Tips Investasi Saham Aman Bagi Pemula

Selama dua tahun terakhir, kampanye nabung saham makin viral. Namun, masih banyak orang yang bertanya-tanya, apakah investasi saham aman? apakah pemula bisa menanamkan dana dengan tenang tanpa harus takut rugi karena risiko macam-macam? Tentu bisa.

Tips Investasi Saham Aman

Kunci untuk investasi saham aman sebenarnya sangat mudah: Anda harus memahami dimana Anda menanamkan dana. Ini artinya, Anda harus giat mempelajari berbagai seluk beluk mengenai saham, baik dari segi teoritis maupun praktis. Selain itu, Anda juga tidak boleh malas menyelidiki fundamental perusahaan penerbit saham (emiten) yang Anda beli. Jika Anda hanya asal setor dana tanpa tahu apa-apa mengenai latar belakang saham, maka itu tak ada bedanya dengan beli kucing dalam karung.

Untuk lebih mudahnya, Anda yang masih berstatus sebagai pemula di dunia saham perlu memastikan lima hal berikut ini agar investasi saham aman:

  1. Pastikan investasi saham hanya di pialang (perusahaan sekuritas/broker) yang legal dan berijin. Sebagaimana dalam bisnis lainnya, penipu dalam bisnis saham pun banyak. Oleh karenanya, Anda perlu berhati-hati memilih pialang.
  2. Investasi saham sebaiknya mulai dari sedikit demi sedikit, bukan langsung besar. Investasi bisa ditambahkan secara bertahap setelah pemahaman dan wawasan Anda mengenai saham berkembang.
  3. Selidiki kondisi keuangan dan struktur manajemen perusahaan yang sahamnya akan Anda beli. Hindari investasi saham pada perusahaan-perusahaan yang produknya tidak jelas (belum pernah Anda dengar namanya), tak pernah membagi dividen, atau memiliki harga saham tepat pada batas bawah pasar modal (saham gocap).
  4. Jangan terburu-buru untuk Take Profit maupun Cut Loss. Investor pemula seringkali menanggung rugi besar karena langsung Cut Loss begitu harga turun sedikit, dan Take Profit terlalu dini saat harga baru naik sedikit. Padahal, transaksi jual-beli saham itu dikenai fee. Alangkah ruginya bila keuntungan tak seberapa, dipotong fee pula. Agar tak merugi, pertahankan saham hingga mencapai potensi optimalnya.
  5. Pelajari tiga jenis analisa saham: analisa fundamental, analisa teknikal, dan bandarmologi. Saat ini sudah banyak website, seminar, video, maupun pelatihan terkait saham yang bisa diikuti, dimanapun Anda berada. Asalkan Anda rajin dan tekun, niscaya kesuksesan dalam berinvestasi bisa dicapai.
Baca Juga:   5 Emiten Migas yang Layak Diperhatikan Trader Saham

Tagged With :

Tinggalkan sebuah Komentar