Tips Investasi Aman Melalui Aplikasi Trading Mobile

Investasi via aplikasi trading mobile semakin populer dalam dua tahun terakhir, karena menawarkan kemudahan investasi dengan modal minimum tanpa kompleksitas prosedural yang panjang. Mulai dari aplikasi trading forex, aplikasi trading saham, aplikasi jual-beli emas, aplikasi investasi reksa dana, aplikasi P2P Lending, dan beragam aplikasi-aplikasi lain.

Semua aplikasi trading mobile itu menyediakan platform untuk menyetorkan dan menarik dana secara online, sekaligus menampilkan pergerakan harga aset investasi secara real-time agar pengguna dapat mengeksekusi jual/beli dengan mudah. Tampilan sudah pasti profesional dan meyakinkan, sehingga orang akan tertarik untuk bergabung dan berinvestasi dengan menggunakan aplikasi tersebut. Akan tetapi, sebenarnya tak semua aplikasi trading mobile itu menyediakan platform investasi yang kredibel dan dapat dipercaya.

Tips Investasi Aman Melalui Aplikasi Trading Mobile

Pada kuartal terakhir tahun 2019, terdapat sebuah iklan aplikasi trading mobile yang viral dengan tajuk “Jutaan orang bahkan tidak menyadari bahwa dirinya bisa menghasilkan 1000 dolar tanpa meninggalkan rumah”. Belakangan terungkap bahwa bintang iklan aplikasi tersebut bukan merupakan seorang trader, melainkan aktor sewaan semata. Pembuat aplikasi trading mobile itu pun merupakan perusahaan investasi ilegal dengan aktivitas utama menawarkan fasilitas trading binary option yang tidak sah di Indonesia. Jadi, bagaimana dengan para penggunanya? Bisa ditebak, sebagian besar diantaranya menderita kerugian.

Agar terhindar dari aplikasi trading mobile yang menjebak seperti itu, ada baiknya Anda memperhatikan beberapa hal berikut:

  1. Jangan mudah percaya pada keterangan (deskripsi) aplikasi mobile di Google PlayStore. Ada baiknya Anda tetap meninjau profil dan latar belakang perusahaan pembuat aplikasi tersebut secara terpisah, untuk memastikan bahwa perusahaannya legal dan terpercaya.
  2. Ketahuilah lembaga regulator apa saja yang berwenang memantau investasi di Indonesia. Diantaranya ada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bappebti. Pastikan aplikasi terkait telah mendapatkan ijin resmi dari salah satu lembaga tersebut.
  3. Pahami seluk beluk aset investasi sebelum mengirimkan dana ke aplikasi tertentu. Carilah review aplikasi tersebut di internet, atau artikel-artikel terkait aset investasi yang dipromosikannya.
  4. Jangan mudah tergiur bonus atau janji keuntungan berlipat ganda yang ditampilkan oleh aplikasi. Perlu diketahui, aplikasi trading mobile merupakan perantara atau alat untuk berinvestasi saja. Bagaimana mungkin sebuah alat akan menjamin perolehan keuntungan!? Untung atau rugi tetap ditentukan oleh keputusan trading Anda sendiri.
Baca Juga:   Aplikasi Reksa Dana Ajaib dan Tanam Duit, Lebih Baik Mana?

Demikianlah empat hal yang perlu diperhatikan agar Anda bisa investasi aman melalui aplikasi trading mobile. Keempat hal ini memang tidak bisa menjamin Anda pasti profit dan bebas loss (ingat, profitabilitas ditentukan oleh keputusan trading Anda sendiri).  Namun, keempat point tersebut akan menghindarkan Anda dari aplikasi tipu-tipu yang bertujuan untuk mencuri uang Anda saja tanpa memberikan imbal hasil semestinya.

Tagged With :

Leave a Comment