<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Edukasi | Investasi Online</title>
	<atom:link href="https://investasi.online/topik/edukasi/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://investasi.online/topik/edukasi/</link>
	<description>Portal Edukasi Investasi</description>
	<lastBuildDate>Fri, 22 Mar 2024 16:50:17 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.5.8</generator>
	<item>
		<title>Istilah Startup Yang Wajib Diketahui oleh Pengusaha Pemula – Part 3</title>
		<link>https://investasi.online/istilah-startup-yang-wajib-diketahui-oleh-pengusaha-pemula-part-3/</link>
					<comments>https://investasi.online/istilah-startup-yang-wajib-diketahui-oleh-pengusaha-pemula-part-3/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Hendri Wijaya]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 20 Mar 2024 16:53:44 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Edukasi]]></category>
		<category><![CDATA[manajemen bisnis]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://investasi.online/?p=23235</guid>

					<description><![CDATA[<p>Dua post sebelumnya membahas sejumlah istilah startup yang wajib diketahui calon pengusaha atau pengusaha baru. Di dunia bisnis yang ditandai dengan penggunaan teknologi canggih saat ini, memang bermunculan banyak sekali <a href="https://investasi.online/istilah-startup-yang-wajib-diketahui-oleh-pengusaha-pemula-part-3/" data-wpel-link="internal">....</a></p>
<p>The post <a href="https://investasi.online/istilah-startup-yang-wajib-diketahui-oleh-pengusaha-pemula-part-3/" data-wpel-link="internal">Istilah Startup Yang Wajib Diketahui oleh Pengusaha Pemula – Part 3</a> appeared first on <a href="https://investasi.online" data-wpel-link="internal">Investasi Online</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Dua post sebelumnya membahas sejumlah <a href="https://investasi.online/istilah-startup-yang-wajib-diketahui-oleh-pengusaha-pemula-part-2/" target="_blank" rel="noopener" data-wpel-link="internal">istilah startup yang wajib diketahui calon pengusaha</a> atau pengusaha baru. Di dunia bisnis yang ditandai dengan penggunaan teknologi canggih saat ini, memang bermunculan banyak sekali istilah yang berkaitan dengan pengelolaan perusahaan baru (<em>startup</em>). Oleh sebab itu, calon pengusaha atau pengusaha yang baru mendirikan usaha perlu memahami beberapa istilah dasar, agar bisa menyikapi dan mengambil kebijakan yang relevan dalam pengembangan bisnisnya.</p>
<h3 style="text-align: justify;"><strong>Istilah Startup Yang Wajib Diketahui Sejak Dini</strong></h3>
<p style="text-align: justify;">Selain beberapa istilah startup yang wajib diketahui dan telah dibahas pada post sebelumnya, berikut ini ulasan singkat beberapa istilah lainnya yang tidak kalah pentingnya:</p>
<p style="text-align: justify;"><img fetchpriority="high" decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-23236" src="https://investasi.online/wp-content/uploads/2024/03/istilah-startup-yang-wajib-diketahui-3.jpg" alt="istilah startup yang wajib diketahui 3" width="500" height="324" srcset="https://investasi.online/wp-content/uploads/2024/03/istilah-startup-yang-wajib-diketahui-3.jpg 500w, https://investasi.online/wp-content/uploads/2024/03/istilah-startup-yang-wajib-diketahui-3-300x194.jpg 300w" sizes="(max-width: 500px) 100vw, 500px" /></p>
<h5 style="text-align: justify;"><u>Akuisisi</u></h5>
<p style="text-align: justify;">Dalam arti luas, akuisisi adalah proses membeli sebuah unit usaha, yang kerap berakhir dengan merger perusahaan. Kita ambil contoh akuisis dua perusahaan layanan pembayaran digital ternama: yakni, ketika PayPal membeli Braintree. Proses yang sama berlaku untuk akuisisi startup. Dalam berbagai kasus, exit semacam ini pertanda kesuksesan besar bagi pendiri <a href="https://investasi.online/cara-memulai-bisnis-startup-dari-nol-hingga-sukses/" target="_blank" rel="noopener" data-wpel-link="internal">startup</a> tersebut. Di sisi lain, akuisisi konsumen mengacu kepada proses mendapatkan klien yang akan membeli produk atau jasa anda, sebagaimana sudah dibahas pada post sebelumnya, tentang biaya akuisisi konsumen.</p>
<h5 style="text-align: justify;"><u>Fase Penemuan (<em>Discovery Phase</em>)</u></h5>
<p style="text-align: justify;">Fase penemuan proyek, atau dikenal dengan istilah <em>scoping</em>, adalah tahap selanjutnya setelah inisiasi ide dan sebelum pekerjaan pengembangan dimulai. Tahap ini mencakup riset dan pembuktian konsep, penetapan target audiens, dan pembentukan visi produk, pemilihan teknologi, pemilihan fitur, dan perencanaan pekerjaan secara keseluruhan. Pada tahap ini, belum ada produk yang diluncurkan. Seluruh pekerjaan difokuskan pada fase persiapan. Lalu, apa saja yang termasuk pada fase penemuan ini? Di antaranya adalah:</p>
<ul style="text-align: justify;">
<li>Pengumpulan data</li>
<li>Riset pasar dan riset pengguna</li>
<li>Pembuktian konsep</li>
<li>Perumusan visi produk</li>
<li>Pemilihan teknologi</li>
<li>Pemilihan fitur</li>
<li>Antisipasi kemungkinan hambatan;</li>
<li>Perencanaan pekerjaan secara menyeluruh.</li>
</ul>
<p style="text-align: justify;">Singkatnya, tahap ini diperuntukkan untuk memastikan bahwa produk tersebut layak dikembangkan dan untuk merencanakan bagaimana cara melakukannya dengan cara yang paling efektif. Tahap ini memberi peluang bagi anda untuk mengurangi resiko dan menjalankan rencana pengembangan yang lebih presisi, sehingga perusahaan bisa merancang dan mengembangkan produk yang lebih baik dalam kerangka waktu yang lebih singkat.</p>
<h5 style="text-align: justify;"><u>Evangelist</u></h5>
<p style="text-align: justify;">Ini adalah satu lagi istilah startup yang wajib diketahui pengusaha pemula khususnya, karena sangat erat kaitannya dengan <a href="https://investasi.online/strategi-pemasaran-startup-tanpa-anggaran-mungkinkah/" target="_blank" rel="noopener" data-wpel-link="internal">strategi pemasaran startup</a>. <em>Evangelist</em> adalah ‘duta produk’, yang biasanya tergabung dalam ekosistem perusahaan. Siapa yang bisa menjadi <em>evangelist</em>? Jawabannya adalah pendiri startup, anggota dewan direksi, <a href="https://investasi.online/cara-merekrut-karyawan-3-hal-yang-harus-anda-hindari/" target="_blank" rel="noopener" data-wpel-link="internal">karyawan</a>, anggota tim, dan lain-lain. Pada dasarnya, siapa saja yang mampu membawa lebih banyak suporter bagi perusahaan dan mampu meyakinkan orang lain bahwa produk ada berharga dan mesti ‘didapatkan.’ Pada kasus tertentu, orang yang bukan merupakan bagian dari perusahaan juga bisa dianggap <em>evangelist</em>.</p>
<p style="text-align: justify;">Ada beberapa cara bagi <em>evangelist </em>untuk mempromosikan produk atau sebuah startup, di antara nta adalah:</p>
<ul style="text-align: justify;">
<li>Kegiatan pengenalan produk</li>
<li>Edukasi bagi masyarakat;</li>
<li>Menghadiri konferensi bisnis</li>
<li>Presentasi di rapat-rapat perusahaan, dan sebagainya</li>
</ul>
<h5 style="text-align: justify;"><u>Freemium</u></h5>
<p style="text-align: justify;">Istilah ini mungkin tidak terlalu akrab, namun ternyata merupakan salah satu istilah startup yang wajib diketahui para pelaku bisnis ini. Freemium adalah strategi penetapan harga, dengan menawarkan bagian tertentu dari produk tanpa biaya sama sekali. Dalam ketentuannya, model akuisisi konsumen semacam ini dilakukan dengan menyediakan akses parsial bagi pengguna terhadap fungsi dasar produk, sementara itu, solusi-solusi yang lebih rinci, fitur tambahan, fitur canggih, atau layanan lainnya bisa didapatkan dengan biaya ekstra, ketika pengguna memiliki skema layanan berbayar.</p>
<p style="text-align: justify;">Freemium kerap disalahartikan dengan free trial atau ujicoba gratis. Freemium memberikan akses parsial bagi pengguna terhadap fitur tertentu, dan fungsi-fungsi tertentu saja. Misalnya adalah memberikan skema gratis untuk 2 orang saja, aksi atau tindakan yang bisa dilakukan terbatas, atau kapasitas penyimpanan atau bandwith terbatas juga. Sebaliknya, ujicoba gratis atau <em>free trial </em>menyediakan layanan gratis untuk mencoba produk/jasa secara gratis, namun waktu penggunaannya terbatas. Misalnya, periode percobaan gratis selama 1 minggu; atau, dilanjutkan dengan skema berbayar pertama setelah percobaan gratis selama 30 hari.</p>
<p style="text-align: justify;">Sama halnya dengan ujicoba gratis (yang menyediakan layanan gratis pada periode tertentu), freemium biasanya digunakan sebagai bagian dari strategi pengembangan produk. Yakni, ketika perusahaan fokus pada produk dan nilai tambah yang dihasilkannya kepada pengguna, tidak sekedar fokus pada pemasaran, penjualan, atau taktik promosi lainnya. Dengan cara ini, produk itu sendiri akan menjadi asset yang bisa terjual sendiri, karena pengguna bisa mencoba, merasakan, dan menemukan manfaatnya sendiri.</p>
<p style="text-align: justify;">Satu lagi <a href="https://investasi.online/istilah-startup-yang-wajib-diketahui-oleh-pengusaha-pemula-part-4/" target="_blank" rel="noopener" data-wpel-link="internal">istilah startup yang wajib diketahui</a> oleh pendiri startup adalah Go to Market (GTM). Istilah ini mengacu kepada rencana sebuah perusahaan yang menunjukkan bagaimana cara mereka memenangkan hati calon konsumen dan mempromosikan produk yang sudah dibuat setelah rilis resminya. GTM mencakup sejumlah poin seperti taktik promosi, penggunaan saluran promosi, model kebijakan harga, dan kampanye lainnya. Dapatkan pembahas lebih lanjut pada post berikutnya…</p>
<p>The post <a href="https://investasi.online/istilah-startup-yang-wajib-diketahui-oleh-pengusaha-pemula-part-3/" data-wpel-link="internal">Istilah Startup Yang Wajib Diketahui oleh Pengusaha Pemula – Part 3</a> appeared first on <a href="https://investasi.online" data-wpel-link="internal">Investasi Online</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://investasi.online/istilah-startup-yang-wajib-diketahui-oleh-pengusaha-pemula-part-3/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Ingin Membangun Tim Customer Service Yang Luar Biasa? Ini Caranya!</title>
		<link>https://investasi.online/ingin-membangun-tim-customer-service-yang-luar-biasa-ini-caranya/</link>
					<comments>https://investasi.online/ingin-membangun-tim-customer-service-yang-luar-biasa-ini-caranya/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Hendri Wijaya]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 20 Feb 2024 15:20:49 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Edukasi]]></category>
		<category><![CDATA[customer service]]></category>
		<category><![CDATA[manajemen bisnis]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://investasi.online/?p=22947</guid>

					<description><![CDATA[<p>Tidak jarang kita mendengar sebuah perusahaan membangga-banggakan tim marketingnya, namun bagaimana dengaan tim customer service-nya? Pahlawan yang tak terlihat ini memberikan dampak yang luar biasa terhadap reputasi dan bottom line <a href="https://investasi.online/ingin-membangun-tim-customer-service-yang-luar-biasa-ini-caranya/" data-wpel-link="internal">....</a></p>
<p>The post <a href="https://investasi.online/ingin-membangun-tim-customer-service-yang-luar-biasa-ini-caranya/" data-wpel-link="internal">Ingin Membangun Tim Customer Service Yang Luar Biasa? Ini Caranya!</a> appeared first on <a href="https://investasi.online" data-wpel-link="internal">Investasi Online</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Tidak jarang kita mendengar sebuah perusahaan membangga-banggakan tim marketingnya, namun bagaimana dengaan tim customer service-nya? Pahlawan yang tak terlihat ini memberikan dampak yang luar biasa terhadap reputasi dan <em>bottom line</em> sebuah perusahaan. Namun, nama mereka jarang disebut-sebut. Setelah menjalankan bisnis selama beberapa tahun, anda akan sepakat bahwa untuk mempertahankan konsumen, diperlukan perpaduan antara sejumlah bakat. Itulah pentingnya membangun tim <a href="https://investasi.online/kunci-menciptakan-customer-service-yang-prima-tanpa-biaya-besar/" target="_blank" rel="noopener" data-wpel-link="internal">customer service</a> yang kuat, karena merekalah yang berhadapan langsung dengan konsumen.</p>
<h3 style="text-align: justify;"><strong>Pentingnya Membangun Tim Customer Service Yang Tangguh</strong></h3>
<p style="text-align: justify;">Karyawan yang berhadapan langsung dengan konsumen adalah pahlawan yang sesungguhnya. Mereka membantu menyelesaikan masalah dan membangun ikatan yang dalam dengan klien, mitra kerja, pemasok, dan calon konsumen. Beberapa dekade yang lalu, bagian customer service kerap disebut sebagai <em>help desk</em> atau <em>support desk</em>. Istilah ini sepertinya tidak lagi relevan di tengah lingkungan bisnis dan ritel yang semakin terdesentralisasi. Kini, konsumen dan perusahaan bisa berinteraksi langsung maupun jarak jauh menggunakan mobile app, chat online, aplikasi pengirim pesan, dan panggilan telepon.</p>
<p style="text-align: justify;"><img decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-22948" src="https://investasi.online/wp-content/uploads/2024/02/membangun-tim-customer-service.jpg" alt="membangun tim customer service" width="500" height="420" srcset="https://investasi.online/wp-content/uploads/2024/02/membangun-tim-customer-service.jpg 500w, https://investasi.online/wp-content/uploads/2024/02/membangun-tim-customer-service-300x252.jpg 300w" sizes="(max-width: 500px) 100vw, 500px" /></p>
<p style="text-align: justify;">Teknologi membuat semuanya menjadi lebih cepat dan mudah. Namun, tidak ada yang mampu menggantikan manusia dalam membangun hubungan jangka panjang dengan konsumen. Menjawab panggilan telepon sebelum bunyi ketiga, membuat dan menelusuri tiket layanan, mengirimkan form survey kepada konsumen, dan meminta <a href="https://investasi.online/manfaat-review-online-bagi-usaha-anda-dan-bagaimana-mendapatkannya/" target="_blank" rel="noopener" data-wpel-link="internal">review online</a> adalah beberapa ciri khas dari dunia bisnis real-time saat ini. Reputasi sebuah perusahaan berhubungan langsung dengan <em>bottom line</em>.</p>
<h4 style="text-align: justify;"><strong>Kunci Membangun Tim Customer Service Yang Tangguh</strong></h4>
<p style="text-align: justify;">Metode pelayanan di era modern ini adalah cara baru bagi perusahaan untuk menepati janjinya dan menjaga loyalitas konsumen maupun stabilitas pendapatannya. Upaya ini layak diprioritaskan, karena mampu menyatukan bagian dan divisi yang berbeda-beda. Tantangan yang sesungguhnya dimulai setelah adanya penjualan: memenuhi pesanan, layanan penjualan, pengembalikan, dan pemesanan ulang. Di tahap-tahap inilah hubungan dengan konsumen terjalin maupun hilang. Berikut adalah beberapa cara membangun tim customer service yang kuat di perusahaan anda:</p>
<h5 style="text-align: justify;"><u>Customer Service</u></h5>
<p style="text-align: justify;">Perusahaan bisa menggunakan teknologi agar terhubung dengan konsumen, namun pekerjaan sesungguhnya dimulai setelah koneksi itu terbentuk. Selain mendengar konsumen secara aktif, mengulang pertanyaan mereka, dan menawarkan beberapa solusi yang berbeda, tenaga customer service harus berusaha untuk membangun hubungan baik tanpa upaya-upaya manipulatif. Dalam berbagai kondisi, hal ini membutuhkan pelatihan dan praktek seiring dengan berjalannya waktu. Daripada menghafal sebuah naskah, cara ini membuat staf customer service lebih rileks, otentik, dan profesional.</p>
<h5 style="text-align: justify;"><u>Ekspektasi Vs Realita</u></h5>
<p style="text-align: justify;">Mengelola ekspektasi konsumen ibarat sebuah seni, terutama ketika berhubungan dengan transaksi keuangan, di mana waktu berpengaruh besar. Selain itu, manajemen resiko dan proses persetujuannya bisa jadi cukup rumit. Misalnya, transaksi real estate melibatkan proses seperti appraisal dan <em>underwriting</em>, yang tentunya membutuhkan waktu juga. Konsumen mesti memahami apa saja yang diperlukan pada proses pengajuan hingga persetujuan, khususnya jika melibatkan transaksi kredit.</p>
<h5 style="text-align: justify;"><u>Manusia vs AI</u></h5>
<p style="text-align: justify;">Jika ingin membangun tim customer service yang tangguh, maka pemanfaatan teknologi adalah suatu keharusan. Dengan segala ekspektasi tentang Artificial Intelligence (AI) dan potensinya untuk mengubah pengalaman konsumen, maka perlu diingat bahwa AI bisa membantu memenuhi keinginan manusia akan layanan yang cepat dan nyaman. Namun sekali lagi, teknologi tidak mampu menggantikan hubungan yang sesungguhnya antar-manusia.</p>
<p style="text-align: justify;">Chat-GPT dan model AI generatif lainnya bisa menjawab pertanyaan-pertanyaan dasar dan menangani tugas-tugas berulang, namun tetap harus dibawah pengawasan seorang supervisor. Model layanan terbaik menyeimbangkan antara manusia dan AI untuk mengoptimalkan alur kerja tanpa mengorbankan kualitas.</p>
<h5 style="text-align: justify;"><u>Retensi Konsumen</u></h5>
<p style="text-align: justify;">Dunia usaha masa kini harus mampu berinovasi agar bisa bersaing – bukan hanya dalam hal produk dan jasa, naamun juga dalam mengoptimalkan efisiensi <a href="https://investasi.online/melindungi-rantai-pasok-bisnis-anda-di-saat-sulit-part-1/" target="_blank" rel="noopener" data-wpel-link="internal">rantai pasok</a> dan personalisasi layanan konsumen. Customer service menjembatani <em>gap </em>antara ekspektasi konsumen dan nilai tambah pelayanan. Konsumen tentunya mengharapkan pelayanan terbaik dari perusahaan, dan hal ini bisa direncanakan oleh perusahaan dengan memanfaatkan data-data tentang konsumen.</p>
<h5 style="text-align: justify;"><u>Referal</u></h5>
<p style="text-align: justify;">Tenaga customer service tentunya memainkan peran yang strategis di era digital saat ini, di mana panduan yang berwawasan kedepan menjadi kunci untuk menjaga kepuasan konsumen dalam jangka panjang. Jabatan-jabatan seperti Direktur Customer Service dan Manajemen Relasi Klien mencerminkan pentingnya peran para duta <a href="https://investasi.online/ingin-membangun-sebuah-brand-pastikan-merancang-panduan-yang-baik/" target="_blank" rel="noopener" data-wpel-link="internal">brand</a> ini. Jujur saja, para pahlawan garis depan ini menempati posisi yang strategis untuk memiliki referal dari konsumen yang puas.</p>
<h5 style="text-align: justify;"><u>Pelayanan Menjadikan Semuanya Nyata</u></h5>
<p style="text-align: justify;">Saat ini, customer service tidak lagi sebatas <em>help desk</em> dan bagian penanganan keluhan yang menangani masalah terkait produk cacat serta masalah terkait pelayanan konsumen. Model layanan modern menjadi pusat profit, yang berhubungan langsung dengan konsumen. Para profesional ini memegang peranan kunci untuk <a href="https://investasi.online/membangun-hubungan-dengan-konsumen-penentu-hidup-matinya-usaha/" target="_blank" rel="noopener" data-wpel-link="internal">membangun hubungan jangka panjang dengan konsumen</a>.</p>
<p style="text-align: justify;">Cobalah lakukan refleksi dan lihat kembali siapa sebenarnya yang paling berkontribusi terhadap kesuksesan perusahaan. Anda akan sadar bahwa tim customer service berperan sangat besar, dan inilah saatnya anda menempatkan orang-orang yang tepat di tim CS anda. Mereka adalah orang-orang yang peduli dengan orang lain dan memperlakukan mereka dengan penuh hormat. Jika berhasil membangun tim customer service yang kuat, maka tidak ada lagi batasan sejauh mana sukses bisa anda capai.</p>
<p>The post <a href="https://investasi.online/ingin-membangun-tim-customer-service-yang-luar-biasa-ini-caranya/" data-wpel-link="internal">Ingin Membangun Tim Customer Service Yang Luar Biasa? Ini Caranya!</a> appeared first on <a href="https://investasi.online" data-wpel-link="internal">Investasi Online</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://investasi.online/ingin-membangun-tim-customer-service-yang-luar-biasa-ini-caranya/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Strategi Memaksimalkan Venture Capital: Benarkah Anda Membutuhkannya?</title>
		<link>https://investasi.online/strategi-memaksimalkan-venture-capital-benarkah-anda-membutuhkannya/</link>
					<comments>https://investasi.online/strategi-memaksimalkan-venture-capital-benarkah-anda-membutuhkannya/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Hendri Wijaya]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 19 Feb 2024 16:02:09 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Edukasi]]></category>
		<category><![CDATA[manajemen bisnis]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://investasi.online/?p=22934</guid>

					<description><![CDATA[<p>Majalah Fortune sepertinya telah memberikan istilah yang sempurna untuk menggambarkan salah satu fenomena paling membingungkan dalam dunia bisnis. Bagaimana anda menggambarkan sebuah ventura yang dianggap begitu berharga sehingga venture capital <a href="https://investasi.online/strategi-memaksimalkan-venture-capital-benarkah-anda-membutuhkannya/" data-wpel-link="internal">....</a></p>
<p>The post <a href="https://investasi.online/strategi-memaksimalkan-venture-capital-benarkah-anda-membutuhkannya/" data-wpel-link="internal">Strategi Memaksimalkan Venture Capital: Benarkah Anda Membutuhkannya?</a> appeared first on <a href="https://investasi.online" data-wpel-link="internal">Investasi Online</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Majalah Fortune sepertinya telah memberikan istilah yang sempurna untuk menggambarkan salah satu fenomena paling membingungkan dalam dunia bisnis. Bagaimana anda menggambarkan sebuah ventura yang dianggap begitu berharga sehingga venture capital (VC) membuat valuasi lebih dari milyaran dollar – dan tiba-tiba ventura tersebut tidak menjadi apa-apa? Bagaimana mungkin hal itu bisa terjadi? Berapa kali hal itu terjadi dalam dunia bisnis, di mana sebuah perusahaan bernilai milyaran dollar tiba-tiba berubah tanpa nilai sama sekali? Jika anda ingin mengetahui dan menerapkan strategi memaksimalkan venture capital dan mencegah hal-hal negatif, maka fenomena seperti ini tidak boleh lepas dari pengawasan anda.</p>
<h3 style="text-align: justify;"><strong>Strategi Memaksimalkan Venture Capital : Fenomena Unicorpse</strong></h3>
<p style="text-align: justify;">Majalah Fortune memberi istilah yang cukup jenius untuk perusahaan yang menggambarkan fenomena di atas, yakni: Unicorpse. Setiap kali anak melihat istilah “Unicorn”, mungkin yang terbayang dalam fikiran anda adalah perusahaan-perusahaan raksasa seperti AppleAAPL.  Lalu, apa maksudnya Unicorpse? Faktanya, kebanyakan Venture Capital gagal mencapai tujuannya, dan kebanyakan ventura yang didanai dengan VC berakhir dengan kegagalan yang hebat.</p>
<p style="text-align: justify;"><img decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-22935" src="https://investasi.online/wp-content/uploads/2024/02/strategi-memaksimalkan-venture-capital.png" alt="strategi memaksimalkan venture capital" width="500" height="345" srcset="https://investasi.online/wp-content/uploads/2024/02/strategi-memaksimalkan-venture-capital.png 500w, https://investasi.online/wp-content/uploads/2024/02/strategi-memaksimalkan-venture-capital-300x207.png 300w" sizes="(max-width: 500px) 100vw, 500px" /></p>
<p style="text-align: justify;">Normalnya, VC dikatakan gagal pada sekitar 80% dari investasinya. Perusahaan-perusahaan Unicorn disebut sebagai ‘pelarian’ mereka, dan itulah sebabnya mengapa VC berinvestasi pada valuasi yang lebih dari $1 milyar dollar. Kemudian, sebagian bankrut. Artinya, apakah ventura tersebut benar-benar bernilai hingga satu milyar dollar? Atau, apakah mereka terpaksa berinvestasi hanya untuk menggunakan dana yang telah mereka kumpulkan (gunakan atau hilang sama sekali)? Dan, apakah ini merupakan pilihan terbaik yang mereka punya?</p>
<p style="text-align: justify;">Valuasi VC tidak didasarkan pada penghasilan aktual, pendapatan bersih, atau <em>cash flow</em>, yang secara umum digunakan sebagai metode valuasi normal di bidang keuangan selain VC. Valuasi VC didasarkan pada proyeksi dan insting. VC yang sukses melakukannya ketika berinvestasi pada perusahaan <em>homerun</em>. VC yang melakukannya secara teratur, biasanya memiliki kinerja lebih baik dibanding VC yang tidak melakukannya secara teratur.</p>
<p style="text-align: justify;">Namun masalahnya: jumlah perusahaan <em>homerun</em> sangatlah sedikit. Diperkirakan bahwa hanya ada sekitar 15 ventura setiap tahunnya yang menjadi <em>homerun</em>. Ini adalah salah satu alasan kenapa sangat sedikit VC bertahan dalam jangka panjang. Hanya sekitar 2% VC yang mampu memperoleh 95% dari laba VC. Sisa 98% ibarat harimau kertas yang mendapatkan banyak laba hanya ketika musim puncak, atau ketika sedang beruntung, dan salah satu venturanya berubah menjadi <em>homerun</em>.</p>
<h4 style="text-align: justify;"><strong>Strategi Memaksimalkan Venture Capital dan Mengurangi Efek Negatif</strong></h4>
<h5 style="text-align: justify;"><u>Masalah: Ekspektasi Yang Terlalu Berlebihan</u></h5>
<p style="text-align: justify;">Ada suatu semangat yang luar biasa untuk menciptakan persepsi nilai dari harapan menjadi keuntungan. Harapannya adalah menjual ventura sesegera mungkin kepada seorang pembeli strategis atau menjadikannya perusahaan publik jika pasar publik sedang berada dalam kondisi stabil dan menjanjikan. Itulah sebabnya mengapa kebanyakan akuisisi korporasi berakhir dengan kegagalan dan <a href="https://investasi.online/4-strategi-mendulang-cuan-dari-saham-ipo/" target="_blank" rel="noopener" data-wpel-link="internal">IPO</a> justru tidak menghasilkan banyak uang.</p>
<p style="text-align: justify;">Solusi: Ciptakan substansi, sehingga VC digunakan untuk pertumbuhan yang real, bukan untuk pertumbuhan imaginatif.</p>
<h5 style="text-align: justify;"><u>Masalah: Sangat sedikit VC yang sukses. Pilihlah Perusahaan Top 20</u></h5>
<p style="text-align: justify;">Ketika waktunya tepat, institusi keuangan (beserta insting-nya yang membabibuta) akan menginvestasikan banyak modal pada VC baru yang sedang berkembang. Namun, tidak semua Venture Capital sukses. Selalu saja ada kelemahan pada ventura yang berpotensi tinggi sekalipun, dan seringkali hal itu terlambat disadari. Artinya, VC pada level yang lebih rendah berinvestasi pada ventura yang tidak menjadi unicorn. Solusi: Pilihlah VC top saja.</p>
<h5 style="text-align: justify;"><u>Masalah: Banyak pengusaha hanya fokus pada peluang. Fokuslah pada Keahlian</u></h5>
<p style="text-align: justify;">Tidak semua orang terlahir sebagai Steve Jobs. Bahkan Steve Jobs sendiri tidak dikenali sebagai seorang jenius di bidang kewirausahaan di masa lalu. Ia bahkan ditolak oleh hampir 10 VC di masa lalu. Kemudian, ia juga dipecat oleh Apple. Hampir 85% pengusaha pernah dipecat, dan umumnya, ketika mereka sedang membutuhkan lebih banyak ronde VC. Jadi, fokuslah pada keahlian yang dibutuhkan untuk mengembangkan ventura ketika usaha dan kepemimpinan anda sudah terlihat jelas. Kemudian, dapatkan keahlian yang dibutuhkan untuk tumbuh. Solusi: cerdas di bidang keuangan. Dapatkan keahlian untuk menerapkan strategi memaksimalkan Venture Capital.</p>
<h5 style="text-align: justify;"><u>Jadilah U-Builder, Bukan Hanya U-Starter</u></h5>
<p style="text-align: justify;">Para perintis Unicorn memiliki ide, mengembangkan produk yang layak untuk dipasarkan, dan membuktikan kemampuan pemasarannya. Kemudian, mereka mencari VC. Kemudian, VC mulai mengambil kendali dan menggantikan pengusaha dengan seorang CEO profesional. Metode ini bekerja untuk sekiyar 6% dari 85 pemilik usaha milyaran dollar. Sisanya sebanyak 94% (mulai dari Sam Walton hingga Bill Gates dan Jeff Bezos) menghindari atau menunda VC agar tetap bisa mengendalikan dan membangun uncorn-nya sendiri. Solusi: belajarlah untuk menunda atau menghindari VC.</p>
<p style="text-align: justify;">Beberapa strategi memaksimalkan venture capital di atas lebih kepada pembelajaran dari hal-hal negatif yang pernah dialami para pengusaha yang berinvestasi pada VC. Daripada terlalu bersemangat mengejar VC,  cobalah menggunakan media bisnis, yang dapat mendorong para pengusaha untuk mempelajari keahlian yang dibutuhkan untuk sukses. Akan lebih baik jika anda belajar di sekolah bisnis untuk mengetahui cara meningkatkan kompetensi diri, termasuk dalam menghadapi persaingan.</p>
<p>The post <a href="https://investasi.online/strategi-memaksimalkan-venture-capital-benarkah-anda-membutuhkannya/" data-wpel-link="internal">Strategi Memaksimalkan Venture Capital: Benarkah Anda Membutuhkannya?</a> appeared first on <a href="https://investasi.online" data-wpel-link="internal">Investasi Online</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://investasi.online/strategi-memaksimalkan-venture-capital-benarkah-anda-membutuhkannya/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Edukasi Finansial Bagi Pengusaha: Mempersiapkan Diri Menuju Trend Baru – Part 1</title>
		<link>https://investasi.online/edukasi-finansial-bagi-pengusaha-mempersiapkan-diri-menuju-trend-baru-part-1/</link>
					<comments>https://investasi.online/edukasi-finansial-bagi-pengusaha-mempersiapkan-diri-menuju-trend-baru-part-1/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Hendri Wijaya]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 07 Dec 2023 13:31:08 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Edukasi]]></category>
		<category><![CDATA[edukasi bisnis]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://investasi.online/?p=22121</guid>

					<description><![CDATA[<p>Menyambut tahun yang baru, para pengusaha mempersiapkan diri untuk menjalani satu tahun yang dipenuhi peluang dan tantangan. Di dunia bisnis yang terus berkembang, stabilitas finansial adalah hal yang paling utama <a href="https://investasi.online/edukasi-finansial-bagi-pengusaha-mempersiapkan-diri-menuju-trend-baru-part-1/" data-wpel-link="internal">....</a></p>
<p>The post <a href="https://investasi.online/edukasi-finansial-bagi-pengusaha-mempersiapkan-diri-menuju-trend-baru-part-1/" data-wpel-link="internal">Edukasi Finansial Bagi Pengusaha: Mempersiapkan Diri Menuju Trend Baru – Part 1</a> appeared first on <a href="https://investasi.online" data-wpel-link="internal">Investasi Online</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Menyambut tahun yang baru, para pengusaha mempersiapkan diri untuk menjalani satu tahun yang dipenuhi peluang dan tantangan. Di dunia bisnis yang terus berkembang, stabilitas finansial adalah hal yang paling utama untuk keberhasilan setiap bisnis. Oleh sebab itu. Edukasi finansial bagi pengusaha bukan hanya suatu keniscayaan, namun merupakan kebutuhan. <a href="https://investasi.online" target="_blank" rel="noopener" data-wpel-link="internal">Investasi</a> dalam bentuk edukasi finansial, baik untuk anda sebagai pengusaha maupun untuk anggota tim, adalah pilihan yang bijak.</p>
<p style="text-align: justify;">Sebuah <a href="https://investasi.online/membangun-tim-kerja-dari-jauh-membangun-pelayanan-prima/" target="_blank" rel="noopener" data-wpel-link="internal">tim kerja</a> yang memiliki pengetahuan cukup akan lebih siap memberikan keputusan finansial yang baik, bisa mengelola sumber daya secara efisien, dan berkontribusi terhadap kesuksesan perusahaan anda secara keseluruhan. Anda bisa mengadakan seminar, pelatihan, mengundang <em>guest speaker</em>, para pengusaha ternama untuk berbagi pengetahuan dan pengalaman kepada anggota tim anda. Doronglah terciptanya suatu lingkungan pembelajar, melalui kursus, webinar, atau konferensi dengan tema-tema khusus, sehingga perusahaan anda tetap kompetitif dan inovatif.</p>
<p style="text-align: justify;"><img loading="lazy" decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-22122" src="https://investasi.online/wp-content/uploads/2023/12/edukasi-finansial-bagi-pengusaha.jpg" alt="edukasi finansial bagi pengusaha" width="500" height="333" srcset="https://investasi.online/wp-content/uploads/2023/12/edukasi-finansial-bagi-pengusaha.jpg 500w, https://investasi.online/wp-content/uploads/2023/12/edukasi-finansial-bagi-pengusaha-300x200.jpg 300w" sizes="(max-width: 500px) 100vw, 500px" /></p>
<h3 style="text-align: justify;"><strong>Edukasi Finansial Bagi Pengusaha: Beberapa Solusi dan Strategi Yang Perlu Dipelajari</strong></h3>
<p style="text-align: justify;">Berikut adalah beberapa solusi dan strategi finansial yang perlu dipelajari dan diperdalam oleh pengusaha agar di tahun depan dan tahun-tahun selanjutnya usaha anda tumbuh dan berkembang:</p>
<h5 style="text-align: justify;"><u>Diversifikasi Sumber Pendanaan</u></h5>
<p style="text-align: justify;">Para pengusaha, khususnya para pemula, kerap mengalami kekurangan sumber pendanaan untuk membiayai bisnisnya. Di tahun depan, cobalah berupaya melakukan diversifikasi sumber pendanaan, karena hal ini akan semakin penting dibanding sebelum-sebelumnya. Jika hanya mengandalkan satu sumber pendanaan (seperti pinjaman konvensional atau satu investor saja), maka akan beresiko, karena pendanaan anda terbatas. Berikut adalah beberapa cara untuk melakukan diversifikasi sumber pendanaan:</p>
<ul style="text-align: justify;">
<li>Perusahaan Modal Ventura (<em>Venture Capital</em>) adalah sumber pendanaan yang sangat pas untuk <a href="https://investasi.online/cara-memulai-bisnis-startup/" target="_blank" rel="noopener" data-wpel-link="internal">startup</a> dan perusahaan yang tumbuh cepat. Perusahaan ini berinvestasi melalui ekuitas dan memberikan dukungan dan bimbingan yang tentunya sangat berarti untuk pengusaha baru. Untuk menarik perhatian VC, cobalah buat <em>pitch</em> atau presentasi singkat namun menarik tentang usaha anda.</li>
<li>Angel Investor adalah orang atau sekelompok orang yang menyediaan dana awal yang cukup besar kepada perusahaan baru (<em>startup</em>); itulah sebabnya mereka disebut sebagai investor malaikat. Sebagai imbalannya, mereka mendapatkan bagian kepemilikan ekuitas di perusahaan. Mereka juga sering berbagi keahlian yang pastinya sangat berguna dan bisa memperkenalkan anda dengan koneksinya. Cobalah menjalin komunikasi dengan <em>Angel Investor </em>yang memiliki visi sejalan dengan anda dan bisa memberikan panduan strategis untuk bisnis anda.</li>
<li>Platform Crowdfunding, seperti Indiegogo, Kickstarter, dan GoFundMe. Platform semacam ini semakin populer dalam beberapa tahun terakhir, dan crowdfunding diperkirakan akan mencapai $3,62 milyar pada tahun 2030. Platform crowdfunding menawarkan peluang unik untuk mendapatkan tambahan investasi, melalui interaksi dengan audiens yaang merupakan calon-calon penopang potensial untuk usaha anda. Platform semacam ini tidak hanya menjadi sumber modal, namun juga berfungsi sebagai tool marketing dan validasi bagi produk anda.</li>
<li>Bantuan dan Program Pemerintah di bidang kewirausahaan, umumnya tersedia di beberapa bidang seperti teknologi, riset dan pengembangan, dan keberlanjutan lingkungan hidup. Cobalah eksplorasi peluang ini untuk mengurangi beban finansial dan mendorong inovasi.</li>
</ul>
<p style="text-align: justify;">Pada intinya, diversifikasi sumber-sumber pendanaan bisa membantu mengurangi resiko karena bergantung pada satu sumber pendanaan saja. Diversifikasi juga membantu meningkatkan stabilitas finansial yang dibutuhkan dalam berbagai kondisi ekonomi yang berbeda-beda.</p>
<h5 style="text-align: justify;"><u>Pendanaan Yang Berkelanjutan</u></h5>
<p style="text-align: justify;">Pendanaan yang berkelanjutan bukan lagi sekedar trend, namun di atas segalanya, sudah menjadi kebutuhan. Di Tahun depan, dunia bisnis diperkirakan akan menghadapi tekanan lebih untuk mengadopsi program tanggung jawab sosial dan lingkungan. Konsumen sudah semakin cerdas dalam membuat keputusan. Demikian juga para investor, lebih memilih perusahaan yang memprioritaskan keberlanjutan lingkungan hidup.</p>
<p style="text-align: justify;">Berikut adalah beberapa cara untuk mengintegrasikan pendanaan yang berkelanjutan ke dalam strategi usaha anda:</p>
<ul style="text-align: justify;">
<li>Opsi <em>Green Financing</em>, seperti obligasi berwawasan lingkungan (<em>green bonds</em>), yang khusus dirancang untuk mendanai proyek-proyek yang ramah lingkungan. <a href="https://investasi.online/tips-sukses-investasi-obligasi-dan-apa-yang-dipersiapkan/" target="_blank" rel="noopener" data-wpel-link="internal">Obligasi</a> sejenis ini bisa menjadi cara yang cerdas untuk mendapatkan tambahan modal untuk mendukung program-program berwawasan lingkungan, proyek energi terbarukan untuk pertanian berkelanjutan.</li>
<li><em>Impact Investment</em> adalah investasi yang berorientasi pendapatan finansial dan dampak yang baik bagi sosial dan lingkungan. Dengan menyelaraskan usaha anda dengan tujuan bisnis para investor yang berorientasi dampak ini, anda bisa mengakses sumber modal yang unik dan menunjukkan komitmen perusahaan untuk menciptakan dunia yang lebih baik.</li>
<li>Menerapkan program berwawasan lingkungan di perusahaan anda, misalnya, mengurangi limbah dan menghemat energi. Hal ini tidak hanya akan menarik perhatian konsumen yang berwawasan lingkungan, namun juga dapat menghasilkan penghematan biaya seiring dengan waktu.</li>
</ul>
<p style="text-align: justify;">Pada post selanjutnya, akan dibahas beberapa aspek lainnya yang mungkin anda perlukan sebagai bagian dari <a href="https://investasi.online/edukasi-finansial-bagi-pengusaha-mempersiapkan-diri-menuju-trend-baru-part-2/" target="_blank" rel="noopener" data-wpel-link="internal">edukasi finansial bagi pengusaha</a>. Di antaranya adalah seputar manajemen finansial berbasis data, perencanaan kontingensi, optimisasi pajak, dan membangun kemitraan strategis. Jangan sampai ketinggalan ya.</p>
<p>The post <a href="https://investasi.online/edukasi-finansial-bagi-pengusaha-mempersiapkan-diri-menuju-trend-baru-part-1/" data-wpel-link="internal">Edukasi Finansial Bagi Pengusaha: Mempersiapkan Diri Menuju Trend Baru – Part 1</a> appeared first on <a href="https://investasi.online" data-wpel-link="internal">Investasi Online</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://investasi.online/edukasi-finansial-bagi-pengusaha-mempersiapkan-diri-menuju-trend-baru-part-1/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Membangun Kerjasama Tim dengan Rekan Kerja Yang Belum Anda Kenal: Bagian 1</title>
		<link>https://investasi.online/membangun-kerjasama-tim-dengan-rekan-kerja-yang-belum-anda-kenal-bagian-1/</link>
					<comments>https://investasi.online/membangun-kerjasama-tim-dengan-rekan-kerja-yang-belum-anda-kenal-bagian-1/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Hendri Wijaya]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 28 Nov 2023 15:59:52 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Edukasi]]></category>
		<category><![CDATA[manajemen SDM]]></category>
		<category><![CDATA[Manajemen Usaha]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://investasi.online/?p=22015</guid>

					<description><![CDATA[<p>Dunia kerja terkadang memaksa kita untuk bekerja sama dengan orang yang belum dikenal. Situasi seperti ini adalah peluang yang fantastis untuk belajar luar dan dalam tentang departemen lain sekaligus memperkaya <a href="https://investasi.online/membangun-kerjasama-tim-dengan-rekan-kerja-yang-belum-anda-kenal-bagian-1/" data-wpel-link="internal">....</a></p>
<p>The post <a href="https://investasi.online/membangun-kerjasama-tim-dengan-rekan-kerja-yang-belum-anda-kenal-bagian-1/" data-wpel-link="internal">Membangun Kerjasama Tim dengan Rekan Kerja Yang Belum Anda Kenal: Bagian 1</a> appeared first on <a href="https://investasi.online" data-wpel-link="internal">Investasi Online</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Dunia kerja terkadang memaksa kita untuk bekerja sama dengan orang yang belum dikenal. Situasi seperti ini adalah peluang yang fantastis untuk belajar luar dan dalam tentang departemen lain sekaligus memperkaya pengalaman kita dalam bekerja. Namun terkadang, kondisi ini bisa memicu <a href="https://investasi.online/bagaimana-mengelola-stress-di-tempat-kerja-dengan-cara-yang-menyenangkan/" target="_blank" rel="noopener" data-wpel-link="internal">stress</a>, apalagi jika anda tidak tahu bagaimana bekerja sama dengan orang lain pada suatu proyek yang rumit. Ritmen kerjasama tim yang biasa anda lakukan mungkin tidak cocok pada situasi baru ini. Lalu, bagaimana membangun kerjasama tim dengan orang yang baru anda kenal?</p>
<h3 style="text-align: justify;"><strong>Tips Membangun Kerjasama Tim dengan Orang Baru</strong></h3>
<p style="text-align: justify;">Awalnya, keseimbangan anda mungkin hilang, namun jika anda melakukan upaya bersama untuk menjalin hubungan di atas kerjasama, maka semestinya tidak ada masalah dalam menyelesaikan tugas-tugas anda secara bersama. Cobalah menggunakan beberapa tips membangun kerjasama tim berikut saat bekerja dengan orang-orang baru, dan maksimalkan kesempatan anda untuk membangun tim kerja yang sukses dan produktif:</p>
<p style="text-align: justify;"><img loading="lazy" decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-22016" src="https://investasi.online/wp-content/uploads/2023/11/Membangun-Kerjasama-Tim-1.jpg" alt="Membangun Kerjasama Tim 1" width="500" height="416" srcset="https://investasi.online/wp-content/uploads/2023/11/Membangun-Kerjasama-Tim-1.jpg 500w, https://investasi.online/wp-content/uploads/2023/11/Membangun-Kerjasama-Tim-1-300x250.jpg 300w" sizes="(max-width: 500px) 100vw, 500px" /></p>
<h5 style="text-align: justify;"><u>Mulai Dengan Baik</u></h5>
<p style="text-align: justify;">Sebelum anda mulai bekerja sama, perkenalkan diri anda dan susun rencana kerja secara bersama-sama. Satu-satunya cara agar anda bisa bekerja sama dengan baik adalah jika seluruh anggota tim menyepakati suatu sistem kerja yang akan dipatuhi bersama. Sekedar membagi-bagi tugas melalui email tidaklah cukup dalam kondisi seperti ini.</p>
<p style="text-align: justify;">Atur jadwal kerja untuk dipatuhi seluruh anggota dalam tim. Bisa jadi, anda membagi tugas-tugas ke dalam kelompok kecil dan kemudian bertemu kembali di akhir waktu yang disepakati, atau bisa jadi anda harus menyisihkan waktu setiap hari untuk melakukan pekerjaan bersama-sama pada waktu yang disepakati. Anda semua mesti sepakat dengan satu outline umum, dan bisa jadi outline tersebut adalah jadwal kerja bersama. Tetapkan ekspektasi yang jelas tentang bagaimana harusnya tim kerja tersebut, dan pastikan anda membangun sistem kerja yang dipenuhi rasa hormat dan apresiasi.</p>
<h5 style="text-align: justify;"><u>Saling Terbuka Tentang Gaya Kerja Masing-Masing</u></h5>
<p style="text-align: justify;">Anda mungkin berusaha mencoba dan mengakomodir gaya kerja orang lain dan mengorbankan gaya kerja anda sendiri. Namun, sistem seperti ini tidak selamanya produktif dan berhasil. Pilihan anda dalam bekerja juga sama pentingnya, dan anda mesti menyampaikannya secara terbuka. Misalnya, jika anda lebih suka berkomunikasi melalui email dibanding telepon atau rapat langsung, maka jangan takut untuk mengungkapkannya.</p>
<p style="text-align: justify;">Rekan kerja anda tidak mesti mengakomodir dan memenuhi gaya kerja yang anda sukai, namun mitra kerja anda tidak bisa memahami kekuatan dan kelemahan anda jika anda tidak menunjukkannya. Demikian juga, jika tidak ada area tertentu di mana anda merasa tidak nyaman bekerja atau area yang anda tidak kuasai, maka sampaikanlah secara terbuka. Ini bukan pengakuan kelemahan, namun merupakan suatu pengakuan bahwa ada suatu sistem kerja alternatif yang lebih menguntungkan untuk tim kerja anda.</p>
<h5 style="text-align: justify;"><u>Dengarkan Bagimana Gaya Kerja Mereka</u></h5>
<p style="text-align: justify;">Di sisi lain, anda juga mesti aktif belajar bagaimana gaya kerja rekan-rekan anda, dan lakukan semampunya untuk mengakomodir atau setidaknya memahami kesukaan mereka, kekuatan, dan kelemahan mereka. Jangan menginterogasi rekan kerja anda, namun tanyakanlah apa saja tentang apa yang menurut mereka berguna dan tidak berguna pada proyek tim mereka sebelumnya. Jangan berharap rekan kerja anda akan mengalah dan mengakomodir gaya kerja anda. Demikian juga, anda juga tidak mesti mengorbankan gaya kerja anda demi mengakomodir kesukaan mereka.</p>
<p style="text-align: justify;">Namun, anda mesti mengetahui kualitas mereka, dan bekerja samalah untuk menemukan suatu kesepakatan. Misalnya, jika salah satu anggota lebih suka berbagi tugas dan yang lainnya lebih suka bekerja secara bersama-sama, maka cobalah membagi sistem kerja anda: separuh pertama dikerjakan dengan sistem bagi tugas, dan separuh lagi dikerjakan secara bersama-sama.</p>
<h5 style="text-align: justify;"><u>Alokasikan Waktu untuk Bekerja Bersama</u></h5>
<p style="text-align: justify;">Salah satu cara <a href="https://investasi.online/membangun-kerjasama-tim-4-kebiasaan-baru-bagi-pemimpin/" target="_blank" rel="noopener" data-wpel-link="internal">membangun kerjasama tim</a> adalah mengalokasikan waktu personal dengan pihak lain atau rekan kerja baru anda. Hal ini sangat membantu terutama jika anda benar-benar belum mengenal rekan kerja anda. Anda tidak mesti menjadi teman, namun lingkungan kantor bisa membuat orang cenderung menutup diri satu sama lain. Akan lebih mudah bekerja dengan orang lain jika anda sudah memiliki setidaknya sedikit keterikatan.</p>
<p style="text-align: justify;">Sebelum anda semakin jauh mengerjakan proyek tersebut, maka susunlah rencana untuk nongkrong bersama di <a href="https://investasi.online/tips-bisnis-cafe-kopi-bagi-pemula/" target="_blank" rel="noopener" data-wpel-link="internal">Cafe</a> atau makan siang bersama di jam istirahat. Anda bisa melihat sisi lain dari rekan kerja yang tidak akan anda temukan di kantor. Anda juga bisa belajar sesuatu tentang mereka, sehingga mempermudah anda dalam bekerja sama di kantor.</p>
<p style="text-align: justify;">Intinya, bekerja sama dengan anggota tim baru bisa jadi mudah atau sulit, tergantung bagaimana anda menyikapinya. Sejauh ini, ada dua hal krusial yang perlu anda lakukan, yakni mengatur jadwal dan sistem kerja yang disepakati bersama dan mengenal gaya kerja masing-masing, sehingga setiap anggota tidak kesulitan dalam menyesuaikan diri. Dapatkan pembahasan lebih lanjut tentang <a href="https://investasi.online/membangun-kerjasama-tim-dengan-rekan-kerja-yang-belum-anda-kenal-bagian-2/" target="_blank" rel="noopener" data-wpel-link="internal">bagaimana membangun kerjasama tim dengan rekan kerja yang belum anda kenal</a> sebelumnya pada post berikutnya.</p>
<p>The post <a href="https://investasi.online/membangun-kerjasama-tim-dengan-rekan-kerja-yang-belum-anda-kenal-bagian-1/" data-wpel-link="internal">Membangun Kerjasama Tim dengan Rekan Kerja Yang Belum Anda Kenal: Bagian 1</a> appeared first on <a href="https://investasi.online" data-wpel-link="internal">Investasi Online</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://investasi.online/membangun-kerjasama-tim-dengan-rekan-kerja-yang-belum-anda-kenal-bagian-1/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Keberagaman dan Inklusi di Perusahaan: Kunci Menarik Gen-Z</title>
		<link>https://investasi.online/keberagaman-dan-inklusi-di-perusahaan-kunci-menarik-gen-z/</link>
					<comments>https://investasi.online/keberagaman-dan-inklusi-di-perusahaan-kunci-menarik-gen-z/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Hendri Wijaya]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 11 Jun 2023 10:41:58 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Edukasi]]></category>
		<category><![CDATA[manajemen SDM]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://investasi.online/?p=20438</guid>

					<description><![CDATA[<p>Isu tentang keanekaragaman dan inlusi di perusahaan semakin penting belakangan ini. Meskipun upaya mewujudkannya masih dihadapkan pada berbagai tantangan dan kelemahan, namun diakui secara universal bahwa perusahaan yang staf-nya berasal <a href="https://investasi.online/keberagaman-dan-inklusi-di-perusahaan-kunci-menarik-gen-z/" data-wpel-link="internal">....</a></p>
<p>The post <a href="https://investasi.online/keberagaman-dan-inklusi-di-perusahaan-kunci-menarik-gen-z/" data-wpel-link="internal">Keberagaman dan Inklusi di Perusahaan: Kunci Menarik Gen-Z</a> appeared first on <a href="https://investasi.online" data-wpel-link="internal">Investasi Online</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Isu tentang keanekaragaman dan inlusi di perusahaan semakin penting belakangan ini. Meskipun upaya mewujudkannya masih dihadapkan pada berbagai tantangan dan kelemahan, namun diakui secara universal bahwa perusahaan yang staf-nya berasal dari berbagai budaya, ras, agama, usia, jenis kelamin, dan latar belakang yang berbeda-beda memiliki performa lebih baik jika dilihat melalui berbagai alat ukur. Keberagaman dan inklusi di perusahaan membawa keuntungan bagi perusahaan. Perusahaan yang menerima keanekaragaman mampu menghasilkan lebih banyak keuntungan, menunjukkan interaksi yang lebih tinggi antar-karyawan maupun antara <a href="https://investasi.online/cara-merekrut-karyawan-3-hal-yang-harus-anda-hindari/" target="_blank" rel="noopener" data-wpel-link="internal">karyawan</a> dengan pimpinan, serta memiliki inovasi.</p>
<h3 style="text-align: justify;"><strong>Lalu Bagaimana Mendorong Keberagaman dan Inklusi di Perusahaan?</strong></h3>
<p style="text-align: justify;">Lalu, bagaimana cara mendorong keberagaman dan inklusi di perusahaan sehingga anda bisa mendapatkan manfaatnya? Beberapa tips berikut mungkin dapat membantu anda:</p>
<p style="text-align: justify;"><img loading="lazy" decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-20439" src="https://investasi.online/wp-content/uploads/2023/06/keberagaman-dan-inklusi-di-perusahaan.png" alt="keberagaman dan inklusi di perusahaan" width="500" height="373" srcset="https://investasi.online/wp-content/uploads/2023/06/keberagaman-dan-inklusi-di-perusahaan.png 500w, https://investasi.online/wp-content/uploads/2023/06/keberagaman-dan-inklusi-di-perusahaan-300x224.png 300w" sizes="(max-width: 500px) 100vw, 500px" /></p>
<h5 style="text-align: justify;"><u>Mulailah Menarik Bakat-Bakat Muda dari Kalangan Gen-Z</u></h5>
<p style="text-align: justify;">Keanekaragaman menjadi semakin penting bagi perusahaan yang ingin menarik dan mempertahankan generasi Gen-Z. Meskipun perusahaan anda saat ini belum merasakan perlunya menarik segmen populasi ini, ada sejumalah alasan mengapa anda mestinya mulai mempertimbangkannya. Gen-Z adalah bagian dari angkatan kerja yang sedang tumbuh. Mereka adalah generasi yang tidak hanya membawa keahlian, namun juga minat (<em>passion</em>) dan prinsip-prinsip hidupnya ke dunia kerja. Sebagai kelompok populasi yang murni digital, mereka memiliki keahlian tingkat tinggi.</p>
<p style="text-align: justify;">Gen-Z merupakan generasi paling beragam dalam sejarah, dan generasi ini memberikan dampak yang masif terhadap dunia kerja. Bahkan menurut suvery Deloitte, keseluruhan industri dan bisnis akan naik-turun sesuai gelombang Generasi Z (Gen-Z). Selain itu, sejumlah studi menunjukkan bahwa keberagaman sangat penting bagi Gen-Z yang sedang mencari informasi pekerjaan yang sesuai dengan minat dan kemampuan mereka.</p>
<p style="text-align: justify;">Menurut jajak pendapat yang dilakukan Monster, 83% responden dari kalangan Gen-Z menyakan bahwa mereka mempertimbangkan komitmen terhadap keberagaman dan inklusi di perusahaan saat memutuskan untuk menerima atau menolak sebuah posisi. Menurut sebuah survey lain, 75% Gen-Z akan berfikir dua kali untuk melamar pekerjaan di sebuah perusahaan jika mereka tidak puas dengan upaya perusahaan mewujudkan dan mendorong keberagaman dan inklusi.</p>
<h5 style="text-align: justify;"><u>Utamakan Retensi Dibanding Rekrutmen</u></h5>
<p style="text-align: justify;">Keberagaman adalah kunci dalam mempertahankan karyawan dari Gen-Z. Saat ini, retensi jauh lebih penting dibanding rekrutmen. Seperti diketahui seluruh pengusaha, merekrut orang-orang berbakat yang cocok secara kultural dengan perusahaan sangat sulit dilakukan, dan saat ini bahkan semakin sulit. Rekrutmen juga semakin mahal dan membutuhkan waktu lama. Akibatnya, banyak perusahaan berusaha mencari cara untuk menyederhanakan operasi mereka, terutama dalam menangani masalah finansial dan tekanan lainnya.</p>
<p style="text-align: justify;">Namun, bukan berarti retensinya mudah. Dibutuhkan perhatian dan fokus untuk mempertahankan <a href="https://investasi.online/cara-mempertahankan-karyawan-berbakat-dan-mengurangi-kelelahan/" target="_blank" rel="noopener" data-wpel-link="internal">karyawan berbakat</a>. Semakin berbakat seseorang, semakin banyak yang meminta mereka. Semangat kewirausahaan Gen-Z yang sangat dibutuhkan di tempat kerja juga memiliki sisi balik. Mereka percaya diri untuk berganti pekerjaan atau keluar dari sebuah perusahaan jika merasa tidak cocok.</p>
<p style="text-align: justify;">Karyawan yang merasa nyaman di tempat kerja, baik secara fisik dan mental, secara alamiah akan lebih loyal dan perhatian terhadap pimpinan atau perusahaan, serta rekan kerjanya. Hasilnya adalah, mereka merasa betah dan mau bertahan di perusahaan. Itulah sebabnya keberagaman dan inklusi di perusahaan sangat penting dalam upaya mempertahankan karyawan. Namun, ada hal-hal tertentu yang perlu diingat saat perusahaan berupaya mempertahankan Gen-Z.</p>
<p style="text-align: justify;">Misalnya, lebih sepertiga Gen-Z mengatakan bahwa mereka tahu jika seseorang hanya memanfaatkannya. Selain itu, hampir 60% Gen-Z juga percaya bahwa mestinya ada alternatif yang tidak bias gender di formulir-formulir lamaran pekerjaan secara online. Menurut sebagian dari mereka, pertanyaan tentang jenis kelamin tidak lagi relevan.</p>
<h5 style="text-align: justify;"><u>Bagaimana Menarik Karyawan dari Generasi Z?</u></h5>
<p style="text-align: justify;">Dari semua penjelasan di atas, muncul suatu pertanyaan: Bagaimana? Hal pertama yang perlu diingat adalah baahwa apapun solusi yang terfikir oleh anda, maka sifatnya harus spesifik sesuai kondisi perusahaan, tujuan, dan sumber daya yang anda miliki. Tidak ada satu solusi untuk semua masalah. Demikian juga dengan manusia. Kebijakan menutupi permasalahan mungkin bekerja sementara, namun pada akhirnya akan membawa hasil yang tidak memuaskan.</p>
<p style="text-align: justify;">Pada dasarnya semua perusahaan memiliki cara sendiri untuk menarik dan mempertahankan Gen-Z, serta menerima keberagaman di perusahaan. Beberapa langkah dasar berikut mungkin membantu:</p>
<ul style="text-align: justify;">
<li>Rancang suatu program yang berorientasi keberagaman dan inklusi. Pastikan program anda mempertimbangkan kebutuhan dan keinginan Gen-Z yang beragam dan berubah-ubah. Misalnya, perusahaan bisa menyisihkan anggaran untuk memastikan program tersebut berjalan. Jika tidak dikawal dengan ketat, bisa jadi program tersebut gagal karena faktor lain. Salah satu kunci sukses dalam menjalankan suatu program di lingkungan kerja yang latar-belakangnya beragam adalah upaya berkelanjutan dari waktu ke waktu.</li>
<li>Berkomunikasilah secara efektif. Ada dua cara melakukannya. Yang pertama adalah mengumpulkan informasi dari anggota tim, sehingga anda bisa memenuhi kebutuhan mereka secara lebih baik. Jadi, anda mungkin harus memahami generasi yang tidak seangkatan dengan anda. Kedua adalah menjelaskan bahwa anda sedang menggunakan pendekatan dalam mewujudkan keberagaman dan inklusi di perusahaan dan apa tujuan yang anda targetkan. Coba dapatkan feedback yang membangun dari mereka;</li>
</ul>
<p style="text-align: justify;">Mulailah mengambil langkah-langkah konkrit untuk memastikan bahwa lingkungan kerja di perusahaan lebih beragam dan inklusif. Tentunya, masih banyak pekerjaan rumah untuk menjadikannya sebagai aspek penting dalam dunia kerja. Namun dengan mengambil tindakan, cepat atau lambat anda bisa mendorong terjadinya perubahan yang berarti di perusahaan.</p>
<p>The post <a href="https://investasi.online/keberagaman-dan-inklusi-di-perusahaan-kunci-menarik-gen-z/" data-wpel-link="internal">Keberagaman dan Inklusi di Perusahaan: Kunci Menarik Gen-Z</a> appeared first on <a href="https://investasi.online" data-wpel-link="internal">Investasi Online</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://investasi.online/keberagaman-dan-inklusi-di-perusahaan-kunci-menarik-gen-z/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kesalahan Terbesar Dalam Manajemen Usaha dan Karir: Ngebut di Persimpangan</title>
		<link>https://investasi.online/kesalahan-terbesar-dalam-manajemen-usaha-dan-karir-ngebut-di-persimpangan/</link>
					<comments>https://investasi.online/kesalahan-terbesar-dalam-manajemen-usaha-dan-karir-ngebut-di-persimpangan/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Hendri Wijaya]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 08 Jan 2023 17:55:23 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Edukasi]]></category>
		<category><![CDATA[manajemen bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[manajemen SDM]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://investasi.online/?p=18998</guid>

					<description><![CDATA[<p>Tahukah anda bahwa satu dari tiga kecelakaan di jalan raya terjadi di perempatan?Tahukah anda bahwa pelanggaran nomor satu terhadap aturan lalu-lintas adalah kegagalan untuk mengendalikan kecepatan? Lalu, apa relevansinya pertanyaan-pertanyaan <a href="https://investasi.online/kesalahan-terbesar-dalam-manajemen-usaha-dan-karir-ngebut-di-persimpangan/" data-wpel-link="internal">....</a></p>
<p>The post <a href="https://investasi.online/kesalahan-terbesar-dalam-manajemen-usaha-dan-karir-ngebut-di-persimpangan/" data-wpel-link="internal">Kesalahan Terbesar Dalam Manajemen Usaha dan Karir: Ngebut di Persimpangan</a> appeared first on <a href="https://investasi.online" data-wpel-link="internal">Investasi Online</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Tahukah anda bahwa satu dari tiga kecelakaan di jalan raya terjadi di perempatan?Tahukah anda bahwa pelanggaran nomor satu terhadap aturan lalu-lintas adalah kegagalan untuk mengendalikan kecepatan? Lalu, apa relevansinya pertanyaan-pertanyaan ini dengan manajemen <a href="https://investasi.online/pentingnya-bersabar-dalam-karir-berjalan-perlahan-fokus-tidak-tergesa-gesa/" target="_blank" rel="noopener" data-wpel-link="internal">karir</a> dan bisnis anda?  Meski tidak berhubungan langsung, ternyata ada relevansinya. Persoalan kecepatan ini berkaitan dengan salah satu kesalahan terbesar dalam manajemen usaha dan karir yang mungkin tidak disadari selama ini, namun akibatnya sangat fatal.</p>
<h3 style="text-align: justify;"><strong>Apa Itu Kesalahan Terbesar Dalam Manajemen Usaha dan Karir?</strong></h3>
<p style="text-align: justify;">Lihatlah apa yang terjadi di perusahaan anda atau di tempat kerja anda.  Perusahaan terlalu cepat memperkerjakan orang dan terlalu lamban memberhentikannya.  Jika kita melihat kepada data-data statistik, kita akan dikejutkan pada fakta. Masalah pertama yang  dapat membuat karir seseorang hancur dan menghancurkan tim di perusahaan, yakni persimpangan. Persimpangan karir adalah masa-masa yang rentan, dan membutuhkan pendekatan ekstra hati-hati. Dengan kata lain, jangan terlalu cepat menerima sebuah pekerjaan, jangan terlalu cepat menerima karyawan. Pelan-pelan saja!</p>
<p style="text-align: justify;"><img loading="lazy" decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-18999" src="https://investasi.online/wp-content/uploads/2023/01/Kesalahan-Terbesar-Dalam-Manajemen-Usaha-dan-Karir.jpg" alt="Kesalahan Terbesar Dalam Manajemen Usaha dan Karir" width="500" height="346" srcset="https://investasi.online/wp-content/uploads/2023/01/Kesalahan-Terbesar-Dalam-Manajemen-Usaha-dan-Karir.jpg 500w, https://investasi.online/wp-content/uploads/2023/01/Kesalahan-Terbesar-Dalam-Manajemen-Usaha-dan-Karir-300x208.jpg 300w" sizes="(max-width: 500px) 100vw, 500px" /></p>
<p style="text-align: justify;">Tahukah anda bahwa ternyata di awal-awal tahun, yakni di bulan Januari, setiap tahunnya adalah waktu untuk melakukan refleksi diri. Bahkan di masa inilah mereka mulai mempertimbangkan apakan akan mengganti pekerjaan atau tidak. Di lain pihak, sebagian besar perusahaan juga merekrut <a href="https://investasi.online/cara-merekrut-karyawan-3-hal-yang-harus-anda-hindari/" target="_blank" rel="noopener" data-wpel-link="internal">karyawan</a> baru di awal tahun, dan di bulan-bulan berikutnya, rekrutmen jarang dilakukan.</p>
<p style="text-align: justify;">Jika tidak ingin melakukan <a href="https://investasi.online/kesalahan-dalam-karir-dan-apa-yang-harus-anda-lakukan/" target="_blank" rel="noopener" data-wpel-link="internal">kesalahan terbesar dalam karir</a> dan manajemen bisnis, maka nasehatnya tetap sama. Bagi anda yang memutuskan untuk mencari pekerjaan baru, dan bagi perusahaan yang sedang mencari karyawan baru, nasehatnya sama: pelan-pelan saja, Terburu-buru akan membawa banyak dampak negatif bagi anda maupun perusahaan. Para pakar mengatakan bahwa biaya termahal akibat rekrutmen terjadi ketika anda merekrut orang yang salah. Sama halnya dengan anda sebagai pribadi, pekerjaan terburuk yang anda jalani dalam hidup adalah pekerjaan yang salah.</p>
<h4 style="text-align: justify;"><strong>Mencegah Kesalahan Terbesar Dalam Manajemen Usaha </strong></h4>
<p style="text-align: justify;">Mengapa harus pelan-pelan dan tidak boleh tergesa-gesa? Ketika anda sedang mencari pekerjaan, maka lakukanlah dengan perlahan dari cari tahu apa yang sebenarnya anda inginkan di sisa hidup anda. Apakah anda tahu apa yang membuat energi anda lebih kuat? Apa yang memotivasi anda? Tanyakan pertanyaan-pertanyaan tersebut kepada diri anda, sehingga anda mengenali diri anda dan apa yang benar-benar anda inginkan.</p>
<p style="text-align: justify;">Setelah mengetahui apa yang ingin anda lakukan, maka anda bisa menyaring beberapa peluang pekerjaan yang ada di hadapan anda, dan menemukan pekerjaan yang paling cocok. Jika anda bisa menemukan pekerjaan yang membuat anda senang, bisa anda lakukan dengan baik, pekerjaan yang membuat anda bisa memberi nilai tambah kepada dunia, dan bisa menafkahi anda dan keluarga, berarti anda sudah menemukan pekerjaan yang sempurna. Tidak mudah menemukan keselarasan antara empat kriteria di atas. Jadi, jangan langsung menerima peluang pekerjaan yang pertama datang. Pelan-pelanlah ketika anda berada di persimpangan.</p>
<h4 style="text-align: justify;"><strong>Mencegah Kesalahan Terbesar Dalam Manajemen Pegawai </strong></h4>
<p style="text-align: justify;">Nasehat untuk mencegah kesalahan terbesar dalam manajemen usaha dan karir juga sama: pelan-pelan saja. Jika anda sedang menjalankan usaha dan sedang merekrut karyawan, maka pastikan bahwa kandidat yang anda wawancarai juga semakin bersemangat dengan lapangan kerja yang anda tawarkan. Pastikan bahwa karyawan yang anda rekrut memiliki <a href="https://investasi.online/membangun-budaya-kerja-yang-positif-dalam-organisasi/" target="_blank" rel="noopener" data-wpel-link="internal">budaya kerja yang positif</a> dan sejalan dengan budaya organisasi anda. Luangkan waktu untuk menyeleksi lebih dari satu atau dua kandidat. Tanyakan juga referensi kepada teman atau klien. Jangan mudah terpengaruh oleh kesan pertama, karena selama wawancara, semua orang akan tampak sempurna, tampak cerdas, dan tampak bersemangat.</p>
<p style="text-align: justify;">Tahukah anda bahwa ada sumber daya yang bisa dimanfaatkan untuk mengasah keahlian wawancara? Para pelamar bisa mengikuti kursus singkat tentang cara-cara interview dan mengantisipasi pertanyaan-pertanyaan yang paling lazim keluar saat interview. Jadi, luangkanlah waktu untuk mempelajari hal-hal lain di luar ruang wawancara. Layaknya mengendarai sebuah mobil, mengebut bukanlah pilihan yang bijak. Demikian juga dengan proses seleksi karyawan. Jangan terburu-buru, dan berusahalah mendapatkan lebih banyak rujukan tentang siapa yang akan bekerja untuk anda.</p>
<h4 style="text-align: justify;"><strong>Mencegah Kesalahan Terbesar Dalam Manajemen Pegawai : Kesimpulan</strong></h4>
<p style="text-align: justify;">Jika anda melakukannya dengan pelan-pelan, anda bisa menghidari kesalahan umum karena menerima karyawan terlalu mudah dan memberhentikannya terlalu lambat. Mumpung masih awal tahun, buatlah resolusi tahun ini untuk menjauhkan diri dari kesalahan tersebut. Mestinya, paradigma baru anda di tahun baru adalah: tidak mudah menerima, mudah memberhentikan. Terdengar kejam, bukan? Namun, itulah fakta yang harus dipahami jika anda tidak ingin kehilangan banyak uang dan sumber daya akibat mempekerjakan orang yang salah. Atau,</p>
<p style="text-align: justify;">Atau, bagi anda yang sedang mencari pekerjaan, jangan terburu-buru menerima peluang kerja yang ada. Luangkan waktu yang cukup untuk mengenali perusahaan, visi-misi, lingkungan, dan <a href="https://investasi.online/jenis-jenis-budaya-organisasi-part-1-definisi-dan-klasifikasi-utama/" target="_blank" rel="noopener" data-wpel-link="internal">budaya organisasi</a> perusahaan di mana anda akan bekerja. Sekali lagi, kesalahan dalam memilih pekerjaan membawa anda kepada pekerjaan terburuk karena tidak sesuai minat dan bakat anda.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p>The post <a href="https://investasi.online/kesalahan-terbesar-dalam-manajemen-usaha-dan-karir-ngebut-di-persimpangan/" data-wpel-link="internal">Kesalahan Terbesar Dalam Manajemen Usaha dan Karir: Ngebut di Persimpangan</a> appeared first on <a href="https://investasi.online" data-wpel-link="internal">Investasi Online</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://investasi.online/kesalahan-terbesar-dalam-manajemen-usaha-dan-karir-ngebut-di-persimpangan/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Seni Presentasi Yang Menarik: Temukan Gaya Personal Anda!</title>
		<link>https://investasi.online/seni-presentasi-yang-menarik-temukan-gaya-personal-anda/</link>
					<comments>https://investasi.online/seni-presentasi-yang-menarik-temukan-gaya-personal-anda/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Hendri Wijaya]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 01 Jan 2023 15:12:53 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Edukasi]]></category>
		<category><![CDATA[karir]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://investasi.online/?p=18923</guid>

					<description><![CDATA[<p>Komunikasi adalah fondasi bagi kesuksesan personal maupun profesional seseorang. Keahlian presentasi merupakan salah satu kunci kesuksesan dalam menyampaikan ide-ide hebat dan konsep-konsep yang kompleks kepada orang lain. Di manapun kita <a href="https://investasi.online/seni-presentasi-yang-menarik-temukan-gaya-personal-anda/" data-wpel-link="internal">....</a></p>
<p>The post <a href="https://investasi.online/seni-presentasi-yang-menarik-temukan-gaya-personal-anda/" data-wpel-link="internal">Seni Presentasi Yang Menarik: Temukan Gaya Personal Anda!</a> appeared first on <a href="https://investasi.online" data-wpel-link="internal">Investasi Online</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Komunikasi adalah fondasi bagi kesuksesan personal maupun profesional seseorang. Keahlian presentasi merupakan salah satu kunci kesuksesan dalam menyampaikan ide-ide hebat dan konsep-konsep yang kompleks kepada orang lain. Di manapun kita memberikan presentase, kepada siapa dan bagaimana caranya, kita tentunya ingin apa yang disampaikan jelas diterima dan diingat oleh audiens. Kemampuan untuk menyampaikan ide-ide dan mempresentasikannya kepada audiens yang lebih luas tidak hanya skill semata, melainkan sebuah seni. Seni presentasi yang menarik tentunya tidak datang secara serta-merta, namun berita baiknya, seni ini bisa dipelajari.</p>
<p style="text-align: justify;">Sama halnya dengan mahasiswa kelas seni yaang menciptakan karya seni uni menggunakan teknik-teknik yang mereka pelajari, setiap presenter yang baik juga menggunakan sejumlah teknik komunikasi untuk mengembangkan gaya dan seni presentasi yang menarik sesuai karakter mereka. Sebenarnya, tak seorangpun bisa mengajari anda secara pasti tentang bagaimana cara berbicara dengan baik. Nmaun, dengan mempelajari hal-hal mendasar dan teknik sentuhan personal bisa membantu anda menjadi seorang presenter yang baik.</p>
<p style="text-align: justify;"><img loading="lazy" decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-18924" src="https://investasi.online/wp-content/uploads/2023/01/seni-presentasi-yang-menarik.jpg" alt="seni presentasi yang menarik" width="500" height="363" srcset="https://investasi.online/wp-content/uploads/2023/01/seni-presentasi-yang-menarik.jpg 500w, https://investasi.online/wp-content/uploads/2023/01/seni-presentasi-yang-menarik-300x218.jpg 300w" sizes="(max-width: 500px) 100vw, 500px" /></p>
<h3 style="text-align: justify;"><strong>Teknik Dasar Seni Presentasi Yang Menarik</strong></h3>
<p style="text-align: justify;">Berikut adalah sejumlah ide tentang gaya presentasi dan tips untuk menemukan gaya presentasi yang unik bagi anda.</p>
<h5 style="text-align: justify;"><u>Kenali Audiens Anda</u></h5>
<p style="text-align: justify;">Langkah pertama untuk menyiapkan setiap presentase adalah mengenali audiens anda, dan ini juga menjadi langkah pertama dalam mempelajari seni presentasi yang menarik. Langkah ini tidak hanya membantu anda mengenali tingkat kedalaman dan hal teknis yang diharapkan audiens anda, namun juga memberikan gambaran tentang bagaimana cara terkoneksi dengan mereka.</p>
<ul style="text-align: justify;">
<li>Berapa banyak pengetahuan yang sudah mereka miliki tentang topik tersebut?</li>
<li>Isu apa yang penting bagi mereka?</li>
<li>Sebagai seorang pembicara, apa kesamaan yang anda miliki dengan mereka?</li>
</ul>
<p style="text-align: justify;">Carilah informasi tentang latarbelakang audiens anda terlebih dahulu, sehingga anda bisa mencatat faktor-faktor yang penting seperti bidang industri profesi mereka, latar belakang pendidikan dan pekerjaan, bidang keahlian, dan posisi yang mereka tempati secara umum saat ini.</p>
<p style="text-align: justify;">Khususnya ketika anda melakukan presentasi di hadapan audiens dengan latar belakang dan pengalaman yang berbeda-beda, anda perlu melakukan evaluasi seperti apa tingkat keberhasilan presentasi yang anda harapkan. Jika tujuannya adalah menghubungkan audiens dengan cerita anda, bagaimana cara mencapainya?</p>
<p style="text-align: justify;">Salah satu cara yang bisa anda coba adalah melibatkan mereka melalui sesi tanya-jawab. Misalnya, ketika melakukan presentasi tentang bagaimana cara memberdayakan wanita, anda bisa membagi kisah tentang caranya dan mengundang peserta untuk mendiskusikan bagaimana cara para mentor wanita menempa jenjang <a href="https://investasi.online/pentingnya-bersabar-dalam-karir-berjalan-perlahan-fokus-tidak-tergesa-gesa/" target="_blank" rel="noopener" data-wpel-link="internal">karir</a> mereka. Dengan melibatkan pendengar, presentasi dan diskusi yang berlangsung semakin berwarna dan kaya. Koneksi atau keterikatan seperti ini adalah salah satu kunci keberhasilan presentasi. Jadi, jangan hanya berbicara kepada mereka, namun berbicaralah bersama mereka.</p>
<h5 style="text-align: justify;"><u>Buat Sebuah Struktur Presentasi</u></h5>
<p style="text-align: justify;">Satu lagi langkah awal untuk mempelajari seni presentasi yang menarik adalah mengidentifikasi situasi, komplikasi, implikasi, dan posisi presentasi ini. Bangunlah konteks dan detail terkait poin-poin utama saja. Lebih penting lagi, jika anda membuat slides untuk presentasi, pilihlah visual yang berkualitas, dan bisa melengkapi pesan-pesan yang anda sampaikan.</p>
<p style="text-align: justify;">Jika presentasi anda memuat grafik dan angka-angka, jelaskan dengan baik. Jangan berasumsi bahwa audiens anda akan langsung paham. Teks pada slide juga mesti dipilih secara seksama. Jika audiens menghabiskan terlalu banyak waktu untuk membaca slide anda, maka mereka perhatian auidens akan teralihkan dari apa yang anda sampaikan.</p>
<h5 style="text-align: justify;"><u>Jangan Terlalu Dipikirkan</u></h5>
<p style="text-align: justify;"><em>Overthinking</em> karena presentasi? Tidak perlu. Persiapan anda memang harus dilakukan dengan sebaik-baiknya, namun jangan terlalu berlebihan.  Terlalu berlebihan dalam menyikapi presentasi anda justru akan menjadi penghambat, sehingga persiapan anda cenderung ceroboh. Dari pada mencoba menghafal satu demi satu kata-kata dalam naskah, akan lebih baik jika anda fokus pada poin-poin utama pada setiap bagian.</p>
<p style="text-align: justify;">Ada pembicara yang merasa lebih darinya dan alami ketika mereka fokus pada gambaran besar dari ide yang disampaikan, daripada menghafal setiap detail dari paparan. Jika anda tahu apa inti yang akan disampaikan di setiap bagian, maka akan lebih mudah kembali <em>on track</em>, sekalipun ada pertanyaan atau interupsi dari audiens. Siapkan paparan dengan baik, tidak perlu sempurna. Intinya adalah memaksimalkan efisiensi, namun jangan mengorbankan kualitas. Bayangkan anda berada di posisi pendengar, dan cobalah bertanya: <em>Apakah informasi ini penting bagi saya?</em> Fokuskan tenaga dan fikiran anda hanya pada detail yang penting saja.</p>
<h5 style="text-align: justify;"><u>Otentisitas Adalah Segalanya</u></h5>
<p style="text-align: justify;">Hal berikut yang perlu anda perhatikan saat mempelajari seni presentasi yang menarik adalah otentisitas. Perbedaan antara presentasi yang biasa saja dengan presentasi yang luar biasa adalah bagaimana pesan yang anda sampaikan diterima auidens. Salah satu cara untuk membuat presentasi anda terasa hidup adalah menceritakan kisah yang relevan dan menggambarkan emosi yang sesuai.</p>
<p style="text-align: justify;">Misalnya, kisah yang sedih dan menginspirasi cukup mudah diingat, namun humor juga diperlukan pada situasi lain. Pada intinya, buatlah presentasi seolah-olah anda menyampaikan kisah yang mudah diingat dan buat ilustrasi presentasi anda secara unik. Selamat mencoba!</p>
<p>The post <a href="https://investasi.online/seni-presentasi-yang-menarik-temukan-gaya-personal-anda/" data-wpel-link="internal">Seni Presentasi Yang Menarik: Temukan Gaya Personal Anda!</a> appeared first on <a href="https://investasi.online" data-wpel-link="internal">Investasi Online</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://investasi.online/seni-presentasi-yang-menarik-temukan-gaya-personal-anda/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Hak Kekayaan Intelektual di Tengah Maraknya Platform e-Commerce</title>
		<link>https://investasi.online/hak-kekayaan-intelektual-di-tengah-maraknya-platform-e-commerce/</link>
					<comments>https://investasi.online/hak-kekayaan-intelektual-di-tengah-maraknya-platform-e-commerce/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Hendri Wijaya]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 31 Dec 2022 01:57:24 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Edukasi]]></category>
		<category><![CDATA[manajemen bisnis]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://investasi.online/?p=18912</guid>

					<description><![CDATA[<p>Sebelum membahas tentang apa yang berubah terkait hak kekayaan intelektual akibat globalisasi, mari kita lihat contoh kasus Coca-Cola. Perusahaan ini berdiri di Atlanta pada Tahun 1886 dan mulai hadir di <a href="https://investasi.online/hak-kekayaan-intelektual-di-tengah-maraknya-platform-e-commerce/" data-wpel-link="internal">....</a></p>
<p>The post <a href="https://investasi.online/hak-kekayaan-intelektual-di-tengah-maraknya-platform-e-commerce/" data-wpel-link="internal">Hak Kekayaan Intelektual di Tengah Maraknya Platform e-Commerce</a> appeared first on <a href="https://investasi.online" data-wpel-link="internal">Investasi Online</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Sebelum membahas tentang apa yang berubah terkait hak kekayaan intelektual akibat globalisasi, mari kita lihat contoh kasus Coca-Cola. Perusahaan ini berdiri di Atlanta pada Tahun 1886 dan mulai hadir di seluruh negara bagian Amerika Serikat pada Tahun 1895. Kemudian, perusahaan ini berkembang ke Canada, Cuba, dan Eropa. Pengemasan internasional baru dimulai pada Tahun 1912 di Philippines. Bagi perusahaan-perusahaan modern, globalisasi berarti bahwa kolaborasi lintas-batas diperlukan sejak tahap awal pendiriannya.</p>
<p style="text-align: justify;">Di satu sisi, rantai pasok global menghasilkan efisiensi alias penghematan di sana-sini. Namun di sisi lain, rantai pasok global juga dapat membawa ancaman bagi penguatan branding, karena perusahaan anda semakin bergantung kepada kantor cabang dan distributor yang ada di luar negeri.</p>
<p style="text-align: justify;"><img loading="lazy" decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-18913" src="https://investasi.online/wp-content/uploads/2022/12/hak-kekayaan-intelektual.jpg" alt="hak kekayaan intelektual" width="500" height="357" srcset="https://investasi.online/wp-content/uploads/2022/12/hak-kekayaan-intelektual.jpg 500w, https://investasi.online/wp-content/uploads/2022/12/hak-kekayaan-intelektual-300x214.jpg 300w" sizes="(max-width: 500px) 100vw, 500px" /></p>
<h3 style="text-align: justify;"><strong>Hak Kekayaan Intelektual dan Dampak Globalisasi</strong></h3>
<p style="text-align: justify;">Banyak hal telah berubah setelah munculnya era <a href="https://investasi.online/apa-itu-marketplace-inilah-jawabannya-berikut-dengan-cara-kerja-dan-jenisnya/" target="_blank" rel="noopener" data-wpel-link="internal">marketplace</a>. Berikut adalah beberapa hal yang mesti anda ketahui tentang hak kekayaan intelektual di era globalisasi.</p>
<h5 style="text-align: justify;"><u>Peran Distributor terhadap Pengurusan Paten Produk Anda</u></h5>
<p style="text-align: justify;">Bayangkan perusahaan anda berkantor di Negara A, dan sedang menjalin kontrak kerjasama dengan Distributor Y untuk membawa produk anda ke Negara B. Anda tentunya mendiskusikan hal-hal pokok dengan Distributor Y – misalnya, hubungan mereka dengan para retailer, kemampuannya untuk menyediakan dukungan logistik dan penyimpanan, serta kemampuan finansialnya. Saat melakukan negosiasi kontrak dengan calon distributor, anda harus mengetahui syarat pengurusan hak paten di Negara B dan peran Distributor Y dalam membantu anda mengurus paten di luar negeri.</p>
<p style="text-align: justify;">Misalkan  Negara B berada di Amerika Serikat, dan anda telah mendapatkan paten untuk produk anda di AS, maka anda harus mengurus <a href="https://investasi.online/pentingnya-merk-dagang-bagi-umkm-di-tengah-pandemi/" target="_blank" rel="noopener" data-wpel-link="internal">merk dagang</a> produk anda untuk mendapatkan perlindungan penuh dari kerusakan akibat pelanggaran. Artinya, jika hak paten anda dilanggar, anda bisa memulihkan kerugian moneter hingga periode maksimum, yakni 6 tahun sebelum tanggal anda menemukan pelanggaran itu.</p>
<h5 style="text-align: justify;"><u>Kapan Anda Membutuhkan Lisensi Ekspor Luar Negeri</u></h5>
<p style="text-align: justify;">Urusan hak kekayaan intelektual di era modern juga berkaitan dengan kebutuhan lisensi ekspor, karena besar kemungkinan anda akan melakukan pengiriman internasional. Lisensi ekspor adalah kuasa resmi dari pemerintah untuk melakukan transaksi ekspor tertentu (termasuk ekspor teknologi). Anda mungkin memerlukan lisensi ekspor luar negeri jika berhadapan dengan beberapa kondisi berikut:</p>
<ul style="text-align: justify;">
<li>Anda memiliki anak perusahaan di luar negeri yang bergerak di bidang riset dan pengembangan;</li>
<li>Anda memiliki fasilitas manufaktur di luar negeri;</li>
<li>Anda menjalin kerjasama di bidang riset dan pengembangan dengan sebuah perusahaan atau organisasi yang berasal dari luar negeri.</li>
</ul>
<p style="text-align: justify;">Lisensi ekspor tidak dibutuhkan untuk semua jenis produk, namun hanya berlaku pada teknologi tertentu, termasuk teknologi di bidang navigasi, keamanan informasi, telekomunikasi, dan alat-alat elektronik khusus.</p>
<p style="text-align: justify;">Kita ambil satu contoh di mana lisensi ekspor mungkin dibutuhkan: sebuah perusahaan laser asing  yang memiliki anak perusahaan di AS sedang mengembangkan tipe laser baru dan berencana mengirimkan spesifikasinya ke perusahaan induk di luar negeri. Tergantung situasinya, anak perusahaan tersebut mungkin perlu mengurus izin atau lisensi ekspor dari lembaga pemerintah yang berwenang di AS.</p>
<h5 style="text-align: justify;"><u>Platform E-Commerce adalah Kunci untuk Pengurusan Brand Global</u></h5>
<p style="text-align: justify;">Jika perusahaan anda memproduksi barang-barang konsumen, anda perlu memperhatikan platform-platform e-commerce yang ada, terutama pemain-pemain utama seperti Amazon dan eBay. Pada dasarnya, jika perusahaan anda membuat sesuatu yang bisa dijual di Amazon, maka barang-barang anda bisa dijual di seluruh marketplace online. Oleh sebab itu, anda perlu memantai semua platform ini secara teratur.</p>
<p style="text-align: justify;">Karena penjualan di <a href="https://investasi.online/cara-mendapatkan-uang-dari-internet-tanpa-modal/" target="_blank" rel="noopener" data-wpel-link="internal">internet</a> saat ini sama dengan penjualan global, anda juga perlu memberikan perhatian terhadap platform yang ada di negara lain. Di antaranya adalah Alibaba, Pinduoduo,  dan Meituan, yang semuanya berbasis di China. Jika anda barang-barang anda dijual di situs-situs e-commerce asing, anda juga harus mengetahui prosedur yang berlaku di sana. Prosedur tersebut biasanya berbeda antar platform, dan pemilik sebuah hak kekayaan intelektual bisa mengajukan permohonan internal untuk menghapus setiap listing yang anda yakini sebagai pelanggaran hak intelektual anda.</p>
<p style="text-align: justify;">Tentunya, anda membutuhkan sebuah hak kekayaan intelektual terdaftar agar bisa mengajukan permohonan penghapusan produk anda di platform e-commerce asing. Jika platform tersebut berbasis di luar negeri, anda mungkin juga harus mendaftarkan hak kekayaan intelektual di luar negeri. Berita baiknya adalah anda tidak memerlukan paten untuk mengajukan permohonan penghapusan (<em>take-down</em>) di situs-situs tersebut. Biasanya, merk dagang dan hak cipta bisa digunakan untuk meminta penghapusan listing, sepanjang anda bisa menunjukkan bahwa merk dagang dan hak cipta itu mencakup produk yang dijual di <a href="https://investasi.online/bisnis-e-commerce-dan-masa-depan-perusahaan-retail/" target="_blank" rel="noopener" data-wpel-link="internal">e-commerce</a> asing.</p>
<p style="text-align: justify;">Namun, perlu diingat bahwa menghapus listing hanyalah upaya perbaikan sementara. Meskipun para penjual nakal itu diberi sanksi oleh platform, mereka masih bisa membuat akun baru dan menjual kembali produk yang melanggar tersebut. Jadi, perlu bagi anda untuk memantau marketplace tersebut secara teratur.</p>
<p>The post <a href="https://investasi.online/hak-kekayaan-intelektual-di-tengah-maraknya-platform-e-commerce/" data-wpel-link="internal">Hak Kekayaan Intelektual di Tengah Maraknya Platform e-Commerce</a> appeared first on <a href="https://investasi.online" data-wpel-link="internal">Investasi Online</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://investasi.online/hak-kekayaan-intelektual-di-tengah-maraknya-platform-e-commerce/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Evaluasi Bisnis Akhir Tahun dan Sistem Perhitungan Gaji – Part 2</title>
		<link>https://investasi.online/evaluasi-bisnis-akhir-tahun-dan-sistem-perhitungan-gaji-part-2/</link>
					<comments>https://investasi.online/evaluasi-bisnis-akhir-tahun-dan-sistem-perhitungan-gaji-part-2/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Hendri Wijaya]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 26 Dec 2022 17:00:16 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Edukasi]]></category>
		<category><![CDATA[manajemen bisnis]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://investasi.online/?p=18861</guid>

					<description><![CDATA[<p>Pada post sebelumnya, dibahas beberapa alasan mengapa sistem perhitungan gaji mesti menjadi bagian dari evaluasi bisnis akhir tahun ini. Jika saat ini perusahaan anda masih menggunakan sistem perhitungan manual, maka <a href="https://investasi.online/evaluasi-bisnis-akhir-tahun-dan-sistem-perhitungan-gaji-part-2/" data-wpel-link="internal">....</a></p>
<p>The post <a href="https://investasi.online/evaluasi-bisnis-akhir-tahun-dan-sistem-perhitungan-gaji-part-2/" data-wpel-link="internal">Evaluasi Bisnis Akhir Tahun dan Sistem Perhitungan Gaji – Part 2</a> appeared first on <a href="https://investasi.online" data-wpel-link="internal">Investasi Online</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Pada post sebelumnya, dibahas beberapa alasan mengapa <a href="https://investasi.online/evaluasi-bisnis-akhir-tahun-dan-sistem-perhitungan-gaji-part-1/" target="_blank" rel="noopener" data-wpel-link="internal">sistem perhitungan gaji</a> mesti menjadi bagian dari evaluasi bisnis akhir tahun ini. Jika saat ini perusahaan anda masih menggunakan sistem perhitungan manual, maka tahun depan adalah waktu yang ideal untuk melakukan perbaikan. Perhitungan manual sangat rentan dengan kesalahan, yang berakibat pada keterlambatan dan bahkan sanksi atau denda, yang muncul jika kekeliran penghitungan gaji berimbas pada kekeliruan penghitungan pajak. Masalahnya akan semakin rumit, bukan?</p>
<p style="text-align: justify;"><img loading="lazy" decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-18862" src="https://investasi.online/wp-content/uploads/2022/12/evaluasi-bisnis-akhir-tahun-2.jpg" alt="evaluasi bisnis akhir tahun 2" width="500" height="373" srcset="https://investasi.online/wp-content/uploads/2022/12/evaluasi-bisnis-akhir-tahun-2.jpg 500w, https://investasi.online/wp-content/uploads/2022/12/evaluasi-bisnis-akhir-tahun-2-300x224.jpg 300w" sizes="(max-width: 500px) 100vw, 500px" /></p>
<h3 style="text-align: justify;"><strong>Evaluasi Bisnis Akhir Tahun: Siapa Yang Membutuhkannya?</strong></h3>
<p style="text-align: justify;">Sekali lagi, evaluasi bisnis diperlukan setiap perusahaan di akhir tahun. Namun, jika sistem perhitungan gaji selama ini belum mendapat perhatian khusus, maka mulailah tahun ini. Ada beberapa alasan lagi mengapa anda harus memfokuskan evaluasi bisnis akhir tahun ini ke aspek penggajian.</p>
<h5 style="text-align: justify;"><u>Anda Belum Menggunakan Otomatis dalam Perhitungan Gaji</u></h5>
<p style="text-align: justify;">Banyak pekerjaan terkait perhitungan gaji sebenarnya sama dan berulang dari bulan ke bulan. Lalu, apa salahnya jika pekerjaan berulang ini diselesaikan dengan aplikasi otomatis? Jika anda belum menggunakan aplikasi semacam ini, maka inilah saatnya anda melihat apakah pekerjaan berulang itu masih dikerjakan manual. Otomatisasi sistem perhitungan gaji bisa memperingkas pekerjaan anda, misalnya mempermudah penghitungan pajak dan <a href="https://investasi.online/kesalahan-yang-mesti-dihindari-saat-mengelola-sistem-gaji-karyawan-part-1/" target="_blank" rel="noopener" data-wpel-link="internal">gaji karyawan</a>.</p>
<p style="text-align: justify;">Namun, perlu diketahui bahwa otomatisasi sistem perhitungan gaji tidak berarti sistem auto-pilot secara penuh. Jika anda menginput data tidak benar, maka hasilnya juga tidak benar. Namun, jika informasi yang anda masukkan sudah benar dan diklarifikasi, maka pekerjaan anda akan jauh lebih ringan dengan bantuan otomatisasi ini.</p>
<h5 style="text-align: justify;"><u>Anda Belum Menggunakan Sistem Setor Langsung (Direct Deposit)</u></h5>
<p style="text-align: justify;">Tidak ada yang lebih gila dan repot dibanding mengganti cek gaji karyawan yang hilang. Jika proses perhitungan gaji anda belum mengadopsi sistem setor langsung, atau sistem pembayaran otomatis ke rekening karyawan, maka anda akan mengalami banyak masalah. Misalnya, cek kertas berpotensi hilang, salah cetak, atau mudah rusak, saat anda mencetak atau saat terkena cairan.  Sistem setor langsung bisa mencegah permasalahan seperti ini. Masukkan gaji karyawan langsung ke rekening bank milik mereka. Cara ini lebih aman, lebih nyaman untuk semua, dan pekerjaan anda lebih ringan.</p>
<h5 style="text-align: justify;"><u>Kesalahan Data Karyawan Masih Sering Ditemukan</u></h5>
<p style="text-align: justify;">Jika permasalahan data karyawan masih sering terjadi di perusahaan anda, maka evaluasi bisnis akhir tahun inilah momen untuk mengoreksinya. Sekali lagi, proses perhitungan gaji akan betul, jika informasi yang dimasukkan ke dalam sistem juga betul. Masalahnya adalah, kerap terjadi kesalahan pada data karyawan. Aturan pajak, tarif lembur, jam kerja, dan sejenisnya kerap berubah. Kesalahan adalah hasil akhir dari berbagai kekeliruan yang mungkin terjadi, misalnya:</p>
<ul style="text-align: justify;">
<li>Format pajak keliru</li>
<li>Pengelompokan karyawan keliru</li>
<li>Perubahan tarif pajak</li>
<li>Perubahan jam kerja</li>
<li>Perhitungan jam lembur, dsb</li>
</ul>
<p style="text-align: justify;">Anda tentu lebih tahu dari siapapun kondisi sistem perhitungan gaji di perusahaan anda. Jika anda masih mengalami masalah terkait data pegawai, maka bisa jadi sistemnya lah yang mesti diperbaiki.</p>
<h4 style="text-align: justify;"><strong>Fitur Sistem Penggajian Yang Dibutuhkan</strong></h4>
<p style="text-align: justify;">Dalam evaluasi bisnis akhir tahun, anda tidak hanya mengambil keputusan apakah akan memperbaiki atau mengganti sistem penggajian, namun juga menentukan pilihan aplikasi mana yang paling cocok untuk perusahaan anda. Anda membutuhkan sesuatu yang bisa memenuhi kebutuhan perusahaan dan bisa menghemat waktu dan uang. Harapannya, semua permasalahan yang memicu sakit kepala terkait perhitungan gaji bisa diselesaikan, bukan?</p>
<p style="text-align: justify;">Lalu, seperti apa sistem penggajian yang bagus? Satu hal yang terlintas dalam fikiran kita pastinya: fitur, fitur, dan fitur. Payroll software atau software penggajian yang anda gunakan mestinya memiliki beberapa fitur berikut:</p>
<ul style="text-align: justify;">
<li>Setup mudah. Anda tentunya menginginkan sebuah sistem payroll yang mudah diinstal. Tidak ada alasan untuk memboroskan waktu dengan sistem yang rumit dan memicu sakit kepala baru di awal tahun depan.</li>
<li>Perhitungan dan penyetiran pajak lebih akurat. Sistem payroll yang benar akan mempermudah anda menghitung dan menyetor pajak. Lebih baik lagi, sistem tersebut menyajikan perhitungan akurat. Artinya, tidak ada lagi keruwetan dan kepanikan, ketika anda membaca artikel tentang perubahan tarif pajak, misalnya. Carilah software yang bisa mengatasi masalah perhitungan pajak, dan bisa update tarif pajak secara otomatis.</li>
<li>Otomatisasi Terintegrasi. Apakah anda mengumpulkan laporan jam kerja, mengerjakan dokumen karyawan, dan mencatat kompensasi karyawan secara manual dari tahun 2022? Dengan software payroll, anda bisa mengintegrasikan waktu dan kehadiran, sehingga anda tidak perlu memburu karyawan untuk mendapatkan informasi jam kerja mereka. Karyawan bisa menelusuri jam kerja mereka, dan perhitungan gaji mereka juga diupdate otomatis.</li>
<li><em>Self-service</em> bagi karyawan. Dengan sistem <em>self-service</em>, karyawan bisa mengubah data pribadi, melihat data tunjangan, kartu kendali jam kerja, dan mencetak sendiri informasi gaji mereka. Sistem ini sangat cocok untuk menjaga informasi karyawan tetap terupdate.</li>
<li>Dukungan Konsumen. Customer support sangat penting untuk proses perhitungan gaji yang baru. Pastikan bahwa sistem yang anda pilih didukung dengan layanan konsumen yang memuaskan, ada tempat bertanya jika ada sesuatu yang meragukan atau jika anda mengalami masalah. Customer support mestinya mudah diakses. Carilah provider yang menyediakan layanan konsumen secara gratis, dan memiliki review yang sangat baik dari konsumennya.</li>
</ul>
<p style="text-align: justify;">Terakhir, harga juga menjadi perhitungan, meskipun harga semestinya menjadi aspek terakhir yang anda pertimbangkan saat memiliki aplikasi payroll sebagai bagian dari evaluasi bisnis akhir tahun.</p>
<p>The post <a href="https://investasi.online/evaluasi-bisnis-akhir-tahun-dan-sistem-perhitungan-gaji-part-2/" data-wpel-link="internal">Evaluasi Bisnis Akhir Tahun dan Sistem Perhitungan Gaji – Part 2</a> appeared first on <a href="https://investasi.online" data-wpel-link="internal">Investasi Online</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://investasi.online/evaluasi-bisnis-akhir-tahun-dan-sistem-perhitungan-gaji-part-2/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
