, apabila Inggris berhasil membuka kembali ekonominya, maka ada potensi GBP/USD akan melonjak ke 1.40.

Pekan ini, serangkaian data ekonomi Inggris akan dirilis. Inflasi dan Retail Sales akan dilaporkan tetapi dampak pandemi masih akan terfleksi dalam data tersebut. Minggu lalu, Inggris melaporkan bahwa pertumbuhan ekonominya menyusut 9.9 persen di tahun 2020.
Selain itu, pelemahan Dolar AS malam ini turut menambah energi bagi Pound. Optimisme terhadap rollout vaksin COVID-19 menyurutkan permintaan pasar terhadap fungsi safe-haven Dolar AS. Di samping itu, rencana paket stimulus fiskal AS sebesar $1.9 triliun, juga membangkitkan minat terhadap aset risiko dan pasar saham Asia dan Eropa. Indeks Dolar AS diperdagangkan di 90.33 saat berita ini ditulis, masih di kisaran level rendah tanggal 10 Februari.
Tagged With : Pair GBP/USD