<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>edukasi | Investasi Online</title>
	<atom:link href="https://investasi.online/tag/edukasi/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link></link>
	<description>Portal Edukasi Investasi</description>
	<lastBuildDate>Fri, 25 Feb 2022 12:46:07 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.5.8</generator>
	<item>
		<title>Membuka Usaha Baru: Solusi di Tengah Krisis Akibat Pandemi?</title>
		<link>https://investasi.online/membuka-usaha-baru-solusi-di-tengah-krisis-akibat-pandemi/</link>
					<comments>https://investasi.online/membuka-usaha-baru-solusi-di-tengah-krisis-akibat-pandemi/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Hendri Wijaya]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 04 Dec 2020 16:03:47 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Cara Memulai Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[edukasi]]></category>
		<category><![CDATA[edukasi bisnis]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://investasi.online/?p=10031</guid>

					<description><![CDATA[<p>Mungkin terdengar kontraintuitif, namun sesungguhnya inilah salah satu waktu terbaik untuk berinvestasi dan membuat perubahan dalam hidup anda dengan menjadi seorang pemilik usaha. Jika anda termasuk salah satu karyawan yang <a href="https://investasi.online/membuka-usaha-baru-solusi-di-tengah-krisis-akibat-pandemi/" data-wpel-link="internal">....</a></p>
<p>The post <a href="https://investasi.online/membuka-usaha-baru-solusi-di-tengah-krisis-akibat-pandemi/" data-wpel-link="internal">Membuka Usaha Baru: Solusi di Tengah Krisis Akibat Pandemi?</a> appeared first on <a href="https://investasi.online" data-wpel-link="internal">Investasi Online</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Mungkin terdengar kontraintuitif, namun sesungguhnya inilah salah satu waktu terbaik untuk berinvestasi dan membuat perubahan dalam hidup anda dengan menjadi seorang pemilik usaha. Jika anda termasuk salah satu <a href="https://investasi.online/jenis-usaha-sampingan-karyawan-dengan-modal-kecil/" target="_blank" rel="noopener" data-wpel-link="internal">karyawan</a> yang terpaksa pensiun dini atau diberhentikan, sebelum menjadi pekerjaan baru, mengapa tidak mencoba melihat peluang untuk <strong>membuka usaha baru</strong> dan ‘menulis bab baru’ dalam kehidupan anda.</p>
<p style="text-align: justify;">Pandemi covid-19 memaksa pada pekerja untuk mengevaluasi kembali kemana arah karir mereka. Mungkin, karir anda sekarang tidak seperti yang dibayangkan sebelumnya. Mungkin anda juga merasa bakat dan keahlian anda terbuang sia-sisa, sedangkan anda semakin frustrasi dari hari ke hari. Mungkin, inilah waktu yang tepat untuk membuat keputusan untuk mengendalikan nasib sendiri. Ya, mungkin inilah saatnya menjadi boss untuk diri sendiri.</p>
<p style="text-align: justify;"><img fetchpriority="high" decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-10032" src="https://investasi.online/wp-content/uploads/2020/12/membuka-usaha-baru.jpg" alt="membuka usaha baru" width="500" height="400" srcset="https://investasi.online/wp-content/uploads/2020/12/membuka-usaha-baru.jpg 500w, https://investasi.online/wp-content/uploads/2020/12/membuka-usaha-baru-300x240.jpg 300w" sizes="(max-width: 500px) 100vw, 500px" /></p>
<h3 style="text-align: justify;"><strong>Membuka Usaha Baru di Tengah Pandemi? Mengapa?</strong></h3>
<p style="text-align: justify;">Ada banyak kemungkinan yang anda alami di tengah pandemi covid-19 yang dipenuhi ketidakpastian. Berikut adalah sejumlah alasan mengapa anda mesti mempertimbangkan untuk membuka usaha baru saat ini:</p>
<h5 style="text-align: justify;"><u>Anda Telah Mengevaluasi Kembali Kehidupan Anda</u></h5>
<p style="text-align: justify;">Jika anda sedang memikirkan kembali arah kehidupan anda, benar, ini adalah suatu tanda bahwa sudah saatnya anda membuka usaha baru. Bisa jadi, pandemi covid-19 semakin membuat anda yakin bahwa kehidupan pribadi dan pekerjaan anda di masa lalu tidak seimbang, atau, bahwa karir anda belum begitu memuaskan, atau, bahwa anda ingin menciptakan sesuatu yang berbeda dalam kehidupan pribadi maupun masyarakat. Jika anda sedang berjuang untuk mencari arti hidup yang sesungguhnya, beralih karir mungkin menjadi salah satu jawabannya.</p>
<h5 style="text-align: justify;"><u>Anda Sudah Lama Ingin Mengganti Jalur Karir</u></h5>
<p style="text-align: justify;">Salah satu sinyal bahwa anda perlu menyusuri jalan yang berbeda menuju sukses adalah jika anda memang pernah berfikir untuk beralih karir. Pandemi covid-19 bisa jadi memberikan dorongan bagi anda untuk berusaha mengendalikan nasib sendiri, karena berbagai alasan. Mungkin anda merasa berganti karir sebagai suatu keharusan atau karena anda merasa tidak bahagia. Manfaatkan situasi ini dan salurkan bakat anda dengan menekuni karir yang baru.</p>
<h5 style="text-align: justify;"><u>Situasi pekerjaan anda saat ini nyaris terlihat seperti pensiun</u></h5>
<p style="text-align: justify;">Mungkin terdengar miris, bukan? Kenyataannya, memang ada yang merasa begitu.  Mungkin anda sudah <a href="https://investasi.online/trik-agar-menabung-di-bank-jadi-lebih-menguntungkan/" target="_blank" rel="noopener" data-wpel-link="internal">menabung</a> untuk pensiun nanti, namun anda tidak optimis kalau bisa melakukannya dalam waktu dekat. Akibat pandemi, banyak perusahaan yang menawarkan pensiun dini bagi karyawannya. Jika anda ingin pensiun dini, waktunya memanfaatkan <a href="https://investasi.online/berapa-besar-tabungan-bulanan-ideal-agar-pensiun-nyaman/" target="_blank" rel="noopener" data-wpel-link="internal">tabungan pensiun</a> atau dana tunjangan pensiun dini untuk membuka usaha baru. Rencana ini mungkin jauh lebih baik dibanding anda bertahan dengan karir yang tidak jelas masa depannya.</p>
<p style="text-align: justify;">Menjalankan bisnis bukan pekerjaan mudah. Itu pasti. Namun, keuntungannya banyak. Anda bisa menciptakan lebih banyak potensi untuk diri dan keluarga berdasarkan keahlian dan bakat sendiri. Anda bisa keluar dari zona nyaman dan masuk ke zoba kesuksesan sebagai pengusaha.</p>
<h5 style="text-align: justify;"><u>Komunitas Bisnis Kaya Akan Ide-Ide Baru dan Kewirausahaan</u></h5>
<p style="text-align: justify;">Meskipun pandemi masih berlangsung dan banyak perusahaan yang menderita karena masalah finansial, banyak yang mencoba membuka usaha baru. Mereka menyewa gedung perkantoran yang kosong, mempekerjakan karyawan setempat, dan membangun komunitas secara bersama-sama. Masa-masa sulit dapat mendorong munculnya ide-ide dan solusi inovatif yang menjadi inspirasi bagi orang lain. Pada akhirnya, anda bisa membuka usaha baru yang sudah lama anda impikan.</p>
<h4 style="text-align: justify;"><strong>Apa Yang Mesti Dipertimbangkan untuk Membuka Usaha Baru?</strong></h4>
<p style="text-align: justify;">Ada begitu banyak alasan untuk membuka usaha baru saat ini, namun anda harus bertanya kepada diri sendiri hal-hal seperti berikut:</p>
<ul style="text-align: justify;">
<li><em>Apakah anda siap menghadapi tantangan baru? </em></li>
<li><em>Apakah anda siap untuk bekerja lebih keras daripada sebelumnya?</em></li>
<li><em>Apakah anda akan menjalankan usaha paruh-waktu, bekerja penuh 24 jam, atau merekrut seseorang untuk menjalankan usaha tersebut?</em></li>
<li><em>Apakah anda ingin menjalankan usaha perorangan yang anda kelola sendiri?</em></li>
</ul>
<p style="text-align: justify;">Jujurlah pada diri sendiri dan putuskan apakah anda benar-benar siap untuk menekuni usaha baru. Jenis usaha yang anda pilih akan mempengaruhi tingkat keterlibatan anda dalam menjalankannya. Demikian juga tingkat <a href="https://investasi.online/pilihan-investasi-untuk-pemula-dengan-modal-kecil/" target="_blank" rel="noopener" data-wpel-link="internal">investasi</a> yang diperlukan.</p>
<p style="text-align: justify;">Orang yang memiliki jiwa kewirausahaan yang kuat mungkin memilih membeli <a href="https://investasi.online/tips-memulai-bisnis-waralaba/" target="_blank" rel="noopener" data-wpel-link="internal">usaha waralaba</a>, di mana mereka masih bisa menjadi boss-nya. Namun, mereka bisa mendapatkan keuntungan berupa stabilitas, nama atau <em>brand</em>, pengakuan, reputasi, dan dukungan <em>franchisor</em> di awal pendirian. Keberhasilan dalam usaha apapun tergantung kepada keyakinan atas kemampuan, keahlian komunikasi yang kuat, kemauan untuk menyusun rencana dan menjalankannya, dukungan dari keluarga, sifat fleksiel dan terbuka untuk membuat perubahan, serta kemampuan beradaptasi.</p>
<p style="text-align: justify;">Lalu, bagaimana anda menemukan jenis usaha yang paling cocok? Cobalah minta pertimbangan dari penasehat ahli, mantan CEO, atau mantan manajer yang anda kenal. Jika anda merasa bahwa waralaba (<em>franchise</em>) cocok untuk anda, cobalah menghubungi beberapa pemilik franchise atau situs khusus yang menyediakan informasi tentang <a href="https://investasi.online/6-peluang-usaha-franchise-dari-rumah-di-tengah-pandemi/" target="_blank" rel="noopener" data-wpel-link="internal">peluang usaha franchise</a>. Mungkin, inilah waktunya bagi anda membuka usaha baru, menekuni karir baru, dan menyosong masa depan yang baru.</p>
<p>The post <a href="https://investasi.online/membuka-usaha-baru-solusi-di-tengah-krisis-akibat-pandemi/" data-wpel-link="internal">Membuka Usaha Baru: Solusi di Tengah Krisis Akibat Pandemi?</a> appeared first on <a href="https://investasi.online" data-wpel-link="internal">Investasi Online</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://investasi.online/membuka-usaha-baru-solusi-di-tengah-krisis-akibat-pandemi/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pemulihan Perekonomian Pasca-Pandemi: Di  Mana Peran Wanita?</title>
		<link>https://investasi.online/pemulihan-perekonomian-pasca-pandemi-di-mana-peran-wanita/</link>
					<comments>https://investasi.online/pemulihan-perekonomian-pasca-pandemi-di-mana-peran-wanita/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Hendri Wijaya]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 15 Jul 2020 15:38:43 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Edukasi]]></category>
		<category><![CDATA[edukasi]]></category>
		<category><![CDATA[edukasi bisnis]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://investasi.online/?p=8817</guid>

					<description><![CDATA[<p>Meski kurang mendapat perhatian maupun dukungan, pada kenyataannya para pengusaha wanita memberikan kontribusi yang cukup besar terhadap perekonomian selama pandemi covid-19. Sayangnya, harga yang harus dibayar oleh para pengusaha wanita <a href="https://investasi.online/pemulihan-perekonomian-pasca-pandemi-di-mana-peran-wanita/" data-wpel-link="internal">....</a></p>
<p>The post <a href="https://investasi.online/pemulihan-perekonomian-pasca-pandemi-di-mana-peran-wanita/" data-wpel-link="internal">Pemulihan Perekonomian Pasca-Pandemi: Di  Mana Peran Wanita?</a> appeared first on <a href="https://investasi.online" data-wpel-link="internal">Investasi Online</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Meski kurang mendapat perhatian maupun dukungan, pada kenyataannya para pengusaha wanita memberikan kontribusi yang cukup besar terhadap perekonomian selama pandemi covid-19. Sayangnya, harga yang harus dibayar oleh para <a href="https://investasi.online/4-alternatif-sumber-pembiayaan-bagi-pengusaha-wanita/" target="_blank" rel="noopener" data-wpel-link="internal">pengusaha wanita</a> ini akibat krisis ini justru lebih besar daripada harga yang dibayar para pengusaha pria. Akibatnya, pemulihan perekonomian pasca-pandemi diperkirakan akan semakin sulit.</p>
<p style="text-align: justify;">Sebenarnya, pangsa bisnis yang dimiliki wanita telah menunjukkan kenaikan yang sangat signifikan dalam pilihan tahun. Di Amerika Serikat, pangsa bisnis milik wanita naik dari 4.6% pada Tahun 1972 menjadi 42% pada Tahun 2019. Untungnya, kontribusinya bagi dunia kewirausaha sudah semakin dipahami dan dihargai. Sebuah riset di Amerika Serikat menunjukkan bahwa para pengusaha berperan menggerakkan upaya pemulihan perekonomian pasca-pandemi dan membantu masyarakat bangkit kembali setelah krisis.</p>
<p style="text-align: justify;"><img decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-8818" src="https://investasi.online/wp-content/uploads/2020/07/pemulihan-perekonomian-pasca-pandemi.jpg" alt="pemulihan perekonomian pasca-pandemi" width="500" height="500" srcset="https://investasi.online/wp-content/uploads/2020/07/pemulihan-perekonomian-pasca-pandemi.jpg 500w, https://investasi.online/wp-content/uploads/2020/07/pemulihan-perekonomian-pasca-pandemi-300x300.jpg 300w, https://investasi.online/wp-content/uploads/2020/07/pemulihan-perekonomian-pasca-pandemi-150x150.jpg 150w" sizes="(max-width: 500px) 100vw, 500px" /></p>
<h3 style="text-align: justify;"><strong>Pemulihan Perekonomian Pasca-Pandemi dan Kesetaraan Gender</strong></h3>
<p style="text-align: justify;">Secara alamiah, kejadian-kejadian bencana seperti badai, gempa bumi, banjir, resesi, atau kerusakan akibat pandemi telah mendorong para pengusaha kreatif untuk berkarya. Para pengusaha ini membantu komunitas untuk bertahan dan bangkit setelah kejadian-kejadian buruk itu. Namun, pandemi covid-19 yang terjadi  justru menunjukkan adanya ketidakadilan bagi para pengusaha wanita.</p>
<p style="text-align: justify;">Dalam beberapa tahun terakhir, berbagai upaya untuk mendorong kesetaraan gender sebenarnya sudah mulai membuahkan hasil. Menurut laporan Total Entrepreneurial Activity (TEA) melaporkan bahwa kesenjangan gender di Amerika Serikat sudah berkurang antara tahun 2018 dan 2019. Pada tahun 2018, kesenjangan gender adalah 7.5 banding 10, sedangkan pada Tahun 2019, kesenjangan gender di Amerika Serikat sudah berkurang menjadi 9 banding 10. Dalam penelitiannya, TEA melibatkan orang-orang yang sedang berencana untuk membuka bisnis, sedang dalam proses mendirikan bisnis, dan sudah memulai bisnis dalam 3 tahun terakhir.</p>
<p style="text-align: justify;">Sayangnya, krisis yang disebabkan oleh pandemi covid-19 menyingkap fakta yang cukup mengkhawatirkan. Sekitar 60% dari lapangan kerja yang hilang adalah milik kaum wanita. Tentunya, hal ini mestinya menjadi perhatian banyak pihak. Kewirausahaan di kalangan wanita terbukti sangat berperan selama resesi tahun 2007-2008. Menurut banyak pengamat, kondisinya akan sama pada resesi akibat pandemi ini.  Kaum wanita semakin kesulitan mendapatkan pekerjaan yang berkualitas dan bahkan banyak di antara mereka menjadi pengangguran. Jadi, pilihan terbaik bagi mereka adalah memulai bisnis sendiri.</p>
<h4 style="text-align: justify;"><strong>Peran Wanita dalam Pemulihan Perekonomian Pasca-Pandemi </strong></h4>
<p style="text-align: justify;">Dari beberapa fakta di atas, muncul sebuah pertanyaan tentang bagaimana wanita bisa berkontribusi dalam pemulihan perekonomian pasca-pandemi covid-19. Menurut sejumlah studi yang ada, wanita berpeluang lebih besar meninggalkan pekerjaan mereka karena pertimbangan keluarga. Sebuah survey oleh Syndo, sebuah perusahaan software, ditemukan bahwa 14% wanita mempertimbangkan untuk berhenti bekerja selama pandemi untuk menjaga anak-anaknya. Sebagian lagi memilih menjalankan usaha yang fleksibel dari rumah agar bisa menjaga keluarganya.</p>
<p style="text-align: justify;">Faktanya, usaha-usaha semacam ini lebih banyak dijalankan sebagai <a href="https://investasi.online/peluang-usaha-sampingan-modal-kecil-dari-rumah/" target="_blank" rel="noopener" data-wpel-link="internal">usaha sampingan</a>. Bisnis paruh waktu ini tentunya lebih kecil dibanding bisnis <em>full-time</em>. Ada kemungkinan kalau pendiri (pemiliknya) akan kembali bekerja sebagai karyawan atau pegawai jika kondisi sudah memungkinkan nantinya. Para pengusaha ini mencoba melihat kemungkinan dan peluang pasar yang bisa mereka manfaatkan. Mereka lebih memilih memasuki pasar saat perekonomian sedang baik, bukan ketika perekonomian sedang buruk.</p>
<p style="text-align: justify;">Saat krisis seperti saat ini, <a href="https://investasi.online/analisis-peluang-usaha-sangat-penting-sebelum-memulai-bisnis/" target="_blank" rel="noopener" data-wpel-link="internal">peluang usaha</a> tetaplah ada. Ketakutan akan kegagalan membuat wanita cenderung menahan diri untuk tidak membuka usaha dibanding kaum pria. Bisa jadi, mereka tidak memiliki Plan A atau Plan B, dan seterusnya, yang bisa dijalankan jika rencana awal bisnis tidak berjalan dengan baik.</p>
<h4 style="text-align: justify;"><strong>Dukungan Pemerintah bagi Pengusaha Wanita</strong></h4>
<p style="text-align: justify;">Kurangnya dukungan dan apresiasi terhadap para pengusaha wanita dalam upaya pemulihan perekonomian pasca-pandemi bukannya tidak disadari pemerintah. Di Amerika Serikat, sebenarnya sudah muncul indikasi kalau pemerintah pusat, negara bagian, maupun pemerintah daerah serta perusahaan-perusahaan besar sedang mencoba membantu <a href="https://investasi.online/nasib-usaha-kecil-dan-menengah-di-tengah-pandemi-covid-19/" target="_blank" rel="noopener" data-wpel-link="internal">usaha kecil dan menengah</a> untuk bangkit kembali. Salah satu upayanya adalah dengan memberikan bantuan dan pinjaman bunga rendah.</p>
<p style="text-align: justify;">Tentunya, itu semua belumlah cukup untuk memulihkan perekonomian. Padahal, studi menunjukkan kalau usaha-usaha yang dijalankan kaum wanita akan berkembang baik jika ada dukungan kebijakan dari pemerintah, infrastruktur legal dan komersil yang memadai, serta budaya normatif yang berpihak kepada dunia usaha. Umumnya, pemeirntah sangat lemah dalam hal program kewirausahaan, transfer riset dan teknologi, kebijakan pemerintah yang relevan, serta kemudahan pasar. Padahal, di sektor-sektor inilah pemerintah dapat berperan paling besar dalam mendukung sektor wirausaha yang digawangi kaum wanita.</p>
<p style="text-align: justify;">Suatu fakta yang tidak bisa dipungkiri adalah 51% dari penduduk dewasa di Amerika Serikat adalah wanita, namun hanya 42% dari usaha yang ada dimiliki kaum wanita. Kondisi yang hampir sama juga ditemukan di hampir semua negara. Padahal, jika sumber daya yang besar ini diberdayakan dengan baik, dampaknya akan sangat besar bagi perekonomian dulu. Ketimpangan struktural dalam hal kekayaan pribadi, pengalaman bisnis, dan jaringan antara pengusaha wanita dan pria masih menjadi pekerjaaan rumah yang harus dijawab oleh semua pihak.</p>
<p>The post <a href="https://investasi.online/pemulihan-perekonomian-pasca-pandemi-di-mana-peran-wanita/" data-wpel-link="internal">Pemulihan Perekonomian Pasca-Pandemi: Di  Mana Peran Wanita?</a> appeared first on <a href="https://investasi.online" data-wpel-link="internal">Investasi Online</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://investasi.online/pemulihan-perekonomian-pasca-pandemi-di-mana-peran-wanita/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Bangun Motivasi Dalam Bisnis Melalui Pemikiran Positif</title>
		<link>https://investasi.online/bangun-motivasi-dalam-bisnis-melalui-pemikiran-positif/</link>
					<comments>https://investasi.online/bangun-motivasi-dalam-bisnis-melalui-pemikiran-positif/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Hendri Wijaya]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 01 Jul 2020 13:54:04 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Edukasi]]></category>
		<category><![CDATA[edukasi]]></category>
		<category><![CDATA[edukasi bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[motivasi bisnis]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://investasi.online/?p=8684</guid>

					<description><![CDATA[<p>Tahukah anda bahwa terkadang hal-hal kecil dapat menghadirkan inspirasi dan motivasi dalam bisnis? Contohnya adalah kata-kata inspirasi atau kalimat-kalimat pendek yang menggugah motivasi. Kenapa? Karena hal-hal yang anda pikirkan dan <a href="https://investasi.online/bangun-motivasi-dalam-bisnis-melalui-pemikiran-positif/" data-wpel-link="internal">....</a></p>
<p>The post <a href="https://investasi.online/bangun-motivasi-dalam-bisnis-melalui-pemikiran-positif/" data-wpel-link="internal">Bangun Motivasi Dalam Bisnis Melalui Pemikiran Positif</a> appeared first on <a href="https://investasi.online" data-wpel-link="internal">Investasi Online</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Tahukah anda bahwa terkadang hal-hal kecil dapat menghadirkan inspirasi dan motivasi dalam bisnis? Contohnya adalah kata-kata <a href="https://investasi.online/cara-mendapatkan-inspirasi-belajar-dari-masalah-yang-dihadapi/" target="_blank" rel="noopener" data-wpel-link="internal">inspirasi</a> atau kalimat-kalimat pendek yang menggugah motivasi. Kenapa? Karena hal-hal yang anda pikirkan dan anda ucapkan terkadang lebih kuat pengaruhnya daripada yang anda perkirakan. Ucapan menggambarkan pemikrian anda, cara anda bertindak, dan persepsi orang lain tentang anda. Sadar atau tidak, terkadang satu ucapan yang tidak menyenangkan dapat mengganggu mood anda seharian.</p>
<h3 style="text-align: justify;">Membangun motivasi dalam bisnis Melalui Ungkapan</h3>
<p style="text-align: justify;">Ungkapan yang bermakna dapat menambah semangat, sementara ungkapan yang kurang baik dapat menghilangkan semangat anda. Nah, ternyata ada beberapa ungkapan yang tidak akan anda dengar dari para pengusaha sukses. Apa saja?</p>
<p style="text-align: justify;"><img decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-8685" src="https://investasi.online/wp-content/uploads/2020/07/motivasi-dalam-bisnis.jpg" alt="motivasi dalam bisnis" width="500" height="348" srcset="https://investasi.online/wp-content/uploads/2020/07/motivasi-dalam-bisnis.jpg 500w, https://investasi.online/wp-content/uploads/2020/07/motivasi-dalam-bisnis-300x209.jpg 300w" sizes="(max-width: 500px) 100vw, 500px" /></p>
<h5 style="text-align: justify;"><u>“Ini hanyalah permulaan”</u></h5>
<p style="text-align: justify;">Tidak baik berfikiran jika segala sesuatunya tidak akan berjalan dengan baik dan seolah-olah seluruh dunia bekerja sama untuk mempersulit anda. Sesungguhnya, jika anda percaya bahwa suatu hal buruk yang sedang terjadi akan terus terjadi hanya akan melatih anda melihat sisi negatifnya saja. Ungkapan ini seolah mewakili ketidakberuntungan yang akan akan datang secara beruntun.</p>
<p style="text-align: justify;">Sebaliknya, cobalah berfikir bahwa sebuah kesulitan hanyalah ujian kecil. Ciptakan jarak antara diri anda dengan ujian itu. Lihatlah secara objektif dan bertindak dengan bijak. Ketidakberuntungan hari ini bukan masalah pribadi, dan tidak menular, namun hanyalah suatu hambatan yang bisa anda hadapi. Cobalah menerima bahwa sebuah ujian hadir untuk memberi anda kesempatan lebih bijak dalam mengatasinya. Orang bijak berkata, “Saya tidak menua, saya hanya menjadi lebih baik!”</p>
<h5 style="text-align: justify;"><u>“Itu bukan salah saya”</u></h5>
<p style="text-align: justify;"><a href="https://investasi.online/tanda-tanda-orang-sukses-yang-terlihat-nyata-sejak-dini/" target="_blank" rel="noopener" data-wpel-link="internal">Orang sukses</a> tahu bahwa apapun yang terjadi dalam bisnis mereka selalu ada kaitannya dengan tindakan yang sudah mereka lakukan atau seharusnya mereka lalukan, meski bersifat tidak langsung. Misalnya adalah cara penggajian yang buruk, riset yang tidak dilakukan, atau masalah yang tidak anda perkirakan sebelumnya. Sebenarnya, jika anda punya masalah, maka anda memiliki solusinya.</p>
<p style="text-align: justify;">Melalaikan tanggung jawab dan mencari alasan adalah respon yang pasif dan paling menyedihkan terhadap suatu masalah. Itu bukanlah sikap pemenang. Lupakan 10% hal yang tidak bisa anda kendalikan dengan baik (cuaca, kekuatan pasar global, dsb) dan fokuslah pada hal-hal yang bisa anda kendalikan. Bangun motivasi dalam bisnis  dengan penuh semangat. Semuanya berada di tangan anda. Artinya, kesuksesan dan hal-hal luar biasa lainnya juga berada di tangan anda.</p>
<h5 style="text-align: justify;"><u>“Saya akan mencoba”</u></h5>
<p style="text-align: justify;">Orang sukses memutuskan apa yang akan mereka lakukan, dan mereka melakukannya. Mereka mengatakan “Kerjakan, atau tidak. Tidak ada kata coba-coba.” Jika mereka berkomitmen melakukan sesuatu, mereka akan memegang janji tersebut. Jawaban “Saya akan mencoba” bisa saja berarti “Ini tidak penting bagi saya, ini tidak prioritas.” Jika memang demikian, katakanlah “Tidak!” Putuskan, rencanakan, dan laksanakan. Itu jauh lebih baik daripada sekedar mencoba.</p>
<h5 style="text-align: justify;"><u>“Mari kita tunggu dan lihat”</u></h5>
<p style="text-align: justify;">Menunggu dan melihat sebenarnya bukanlah strategi yang benar dan tidak akan menghadirkan motivasi dalam bisnis. Orang sukses tidak membiarkan keberhasilannya di tangan kekuatan pasar atau kejadian eksternal. Mereka melakukannya sendiri. Bayangkan sebuah buku. Jika buku anda sudah ditulis, <a href="https://investasi.online/strategi-pemasaran-bisnis-melalui-content-bagaimana-prospeknya/" target="_blank" rel="noopener" data-wpel-link="internal">konten</a> di <a href="https://investasi.online/kapan-website-bisnis-dikatakan-berfungsi-dengan-baik/" target="_blank" rel="noopener" data-wpel-link="internal">website</a> anda sudah dijadwalkan, pengumuman email anda sudah siap, jaringan pemasaran anda sudah terbangun, penerbit anda siap, tentunya anda bisa “menunggu dan dan melihat.” Bahkan saat menunggupun, anda akan memantau, menilai, dan membuat respon sesegera mungkin.</p>
<p style="text-align: justify;">“Menunggu dan melihat” bukannya “bertindak” tidak akan mendatangkan hasil yang positif. Sifat semacam ini akan menjadi suatu kebiasaan yang sulit dihilangkan. Dari pada menunggu dan melihat, lebih baik anda memprediksi masa depan. Buat peta skenario A, B, dan seterusnya, dan susun rencana untuk masing-masingnya. Kerjakan apa yang anda bisa agar anda sukses, apapun yang terjadi. Apapun yang anda pilih, lakukan dengan baik, dan jadilah bagian aktif dari kesuksesan yang anda kejar.</p>
<h5 style="text-align: justify;"><u>“Itu tidak akan berhasil”</u></h5>
<p style="text-align: justify;">Orang sukses yang yakin dengan kemampuannya tidak akan memadamkan ide-ide orang lain. Mereka sadar bahwa setiap kemajuan yang dilakukan, selalu ada terobosan yang mungkin dirasa mustahil sebelumnya. Mereka tidak menutup hati kalau sebuah kesuksesan bisa saja diulang. Ide orang lain dapat menjadi sumber motivasi dalam bisnis. Dari pada mematahkan ide orang lain, orang sukses justru akan bertanya, menggali lebih dalam tentang keyakinan dan nilai-nilai yang mendasari ide tersebut. Orang sukses memiliki hati yang terbuka. Kalaupun ide tersebut akhirnya tidak berhasil, mereka tidak akan berkata “Kan sudah saya katakan sebelumnya?”</p>
<p style="text-align: justify;">Memiliki antusiasme yang sama adalah sebuah latihan yang berharga bagi semua pihak yang terlihat. Peluang seperti ini tidak boleh diabaikan. Bangunlah <a href="https://investasi.online/motivasi-bisnis/" target="_blank" rel="noopener" data-wpel-link="internal">motivasi dalam bisnis</a> melalui pemikiran-pemikiran positif, cara berfikir yang terbuka, dan komitmen yang kuat. Dengan demikian, motivasi positif akan ada di sekitar anda sepanjang hari. Dengan motivasi yang baik, semua pekerjaan akan lebih mudah, bukan?</p>
<p>The post <a href="https://investasi.online/bangun-motivasi-dalam-bisnis-melalui-pemikiran-positif/" data-wpel-link="internal">Bangun Motivasi Dalam Bisnis Melalui Pemikiran Positif</a> appeared first on <a href="https://investasi.online" data-wpel-link="internal">Investasi Online</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://investasi.online/bangun-motivasi-dalam-bisnis-melalui-pemikiran-positif/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Meningkatkan Produktivitas dengan 4 Hal Kecil dan Sederhana</title>
		<link>https://investasi.online/meningkatkan-produktivitas-dengan-4-hal-kecil-dan-sederhana/</link>
					<comments>https://investasi.online/meningkatkan-produktivitas-dengan-4-hal-kecil-dan-sederhana/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Hendri Wijaya]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 02 Jan 2020 15:21:56 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Edukasi]]></category>
		<category><![CDATA[edukasi]]></category>
		<category><![CDATA[edukasi bisnis]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://investasi.online/?p=6785</guid>

					<description><![CDATA[<p>Terkadang kita tidak menyadari bahwa hal-hal kecil yang kita lakukan sebelum atau saat bekerja di kantor dapat meningkatkan produktivitas dan kinerja kita. Di era teknologi seperti saat ini, produktivitas tidak <a href="https://investasi.online/meningkatkan-produktivitas-dengan-4-hal-kecil-dan-sederhana/" data-wpel-link="internal">....</a></p>
<p>The post <a href="https://investasi.online/meningkatkan-produktivitas-dengan-4-hal-kecil-dan-sederhana/" data-wpel-link="internal">Meningkatkan Produktivitas dengan 4 Hal Kecil dan Sederhana</a> appeared first on <a href="https://investasi.online" data-wpel-link="internal">Investasi Online</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Terkadang kita tidak menyadari bahwa hal-hal kecil yang kita lakukan sebelum atau saat bekerja di kantor dapat meningkatkan produktivitas dan kinerja kita. Di era teknologi seperti saat ini, produktivitas tidak lagi diukur dari berapa jam kerja yang anda habiskan dalam sehari. Namun, produktivitas lebih diukur dari capaian kinerja anda dalam seharian.</p>
<p style="text-align: justify;">Terkadang, untuk meningkatkan produktivitas dan kinerja, tidak selamanya diperlukan pendidikan atau pelatihan formal. Kebiasaan-kebiasaan baik untuk memunculkan pemikrian positif dan fikiran yang tenang di pagi hari dapat memacu semangat kerja sepanjang hari. Alhasil, kinerja kita juga akan lebih baik.</p>
<p style="text-align: justify;"><img loading="lazy" decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-6786" src="https://investasi.online/wp-content/uploads/2020/01/meningkatkan-produktivitas.jpg" alt="meningkatkan produktivitas" width="500" height="450" srcset="https://investasi.online/wp-content/uploads/2020/01/meningkatkan-produktivitas.jpg 500w, https://investasi.online/wp-content/uploads/2020/01/meningkatkan-produktivitas-300x270.jpg 300w" sizes="(max-width: 500px) 100vw, 500px" /></p>
<h3 style="text-align: justify;"><strong>Meningkatkan Produktivitas dengan Hal-Hal Kecil&#8230;.</strong></h3>
<p style="text-align: justify;">Berikut adalah hal-hal kecil yang sesungguhnya mampu meningkatkan produktivitas kerja anda:</p>
<h5 style="text-align: justify;"><u>Mulailah dengan Daftar Jadi</u></h5>
<p style="text-align: justify;">Maksudnya? Ya, anggap saja target kerja anda untuk sehari ini sudah tercapai. Perasaan puas dan senang secara otomatis akan membuat anda bersemangat, bukannya justru merasa <a href="https://investasi.online/penyebab-stress-dalam-bisnis-kenali-dan-jauhkan-dari-hidup-anda/" target="_blank" rel="noopener" data-wpel-link="internal">stress</a> dan tertekan. Jika anda bersemangat, pelaksanaan pekerjaan otomatis menjadi lebih mudah. Jadi, mulailah dengan daftar pekerjaan yang seolah-olah sudah anda selesaikan untuk satu hari. Tutup mata anda sejenak dan bayangkan semua target anda hari ini sudah tercapai.</p>
<p style="text-align: justify;">Kemudian, lakukan setiap tahap dan tandai dengan checklist setiap kali tahapan tersebut sudah dilakukan. Menurut orang yang pernah melakukannya, kebiasaan seperti ini akan menanamkan semangat dan kegembiraan bagi anda dalam bekerja. Bahkan, tugas yang rumit sekalipun akan terasa lebih ringan karena anda telah melewati rasa cemas dan gelisah akibat pekerjaan tersebut.</p>
<p style="text-align: justify;">Selain itu, kebiasaan semacam ini membuat anda bisa mengalokasikan waktu dengan baik. Anda tidak memboroskan waktu dan energi untuk resah dan gelisah akibat pekerjaan. Semua pekerjaan dapat dilakukan dengan efisien dan menyenangkan.</p>
<h5 style="text-align: justify;"><u>Ganti Kopi dengan Jalan-Jalan</u></h5>
<p style="text-align: justify;">Apakah anda terbiasa minum secangkir kopi untuk menghilangkan kantuk saat bekerja? Cobalah menggantinya dengan berjalan-jalan sejenak di ruang terbuka. Menurut penelitian, kafein memang bisa menambah energi anda. Namun, kafein pada akhirnya juga akan menguras energi anda. Sementara itu, berjalan-jalan sejenak di luar dapat menyegarkan mata dan fikiran anda.</p>
<p style="text-align: justify;">Cobalah berjalan di taman, di mana anda bisa mendapatkan udara segar dan pemandangan yang menyegarkan dari bunga-bunga cantik di taman. Berjalan 3 hingga 5 menit sudah cukup untuk menyegarkan kembali fikiran anda. Menurut sejumlah studi, berjalan sebentar dapat meningkatkan kreativitas anda, dibanding hanya duduk di kursi dan memandangi komputer anda.</p>
<p style="text-align: justify;">Ketika berjalan di tempat yang menyenangkan, biasanya anda juga akan memikirkan hal-hal menyenangkan seiring dengan ayunan langkah anda. Nah, pemikiran seperti ini akan ‘memecah’ energi dan pola mental negatif yang ada dalam diri anda. Pola mental negatif memicu anda untuk lebih memikirkan masalah dibanding peluang. Berjalan sejenak di ruang terbuka dapat menjauhkan fikiran negatif tersebut dan pada akhirnya dapat mendorong produktivitas anda.</p>
<h5 style="text-align: justify;"><u>Sebutkan Hal Menyenangkan</u></h5>
<p style="text-align: justify;">Satu lagi cara mengundang energi negatif pada diri anda adalah dengan mengabaikan hal-hal membosankan. Sebutkan beberapa hal yang menyenangkan dan berarti buat anda dalam beberapa tahun terakhir. Misalnya, mungkin anda biasanya kurang tidur, namun tadi malam anda bisa tidur nyenyak. Katakan pada diri anda, “Senang sekali bisa bangun dalam keadaan segar.” Atau, jika ini adalah pekerjaan idaman anda, coba katakan pada diri anda, “Saya mungkin tidak sempurna, namun saya senang bisa mendapat kesempatan untuk bekerja.”</p>
<p style="text-align: justify;">Sugesti positif ini akan mengalir dalam fikiran anda, sehingga hal-hal negatif, seperti masalah, akan menjauh. Anda lebih memikirkan hal-hal baik. Pada akhirnya, pemikiran yang positif akan mendorong semangat kerja.</p>
<h5 style="text-align: justify;"><u>Fokus pada Keberhasilan Anda</u></h5>
<p style="text-align: justify;">Jika anda merasa semangat kerja berkurang dan motivasi untuk berkreasi cenderung melemah, cobalah lihat kembali ke belakang. Dalam 3 menit, fikirkan prestasi-prestasi yang pernah anda hasilkan. Misalnya, kapan terakhir kali anda berhasil membuat <em>deal</em> dengan klien atau anda berhasil memecahkan masalah yang rumit dan tidak terselesaikan sebelumnya.</p>
<p style="text-align: justify;">Ingat kembali keberhasilan-keberhasilan tersebut dan alihkan perhatian anda kepada tugas-tugas yang harus anda selesaikan hari ini. Cobalah bertanya pada diri anda, “Bisakah saya juga mencapai keberhasilan yang sama hari ini?” Jika anda bisa mengingat apa hal besar yang membuat anda <a href="https://investasi.online/inilah-pola-pikir-pengusaha-sukses-dalam-mengembangkan-bisnis/" target="_blank" rel="noopener" data-wpel-link="internal">sukses</a>, maka anda bisa saja mendapatkan ide tentang cara menyelesaikan tugas-tugas tersebut dengan mudah dan cepat.</p>
<p style="text-align: justify;">Empat cara meningkatkan produktivitas di atas lebih difokuskan kepada upaya memunculkan sugesti positif, yang pada akhirnya memacu semangat kerja anda. Dengan 4 langkah di atas, anda sedang melatih diri untuk menyelesaikan tugas-tugas yang rumit dan melelahkan dengan cara yang menyenangkan. Jika anda bisa mengatasi rasa tidak senang, maka peluang akan terbuka di hadapan anda. Semangat kerja yang tinggi, pemikiran yang positif, dan jiwa yang tenang pastinya merupakan kunci sukses dalam bekerja. Jika demikian,  berapa jam kerja yang anda habiskan dalam sehari bukan lagi menjadi sebuah masalah.</p>
<p>The post <a href="https://investasi.online/meningkatkan-produktivitas-dengan-4-hal-kecil-dan-sederhana/" data-wpel-link="internal">Meningkatkan Produktivitas dengan 4 Hal Kecil dan Sederhana</a> appeared first on <a href="https://investasi.online" data-wpel-link="internal">Investasi Online</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://investasi.online/meningkatkan-produktivitas-dengan-4-hal-kecil-dan-sederhana/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Membangun Kepercayaan, Kunci Sukses Sebuah Bisnis</title>
		<link>https://investasi.online/membangun-kepercayaan-kunci-sukses-sebuah-bisnis/</link>
					<comments>https://investasi.online/membangun-kepercayaan-kunci-sukses-sebuah-bisnis/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Hendri Wijaya]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 24 Dec 2019 17:55:52 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Edukasi]]></category>
		<category><![CDATA[bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[edukasi]]></category>
		<category><![CDATA[edukasi bisnis]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://investasi.online/?p=6659</guid>

					<description><![CDATA[<p>Saat membangun sebuah perusahaan, tentunya diperlukan kepercayaan antara semua pihak yang terlibat di dalamnya. Perusahaan yang didirikan oleh dua orang atau lebih hanya akan bertahan jika para pendirinya saling percaya <a href="https://investasi.online/membangun-kepercayaan-kunci-sukses-sebuah-bisnis/" data-wpel-link="internal">....</a></p>
<p>The post <a href="https://investasi.online/membangun-kepercayaan-kunci-sukses-sebuah-bisnis/" data-wpel-link="internal">Membangun Kepercayaan, Kunci Sukses Sebuah Bisnis</a> appeared first on <a href="https://investasi.online" data-wpel-link="internal">Investasi Online</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Saat membangun sebuah perusahaan, tentunya diperlukan kepercayaan antara semua pihak yang terlibat di dalamnya. Perusahaan yang didirikan oleh dua orang atau lebih hanya akan bertahan jika para pendirinya saling percaya satu sama lain. Oleh sebab itu, membangun bisnis berarti membangun kepercayaan. Tentunya tidak mudah membangun kepercayaan yang mendalam di lingkungan kerja.</p>
<h3 style="text-align: justify;"><strong>Perlunya Membangun Kepercayaan di Lingkungan Kerja</strong></h3>
<p style="text-align: justify;">Sebelum anda benar-benar berupaya untuk membangun kepercayaan, anda harus memahami apa maknanya bagi anda, bagi karyawan, maupun bagi mitra kerja anda. Tentunya, menyampaikan harapan dan pemahaman tentang apa yang dibutuhkan orang lain adalah landasan dari upaya untuk membangun hubungan yang tahan lama. Lalu, kenapa sulit sekali membangun sebuah kepercayaan?</p>
<div id="attachment_6660" style="width: 510px" class="wp-caption aligncenter"><img loading="lazy" decoding="async" aria-describedby="caption-attachment-6660" class="size-full wp-image-6660" src="https://investasi.online/wp-content/uploads/2019/12/membangun-kepercayaan.jpg" alt="membangun kepercayaan" width="500" height="400" srcset="https://investasi.online/wp-content/uploads/2019/12/membangun-kepercayaan.jpg 500w, https://investasi.online/wp-content/uploads/2019/12/membangun-kepercayaan-300x240.jpg 300w" sizes="(max-width: 500px) 100vw, 500px" /><p id="caption-attachment-6660" class="wp-caption-text">membangun kepercayaan</p></div>
<p style="text-align: justify;">Masalahnya, kita kerap merasa malu atau enggan untuk memulai sebuah pembicaraan ketika suatu hubungan masih baru. Mungkin, ada semacam ketakutan, kesalahan persepsi, kurangnya rasa percaya diri, atau ego sehingga komunikasi tidak bisa berjalan secara natural. Akibatnya, kurangnya komunikasi akan memunculkan berbagai persepsi yang dapat memicu sengketa atau bahkan percekcokan.</p>
<p style="text-align: justify;">Jadi, alokasikan waktu untuk memahami apa yang diinginkan mitra kerja atau karyawan anda dalam sebuah <a href="https://investasi.online/menjaga-hubungan-baik-di-tempat-kerja-selama-atau-setelah-pandemi/" target="_blank" rel="noopener" data-wpel-link="internal">hubungan kerja</a>. Juga, pastikan anda menyampaikan apa saja yang anda butuhkan dari hubungan tersebut. Kemudian, mulailah dengan mengambil langkah kecil untuk membangun hubungan tersebut. Setelah anda mulai, langkah berikutnya akan menjadi lebih mudah.</p>
<h4 style="text-align: justify;"><strong>Cara Membangun Kepercayaan di Tempat Kerja</strong></h4>
<p style="text-align: justify;">Berikut adalah beberapa cara membangun kepercayaan dengan orang lain, baik mitra kerja atau karyawan anda:</p>
<ul style="text-align: justify;">
<li><em>Dapatkan kepercayaan</em>. Jangan berasumsi bahwa kepercayaan akan datang sendiri. Jadi, berusahalah untuk mendapatkannya. Ketika anda tidak menjadikan kepercayaan sebagai prioritas, maka kecurigaan akan mulai muncul. Kemudian, akan muncul berbagai persepsi dari mitra kerja atas apa yang anda lakukan, dan sebaliknya.</li>
<li><em>Tepati janji anda</em>. Tentunya, setiap orang ingin menepati janji yang telah dibuat kepada mitra kerja. Namun kadang kala, ada hal-hal kecil yang terabaikan. Jadi, pastikan anda memegang janji, termasuk mengenai hal-hal kecil. Dengan demikian, anda tidak akan abai dengan hal-hal besar nantinya.</li>
<li><em>Simpan rahasia</em>. Simpan rahasia demi satu sama lain. Percakapan personal cukup simpan di rumah. Idealnya, sesuatu baru layak diperbincangkan ketika anda mendengar mitra anda mengangkatnya sebagai topik pembicaraan. Selain itu, harus disadari juga kalau teman anda mungkin hanya membagi informasi pada orang-orang tertentu. Jadi, biarlah mereka yang menyampaikannya. Anda cukup sebagai pengikut.</li>
<li><em>Komunikasi secara terbuka</em>. Buat sebuah aturan kalau komunikasi (terutama untuk topik penting) harus terjadi secara langsung. Makna yang sesungguhnya bisa hilang jika dikirim melalui SMS, email, atau bahkan panggilan telepon. Jadi, pastikan anda dan teman bicara anda sama-sama mendengar dan memahami hal yang sama dengan bertatap muka.</li>
<li><em>Jangan buru-buru menilai</em>. Anda mungkin tidak memahami kenapa sesuatu penting bagi teman anda. Faktanya, penting atau tidaknya hal tersebut adalah urusan kedua. Sebelum anda mempercayai orang lain, anda harus saling menghargai, termasuk menghargai perbedaan tanpa penilaian yang terburu-buru.</li>
<li><em>Bersikap peka</em>. Bertindaklah secara real dengan teman anda. Artinya, adakalanya anda harus menceritakan hal-hal yang biasanya anda rahasiakan. Tanda-tanda terbangunnya sebuah kepercayaan adalah saling bercerita, termasuk hal-hal personal. Dengan demikian, teman anda akan merasa lebih nyaman.</li>
<li><em>Bersikap pemaaf</em>. Dalam membangun kepercayaan, tidak mustahil akan terjadi suatu kesalahan. Jika hal itu terjadi, maafkanlah. Menyimpan dendam akibat kesalahpahaman di masa lalu hanya akan mengikis kepercayaan dalam sebuah hubungan. Kita harus bisa mengambil resiko kalau suatu saat akan anda kesalahan. Jika tidak, pertengkaran akan selalu terjadi.</li>
<li><em>Saling mendukung</em>. Sikap ini sangat penting dalam setiap hubungan. Tunjukkan dukungan anda saat dalam tahap membangun kepercayaan. Ketika seseorang tidak merasa bisa menanggung resiko, berbuat kesalahan, atau mencoba hal-hal baru tanpa dukungan, maka hubungan tersebut akan goyah. Di sisi lain, saling mendukung di waktu yang tepat akan memberi kekuatan kepada kedua belah pihak.</li>
<li><em>Sampaikan bantahan secara personal</em>. Sebuah forum terbuka bukanlah tempat untuk menyampaikan bantahan, terutama di hadapan <a href="https://investasi.online/cara-memecat-karyawan-secara-profesional-dan-simpatik/" target="_blank" rel="noopener" data-wpel-link="internal">karyawan</a>. Jika apa yang disampaikan mitra anda tidak sesuai dengan pendapat anda, diskusikan di kantor secara terpisah. Saling membantah di hadapan orang lain membuat anda saling menyakiti atau mempermalukan satu sama lain. Perilaku seperti ini akan merusak hubungan komunikasi dan kepercayaan. Terkadang, lebih baik menunggu sedikit barulah anda saling berdebat. Dengan demikian, anda memiliki waktu untuk merumuskan kembali pemikiran anda dan menyampaikannya secara sopan.</li>
</ul>
<p style="text-align: justify;">Kemudian, perdebatan tentang pekerjaan tidak semestinya memasuki area personal. Jadi, jangan sampai perdebatan merusak hubungan anda. Perdebatan secara terbuka memang dapat mengikis rasa hormat dan rasa percaya. Jadi, berupayalah semaksimal mungkin untuk menghindari perdebatan secara terbuka. Dengan demikian, membangun kepercayaan di lingkungan kerja menjadi lebih mudah.</p>
<p>The post <a href="https://investasi.online/membangun-kepercayaan-kunci-sukses-sebuah-bisnis/" data-wpel-link="internal">Membangun Kepercayaan, Kunci Sukses Sebuah Bisnis</a> appeared first on <a href="https://investasi.online" data-wpel-link="internal">Investasi Online</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://investasi.online/membangun-kepercayaan-kunci-sukses-sebuah-bisnis/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>5 Kiat Menyampaikan Inspirasi Investasi Bagi Generasi Muda</title>
		<link>https://investasi.online/5-kiat-menyampaikan-inspirasi-investasi-bagi-generasi-muda/</link>
					<comments>https://investasi.online/5-kiat-menyampaikan-inspirasi-investasi-bagi-generasi-muda/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Hendri Wijaya]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 13 Dec 2019 15:29:40 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Edukasi]]></category>
		<category><![CDATA[bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[edukasi]]></category>
		<category><![CDATA[edukasi bisnis]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://investasi.online/?p=6570</guid>

					<description><![CDATA[<p>Sejumlah generasi muda mungkin merasa bahwa masa muda adalah masa bersenang-senang. Padahal, masa muda adalah masa di mana seseorang bisa memulai langkah menuju masa depan yang cerah. Salah satunya adalah <a href="https://investasi.online/5-kiat-menyampaikan-inspirasi-investasi-bagi-generasi-muda/" data-wpel-link="internal">....</a></p>
<p>The post <a href="https://investasi.online/5-kiat-menyampaikan-inspirasi-investasi-bagi-generasi-muda/" data-wpel-link="internal">5 Kiat Menyampaikan Inspirasi Investasi Bagi Generasi Muda</a> appeared first on <a href="https://investasi.online" data-wpel-link="internal">Investasi Online</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Sejumlah generasi muda mungkin merasa bahwa masa muda adalah masa bersenang-senang. Padahal, masa muda adalah masa di mana seseorang bisa memulai langkah menuju masa depan yang cerah. Salah satunya adalah dengan berinvestasi. Beberapa inspirasi investasi bagi generasi muda mungkin dapat menjadi penyemangat bagi mereka. Tidak mudah memang untuk memotivasi kawula muda untuk berinvestasi sejak dini. Banyak di antara mereka yang tidak ingin terbebani pikirannya begitu cepat.</p>
<h3 style="text-align: justify;"><strong>Inspirasi Investasi Bagi Generasi Muda : Tips Sukses Berbagi</strong></h3>
<p style="text-align: justify;">Pengalaman dari para pengusaha sukses menunjukkan bahwa pengusaha yang mulai berinvestasi sejak usia muda umumnya lebih berhasil dalam mengelola usahanya. Lalu, bagaimana cara memotivasi dan memberikan inspirasi investasi bagi generasi muda? Beberapa tips berikut mungkin membantu:</p>
<div id="attachment_6571" style="width: 510px" class="wp-caption aligncenter"><img loading="lazy" decoding="async" aria-describedby="caption-attachment-6571" class="wp-image-6571 size-full" src="https://investasi.online/wp-content/uploads/2019/12/inspirasi-investasi-bagi-generasi-muda.jpg" alt="inspirasi investasi bagi generasi muda" width="500" height="373" srcset="https://investasi.online/wp-content/uploads/2019/12/inspirasi-investasi-bagi-generasi-muda.jpg 500w, https://investasi.online/wp-content/uploads/2019/12/inspirasi-investasi-bagi-generasi-muda-300x224.jpg 300w" sizes="(max-width: 500px) 100vw, 500px" /><p id="caption-attachment-6571" class="wp-caption-text">inspirasi investasi bagi generasi muda</p></div>
<h5 style="text-align: justify;"><u>Ceritakan Pengalaman Anda</u></h5>
<p style="text-align: justify;">Kisah sukses seseorang dalam mengelola investasi dapat menjadi <a href="https://investasi.online/cara-mendapatkan-inspirasi-belajar-dari-masalah-yang-dihadapi/" target="_blank" rel="noopener" data-wpel-link="internal">inspirasi</a> bagi orang lain. Maka, cobalah membagi kisah-kisah atau pengalaman para pengusaha yang sukses di usia muda kepada para mahasiswa yang akan menjadi calon pengusaha nantinya. Mereka akan tertarik mendengar kisah-kisah tentang bagaimana para pengusaha memulai karirnya di dunia investasi.</p>
<p style="text-align: justify;">Cobalah jawab beberapa pertanyaan berikut dan ceritakan jawabannya kepada generasi muda:</p>
<ul style="text-align: justify;">
<li><em>Bagaimana anda pertama kali memulai investasi? Siapa sumber inspirasinya?</em></li>
<li><em>Berapa modal awal investasi anda?</em></li>
<li><em>Apa saja masalah yang anda hadapi?</em></li>
<li><em>Apakah asset yang telah anda beli dari hasil investasi? Cukupkah untuk membeli rumah? Membiayai kuliah putra-putri anda? Atau menanggung semua biaya pengobatan medis? </em></li>
</ul>
<p style="text-align: justify;">Tentunya, cerita dari dunia nyata selalu lebih menarik dibanding teori semata. Sesungguhnya, cerita tentang dunia nyata inilah yang kerap terabaikan saat berbicara tentang manajemen keuangan atau modal, termasuk dengan orang-orang tercinta. Padahal, cerita tersebut dapat membantu memberikan pemahaman yang lebih konkrit tentang manfaat investasi bagi mereka kelak.</p>
<h5 style="text-align: justify;"><u>Sesuaikan dengan Levelnya</u></h5>
<p style="text-align: justify;">Berbicara dengan investor pemula tentunya memerlukan fokus yang berbeda jika dibandingkan berbicara dengan calon investor. Para investor pemula mungkin akan lebih fokus kepada bagaimana mengembangkan investasi, meminimalisir resiko, atau mengoptimalkan keuntungan. Sebaliknya, calon investor mungkin masih berkutat di peluang investasi, cara membuka rekening, keuntungan dan kerugian beberapa <a href="https://investasi.online/3-jenis-investasi-aman-yang-bisa-ditinggal-tidur/" target="_blank" rel="noopener" data-wpel-link="internal">jenis investasi</a>, dan semacamnya.</p>
<p style="text-align: justify;">Intinya, buat mereka berada di ‘zona’ mereka sendiri saat anda berbicara tentang inspirasi investasi bagi generasi muda. Pastikan mereka nyaman dengan topik yang sedang dibicarakan. Dengan demikian, proses diskusi akan lebih menyenangkan dan terbuka.</p>
<h5 style="text-align: justify;"><u>Tekankan pada Pentingnya Waktu</u></h5>
<p style="text-align: justify;">Kaum muda sangat menghargai data dan bukti. Jangan hanya berbicara tentang pentingnya investasi bagi kawula muda sejak dini. Namun, tunjukkan bagaimana jangka waktu investasi juga berperan penting. Sebagai contoh, seseorang yang berinvestasi mulai dari usia 20 tahun hingga 65 tahun memiliki waktu selama 40 tahun untuk mengelola dan mengembangkan investasinya.</p>
<p style="text-align: justify;">Sebaliknya, seseorang yang baru mulai dari usia 30 tahun tentunya memiliki waktu 10 tahun lebih penting. Selisih waktu selama 10 tahun sangat berperan dalam pengembangan usaha. Justru, di awal usia 20an, energi, pemikiran, dan daya nalar anda masih optimal. Namun, tentu kondisinya tidak sama lagi dengan seseorang yang berusia 35 tahun atau lebih.</p>
<h5 style="text-align: justify;"><u>Desain Program Non-Formal</u></h5>
<p style="text-align: justify;">Kaum millenial tidak tertarik dengan hal-hal yang bersifat formal dan kaku. Menemukan inspirasi investasi bagi generasi muda bisa dilakukan melalui diskusi tidak formal. Mereka lebih menyukai suasana yang rileks dan tanpa beban, dibanding sesi classroom formal dan cenderung membosankan. Suasana non-formal dapat memecah kekauan, sehingga ide-ide atau inspirasi bisa didiskusikan secara lebih terbuka.</p>
<p style="text-align: justify;">Diskusi secara non-formal dapat dilakukan dalam berbagai kesempatan, seperti coffee morning atau sambil makan siang bersama. Anda bisa menceritakan pengalaman anda atau kisah sukses orang-orang yang usianya tidak berpaut terlalu jauh dari teman bicara anda. Ajaklah mereka berdiskusi dan berargumentasi secara terbuka.</p>
<h5 style="text-align: justify;"><u>Bekerja Sama dengan Organisasi Lokal</u></h5>
<p style="text-align: justify;">Jika ingin berdiskusi dengan generasi muda tentang pentingnya investasi sejak dini, maka bekerja samalah dengan organisasi lokal. Organisasi semacam ini dapat membantu anda menjangkau lebih banyak orang di komunitas anda. Organisasi sosial, organisasi pemuda, atau organisasi wanita di tingkat lokal memiliki banyak anggota dan mereka memiliki sumber daya yang cukup untuk memobilisasi banyak orang.</p>
<p style="text-align: justify;">Dengan kerjasama semacam ini, anda bisa menyampaikan pesan dan inspirasi investasi bagi generasi muda dengan target <em>audiens </em>yang lebih banyak. Jadi, mulailah dengan mencari organisasi-organisasi lokal yang potensial sebagai mitra kerja anda.</p>
<p style="text-align: justify;">Beberapa tips di atas membantu anda dalam menyampaikan semangat dan inspirasi bagi generasi muda untuk berinvestasi sejak dini. <a href="https://investasi.online/investasi-jangka-panjang/" target="_blank" rel="noopener" data-wpel-link="internal">Investasi jangka panjang</a> dapat mengubah hidup anda. Masa investasi yang lebih panjang tentunya memberikan hasil yang lebih besar pula. Banyak orang sukses sudah merintis investasinya sejak usia muda.</p>
<p style="text-align: justify;">Memang, kaum muda masih harus dihadapkan dengan berbagai tantangan. Namun, semua itu membuat mereka tangguh kelak.</p>
<p>The post <a href="https://investasi.online/5-kiat-menyampaikan-inspirasi-investasi-bagi-generasi-muda/" data-wpel-link="internal">5 Kiat Menyampaikan Inspirasi Investasi Bagi Generasi Muda</a> appeared first on <a href="https://investasi.online" data-wpel-link="internal">Investasi Online</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://investasi.online/5-kiat-menyampaikan-inspirasi-investasi-bagi-generasi-muda/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Cara Hidup Hemat Bagi Anda Yang Berpenghasilan Pas-Pasan</title>
		<link>https://investasi.online/cara-hidup-hemat-bagi-anda-yang-berpenghasilan-pas-pasan/</link>
					<comments>https://investasi.online/cara-hidup-hemat-bagi-anda-yang-berpenghasilan-pas-pasan/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Mas Khamim]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 12 Dec 2018 05:48:28 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Edukasi]]></category>
		<category><![CDATA[cara hidup hemat]]></category>
		<category><![CDATA[cara mengatur keuangan]]></category>
		<category><![CDATA[edukasi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://investasi.online/?p=1043</guid>

					<description><![CDATA[<p>Gaji besar pun tidak akan menjamin hidup serba kecukupan jika gaya hidupnya tidak sesuai dengan gajinya. Apalagi di zaman yang sudah serba mudah, canggih dan modern. Semuanya serba mahal. Jika <a href="https://investasi.online/cara-hidup-hemat-bagi-anda-yang-berpenghasilan-pas-pasan/" data-wpel-link="internal">....</a></p>
<p>The post <a href="https://investasi.online/cara-hidup-hemat-bagi-anda-yang-berpenghasilan-pas-pasan/" data-wpel-link="internal">Cara Hidup Hemat Bagi Anda Yang Berpenghasilan Pas-Pasan</a> appeared first on <a href="https://investasi.online" data-wpel-link="internal">Investasi Online</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify">Gaji besar pun tidak akan menjamin hidup serba kecukupan jika gaya hidupnya tidak sesuai dengan gajinya. Apalagi di zaman yang sudah serba mudah, canggih dan modern. Semuanya serba mahal. Jika tidak pandai mengatur keuangan serta mulai berhemat, nantinya juga Anda yang akan susah. Terutama untuk mereka yang berpenghasilan pas-pasan. Maka dari itu, berikut ini ada beberapa tips atau <a href="https://investasi.online/cara-efektif-mengatur-keuangan-rumah-tangga-untuk-yang-bergaji-kecil/" target="_blank" rel="noopener" data-wpel-link="internal">cara efektif mengatur keuangan</a> yang bisa dilakukan dalam menghemat uang.</p>
<h2 style="text-align: justify">Tips Berhemat</h2>
<p style="text-align: justify"><img loading="lazy" decoding="async" class="alignnone size-full wp-image-1046" src="https://investasi.online/wp-content/uploads/2018/12/Cara_Hidup_Hemat_Bagi_Anda_Yang_Berpenghasilan_Pas-Pasan.jpg" alt="Cara Hidup Hemat Bagi Anda Yang Berpenghasilan Pas-Pasan" width="900" height="600" srcset="https://investasi.online/wp-content/uploads/2018/12/Cara_Hidup_Hemat_Bagi_Anda_Yang_Berpenghasilan_Pas-Pasan.jpg 900w, https://investasi.online/wp-content/uploads/2018/12/Cara_Hidup_Hemat_Bagi_Anda_Yang_Berpenghasilan_Pas-Pasan-300x200.jpg 300w, https://investasi.online/wp-content/uploads/2018/12/Cara_Hidup_Hemat_Bagi_Anda_Yang_Berpenghasilan_Pas-Pasan-768x512.jpg 768w" sizes="(max-width: 900px) 100vw, 900px" /></p>
<p style="text-align: justify">Dibawah ini adalah beberapa tips beserta penjelasan-penjelasannya yang bisa membantu dalam melakukan penghematan uang.</p>
<p><strong>Kontrol Pengeluaran Agar Tidak Sama Atau Lebih Dengan Pendapatan</strong></p>
<p style="text-align: justify">Hampir setiap orang menginginkan bisa bekerja di tempat yang enak dengan gaji besar. Misalnya saja menjadi karyawan kantoran ataupun pegawai negeri sipil (PNS). Dengan begitu kehidupan anaknya menjadi terjamin dan selalu berkecukupan karena gajinya besar. Tetapi, semua itu akan menjadi sia-sia ketika tidak diimbangi dengan sikap penghematan.</p>
<p style="text-align: justify">Pertanyaan yang sering muncul di benak banyak orang adalah, Kenapa gaji bulanan tidak pernah bisa mencukupi kebutuhan selama sebulan? Jika ingin mengetahuinya caranya cukup mudah, lakukan saja perhitungan untuk segala pengeluaran untuk sebulan ke depan. Jadi, setiap menerima gaji, catatlah biaya yang dikeluarkan, seperti membayar cicilan baju, motor, ponsel, rumah atau sebagainya, lalu catat juga berapa pengeluaran untuk biaya keperluan dapur.</p>
<p style="text-align: justify">Catat semua secara detail dan rinci. Dan jika sudah sebulan berlalu, hitunglah semua total pengeluaran, dari situ jugalah Anda akan mendapat jawaban kenapa gaji yang diterima tidak bisa memenuhi kebutuhan untuk satu bulan. Bisa jadi pengeluaran lebih besar dari pendapatan. Untuk mengatasinya adalah lihat kembali daftar atau hasil perhitungannya, pertimbangkan kembali sejumlah barang atau kebutuhan yang sebenarnya tidak perlu untuk menghemat pengeluaran.</p>
<p style="text-align: justify"><strong>Menjalani Gaya Hidup Yang Sederhana Atau Sewajarnya</strong></p>
<p style="text-align: justify">Hindari gaya hidup yang mewah dan glamour tapi tidak sesuai kantong. Apalagi yang memiliki gaji pas-pasan tapi tidak sadar diri kemampuannya. Tetapi akan beda ceritanya jika Anda mau menerapkan gaya hidup sederhana. Gaji 2 sampai 3 juta sebulan pasti bisa mencukupi kebutuhan selama sebulan.</p>
<p style="text-align: justify">Maka dari itu, meski penghasilan tidak besar bahkan pas-pasan, dari sekarang cobalah untuk belajar menjalani gaya hidup sederhana atau minimal sewajarnya saja. Jika hendak membeli sesuatu, perlu diperhatikan kembali apakah barang tersebut benar-benar penting atau tidak. Selain itu dengan menerapkan gaya hidup ini juga bisa menjadi pilihan tepat untuk menghemat uang dan membuat Anda terbebas dari lilitan hutang.</p>
<p style="text-align: justify"><strong>Melakukan Belanja Untuk Stok Satu Bulan</strong></p>
<p style="text-align: justify">Salah satu cara yang bisa dilakukan untuk berhemat adalah dengan belanja keperluan dapur untuk satu bulan ke depan. Dengan belanja stok dapur untuk satu bulan ini, tidak perlu lagi Anda bolak-balik pasar atau minimarket untuk membeli keperluan yang sudah habis. Misal harus membeli popok anak, keperluan mandi dan lain-lain. Padahal barang-barang tersebut bisa diperkirakan penggunaannya selama sebulan.</p>
<p style="text-align: justify">Untuk itu saat sudah menerima gaji, catatlah apa-apa saja keperluan dapur dan lainnya untuk waktu satu bulan ke depan. Usahakan tidak ada barang yang terlupa. Seperti membeli kebutuhan dapur, peralatan mandi, beras, minyak, keperluan anak dan lain-lain. Dengan melakukan cara ini juga Anda bisa melakukan penghematan dari banyak aspek.</p>
<p style="text-align: justify"><strong>Bisa Membedakan Antara Keinginan dan Kebutuhan</strong></p>
<p style="text-align: justify">Ingatkan lagi diri Anda bahwa penghasilan Anda terbatas atau pas-pasan. Tahan diri ketika memiliki keinginan untuk membeli ini itu hanya sekedar mengikuti zaman bukan karena kebutuhan hal ini perlu dilakukan agar ekonomi dan gaji Anda terselamatkan. Cara lain dalam menghemat pengeluaran adalah dapat membedakan antara keinginan dan kebutuhan. Mana yang harus didahulukan? Jawabannya tentu saja kebutuhan.</p>
<p style="text-align: justify">Sekarang kesampingkan terlebih dahulu list keinginan Anda dan buatlah sebuah list untuk kebutuhan hidup selama satu bulan ke depan. Setelah list kebutuhan sudah terpenuhi semua, dengan sisa uang yang ada boleh digunakan untuk sekedar membeli barang keinginan yang sudah lama diidamkan atau pergi jalan-jalan bersama teman.</p>
<p style="text-align: justify"><strong>Jangan Lupakan Untuk Rajin Menabung</strong></p>
<p style="text-align: justify">Rasanya percuma jika sudah bekerja keras susah payah selama bertahun-tahun tetapi tidak memiliki tabungan sama sekali. Padahal tabungan bisa menjadi sesuatu yang sangat penting dan sewaktu-waktu dapat bermanfaat. Sisihkan gaji bulanan Anda sedikit untuk ditabung, terserah ingin menggunakan metode tabung di dalam celengan atau menabung di bank. Asalkan tetap menabung dan dilakukan secara rutin. Sehingga, jika sewaktu-waktu ada keperluan mendesak tidak perlu lagi pusing mencari pinjaman kesana-kemari karena sudah memiliki tabungan.</p>
<p style="text-align: justify"><strong>Uang Untuk Berbagai Kebutuhan</strong></p>
<p style="text-align: justify">Cara berhemat lainnya adalah dengan mengelompokkan uang-uang berdasarkan kebutuhan atau pengeluaran. Cara ini juga sering disebut sebagai metode amplop. Masukan uang kedalam beberapa amplop sesuai kebutuhan. Misalnya amplop satu untuk uang pulsa atau kuota, lalu amplop dua untuk <a href="https://investasi.online/cara-memilih-asuransi-pendidikan-terbaik-untuk-anak/" target="_blank" rel="noopener" data-wpel-link="internal">pendidikan anak</a> dan uang saku anak, amplop tiga untuk biaya listrik, amplop empat untuk keperluan dapur dan seterusnya.</p>
<p style="text-align: justify">Memang bagi sebagian orang cara ini pasti terlihat ribet. Tetapi, jika sudah terbiasa, manfaat dari cara ini juga akan terasa. Dengan menerapkan cara ini Anda dilarang keras untuk mengambil uang dari amplop lain untuk memenuhi kebutuhan yang lainnya.  Jadi, Anda akan lebih berhati-hati lagi dalam menggunakan uang karena sudah terbagi dalam beberapa kelompok. Ini bisa menjadi cara efektif pula dalam berhemat dan patut untuk dicoba.</p>
<p style="text-align: justify"><strong>Menyimpan Uang Kembalian atau Uang Receh</strong></p>
<p style="text-align: justify">Jika pernah berpikir bahwa uang receh itu tidak ada harganya salah besar. Meski nilainya kecil tapi jika dikumpulkan dan menjadi banyak, uang receh yang tidak ada harganya itu bisa menjadi penyelamat di pertengahan bulan atau saat tanggal tua. Uang-uang receh tersebut bisa digunakan untuk menjadi penambah bila ada kebutuhan belum terbeli tapi uangnya kurang.</p>
<p style="text-align: justify">Jadi, mulai sekarang ketika sedang belanja di toko kembaliannya harus disimpan. Dikumpulkan dalam satu tempat agar tidak tercecer dan hilang. Setelah uang recehan tidak bernilai itu penuh tukarkan uang tersebut dan Anda akan tahu uang receh tersebut bisa memiliki nominal besar dan menjadi bernilai.</p>
<p style="text-align: justify"><strong>Belanjalah di Tempat Yang Tepat</strong></p>
<p style="text-align: justify">Cara lain dalam melakukan penghematan uang adalah dengan belanja ditempat yang tepat. Belanjalah ditempat yang sesuai dengan penghasilan yang diterima. Jangan hanya karena gengsi selangit tanpa memikirkan kantong, lantas memilih belanja di supermarket besar atau ke pusat perbelanjaan dengan harga produk super mahal. Jika terlalu memaksakan diri belanja ditempat seperti itu, bisa dipastikan gaji habis dan kebutuhan tidak terpenuhi.</p>
<p style="text-align: justify">Oleh sebab itu, pintar-pintarlah mencari tempat untuk berbelanja. Belanjalah ditempat yang menawarkan barang bagus dan murah. Atau bisa juga untuk melakukan belanja online di toko-toko online terpercaya tentunya. Dan untuk kebutuhan dapur, cobalah untuk pergi ke pasar. Dibanding belanja di tukang sayur, harga di pasar jauh lebih murah. Jika terkendala dengan waktu, bisa belanja di akhir pekan dan melakukan stok untuk waktu satu minggu.</p>
<p style="text-align: justify">Silahkan beri penilaian untuk artikel ini:</p>
<p style="text-align: justify">Note: There is a rating embedded within this post, please visit this post to rate it.</p>
<p>The post <a href="https://investasi.online/cara-hidup-hemat-bagi-anda-yang-berpenghasilan-pas-pasan/" data-wpel-link="internal">Cara Hidup Hemat Bagi Anda Yang Berpenghasilan Pas-Pasan</a> appeared first on <a href="https://investasi.online" data-wpel-link="internal">Investasi Online</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://investasi.online/cara-hidup-hemat-bagi-anda-yang-berpenghasilan-pas-pasan/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
