<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>keuntungan deposito | Investasi Online</title>
	<atom:link href="https://investasi.online/tag/keuntungan-deposito/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link></link>
	<description>Portal Edukasi Investasi</description>
	<lastBuildDate>Sat, 02 Apr 2022 16:12:08 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.5.8</generator>
	<item>
		<title>Apa Keuntungan Bank dengan Menghimpun Dana Lewat Deposito?</title>
		<link>https://investasi.online/apa-keuntungan-bank-dengan-menghimpun-dana-lewat-deposito/</link>
					<comments>https://investasi.online/apa-keuntungan-bank-dengan-menghimpun-dana-lewat-deposito/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Helda Sihombing]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 29 Mar 2022 15:03:42 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Deposito]]></category>
		<category><![CDATA[deposito]]></category>
		<category><![CDATA[keuntungan deposito]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://investasi.online/?p=16155</guid>

					<description><![CDATA[<p>Pernahkah Anda bertanya-tanya dari mana sih bank memperoleh keuntungan? Apalagi sudah banyak bank yang berlomba-lomba menetapkan biaya admin seminim mungkin bahkan gratis.  Selain itu, produk atau layanan yang ditawarkan oleh <a href="https://investasi.online/apa-keuntungan-bank-dengan-menghimpun-dana-lewat-deposito/" data-wpel-link="internal">....</a></p>
<p>The post <a href="https://investasi.online/apa-keuntungan-bank-dengan-menghimpun-dana-lewat-deposito/" data-wpel-link="internal">Apa Keuntungan Bank dengan Menghimpun Dana Lewat Deposito?</a> appeared first on <a href="https://investasi.online" data-wpel-link="internal">Investasi Online</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-weight: 400">Pernahkah Anda bertanya-tanya dari mana sih bank memperoleh keuntungan? Apalagi sudah banyak bank yang berlomba-lomba menetapkan biaya admin seminim mungkin bahkan gratis. </span></p>
<p><span style="font-weight: 400">Selain itu, produk atau layanan yang ditawarkan oleh bank terkadang terlihat lebih menguntungkan masyarakat daripada pihak bank itu sendiri, seperti deposito. Apa keuntungan bank dengan menghimpun dana lewat deposito? Padahal kan lewat </span><span style="color: #0000ff"><a style="color: #0000ff" href="https://investasi.online/apakah-deposito-masih-menguntungkan-di-tahun-2022/" target="_blank" rel="noopener" data-wpel-link="internal"><span style="font-weight: 400">deposito bank</span></a></span><span style="font-weight: 400"> justru memberi keuntungan ke para deposan dengan imbal bunga yang kompetitif.</span></p>
<p><span style="font-weight: 400">Dalam artikel ini Anda akan menemukan jawaban dari kedua pertanyaan di atas. Untuk itu, simak sampai akhir ya!</span></p>
<h2><strong>Cara bank memperoleh keuntungan</strong></h2>
<p><span style="font-weight: 400">Bank adalah institusi keuangan yang salah satu perannya adalah menyimpan uang para nasabahnya. Akan tetapi, uang tersebut tentu tidak bisa digunakan sembarangan oleh pihak bank karena bukan uang mereka. Lalu, dari mana sebenarnya bank memperoleh keuntungan?</span></p>
<p><span style="font-weight: 400">Ternyata, bank tetap bisa mendapatkan keuntungan lewat dana yang dihimpun nasabah. Mulai dari tabungan, deposito, bahkan bisa juga dari memberi pinjaman. Sebab, pada dasarnya segala macam transaksi yang nasabah lakukan di bank mulai dari membuka rekening baru, mengurus dan membuat kartu debit, hingga mengajukan pinjaman bisa menjadi sumber keuntungan bagi bank.</span></p>
<p><span style="font-weight: 400">Bagaimana cara kerjanya? Berikut pembahasannya:</span></p>
<h3><strong>Net interest margin </strong></h3>
<p><span style="font-weight: 400">Sumber profit bank salah satunya adalah dari net interest margin atau margin bunga bersih (NIM). Untuk diketahui, NIM adalah ukuran yang dipakai untuk membedakan antara bunga pendapatan yang diperoleh bank dan jumlah bunga yang diberikan kepada pihak pemberi pinjaman.</span></p>
<p><span style="font-weight: 400">Siapa yang dimaksud pihak </span><span style="color: #0000ff"><a style="color: #0000ff" href="https://investasi.online/pinjaman-syariah-indonesia-terdaftar-ojk/" target="_blank" rel="noopener" data-wpel-link="internal"><span style="font-weight: 400">pemberi pinjaman</span></a></span><span style="font-weight: 400"> tersebut? Ya, tidak lain adalah para nasabah bank itu sendiri. Jadi cara kerjanya, uang nasabah yang ditaruh dalam jangka waktu tertentu akan dipakai oleh pihak bank untuk memberi pinjaman kepada nasabah lainnya. Nasabah yang meminjam tiap bulan akan membayar utangnya sekaligus dengan bunga yang disepakati. </span></p>
<p><span style="font-weight: 400">Bunga tersebutlah yang dibagi oleh pihak bank untuk ke nasabah yang meminjamkan uangnya ke bank misal dalam bentuk deposito. Lalu, sebagian lainnya menjadi pendapatan sekaligus keuntungan bagi pihak bank. </span></p>
<h3><strong>Interchange</strong></h3>
<p><span style="font-weight: 400">Adapun yang dimaksud dengan interchange adalah biaya yang dibayar oleh bank merchant (acquirer) untuk bank pemegang kartu (issuer) atas profit yang didapat bank <em>merchant</em> setiap mereka menerima pembayaran elektronik dari customer. </span></p>
<p><span style="font-weight: 400">Sederhananya, interchange itu adalah seperti biaya tambahan yang harus dikeluarkan kepada pihak bank saat ada customer bertransaksi secara elektronik di sebuah toko.</span></p>
<p><span style="font-weight: 400">Biasanya transaksi elektronik yang dimaksud adalah transaksi menggunakan mesin EDC. Bila menggunakan EDC yang berasal dari pihak bank yang sama, maka tidak ada biaya tambahan. </span></p>
<p><span style="font-weight: 400">Namun, bila customer membayar dengan kartu yang berbeda dari mesin EDC yang tersedia di toko tersebut, maka ada biaya tambahan yang harus dikeluarkan.</span></p>
<p><span style="font-weight: 400">Biaya ini juga berlaku pada transaksi virtual seperti saat mengisi saldo e-wallet. Biasanya ada biaya tambahan yang harus customer bayar. Demikian juga dengan transaksi membayar tagihan melalui mesin ATM, aplikasi M-Banking, maupun Internet Banking. Pasti juga ada biaya tambahannya, bukan? Itulah yang dinamakan interchange, dan dari sinilah pihak bank menerima profit. </span></p>
<h3><strong>Biaya perbankan</strong></h3>
<p><span style="font-weight: 400">Setiap bulan saldo Anda di bank pasti akan berkurang sedikit. Saldo yang berkurang tadi disebut juga sebagai biaya perbankan. Biaya ini tak bisa dihindari meski kini sudah ada beberapa bank yang tidak mengenakan biaya ini ke nasabahnya. </span></p>
<p><span style="font-weight: 400">Biaya perbankan ini termasuk salah satu sumber pendapatan dan keuntungan bagi pihak bank. Selain memotong saldo nasabah, berikut yang termasuk biaya perbankan lainnya:</span></p>
<ul>
<li style="font-weight: 400"><span style="font-weight: 400">Biaya akun atau saldo mengendap. Biaya ini biasa dikenakan ke nasabah pada awal pembukaan rekening. Untuk nominalnya, berbeda di masing-masing bank dan jenis kartu debit yang dipilih nasabah. Semakin tinggi kelasnya, semakin besar juga saldo mengendap yang ditetapkan. </span></li>
<li style="font-weight: 400"><span style="font-weight: 400">Biaya kartu ATM. </span></li>
<li style="font-weight: 400"><span style="font-weight: 400">Biaya denda. Misal denda untuk pemegang kartu kredit yang telat bayar utang.</span></li>
<li style="font-weight: 400"><span style="font-weight: 400">Biaya komisi. Selain sebagai tempat menyimpan uang dan meminjam uang, bank juga melayani produk investasi. Berinvestasi di bank diyakini terpercaya dan aman sebab diawasi oleh lembaga yang juga kredibel di bidang keuangan. Nah, setiap berinvestasi tentu ada biaya yang harus dibayar kepada pihak penyedia produk investasi itu bukan. Biaya itu disebut komisi. </span></li>
<li style="font-weight: 400"><span style="font-weight: 400">Biaya pengajuan. Saat nasabah mengajukan pinjaman, pasti ada biaya tambahan yang harus dikeluarkan. Biaya itu disebut biaya pengajuan. Besaran biaya pengajuan ini ditentukan pihak bank dan biasanya dimasukkan ke dalam utang pokok yang akan dibayar nasabah setiap bulannya. </span></li>
<li style="font-weight: 400"><span style="font-weight: 400">Biaya transfer.</span></li>
<li style="font-weight: 400"><span style="font-weight: 400">Biaya penggantian kartu dan buku rekening. </span></li>
</ul>
<h2><strong>Cara bank memperoleh keuntungan dengan menghimpun dana deposito</strong></h2>
<p><span style="font-weight: 400">Seperti yang sudah dibahas sebelumnya, salah satu sumber keuntungan bank adalah berasal dari net interest margin atau margin bunga bersih. Untuk deposito sendiri termasuk dalam sumber keuntungan net interest margin tersebut.</span></p>
<p><span style="font-weight: 400">Deposito adalah salah satu produk bank yang serupa dengan tabungan. Akan tetapi, deposito lebih kepada </span><span style="color: #0000ff"><a style="color: #0000ff" href="https://investasi.online/3-jenis-investasi-aman-yang-bisa-ditinggal-tidur/" target="_blank" rel="noopener" data-wpel-link="internal"><span style="font-weight: 400">produk investasi</span></a></span><span style="font-weight: 400">. Ada manfaat lebih yang ditawarkan pihak bank kepada nasabah yang menyimpan uangnya sebagai deposito. Manfaat itu berupa bunga. Namun, ada syarat yang harus dipenuhi nasabah untuk mendapatkan keuntungan tersebut.</span></p>
<p><span style="font-weight: 400">Di antaranya, nasabah harus berkenan uangnya dikunci oleh bank selama jangka waktu tertentu yang disepakati bersama. Selain itu, ada minimal nominal yang boleh didepositkan. Bila, nasabah terpaksa mengambil dana lebih cepat dari waktu yang disepakati ada denda yang harus dibayar ke pihak bank.</span></p>
<p><span style="font-weight: 400">Nah, selama proses penguncian dana itu, bank bisa mengambil keuntungan yaitu dengan memutarnya lagi sebagai dana pinjaman ke nasabah lainnya. </span></p>
<p><span style="font-weight: 400">Bunga yang didapat dari penerima pinjaman itulah yang kemudian dibagi menjadi keuntungan bagi deposan dan keuntungan pihak bank. Tak hanya itu, denda yang diterima bank dari deposan yang tak memenuhi syarat tenggat waktu yang ditetapkan juga merupakan sumber profit buat pihak bank.</span></p>
<p><span style="font-weight: 400">Nah, sudah paham kan apa keuntungan </span><span style="font-weight: 400">bank dengan menghimpun dana lewat deposito? Bila Anda merasa artikel ini bermanfaat, segera sebarkan ke orang-orang yang kiranya membutuhkan pengetahuan tersebut. <em>Happy sharing</em>!</span></p>
<p>The post <a href="https://investasi.online/apa-keuntungan-bank-dengan-menghimpun-dana-lewat-deposito/" data-wpel-link="internal">Apa Keuntungan Bank dengan Menghimpun Dana Lewat Deposito?</a> appeared first on <a href="https://investasi.online" data-wpel-link="internal">Investasi Online</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://investasi.online/apa-keuntungan-bank-dengan-menghimpun-dana-lewat-deposito/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
