S&P 500 dan Nasdaq pada Kamis (4/2/2021) membukukan rekor penutupan tertinggi seiring investor yang mencermati kinerja keuangan perusahaan dan data ekonomi yang solid. Dan, Indeks utama Wall Street ditutup naik lebih dari 1 persen.
Dikutip dari Reuters, Jumat (5/2), Dow Jones Industrial Average naik 332,26 poin, atau 1,08 persen menjadi 31.055,86, S&P 500 naik 41,57 poin, atau 1,09 persen menjadi 3.871,74 dan Nasdaq Composite bertambah 167,20 poin, atau 1,23 persen menjadi 13.777,74.
Dow dan S&P 500 naik untuk keempat hari berturut-turut, didorong oleh investor yang berharap ada kemajuan lebih lanjut soal paket stimulus pandemi. Demokrat di Senat AS siap untuk mengambil langkah pertama menuju pengesahan akhir dari proposal bantuan COVID-19 senilai USD 1,9 triliun dari Presiden Joe Biden.
Di sisi ekonomi, berdasarkan data Kementerian Tenaga Kerja, jumlah orang Amerika yang mengajukan aplikasi baru untuk tunjangan pengangguran menurun dibandingkan minggu lalu.
Manajer portofolio di Kingsview Investment Management di Chicago, Paul Nolte mengatakan data ekonomi, kinerja keuangan emiten dan pembicaraan paket stimulus USD 1,9 triliun tersebut telah menjadi sentimen positif bagi Wall Street. “Itulah mengapa kami melihat pasar terus menguat,” ujarnya.
Lonjakan belanja online selama musim liburan saat pandemi membuat perusahaan e-dagang eBay Inc dan platform pembayaran PayPal Holdings Inc memprediksi adanya lonjakan tajam pada pendapatan kuartalan mereka. Saham PayPal naik 7,4 persen sementara saham eBay dan naik 5,3 persen.
Saham videogame GameStop Corp yang menjadi favorit bagi investor ritel juga terpantau turun lagi pada penutupan perdagangan kemarin. Menteri Keuangan AS Janet Yellen mengatakan bahwa dia dan regulator pasar keuangan akan memahami secara mendalam mengenai apa yang terjadi dalam hiruk pikuk perdagangan eceran baru-baru ini sebelum mengambil keputusan apa pun. Saham GameStop berakhir turun 42,1 persen.
Volume perdagangan di Wall Street mencapai 14,09 miliar saham, lebih rendah dibandingkan rata-rata perdagangan saham selama 20 hari terakhir sebanyak 15,5 miliar saham.