Teknologi Real Estate untuk Memudahkan Anda Membeli Rumah

Industri real estate sangat luas dan kompleks. Akibatnya, para pelaku di dalamnya mudah mengalami frustrasi. Namun, peluang untuk perbaikan dari waktu ke waktu tidak kalah banyaknya, termasuk dari aspek teknologi. Teknologi real estate mulai banyak dikembangkan untuk membuat segala sesuatunya menjadi lebih sederhana dan ringkas.  Salah satu aspek yang menjadi target inovasi di bidang teknologi informasi adalah proses pembelian rumah.

Orang-orang yang ingin membeli rumah untuk pertama kalinya kerap kali dihadapkan pada banyak tantangan. Oleh sebab itu, hadirnya teknologi real estate memberikan peluang untuk menghemat waktu maupun uang dalam melalui proses yang panjang dan memusingkan tersebut. Sejumlah survei online menemukan bahwa kebanyakan orang mengalami masa-masa yang menegangkan saat mencari rumah.

teknologi real estate

teknologi real estate

Teknologi Real Estate Untuk Membeli Rumah: 3 Inovasi

Sejumlah teknologi yang kreatif dan inovatif telah muncul menawarkan solusi terhadap proses pembelian rumah yang panjang dan memicu stress. Berikut adalah beberapa opsinya:

Pinjaman Digital

Ternyata, kehadiran teknologi finansial (FinTech) telah banyak berpengaruh terhadap industri real estate. Dengan teknologi keuangan saat ini, proses pinjam dengan sistem gadai menjadi lebih sederhana dengan layanan pinjaman digital (digital lending). Solusi digital ini bisa menjadi salah satu cara paling penting untuk mengatasi masalah yang paling kerap dialami pembeli rumah.

Perusahaan-perusahaan berbasis FinTech berupaya keras untuk menyederhanakan layanan pinjaman online. Pemohon tidak lagi harus melalui prses yang panjang. Mereka hanya perlu meng-upload dokumen-dokumen penting dari mana saja dan kapan saja. Pengecekan status kredit dilakukan secara terpadu. Hasilnya, proses pengajuan pinjaman secara online menjadi lebih efisiensi dan nyaman bagi konsumen.

Asuransi Pemilik Rumah

Inovasi teknologi real estate berikutnya adalah kerjasama antara perusahaan asuransi dengan perusahaan FinTech untuk mengkonsolidasikan hal-hal lain yang terkait dengan proses pembelian rumah. Di antaranya adalah asuransi pemilik rumah yang sudah melekat dengan proses pembelian. Kerjasama semacam ini diharapkan dapat meminimalisir potensi kesalahan pada formulir pendaftaran, tidak perlu lagi adanya transfer informasi, automatisasi data, dan sebagainya.

Baca Juga:   Lebih Menguntungkan Mana Beli Properti (Rumah/Apartemen) Secara KPR atau CASH ?

Sebagai seorang pembeli rumah atau sebagai seorang agen real estate, anda tentu bisa membayangkan manfaatnya jika hanya bekerja sama dengan satu perusahaan untuk beberapa layanan sekaligus. Anda tidak hanya mendapatkan kredit rumah, namun sudah termasuk asuransinya. Sejumlah perusahaan asuransi dan perusahaan FinTech saat ini sudah menuju pada proses layanan terintegrasi ini.

IBuying

Ini adalah topik teranyar dalam industri real estate, terutama saat perusahaan besar seperti Zillow memasuki arena persaingan. Meskipun pangsa pasar iBuyer masih relatif kecil dibanding total transaksi sektor perumahan, sebenarnya layanan ini jauh lebih sederhana. Jika anda sedang membeli, menjual, atau bekerja di sektor yang sudah dimasuki iBuying, anda akan merasakan manfaatnya, antara lain:

  • Tour online. Layanan iBuying diperkenalkan pertama kali pada bulan Maret tahun ini. Zillow sendiri menawarkan layanan tour iBuyer melalui sebuah aplikasi yang diberi nama “Tour it Now.”
  • Proses pembelian rumah tidak lagi membutuhkan agen. Konsumen juga tidak perlu membuat janji terlebih dahulu. Teknologi real estate ini digemari oleh konsumen yang alergi dengan struktur konvensional. Anda yang tidak suka dengan urusan seperti mengatur jadwal, re-schedule jadwal, atau percakapan dengan agen real estate, maka iBuying hadir sebagai solusinya. Teknologi ini menjawab persoalan yang dialami banyak konsumen sebelumnya. Bahkan di dunia modern, pembeli rumah masih harus berurusan dengan agen real estate yang berusaha sekuat mungkin untuk meyakinkan anda untuk membeli. Jadi, iBuying adalah solusinya.
  • Memudahkan pengambilan keputusan. Menurut para ahli, proses pengambilan keputusan separuhnya adalah ilmu dan separuh lagi adalah hati. Jadi, ketika seseorang mengambil keputusan, maka ia akan menggunakan data sebagai bahan pertimbangan, dan sisanya sudah menjadi ranahnya hati. Di iBuying, harga ditetapkan secara digital menggunakan data, probabilitas, dan masukan-masukan yang bersifat tetap.
Baca Juga:   Tips Cara Memilih dan Membeli Tanah untuk Investasi yang Menguntungkan

Teknologi Real Estate Untuk Membeli Rumah: Kesimpulan

Bagi anda yang baru membeli rumah untuk pertama kali, atau untuk yang kesekian kalinya, tetap ada tantangan yang dihadapi. Namun, solusi yang ditawarkan oleh teknologi real estate di atas cukup membantu bagi pelaku usaha di bidang real estate, sehingga mereka bisa menggunakan pendekatan yang berbeda dan lebih sederhana.

Di masa lalu, pembeli rumah memiliki informasi yang sangat terbatas sebagai bahan pengambilan keputusan. Sepertinya, begitulah industri real estate dibentuk. Akibatnya, konsumen kerap menjadi ‘permainan’ bagi para agen real estate, karena mereka tidak memiliki teman untuk berbagi informasi.

Penyederhanaan adalah sebuah kebutuhan, dan hal ini telah menjadi pendorong yang luar biasa bagi para pelaku bisnis di tahun 2019. Dengan teknologi real estate, proses membeli rumah menjadi lebih sederhana dan singkat. Pembeli bisa mendapatkan pinjaman online dengan persyaratan yang lebih mudah, mendapatkan asuransi sekaligus, serta tidak lagi bergantung kepada agen real estate.

Tagged With :

Leave a Comment