<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>bursa efek | Investasi Online</title>
	<atom:link href="https://investasi.online/tag/bursa-efek/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link></link>
	<description>Portal Edukasi Investasi</description>
	<lastBuildDate>Mon, 15 Dec 2025 11:29:05 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.5.8</generator>
	<item>
		<title>Awas! Investor Saham Dilarang Cancel Order Pada Periode Ini</title>
		<link>https://investasi.online/awas-investor-saham-dilarang-cancel-order-pada-periode-ini/</link>
					<comments>https://investasi.online/awas-investor-saham-dilarang-cancel-order-pada-periode-ini/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Anna]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 13 Dec 2025 14:22:09 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Saham]]></category>
		<category><![CDATA[bursa efek]]></category>
		<category><![CDATA[investor saham]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://investasi.online/?p=28023</guid>

					<description><![CDATA[<p>Bursa Efek Indonesia (BEI) akan mulai memberlakukan kebijakan periode pantang pembatalan (non-cancellation period) mulai tanggal 15 Desember 2025. Bagaimana dampaknya bagi para trader dan investor saham Indonesia? Kebijakan periode non-cancellation <a href="https://investasi.online/awas-investor-saham-dilarang-cancel-order-pada-periode-ini/" data-wpel-link="internal">....</a></p>
<p>The post <a href="https://investasi.online/awas-investor-saham-dilarang-cancel-order-pada-periode-ini/" data-wpel-link="internal">Awas! Investor Saham Dilarang Cancel Order Pada Periode Ini</a> appeared first on <a href="https://investasi.online" data-wpel-link="internal">Investasi Online</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Bursa Efek Indonesia (BEI) akan mulai memberlakukan kebijakan periode pantang pembatalan (<em>non-cancellation period)</em> mulai tanggal 15 Desember 2025. Bagaimana dampaknya bagi para trader dan <a href="https://investasi.online/5-pesan-penting-dari-warren-buffett-untuk-investor-saham/" target="_blank" rel="noopener" data-wpel-link="internal">investor saham</a> Indonesia?</p>
<p style="text-align: justify;">Kebijakan periode <em>non-cancellation</em> adalah ketentuan mengenai periode tertentu di mana semua order saham dikunci, sehingga investor dilarang membatalkan ataupun mengubah order. Periode <em>non-cancellation</em> tidak berlangsung sepanjang hari, melainkan hanya akan berlangsung pada masa krusial sekitar sesi pra-pembukaan (<em>pre-opening</em>) dan pra-penutupan (<em>pre-closing</em>).</p>
<p style="text-align: justify;"><img fetchpriority="high" decoding="async" class="aligncenter wp-image-28024 size-full" src="https://investasi.online/wp-content/uploads/2025/12/20251213-periode-noncancellation-order-saham.jpg" alt="Investor Saham Dilarang Cancel Order Pada Periode Ini" width="750" height="440" srcset="https://investasi.online/wp-content/uploads/2025/12/20251213-periode-noncancellation-order-saham.jpg 750w, https://investasi.online/wp-content/uploads/2025/12/20251213-periode-noncancellation-order-saham-300x176.jpg 300w" sizes="(max-width: 750px) 100vw, 750px" /></p>
<p style="text-align: justify;">Menurut penjelasan pejabat BEI, order beli dan jual tidak dapat diubah (<em>amend</em>) ataupun dibatalkan (<em>withdraw</em>) setelah memasuki periode <em>non-cancellation</em>. Kendati demikian, investor masih diperbolehkan untuk membuat order beli dan jual yang baru.</p>
<p style="text-align: justify;">Berikut ini rincian periode <em>non-cancellation</em> berdasarkan Kep-00003/BEI/04-2025:</p>
<ul style="text-align: justify;">
<li><strong>Pukul 08.56.00 – 08.59.59 WIB</strong>: Investor saham tidak boleh mengubah (<em>amend</em>) order jual maupun beli.</li>
<li><strong>Pukul 08.56.00 – 08.57.59 WIB</strong>: Investor saham tidak boleh mengubah (<em>amend</em>) dan tidak boleh membatalkan (<em>withdraw</em>) order jual maupun beli.</li>
<li><strong>Pukul 15.56.00 – 16.01.59 WIB</strong>: Investor saham tidak boleh mengubah (<em>amend</em>) order jual maupun beli.</li>
<li><strong>Pukul 15.56.00 – 15.59.59 WIB</strong>: Investor saham tidak boleh mengubah (<em>amend</em>) dan tidak boleh membatalkan (<em>withdraw</em>) order jual maupun beli.</li>
</ul>
<p style="text-align: justify;">BEI telah mensosialisasikan kebijakan ini sejak awal tahun. Kebijakan dianggap perlu untuk &#8220;menjaga integritas perdagangan&#8221; serta &#8220;menciptakan perdagangan saham yang lebih teratur dan efisien&#8221;. Kebijakan periode <em>non-cancellation</em> juga akan meminimalkan manipulasi pasar yang sering terjadi pada awal dan akhir jam bursa. Di saat yang sama, kebijakan tersebut menimbulkan sejumlah konsekuensi bagi para trader dan investor saham Indonesia.</p>
<p style="text-align: justify;">Pertama, investor harus meningkatkan ketelitian saat membuat order menjelang pembukaan dan penutupan bursa. Perhatikan bahwa order tersebut kemungkinan tidak dapat diubah ataupun dibatalkan.</p>
<p style="text-align: justify;">Kedua, para pengguna strategi <a href="https://investasi.online/berapa-modal-untuk-scalping-dalam-saham/" target="_blank" rel="noopener" data-wpel-link="internal"><em>scalping</em></a> dan <a href="https://investasi.online/4-mitos-day-trading-yang-wajib-anda-tahu-kebenarannya/" target="_blank" rel="noopener" data-wpel-link="internal"><em>day-trading</em></a> mungkin harus mengevaluasi ulang praktik trading-nya agar tidak terjebak periode <em>non-cancellation</em>. Pastikan untuk membatalkan atau mengubah order sebelum periode tersebut jika tidak ingin membiarkan order mengendap.</p>
<p style="text-align: justify;">Ketiga, investor perlu mewaspadai peningkatan volatilitas pada awal dan akhir jam bursa. Pasalnya, tumpukan order yang mengendap berisiko ter-<em>trigger</em> secara serentak.</p>
<p style="text-align: justify;">Jadi, apakah kamu sudah siap menghadapi peraturan baru mengenai periode <em>non-cancellation</em> ini?</p>
<p>The post <a href="https://investasi.online/awas-investor-saham-dilarang-cancel-order-pada-periode-ini/" data-wpel-link="internal">Awas! Investor Saham Dilarang Cancel Order Pada Periode Ini</a> appeared first on <a href="https://investasi.online" data-wpel-link="internal">Investasi Online</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://investasi.online/awas-investor-saham-dilarang-cancel-order-pada-periode-ini/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Rumor IPO Saham Paling Heboh Akhir Tahun 2025</title>
		<link>https://investasi.online/rumor-ipo-saham-paling-heboh-akhir-tahun-2025/</link>
					<comments>https://investasi.online/rumor-ipo-saham-paling-heboh-akhir-tahun-2025/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Anna]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 08 Nov 2025 10:16:17 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Saham]]></category>
		<category><![CDATA[bursa efek]]></category>
		<category><![CDATA[saham]]></category>
		<category><![CDATA[saham ipo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://investasi.online/?p=27754</guid>

					<description><![CDATA[<p>Rumor IPO saham perusahaan-perusahaan besar selalu menarik perhatian investor. Sebutlah nama-nama masyhur seperti GOTO, BUKA, dan MTEL yang bahkan berhasil menarik minat orang awam untuk mulai berinvestasi. Tanda-tanda kehebohan karena <a href="https://investasi.online/rumor-ipo-saham-paling-heboh-akhir-tahun-2025/" data-wpel-link="internal">....</a></p>
<p>The post <a href="https://investasi.online/rumor-ipo-saham-paling-heboh-akhir-tahun-2025/" data-wpel-link="internal">Rumor IPO Saham Paling Heboh Akhir Tahun 2025</a> appeared first on <a href="https://investasi.online" data-wpel-link="internal">Investasi Online</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Rumor IPO saham perusahaan-perusahaan besar selalu menarik perhatian investor. Sebutlah nama-nama masyhur seperti <a href="https://investasi.online/benarkah-ada-bagi-bagi-saham-goto-gratis/" target="_blank" rel="noopener" data-wpel-link="internal">GOTO</a>, BUKA, dan MTEL yang bahkan berhasil menarik minat orang awam untuk mulai berinvestasi. Tanda-tanda kehebohan karena rumor IPO saham bergengsi serupa mulai terlihat lagi pada dua bulan terakhir dalam tahun 2025 ini.</p>
<p style="text-align: justify;"><img decoding="async" class="aligncenter wp-image-743 size-full" src="https://investasi.online/wp-content/uploads/2018/10/20181012-3-jenis-pasar-dalam-bursa-efek-indonesia.jpg" alt="Perbedaan Pasar Reguler, Pasar Negosiasi, dan Pasar Tunai di BEI" width="625" height="396" srcset="https://investasi.online/wp-content/uploads/2018/10/20181012-3-jenis-pasar-dalam-bursa-efek-indonesia.jpg 625w, https://investasi.online/wp-content/uploads/2018/10/20181012-3-jenis-pasar-dalam-bursa-efek-indonesia-300x190.jpg 300w" sizes="(max-width: 625px) 100vw, 625px" /></p>
<p style="text-align: justify;">Bursa Efek Indonesia (BEI) baru-baru ini mengatakan bahwa tiga perusahaan berskala jumbo sedang ancang-ancang untuk melantai di pasar modal. Petinggi BEI belum mengungkapkan nama-namanya, tetapi mereka meyakinkan bahwa perusahaan-perusahaan tersebut memiliki aset melimpah dan operasional bisnis yang jelas. Ketiganya konon bergerak dalam bidang perbankan, infrastruktur, dan <a href="https://investasi.online/10-negara-pemilik-cadangan-tambang-emas-terbesar/" target="_blank" rel="noopener" data-wpel-link="internal">pertambangan</a>.</p>
<p style="text-align: justify;">Perusahaan mana saja yang dimaksud? Media massa dan netizen langsung menemukan dua bank yang cocok dengan rumor IPO saham tersebut, yaitu <strong>Superbank</strong> dan <strong>Bank DKI</strong>.</p>
<p style="text-align: justify;">Rumor IPO Superbank sempat santer beredar pada bulan Oktober silam, tetapi induk usahanya menolak mengonfirmasi. Kini, rumor kembali mencuat gara-gara bocornya prospektus IPO Superbank pada minggu lalu.</p>
<p style="text-align: justify;"><a href="https://investasi.online/mengapa-bank-digital-beri-bunga-deposito-di-atas-bi-rate/" target="_blank" rel="noopener" data-wpel-link="internal">Bank digital</a> milik Emtek Group tersebut konon akan IPO pada tanggal 17-24 November 2025, kemudian resmi terdaftar di BEI pada Desember 2025. Harga penawaran saham dalam IPO berkisar antara Rp500-Rp1030 per lembar, sehingga target nilai keseluruhan mencapai maksimal Rp5,36 triliun. Empat sekuritas mendukung IPO tersebut, yakni PT CLSA Sekuritas Indonesia, PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk, PT Mandiri Sekuritas, dan PT Sucor Sekuritas.</p>
<p style="text-align: justify;">Rumor IPO Bank DKI beredar setelah rapat umum pemegang sahamnya memberikan restu untuk penawaran saham perdana pada bulan April lalu. Belum ada berita lebih lanjut dari para petinggi PT Bank DKI, tetapi lampu hijau RUPS memungkinkan terselenggarakannya IPO Bank DKI dalam tahun ini ataupun tahun depan.</p>
<p style="text-align: justify;">Selain itu, ada beberapa nama perusahaan lain yang terendus media massa seperti Orang Tua Group, PT Anugrah Neo Energy Materials (Neo Energy), dan PT Titan Infra Sejahtera. Dua anak usaha grup Barito juga sempat masuk dalam daftar rumor <a href="https://investasi.online/tips-memilih-saham-ipo-yang-akan-ara/" target="_blank" rel="noopener" data-wpel-link="internal">IPO saham</a> akhir tahun ini, tetapi perusahaan induknya telah menyampaikan bantahan secara resmi.</p>
<p>The post <a href="https://investasi.online/rumor-ipo-saham-paling-heboh-akhir-tahun-2025/" data-wpel-link="internal">Rumor IPO Saham Paling Heboh Akhir Tahun 2025</a> appeared first on <a href="https://investasi.online" data-wpel-link="internal">Investasi Online</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://investasi.online/rumor-ipo-saham-paling-heboh-akhir-tahun-2025/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Daftar Saham yang Akan Buyback Tahun 2025</title>
		<link>https://investasi.online/daftar-saham-yang-akan-buyback-tahun-2025/</link>
					<comments>https://investasi.online/daftar-saham-yang-akan-buyback-tahun-2025/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Anna]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 01 Mar 2025 15:04:14 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Saham]]></category>
		<category><![CDATA[bursa efek]]></category>
		<category><![CDATA[saham]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://investasi.online/?p=25783</guid>

					<description><![CDATA[<p>Kemerosotan harga saham-saham di Bursa Efek Indonesia belakangan ini telah membuat banyak orang gentar untuk berinvestasi. Namun, beberapa emiten tetap optimistis dan malah berencana membeli kembali (buyback) saham-sahamnya sendiri yang <a href="https://investasi.online/daftar-saham-yang-akan-buyback-tahun-2025/" data-wpel-link="internal">....</a></p>
<p>The post <a href="https://investasi.online/daftar-saham-yang-akan-buyback-tahun-2025/" data-wpel-link="internal">Daftar Saham yang Akan Buyback Tahun 2025</a> appeared first on <a href="https://investasi.online" data-wpel-link="internal">Investasi Online</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Kemerosotan harga saham-saham di Bursa Efek Indonesia belakangan ini telah membuat banyak orang gentar untuk berinvestasi. Namun, beberapa emiten tetap optimistis dan malah berencana membeli kembali (buyback) saham-sahamnya sendiri yang sedang terpuruk.</p>
<p style="text-align: justify;"><img decoding="async" class="aligncenter wp-image-25784 size-full" src="https://investasi.online/wp-content/uploads/2025/03/20250301-daftar-saham-buyback-tahun-2025.jpg" alt="Daftar Saham yang Akan Buyback Tahun 2025" width="750" height="425" srcset="https://investasi.online/wp-content/uploads/2025/03/20250301-daftar-saham-buyback-tahun-2025.jpg 750w, https://investasi.online/wp-content/uploads/2025/03/20250301-daftar-saham-buyback-tahun-2025-300x170.jpg 300w" sizes="(max-width: 750px) 100vw, 750px" /></p>
<p style="text-align: justify;">Berikut ini beberapa saham yang akan buyback tahun 2025 berdasarkan pengumuman awal perseroan:</p>
<ol style="text-align: justify;">
<li><strong>PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI)</strong> memperkirakan akan melaksanakan buyback saham BBRI senilai maksimal Rp3 triliun antara 25 Maret 2025 hingga 24 Maret 2026.</li>
<li><strong>PT Avia Avian Tbk (AVIA)</strong> berencana mengalokasikan Rp1 triliun untuk buyback sebanyak sebanyak-banyaknya 1.425.000.000 lembar saham dalam waktu paling lama 12 bulan setelah persetujuan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) dalam waktu dekat.</li>
<li><strong>PT Bank CIMB Niaga Tbk (BNGA)</strong> mengumumkan rencana buyback saham perseroan dengan jumlah maksimal 202.000 saham senilai sekitar Rp450 juta dalam waktu paling lama 12 bulan sejak persetujuan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST).</li>
<li><strong>PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI)</strong> memperkirakan akan buyback sebanyak-banyaknya Rp1,5 triliun atau maksimum 10% dari total modal disetor.</li>
<li><strong>PT Bank Mandiri Tbk (BMRI)</strong> siap menganggarkan Rp 1,17 triliun untuk buyback saham dalam periode 26 Maret 2025 hingga 25 Maret 2026 (tentatif), jika rencana tersebut disetujui oleh RUPS pada tanggal 25 Maret 2025.</li>
<li><strong>PT Nusantara Sejahtera Raya Tbk (CNMA)</strong> akan merogoh kas internal perseroan untuk buyback saham senilai sebanyak-banyaknya Rp300 miliar.</li>
<li><strong>PT Bank Raya Indonesia Tbk (AGRO)</strong> mempertimbangkan akan menambah porsi buyback saham dalam tahun ini, di samping kuota Rp20 miliar yang telah disetujui RUPSLB tahun lalu.</li>
</ol>
<p style="text-align: justify;">Buyback merupakan strategi populer di kalangan emiten <a href="https://investasi.online/bursa-efek-indonesia-terapkan-aturan-baru-untuk-hadapi-anjloknya-ihsg/" target="_blank" rel="noopener" data-wpel-link="internal">Bursa Efek Indonesia</a>. Langkah ini diharapkan mampu membendung kemerosotan harga saham, sekaligus mendulang laba dari <em>rebound</em> di masa mendatang. Harga saham yang akan buyback biasanya lebih stabil atau justru cenderung menguat, khususnya jika perseroan memiliki prospek yang menjanjikan.</p>
<p style="text-align: justify;">Prospek saham yang menjanjikan dapat dilihat dari tiga aspek utama. Pertama, kondisi fundamental dan operasional bisnis perseroan tergolong mapan. Kedua, perseroan mampu menghasilkan laba secara konsisten dan memberikan <a href="https://investasi.online/cari-saham-dividen-besar-tahun-2025-ini-dia-daftarnya/" target="_blank" rel="noopener" data-wpel-link="internal">dividen</a> dalam jumlah yang cukup besar. Ketiga, saham memiliki likuiditas yang baik.</p>
<p>The post <a href="https://investasi.online/daftar-saham-yang-akan-buyback-tahun-2025/" data-wpel-link="internal">Daftar Saham yang Akan Buyback Tahun 2025</a> appeared first on <a href="https://investasi.online" data-wpel-link="internal">Investasi Online</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://investasi.online/daftar-saham-yang-akan-buyback-tahun-2025/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>12 Saham Terancam Delisting Dari Bursa Efek Indonesia Tahun 2022</title>
		<link>https://investasi.online/12-saham-terancam-delisting-dari-bursa-efek-indonesia-tahun-2022/</link>
					<comments>https://investasi.online/12-saham-terancam-delisting-dari-bursa-efek-indonesia-tahun-2022/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Anna]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 06 Jan 2022 15:57:19 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Saham]]></category>
		<category><![CDATA[bursa efek]]></category>
		<category><![CDATA[investor saham]]></category>
		<category><![CDATA[saham]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://investasi.online/?p=15155</guid>

					<description><![CDATA[<p>Semakin banyak saham yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia, menyediakan ragam pilihan yang semakin menarik bagi investor dan trader. Namun, di saat yang sama, banyak juga saham yang terancam dikeluarkan <a href="https://investasi.online/12-saham-terancam-delisting-dari-bursa-efek-indonesia-tahun-2022/" data-wpel-link="internal">....</a></p>
<p>The post <a href="https://investasi.online/12-saham-terancam-delisting-dari-bursa-efek-indonesia-tahun-2022/" data-wpel-link="internal">12 Saham Terancam Delisting Dari Bursa Efek Indonesia Tahun 2022</a> appeared first on <a href="https://investasi.online" data-wpel-link="internal">Investasi Online</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Semakin banyak saham yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia, menyediakan ragam pilihan yang semakin menarik bagi investor dan trader. Namun, di saat yang sama, banyak juga <a href="https://investasi.online/mengenal-apa-itu-saham/" target="_blank" rel="noopener" data-wpel-link="internal">saham</a> yang terancam dikeluarkan dari Bursa Efek Indonesia. Saham terancam delisting bukan hanya satu atau dua, melainkan sedikitnya ada selusin.</p>
<p style="text-align: justify;"><img loading="lazy" decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-743" src="https://investasi.online/wp-content/uploads/2018/10/20181012-3-jenis-pasar-dalam-bursa-efek-indonesia.jpg" alt="Perbedaan Pasar Reguler, Pasar Negosiasi, dan Pasar Tunai di BEI" width="625" height="396" srcset="https://investasi.online/wp-content/uploads/2018/10/20181012-3-jenis-pasar-dalam-bursa-efek-indonesia.jpg 625w, https://investasi.online/wp-content/uploads/2018/10/20181012-3-jenis-pasar-dalam-bursa-efek-indonesia-300x190.jpg 300w" sizes="(max-width: 625px) 100vw, 625px" /></p>
<p style="text-align: justify;">Mengapa begitu banyak isi daftar saham terancam delisting? Alasannya berkaitan dengan sejumlah ketentuan BEI.</p>
<p style="text-align: justify;">Pertama, peraturan BEI menyatakan bahwa bursa dapat menghapus saham perusahaan tercatat apabila terjadi kondisi, atau peristiwa, yang secara signifikan berpengaruh negatif terhadap kelangsungan usaha perusahaan tercatat, baik secara finansial atau secara hukum, atau terhadap kelangsungan status perusahaan tercatat sebagai perusahaan terbuka, dan perusahaan tercatat tidak dapat menunjukkan indikasi pemulihan yang memadai.</p>
<p style="text-align: justify;">Kedua, bursa juga dapat mendepak saham-saham yang telah mengalami suspensi di pasar reguler dan pasar tunai selama 24 bulan. Selama masa suspensi, saham hanya dapat diperdagangkan pada pasar negosiasi.</p>
<p style="text-align: justify;">Ketiga, bursa mewajibkan semua emiten agar memenuhi ketentuan <em>free float</em>. Ketentuan <em>free float</em> yakni jumlah saham yang dimiliki oleh pemegang saham bukan pengendali dan bukan pemegang saham utama (jumlah saham beredar) minimal sebanyak 50 juta lembar atau 7,5 persen dari jumlah saham dalam modal disetor.</p>
<p style="text-align: justify;">Emiten penerbit saham-saham yang melanggar ketentuan-ketentuan di atas akan mendapatkan teguran dan peringatan dari otoritas BEI. Apabila teguran tak digubris atau situasi memburuk, BEI akan menghapusnya dari pencatatan (delisting).</p>
<p style="text-align: justify;">Berdasarkan ketentuan-ketentuan tersebut, berikut ini daftar saham terancam delisting per Januari 2022:</p>
<ol style="text-align: justify;">
<li>PT Bakrie Telecom Tbk (BTEL) &#8211; Suspensi saham sudah mencapai 24 bulan pada tanggal 27 Mei 2021.</li>
<li>PT Sugih Energy Tbk (SUGI) &#8211; Saham ini tersangkut kasus Asabri dan suspensinya sudah mencapai 24 bulan pada tanggal 1 Juli 2021.</li>
<li>PT. Trikomsel Oke Tbk (TRIO) &#8211; Suspensi saham sudah mencapai 24 bulan pada tanggal 17 Juli 2021.</li>
<li>PT Northcliff Citranusa Indonesia Tbk (SKYB) &#8211; Kinerja keuangan buruk dan masa suspensi akan mencapai 24 bulan pada tanggal 17 Februari 2022.</li>
<li>PT Magna Investama Mandiri Tbk (MGNA) &#8211; Suspensi saham bakal mencapai 24 bulan pada tanggal 8 Januari 2022.</li>
<li>PT Hanson International Tbk (MYRX) &#8211; Pemilik emiten ini, Benny &#8220;Bentjok&#8221; Tjokrosaputro, merupakan tersangka kasus Jiwasraya. Masa suspensi perdagangan sahamnya akan mencapai 24 bulan pada tanggal 16 Januari 2022.</li>
<li>PT Pool Advista Indonesia Tbk (POOL) &#8211; BEI telah mensuspensi saham selama lebih dari satu tahun dan akan mencapai 24 bulan pada 10 Juni 2022.</li>
<li>PT Rimo International Lestari Tbk (RIMO) &#8211; Emiten ini juga terserempet skandal Asabri dan perdagangan sahamnya telah tersuspensi selama lebih dari 1 tahun. Masa suspensi akan mencapai 24 bulan pada tanggal 12 Februari 2022.</li>
<li>PT Garuda Indonesia Tbk (GIAA) &#8211; BEI telah mensuspensi perdagangan saham GIAA sejak 18 Juni 2021 dan akan mencapai 24 bulan pada 18 Juni 2023.</li>
<li>PT Nipress Tbk (NIPS) &#8211; BEI telah mensuspensi perdagangan saham emiten aki ini sejak 1 Juli 2021.</li>
<li>PT Air Asia Tbk (CMPP) &#8211; Air Asia belum memenuhi syarat <em>free float</em>, karena jumlah saham publik hanya sekitar 1,5 persen.</li>
<li>PT Plaza Indonesia Realty Tbk (PLIN) &#8211; Operator mall super-elite ini belum memenuhi syarat <em>free float</em>, karena jumlah saham publik hanya sekitar 3 persen.</li>
</ol>
<p style="text-align: justify;">Jika Anda sudah telanjur memiki saham-saham tersebut, sebaiknya mempertimbangkan untuk segera menjualnya melalui <a href="https://investasi.online/perbedaan-pasar-reguler-pasar-negosiasi-dan-pasar-tunai-di-bei/" data-wpel-link="internal">pasar negosiasi</a> (jika memungkinkan). Harga saham di pasar negosiasi mungkin teramat murah, tetapi masih menjadi salah satu alternatif terbaik untuk &#8220;<em>cut loss</em>&#8220;. Masalahnya, kita tidak akan mudah memperjual-belikan saham itu lagi <a href="https://investasi.online/apa-yang-harus-dilakukan-kalau-punya-saham-delisting/" data-wpel-link="internal">jika bursa sudah telanjur mengeksekusi delisting paksa</a>. Kita bahkan bisa kehilangan semua modal kita jika perusahaan tersebut pailit.</p>
<p>The post <a href="https://investasi.online/12-saham-terancam-delisting-dari-bursa-efek-indonesia-tahun-2022/" data-wpel-link="internal">12 Saham Terancam Delisting Dari Bursa Efek Indonesia Tahun 2022</a> appeared first on <a href="https://investasi.online" data-wpel-link="internal">Investasi Online</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://investasi.online/12-saham-terancam-delisting-dari-bursa-efek-indonesia-tahun-2022/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>BEI Hapus Kode Broker Saham, Apa Dampaknya Bagi Investor?</title>
		<link>https://investasi.online/bei-hapus-kode-broker-saham-apa-dampaknya-bagi-investor/</link>
					<comments>https://investasi.online/bei-hapus-kode-broker-saham-apa-dampaknya-bagi-investor/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Anna]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 28 May 2021 17:48:49 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Saham]]></category>
		<category><![CDATA[bursa efek]]></category>
		<category><![CDATA[investor saham]]></category>
		<category><![CDATA[saham]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://investasi.online/?p=12361</guid>

					<description><![CDATA[<p>Sejak dua bulan lalu, otoritas Bursa Efek Indonesia (BEI) telah mengumumkan rencana untuk menutup kode broker saham dari data perdagangan real-time mulai Juli 2021 mendatang. BEI juga akan menutup informasi <a href="https://investasi.online/bei-hapus-kode-broker-saham-apa-dampaknya-bagi-investor/" data-wpel-link="internal">....</a></p>
<p>The post <a href="https://investasi.online/bei-hapus-kode-broker-saham-apa-dampaknya-bagi-investor/" data-wpel-link="internal">BEI Hapus Kode Broker Saham, Apa Dampaknya Bagi Investor?</a> appeared first on <a href="https://investasi.online" data-wpel-link="internal">Investasi Online</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Sejak dua bulan lalu, otoritas Bursa Efek Indonesia (BEI) telah mengumumkan rencana untuk menutup kode <a href="https://investasi.online/7-broker-saham-yang-sering-jadi-underwriter-ipo/" target="_blank" rel="noopener" data-wpel-link="internal">broker saham</a> dari data perdagangan<em> real-time</em> mulai Juli 2021 mendatang. BEI juga akan menutup informasi tipe investor asing atau domestik pada awal tahun 2022. Informasi ini sudah muncul dalam pemberitaan berbagai media massa, tetapi tampaknya banyak yang belum benar-benar memahami apa dampak langkah BEI menghapus kode broker bagi investor saham.</p>
<p style="text-align: justify;"><img loading="lazy" decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-743" src="https://investasi.online/wp-content/uploads/2018/10/20181012-3-jenis-pasar-dalam-bursa-efek-indonesia.jpg" alt="Perbedaan Pasar Reguler, Pasar Negosiasi, dan Pasar Tunai di BEI" width="625" height="396" srcset="https://investasi.online/wp-content/uploads/2018/10/20181012-3-jenis-pasar-dalam-bursa-efek-indonesia.jpg 625w, https://investasi.online/wp-content/uploads/2018/10/20181012-3-jenis-pasar-dalam-bursa-efek-indonesia-300x190.jpg 300w" sizes="(max-width: 625px) 100vw, 625px" /></p>
<p style="text-align: justify;">Menurut BEI, penutupan kode broker dan tipe investor merupakan &#8220;<em>best practice</em>&#8221; yang telah dilaksanakan di berbagai bursa lain. Langkah tersebut juga akan memberikan banyak sekali manfaat, misalnya:</p>
<ol style="text-align: justify;">
<li>Agar investor mengambil keputusan transaksi berdasarkan penilaian <a href="https://investasi.online/investasi-terbaik-dan-terpercaya-untuk-mengembangkan-uang-anda/" target="_blank" rel="noopener" data-wpel-link="internal">investasi</a> yang benar, bukan karena emosi atau ikut-ikutan.</li>
<li>Memangkas potensi <em>herding</em> oleh bandar, sekaligus mendorong kewajaran dalam pembentukan harga.</li>
<li>Mengurangi<em> front-running, piggybacking</em>, dan <em>information leakage</em>.</li>
<li>Berpotensi meningkatkan likuiditas dan menurunkan <em>spread</em>.</li>
<li>Mencegah aktivitas <em>panic-selling</em> akibat aksi jual efek oleh investor asing.</li>
<li>Memberikan dorongan kepada investor ritel untuk melakukan analisa yang lebih mendalam dalam proses investasinya.</li>
</ol>
<p style="text-align: justify;">Sepintas, ini merupakan keputusan yang sempurna. Tapi penutupan informasi kode broker saham sebenarnya akan menimbulkan tiga efek samping bagi investor dan trader. Ketiga efek samping itu adalah:</p>
<ul style="text-align: justify;">
<li><strong>Berkurangnya transparansi bursa.</strong></li>
</ul>
<p style="text-align: justify;">Penutupan info kode broker saham dan jenis investor oleh BEI akan berlaku bagi para trader dan investor umum. Tapi, bagaimana dengan sekuritas, <a href="https://investasi.online/manajer-investasi-terbaik/" target="_blank" rel="noopener" data-wpel-link="internal">manajer investasi</a>, dan para pemain pasar institusional lainnya? Besar kemungkinan mereka masih dapat mengakses data-data tersebut dari jaringan yang sudah mereka miliki. Ini artinya transparansi pasar berkurang dan prospek &#8220;informasi asimetris&#8221; meningkat.</p>
<p style="text-align: justify;">Informasi asimetris merujuk pada situasi ketika sebagian pelaku pasar mengetahui sebuah info vital, sedangkan sebagian pelaku pasar lain tak tahu apa-apa. Jelas sekali, pihak yang paling dirugikan adalah mereka yang tidak memiliki info yang tepat pada momen yang tepat.</p>
<ul style="text-align: justify;">
<li><strong>Mengurangi kehebohan bermain saham gorengan.</strong></li>
</ul>
<p style="text-align: justify;"><a href="https://investasi.online/ciri-ciri-saham-gorengan-di-bursa-efek-indonesia/" target="_blank" rel="noopener" data-wpel-link="internal">Saham gorengan</a> memang identik dengan risiko tinggi dan sangat berbahaya bagi pemula. Namun, sejumlah trader malah hobi memetik cuan dengan mengikuti jejak para bandar yang sedang menggoreng saham.</p>
<p style="text-align: justify;">Strategi mereka terutama dengan cara mengintip aksi akumulasi dan distribusi saham oleh para broker yang dikenal sebagai bandar. Oleh karenanya, mereka tak bisa beraksi jika info kode broker saham tak dapat dilihat lagi secara real-time.</p>
<ul style="text-align: justify;">
<li><strong>Hilangnya sumber data utama untuk analisis bandarmologi.</strong></li>
</ul>
<p style="text-align: justify;">Bandarmologi merupakan suatu jalur analisis saham yang mengandalkan pengamatan pada aksi beli/jual para pemain besar (bandar), khususnya broker saham (<a href="https://investasi.online/perusahaan-sekuritas-terbaik-terpercaya/" target="_blank" rel="noopener" data-wpel-link="internal">sekuritas</a>) dan para investor kawakan lain. Dengan hilangnya info kode broker saham dan jenis investor dari data perdagangan <em>real-time</em>, lenyap pula salah satu sumber data utama pelaku bandarmologi.</p>
<p style="text-align: justify;">Jadi, bagaimana solusinya? Perkara informasi asimetris memang sulit untuk dipecahkan. Namun ada solusi mudah untuk dua masalah lainnya, yakni, &#8220;<em>back to basic</em>&#8220;. Para trader yang biasa bermain saham gorengan dan/atau mengandalkan bandarmologi perlu kembali menekuni dua teknik analisis saham paling klasik, yakni analisis teknikal dan fundamental.</p>
<p>The post <a href="https://investasi.online/bei-hapus-kode-broker-saham-apa-dampaknya-bagi-investor/" data-wpel-link="internal">BEI Hapus Kode Broker Saham, Apa Dampaknya Bagi Investor?</a> appeared first on <a href="https://investasi.online" data-wpel-link="internal">Investasi Online</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://investasi.online/bei-hapus-kode-broker-saham-apa-dampaknya-bagi-investor/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Tips Investasi Saham di Tengah Kekacuan Pasar Akibat Pandemi</title>
		<link>https://investasi.online/tips-investasi-saham-di-tengah-kekacuan-pasar-akibat-pandemi/</link>
					<comments>https://investasi.online/tips-investasi-saham-di-tengah-kekacuan-pasar-akibat-pandemi/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Hendri Wijaya]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 25 Apr 2020 03:37:54 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Saham]]></category>
		<category><![CDATA[belajar saham]]></category>
		<category><![CDATA[bursa efek]]></category>
		<category><![CDATA[investor saham]]></category>
		<category><![CDATA[saham]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://investasi.online/?p=8120</guid>

					<description><![CDATA[<p>Secara keseluruhan, pasar saham telah jatuh tajam dalam dua bulan terakhir, akibat pandemi virus corona. Namun kemudian, kondisi sedikit membaik beberapa kali, jatuh lagi, dan naik lagi. Volatilitas seperti ini <a href="https://investasi.online/tips-investasi-saham-di-tengah-kekacuan-pasar-akibat-pandemi/" data-wpel-link="internal">....</a></p>
<p>The post <a href="https://investasi.online/tips-investasi-saham-di-tengah-kekacuan-pasar-akibat-pandemi/" data-wpel-link="internal">Tips Investasi Saham di Tengah Kekacuan Pasar Akibat Pandemi</a> appeared first on <a href="https://investasi.online" data-wpel-link="internal">Investasi Online</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Secara keseluruhan, pasar saham telah jatuh tajam dalam dua bulan terakhir, akibat pandemi virus corona. Namun kemudian, kondisi sedikit membaik beberapa kali, jatuh lagi, dan naik lagi. Volatilitas seperti ini membuat bingung banyak investor saham. <a href="https://investasi.online/tips-investasi-saham-aman-bagi-pemula/" target="_blank" rel="noopener" data-wpel-link="internal">Tips investasi saham</a> selalu menggunakan asumsi bahwa waktu terbaik untuk membeli saham adalah ketika harga saham berada di angka terendah namun mulai merangkak naik. Namun, masalahnya, tidak ada yang benar-benar tahu kapan kondisi itu terjadi. Selama itu, para investor akan duduk diam dan bersabar hingga mereka menemukan harga terbaik.</p>
<h3 style="text-align: justify;"><strong>Tips Investasi Saham di Tengah Pandemi Covid-19</strong></h3>
<p style="text-align: justify;">Pasar saham tidaklah sama dengan membeli kebutuhan rumah tangga. Tidak ada cara untuk mengetahui kapan harga saham akan mencapai titik balik. Artinya, anda bahkan tidak perlu menebaknya. Waktu terbaik untuk membeli saham adalah “selalu” atau “sekarang.” Berikut adalah beberapa tips investasi saham di tengah kekacauan pasar seperti saat ini:</p>
<p style="text-align: justify;"><img loading="lazy" decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-8121" src="https://investasi.online/wp-content/uploads/2020/04/tips-investasi-saham.jpg" alt="tips investasi saham" width="500" height="371" srcset="https://investasi.online/wp-content/uploads/2020/04/tips-investasi-saham.jpg 500w, https://investasi.online/wp-content/uploads/2020/04/tips-investasi-saham-300x223.jpg 300w" sizes="(max-width: 500px) 100vw, 500px" /></p>
<h5 style="text-align: justify;"><u>Jangan Mengatur Jadwal Pasar Saham</u></h5>
<p style="text-align: justify;">Orang yang mencoba membeli <a href="https://investasi.online/mengenal-apa-itu-saham/" target="_blank" rel="noopener" data-wpel-link="internal">saham</a> di perusahaan yang sedang berada di titik rendah, lalu kemudian segera menjualnya saat harga mulai naik, bukanlah investor yang sesungguhnya. Mereka tak lebih dari pedagang saham. Menjadi seorang pedagang saham sepertinya menarik, hingga akhirnya anda akan sadar bahwa anda seperti sedang main kartu. Anda mungkin menarik, namun anda tidak akan menang selamanya. Pada akhirnya, anda akan memainkan permainan di mana anda tidak mendapatkan uang sama sekali.</p>
<p style="text-align: justify;">Investor memiliki sudut pandang yang berbeda. Mereka tidak tergesa-gesa membeli saat harga saham mencapai titik terendah. Jika anda membeli saham dari perusahaan yang kinerjanya bagus dan menahannya selam 10 tahun, maka tidak penting lagi apakah anda membelinya di harga terendah atau tidak. Jika kinerja perusahaan bagus, anda pasti akan mendapat keuntungan. Seperti itulah tips investasi saham yang dipegang oleh investor yang sesungguhnya.</p>
<p style="text-align: justify;">Misalnya, saham Amazon di NASDAQ saat ini diperdagangkan dengan harga mencapai $2.400 per lembar. Jika anda membeli saham Amazon 10 tahun yang lalu, apakah akan menjadi masalah jika anda membelinya seharga $200, $250, atau bahkan $500 per lembar pada saat itu? Keuntungan semacam itu tidak datang dari usaha mengatur waktu pasar saham. Namun, keuntungan datang dari perusahaan yang baik, anda membeli sahamnya dan anda tahan dalam jangka panjang.</p>
<h5 style="text-align: justify;"><u>Hati-Hati Dengan Nilai Persepsi</u></h5>
<p style="text-align: justify;">Rasanya menakutkan untuk membeli saham seharga $2.400 per lembar bukan? Tentu saja. Angka tersebut sangat besar bagi kebanyakan. Banyak benda yang bisa dibeli dengan harga 1 lembar saham tersebut. Sayangnya, banyak orang yang membeli saham dengan pertimbangan harganya saja. Mereka cenderung membeli saham yang murah.</p>
<p style="text-align: justify;">Misalnya, anda bisa membeli hampir 9.600 lembar saham J.C. Penny untuk harga 1 lembar saham Amazon. Memang benar, 9.600 sangat banyak dibanding 1 lembar. Namun, apakah anda yang akan lebih beruntung membeli 9.600 lembar saham sebuah perusahaan retailer yang hampir pailit dibanding satu lembar saham perusahaan yang diperkirakan akan mendominasi pasar retail hingga beberapa dekade ke depan?</p>
<p style="text-align: justify;">Selain itu, anda tidak harus membeli satu lembar saham Amazon secara penuh. Ada pilihan untuk membeli saham pecahan. Jika harganya naik 10% saja, maka nilai <a href="https://investasi.online/investasi-terbaik-dan-terpercaya-untuk-mengembangkan-uang-anda/" target="_blank" rel="noopener" data-wpel-link="internal">investasi</a> anda tetap akan naik 10%. Bukan berarti anda tidak bisa mendapatkan saham perusahaan yang berkinerja baik dengan harga yang lebih murah dari saham Amazon. Poinnya adalah bahwa tips investasi saham di tengah pandemi seperti ini bukan melihat harganya yang rendah, namun lihatlah pada nilainya beberapa tahun ke depan.</p>
<h5 style="text-align: justify;"><u>Temukan Perusahaan yang Baik dan Tunggu</u></h5>
<p style="text-align: justify;">Investor bisa mendapatkan uang dari pasar saham dengan membeli saham perusahaan yang mereka yakini memiliki kinerja baik dalam jangka panjang, dan kemudian melihat apa yang terjadi selanjutnya. Tentu saja, menunggu tidaklah menyenangkan seperti halnya menebak-nebak perusahaan mana yang harga sahamnya turun dan pulih segera. Intinya, apa yang dilakukan investor saham tidak sama dengan apa yang dilakukan seorang trader (pedagang saham).</p>
<p style="text-align: justify;">Tujuan seorang investor bukanlah untuk membuktikan kepada orang lain bahwa anda lebih pintar dari siapapun dalam jangka pendek. Bukan itu. Anda beinvestasi untuk masa depan dan untuk <a href="https://investasi.online/3-rencana-dana-pensiun-terbaik-bagi-karyawan-dan-pekerja-lepas/" target="_blank" rel="noopener" data-wpel-link="internal">masa pensiun</a> anda nanti. Jadilah seorang investor, bukan trader. Artinya, sekarang adalah waktunya untuk membeli saham, demikian juga besok. Carilah perusahaan yang kinerjanya baik, beli saham mereka, dan biarkan waktu yang bekerja. Anda tidak akan selalu menang. Namun pada akhirnya, kinerja pasar di masa lalu menunjukkan bahwa anda akan melihat <a href="https://investasi.online/strategi-menyusun-portofolio-investasi-berimbang/" target="_blank" rel="noopener" data-wpel-link="internal">portofolio investasi</a> anda tumbuh.</p>
<p style="text-align: justify;">Berdasarkantiga tips investasi saham di atas, dapat disimpulkan bahwa seorang investor saham tidak perlu menunggu waktu yang tepat untuk membeli saham. Yang penting adalah menemukan perusahaan yang memiliki kinerja baik dan diyakini akan tetap berkinerja baik hingga beberapa tahun ke depan. Selain itu, seorang investor saham memiliki tujuan jangka panjang, bukan keuntungan sesaat.</p>
<p>The post <a href="https://investasi.online/tips-investasi-saham-di-tengah-kekacuan-pasar-akibat-pandemi/" data-wpel-link="internal">Tips Investasi Saham di Tengah Kekacuan Pasar Akibat Pandemi</a> appeared first on <a href="https://investasi.online" data-wpel-link="internal">Investasi Online</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://investasi.online/tips-investasi-saham-di-tengah-kekacuan-pasar-akibat-pandemi/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Belajar Tentang Pasar Saham di Tengah Pandemi dari Great Depression 1931</title>
		<link>https://investasi.online/belajar-tentang-pasar-saham-di-tengah-pandemi-dari-great-depression-1931/</link>
					<comments>https://investasi.online/belajar-tentang-pasar-saham-di-tengah-pandemi-dari-great-depression-1931/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Hendri Wijaya]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 24 Apr 2020 07:06:44 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Saham]]></category>
		<category><![CDATA[bursa efek]]></category>
		<category><![CDATA[investor saham]]></category>
		<category><![CDATA[saham]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://investasi.online/?p=8110</guid>

					<description><![CDATA[<p>Menurut para ahli, kondisi pasar saham di tengah pandemi saat ini sudah hampir sama dengan kondisi yang terjadi pada masa Great Depression Tahun 1931. Pada bulan Maret lalu, terjadi kekacauan <a href="https://investasi.online/belajar-tentang-pasar-saham-di-tengah-pandemi-dari-great-depression-1931/" data-wpel-link="internal">....</a></p>
<p>The post <a href="https://investasi.online/belajar-tentang-pasar-saham-di-tengah-pandemi-dari-great-depression-1931/" data-wpel-link="internal">Belajar Tentang Pasar Saham di Tengah Pandemi dari Great Depression 1931</a> appeared first on <a href="https://investasi.online" data-wpel-link="internal">Investasi Online</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Menurut para ahli, kondisi pasar saham di tengah pandemi saat ini sudah hampir sama dengan kondisi yang terjadi pada masa Great Depression Tahun 1931. Pada bulan Maret lalu, terjadi kekacauan hebat di pasar <a href="https://investasi.online/mengenal-apa-itu-saham/" target="_blank" rel="noopener" data-wpel-link="internal">saham</a> dunia, termasuk di Amerika Serikat. Bahkan, kondisinya nyaris menjadi bulan terburuk di Dow Jones sejak Tahun 1931. Mungkin, nyaris tidak ada lagi pakar ekonomi yang mengalami dan melihat secara langsung apa yang terjadi pada Tahun 1931. Namun, dari referensi yang ada, banyak hal yang bisa dipelajari dari masa Great Depression untuk menyikapi apa yang sedang terjadi saat ini dalam perekonomian global.</p>
<h3 style="text-align: justify;"><strong>Refleksi Masa Lalu Terhadap Pasar Saham di Tengah Pandemi</strong></h3>
<p style="text-align: justify;">Sebelum melihat apa pelajaran yang bisa diambil dari pengalaman masa lalu dalam menyikapi kondisi pasar saham di tengah pandemi covid-19, berikut adalah riwayat kelam pasar saham, terutama di Amerika Serikat:</p>
<p style="text-align: justify;"><img loading="lazy" decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-8111" src="https://investasi.online/wp-content/uploads/2020/04/pasar-saham-di-tengah-pandemi.jpg" alt="pasar saham di tengah pandemi" width="500" height="338" srcset="https://investasi.online/wp-content/uploads/2020/04/pasar-saham-di-tengah-pandemi.jpg 500w, https://investasi.online/wp-content/uploads/2020/04/pasar-saham-di-tengah-pandemi-300x203.jpg 300w" sizes="(max-width: 500px) 100vw, 500px" /></p>
<ul style="text-align: justify;">
<li> Tahun 1987 – Pasar saham jatuh 23% dalam sehari, 33% dalam sebulan, dan kemudian pulih dalam waktu yang cukup cepat;</li>
<li>Tahun 2008 – Pasar jatuh 30%, kemudian sedikit membaik, dan jatuh lagi 40%;</li>
<li>Tahun 1929 – Pasar saham cukup menjanjikan, namun kemudian jatuh 25% dalam waktu satu minggu saja di bulan Oktober. Kemudian, kondisinya kembali membaik, hingga tahun 1931. Sayangnya, para investor memandang remeh kondisi perekonomian saat itu. Mereka memang mengakui adanya resesi, namun berasumsi bahwa resesi tersebut tidak akan menimbulkan kerusakan lebih jauh.</li>
<li>Tahun 1931 – Kondisi pasar sedikit membaik. Banyak yang berfikir bahwa Great Depression sebenarnya telah dimulai sejak Tahun 1929. Kondisinya masih positif di awal tahun. Kemudian, jatuh hampir 50% di triwulan pertama. Pasar saham mengalami kekacauan. <a href="https://investasi.online/tips-investasi-saham-di-tengah-kekacuan-pasar-akibat-pandemi/" target="_blank" rel="noopener" data-wpel-link="internal">Kondisi pasar saham di tengah pandemi</a> saat ini hampir sama dengan kondisi di Tahun 1931.</li>
</ul>
<p style="text-align: justify;">Menurut para ahli, ada beberapa faktor yang mempengaruhi buruknya kondisi pasar saat itu, antara lain:</p>
<ul style="text-align: justify;">
<li> Penurunan penjualan kendaraan</li>
<li>Pembebanan bea cukai terhadap barang impor oleh Amerika Serikat</li>
<li>Jatuhnya harga komoditas</li>
<li>Lonjakan pinjaman konsumen, karena adanya keringanan kredit pada masa itu</li>
<li>Kegagalan bank, karena kredit macet. Hal ini dipicu oleh adanya keringanan kredit di awal resesi</li>
<li>Penurunan suku bunga federal hingga 1.5%</li>
<li>Banyaknya bank yang gagal, termasuk sebuah bank raksasa di Jerman</li>
<li>Defisit fiskal yang semakin parah di seluruh dunia</li>
<li>Deflasi, dan beberapa faktor lain</li>
</ul>
<p style="text-align: justify;">Pada saat itu, S&amp;P belum ada, namun Dow Jones Industrial Average sudah ada. Pada saat itu, Dow Jones yang dianggap sebagai “pasar saham” oleh para investor di Amerika Serikat. Awal yang positif di pasar saham pada awal tahun sirna dalam waktu sekejap. Sejak akhir Februari hingga Juni Tahun 1931, Dow jatuh 37%, kemudian bertahan sekitar 25% dalam waktu sebulan. Kondisi ini berlangsung hampir selama 5 minggu. Bahkan, sekitar bulan November, Dow masih turun 31%. Secara keseluruhan, pasar saham terjun bebas sebesar 37% dalam waktu 6 minggu, dan berakhir pada Tanggal 07 Desember 1931.</p>
<p style="text-align: justify;">Selama setahun, Dow mengalami kerugian sebesar 54%. Sejak saat itu, pasar saham berjalan laksana mimpi buruk. Setiap kali terjadi sedikit kenaikan, akan selalu diikuti penurunan yang tajam, baik lagi, dan turun lagi. Dow kembali kondisinya sebesar di Januari 1931 pada Tahun 1937, 6 tahun kemudian!</p>
<h4 style="text-align: justify;"><strong>Pasar Saham di Tengah Pandemi: Pelajaran dari Sejarah</strong></h4>
<p style="text-align: justify;">Goncangan ekonomi yang terjadi di akhir Tahun 1920an hingga awal Tahun 1930an menawarkan dua jenis kesempatan bagi investor: mereka bisa mendapatkan keuntungan dari volatilitas pasar saham, atau, mereka hanya bisa beli-kemudian-tahan-dan-berdoa. Strategi keduapun tetap menimbulkan kecemasan dan banyak kekecewaan di kalangan investor. Berspekulasi saja tidak cukup. Memang dibutuhkan strategi dan analisis yang tajam untuk bisa menentukan strategi yang tepat.</p>
<p style="text-align: justify;">Lalu, bagaimana sejarah Tahun 1931 membantu kita memahami pasar saham di tengah pandemi covid-19 saat ini? Jika anda adalah seorang investor di pasar saham, anda mungkin perlu mengetahui beberapa hal berikut:</p>
<ul style="text-align: justify;">
<li>Penurunan harga saham yang sangat tajam pada <a href="https://investasi.online/strategi-menyusun-portofolio-investasi-berimbang/" target="_blank" rel="noopener" data-wpel-link="internal">portofolio investasi</a> anda bukanlah sesuatu yang tidak bisa dielakkan. Anda harus proaktif untuk mencegahnya.  Penurunan bisa dihidnari, jika anda memahami <em>tool</em> dan teknik yang disediakan oleh pasar modern saat ini.</li>
<li>Penurunan nilai portofolio yang besar tidak sama dengan penurunan kecil. Jika portofolio anda turun 20%, maka untuk menaikkannya tidak hanya sulit secara matematis. Jangan biarkan hal itu terjadi. Anda harus menghindari kerugian besar.</li>
<li>Besar kemungkinan sejarah akan kembali terulang. Anda bisa lihat bahwa kekacauan di Tahun 1931 tidaklah datang begitu saja. Kondisi itu merupakan puncak dari kondisi pasar pada beberapa tahun sebelumnya.</li>
</ul>
<p style="text-align: justify;">Sejauh ini, pergerakan pasar saham di tengah pandemi covid hampir sama dengan kondisi di Tahun 1931. Kita semua berharap kondisi perekonomian dunia segera membaik, secepat mungkin. Namun, berharap dan berdoa adalah strategi yang ideal untuk kondisi-kondisi yang tidak berkaitan dengan uang. Jika ada kaitannya dengan uang, berharap bukanlah strategi. Namun, anda harus menyusun strategi untuk menghindari kerugian besar.</p>
<p>The post <a href="https://investasi.online/belajar-tentang-pasar-saham-di-tengah-pandemi-dari-great-depression-1931/" data-wpel-link="internal">Belajar Tentang Pasar Saham di Tengah Pandemi dari Great Depression 1931</a> appeared first on <a href="https://investasi.online" data-wpel-link="internal">Investasi Online</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://investasi.online/belajar-tentang-pasar-saham-di-tengah-pandemi-dari-great-depression-1931/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
