Wall Street Ditutup Anjlok Akibat Saham Teknologi Dilepas Investor

Indeks utama Wall Street ditutup melemah tajam pada perdagangan Kamis (3/9), menandai penurunan terdalam sejak Juni. Anjloknya Wall Street terjadi karena investor melepas sektor teknologi yang sebelumnya terus naik. Di sisi lain, data ekonomi Amerika Serikat menyoroti kekhawatiran tentang pemulihan yang berjalan lambat dan cukup sulit.

Dikutip dari Reuters, Jumat (4/9), Dow Jones Industrial Average. DJI turun 807,77 poin, atau 2,78 persen ditutup pada 28.292,73. Sementara indeks S&P 500 .SPX kehilangan 125,78 poin, atau 3,51 persen menjadi 3.455,06 dan Nasdaq Composite .IXIC turun 598,34 poin, atau 4,96 persen menjadi 11.458,10.

Nasdaq memimpin kemunduran dengan penurunan hampir 5 persen dalam sehari setelahnya dan S&P 500 membukukan rekor penutupan tertinggi.

Hambatan terbesar Nasdaq datang dari saham kelas berat seperti Apple Inc (AAPL.O), Microsoft Inc (MSFT.O), Amazon.com Inc (AMZN.O), Tesla Inc (TSLA.O) dan Nvidia Corp (NVDA.O).

Sektor teknologi S&P .SPLRCT dan indeks chip Philadelphia .SOX keduanya turun hampir 6 persen pada perdagangan kemarin.

Bursa AS sedianya telah menunjukkan perbaikan dari posisi terendahnya pada Maret lalu. Perbaikan tersebut didukung adanya stimulus fiskal dan moneter dengan harapan pemulihan ekonomi akan berlangsung cepat. Tetapi beberapa pihak mengatakan investor menjadi terlalu optimistis.

“Pikirkan tentang meningkatnya jumlah risiko yang telah diabaikan pasar selama beberapa bulan terakhir di sini,” kata Emily Roland, co-chief investment strategist di John Hancock Investment Management. “Kita masih 60 hari lagi dari pemilihan. Itu mungkin area di mana investor menjadi sedikit ketakutan,” ujarnya.

Sebelumnya pada hari itu, data menunjukkan jumlah orang Amerika yang mengajukan klaim baru untuk tunjangan pengangguran turun lebih dari yang diharapkan minggu lalu, tetapi masih sangat tinggi. Fokus data besar berikutnya bagi investor adalah laporan gaji bulanan yang akan dirilis Jumat pagi.

Komponen utama Nasdaq lainnya, Tesla Inc (TSLA.O), jatuh 9 persen pada hari Kamis setelah jatuh tajam di dua sesi sebelumnya. PVH Corp (PVH.N) naik 3,3 persen setelah pemilik brand Calvin Klein tersebut membukukan laba kuartalan yang mengejutkan, didorong oleh permintaan daring yang kuat untuk pakaian yang nyaman dan kasual selama masa bekerja dari rumah.

Volume perdagangan di Wall Street mencapai 11,98 miliar saham, lebih tinggi dibandingkan rata-rata perdagangan saham selama 20 hari terakhir 9,22 7 miliar saham.

 

Leave a Comment