<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Aneka Bisnis | Investasi Online</title>
	<atom:link href="https://investasi.online/tag/aneka-bisnis/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link></link>
	<description>Portal Edukasi Investasi</description>
	<lastBuildDate>Thu, 29 Dec 2022 09:10:20 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.5.8</generator>
	<item>
		<title>10 Ide Passive Income Untuk Tingkatkan Pendapatan Tahun 2023</title>
		<link>https://investasi.online/10-ide-passive-income-untuk-tingkatkan-pendapatan-tahun-2023/</link>
					<comments>https://investasi.online/10-ide-passive-income-untuk-tingkatkan-pendapatan-tahun-2023/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Anna]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 24 Dec 2022 02:40:01 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Aneka Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[bisnis online]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://investasi.online/?p=18833</guid>

					<description><![CDATA[<p>Pendapatan pasif atau passive income merupakan sumber pendapatan kedua yang sangat bermanfaat bagi kebebasan keuangan kita. Penghasilan dari pendapatan pasif dapat memperkaya pundi-pundi untuk dana pensiun dan pelesir dalam situasi <a href="https://investasi.online/10-ide-passive-income-untuk-tingkatkan-pendapatan-tahun-2023/" data-wpel-link="internal">....</a></p>
<p>The post <a href="https://investasi.online/10-ide-passive-income-untuk-tingkatkan-pendapatan-tahun-2023/" data-wpel-link="internal">10 Ide Passive Income Untuk Tingkatkan Pendapatan Tahun 2023</a> appeared first on <a href="https://investasi.online" data-wpel-link="internal">Investasi Online</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Pendapatan pasif atau <em>passive income</em> merupakan sumber pendapatan kedua yang sangat bermanfaat bagi kebebasan keuangan kita. Penghasilan dari pendapatan pasif dapat memperkaya pundi-pundi untuk <a href="https://investasi.online/3-rencana-dana-pensiun-terbaik-bagi-karyawan-dan-pekerja-lepas/" target="_blank" rel="noopener" data-wpel-link="internal">dana pensiun</a> dan pelesir dalam situasi ekonomi yang wajar, maupun untuk mengatasi krisis yang mungkin terjadi saat kita terkena PHK atau mengalami kecelakaan tak terduga. Namun, bagaimana caranya mendapatkan <em>passive income</em>?</p>
<p style="text-align: justify;"><img fetchpriority="high" decoding="async" class="aligncenter wp-image-18834 size-full" src="https://investasi.online/wp-content/uploads/2022/12/20221223-ide-passive-income-2023.jpg" alt="Ide Passive Income Untuk Tingkatkan Pendapatan Tahun 2023" width="750" height="421" srcset="https://investasi.online/wp-content/uploads/2022/12/20221223-ide-passive-income-2023.jpg 750w, https://investasi.online/wp-content/uploads/2022/12/20221223-ide-passive-income-2023-300x168.jpg 300w" sizes="(max-width: 750px) 100vw, 750px" /></p>
<p style="text-align: justify;">Di era revolusi industri 4.0, pilihan sumber pendapatan pasif makin melimpah. Berikut ini sepuluh (10) ide <em>passive income</em> yang bisa menghasilkan keuntungan berlipat ganda.</p>
<ol style="text-align: justify;">
<li>Menyewakan properti, baik berupa rumah kontrakan, kamar kos, toko, atau tempat parkir.</li>
<li>Bisnis afiliasi (affiliate marketing) untuk produk dan layanan digital, contohnya Tokopedia, Shopee, dan beragam aplikasi investasi reksa dana populer.</li>
<li>Bisnis reseller atau dropshipping melalui online marketplace, terutama untuk produk yang laris manis seperti busana, skincare dan make up.</li>
<li>Menjual foto atau ilustrasi secara online, contohnya melalui Alamy, Shutterstock, dan lain-lain.</li>
<li>Membuat dan menjual buku dalam bentuk fisik ataupun digital.</li>
<li>Membuat dan menjual produk dengan desain unik seperti T-Shirt, mug, poster, agenda, dan lain-lain.</li>
<li>Memasang iklan pada mobil atau motor.</li>
<li>Membuat <a href="https://investasi.online/monetisasi-blog-ini-kiat-sukses-mendapatkan-uang-dari-blog/" target="_blank" rel="noopener" data-wpel-link="internal">blog</a> atau channel Youtube tentang topik populer.</li>
<li>Berinvestasi dalam obligasi atau <a href="https://investasi.online/surat-berharga-negara-dan-reksadana-lebih-baik-mana/" target="_blank" rel="noopener" data-wpel-link="internal">Surat Berharga Negara</a> (SBN).</li>
<li>Berinvestasi dalam <a href="https://investasi.online/mengenal-saham-defensif-di-bursa-efek-indonesia/" target="_blank" rel="noopener" data-wpel-link="internal">saham defensif</a> yang rutin membagikan dividen, contohnya seperti saham-saham dalam indeks IDX High Dividend 20.</li>
</ol>
<p style="text-align: justify;">Tak dapat dipungkiri bahwa kita membutuhkan modal tertentu untuk menciptakan sumber <em>passive income</em> baru. Tapi modal itu tidak harus berupa uang atau materi yang mahal.</p>
<p style="text-align: justify;">Beberapa ide <em>passive income</em> di atas tidak membutuhkan modal uang sama sekali, melainkan sekedar membutuhkan keahlian tertentu. Sementara itu, keahlian yang dibutuhkan itu dapat dipelajari secara gratis melalui Youtube atau laman edukasi online. Contohnya menjual foto dan mengikuti bisnis affiliate.</p>
<p style="text-align: justify;">Kita kemungkinan hanya perlu bekerja keras pada tahap awal saja, kemudian duduk santai mendulang cuan pada periode berikutnya. Asalkan bekerja sama dengan jalur penjualan atau mitra digital yang bonafide, jerih payah hari ini akan menghasilkan pabrik uang untuk masa depan.</p>
<p>The post <a href="https://investasi.online/10-ide-passive-income-untuk-tingkatkan-pendapatan-tahun-2023/" data-wpel-link="internal">10 Ide Passive Income Untuk Tingkatkan Pendapatan Tahun 2023</a> appeared first on <a href="https://investasi.online" data-wpel-link="internal">Investasi Online</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://investasi.online/10-ide-passive-income-untuk-tingkatkan-pendapatan-tahun-2023/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Seperti Apa Model Bisnis Yang Tahan Resesi?</title>
		<link>https://investasi.online/seperti-apa-model-bisnis-yang-tahan-resesi/</link>
					<comments>https://investasi.online/seperti-apa-model-bisnis-yang-tahan-resesi/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Hendri Wijaya]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 02 Nov 2022 13:13:39 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Aneka Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Bentuk-bentuk Bisnis]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://investasi.online/?p=18348</guid>

					<description><![CDATA[<p>Resesi mengancam perekonomian di seluruh dunia. Para pemimpin perusahaan mencoba menyakurkan energi secara signifikan untuk membangun model bisnis yang tahan resesi. Namun, resesi tidak selalu berarti sama dengan perlambatan di <a href="https://investasi.online/seperti-apa-model-bisnis-yang-tahan-resesi/" data-wpel-link="internal">....</a></p>
<p>The post <a href="https://investasi.online/seperti-apa-model-bisnis-yang-tahan-resesi/" data-wpel-link="internal">Seperti Apa Model Bisnis Yang Tahan Resesi?</a> appeared first on <a href="https://investasi.online" data-wpel-link="internal">Investasi Online</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Resesi mengancam perekonomian di seluruh dunia. Para pemimpin perusahaan mencoba menyakurkan energi secara signifikan untuk membangun model bisnis yang tahan resesi. Namun, resesi tidak selalu berarti sama dengan perlambatan di perusahaan, jika perusahaan mampu menerapkan strategi proaktif secara cepat. Investasi untuk memperbaiki pengalaman konsumen bisa membantu mempertahankan banyak <a href="https://investasi.online/cara-menarik-konsumen-di-liburan-akhir-tahun-oleh-retail/" target="_blank" rel="noopener" data-wpel-link="internal">konsumen</a> yang tadinya bisa hilang. Jika anda menerapkan strategi yang benar, mereka bahkan bisa menjadi konsumen setia, yang membantu anda menumbuhkan basis konsumen.</p>
<p style="text-align: justify;">Lalu, bagaimana semestinya kita befikir tentang pengalaman konsumen dan bagaimana meningkatkannya sebagai antisipasi terhadap perlambatan ekonomi? Ada beberapa konsep yang bisa membantu anda mengembangkan model bisnis yang tahan resesi. Meski tidak tahan 100%, setidaknya anda bisa memitigasi dampaknya.</p>
<p style="text-align: justify;"><img decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-18349" src="https://investasi.online/wp-content/uploads/2022/11/model-bisnis-yang-tahan-resesi.jpg" alt="model bisnis yang tahan resesi" width="500" height="366" srcset="https://investasi.online/wp-content/uploads/2022/11/model-bisnis-yang-tahan-resesi.jpg 500w, https://investasi.online/wp-content/uploads/2022/11/model-bisnis-yang-tahan-resesi-300x220.jpg 300w" sizes="(max-width: 500px) 100vw, 500px" /></p>
<h3 style="text-align: justify;"><strong>Model Bisnis Yang Tahan Resesi: Pentingnya Pengalaman Konsumen</strong></h3>
<p style="text-align: justify;">Menurut para pakar, para pemimpin perusahaan harus membangun pola berfikir yang mampu melihat dari sudut pandang orang luar. Misalnya, mereka harus bisa memandang perusahaan anda dari sudut pandang konsumen, tentunya dengan memposisikan diri mereka sebagai konsumen. Selama masa resesi, konsumen mengharapkan kenyamanan dan proses transaksi tanpa gesekan, serta stabilitas pasokan barang.</p>
<p style="text-align: justify;">Bagi para retailer, anda mungkin perlu menyesuaikan strategi komunikasi <a href="https://investasi.online/ingin-membangun-sebuah-brand-pastikan-merancang-panduan-yang-baik/" target="_blank" rel="noopener" data-wpel-link="internal">brand</a> anda. Biasanya, komunikasi difokuskan pada produk-produk yang diinginkan konsumen, namun selama resesi, maka fokus perusahaan semestinya kepada produk-produk yang akan dibutuhkan konsumen.  Pendekatan ini dapat meningkatkan loyalitas konsumen dan mengurangi biaya untuk mendapatkan konsumen baru.</p>
<p style="text-align: justify;">Sayangnya, mengatur strategi perusahaan tidaklah semudah itu, karena perjalanan konsumen melalui sejumlah bidang, yang biasanya tidak memiliki integrasi data. Realita ini menunjukkan bahwa para agen perusahaan tidak memiliki konteks lengkap tentang konsumen dan berjuang untuk menyesuaikan diri dengan perilaku konsumen yang mudah berubah.</p>
<h4 style="text-align: justify;"> <strong>Model Bisnis Yang Tahan Resesi: Cara Mengevaluasi Pengalaman Konsumen</strong></h4>
<p style="text-align: justify;">Sebelum membangun rancangan model bisnis yang tahan resesi versi perusahaan anda, cobalah lakukan evaluasi terhadap kondisi saat ini. Bagaimana tingkat kepuasan konsumen atas produk/jasa yang anda tawarkan? Ada beberapa cara untuk mendapatkan jawabannya, antara lain:</p>
<ul style="text-align: justify;">
<li>Lakukan survey; Berbicaralah kepada konsumen anda. Dengan memiliki <em>feedback</em> melalui survey konsumen, anda bisa mendapatkan informasi berharga tentang perjalanan konsumen dan membantu anda memahami apa kebutuhan mereka.</li>
<li>Evaluasi <em>churn rate</em>. Angka ini adalah jumlah konsumen yang membatalkan atau gagal memperbaharui keanggotaannya pada periode tertentu. Bagi pengusaha retail, anda bisa mengidentifikasi konsumen yang masuk dalam <em>mailing list</em>, namun belum pernah berinteraksi dengan perusahaan anda selama resesi.’</li>
<li>Evaluasi perjalanan konsumen. Salah satu cara terbaik untuk berfikir layaknya konsumen adalah melalui proses itu sendiri. Apa tahap yang dibutuhkan untuk melakukan penjualan? Biasanya, tidak ada pengalaman belanja yang konsisten, jika anda membandingkan proses <a href="https://investasi.online/berbelanja-online-selama-liburan-akhir-tahun-ini-trend-nya/" target="_blank" rel="noopener" data-wpel-link="internal">berbelanja online</a> dan offline yang ditawarkan kebanyakan retail. Dengan menemukan point ini, anda bisa menyusun cara untuk meningkatkan pengalaman konsumen di masa mendatang.</li>
</ul>
<h4 style="text-align: justify;"><strong>Model Bisnis Yang Tahan Resesi: Cara Meningkatkan Pengalaman Konsumen</strong></h4>
<p style="text-align: justify;">Setelah melakukan tiga tahapan evaluasi atau review di atas, maka anda bisa melanjutkan menyusun strategi untuk memperbaiki pengalaman konsumen, dan pada akhirnya, menyusun model bisnis yang tahan resesi. Berikut adalah beberapa rekomendasi dasar tentang cara meningkatkan loyalitas konsumen dan bahkan menarik klien baru:</p>
<ul style="text-align: justify;">
<li>Buatlah visi yang jelas tentang pelayanan konsumen anda. Mulai dengan menentukan apa yang ingin anda capai dalam pelayanan konsumen. Sifat pelayanan seperti apa yang ingin anda berikan? Informasi ini bisa membantu anda merancang visi yang bagus (atau serangkaian prinsip bisnis) yang akan memandu anda dalam menyusun pendekatan terhadap konsumen. Visi bisa menjaga agar para pemimpin berada pada frekuensi yang sama.</li>
<li>Integrasikan layanan online dan offline. Bukan sebuah rahasia lagi bahwa <a href="https://investasi.online/prospek-e-commerce-di-masa-mendatang-visual-shopping-vs-video-shopping/" target="_blank" rel="noopener" data-wpel-link="internal">e-commerce</a> secara cepat menggantikan layanan <em>brick-n-mortar</em> alias toko fisik. Anda mungkin sudah memiliki beberapa opsi pembelian online, sekalipun saat ini masih menjalankan toko secara fisik. Perusahaan retail bisa memperbaiki pengalaman konsumen dengan mengintegrasikan layanan online dan offline. Misalnya, dengan menawarkan opsi membeli online dan mengambilnya di kantor, anda bisa mendorong konsumen untuk membeli dan sekaligus berkunjung ke toko anda.</li>
<li>Cari cara agar terkoneksi dengan penduduk setempat. Para retailer modern yang menjalankan banyak toko di lokasi yang berbeda-beda bisa memperhitungkan kebutuhan masyarakat setempat. Bisa jadi, kebutuhan konsumen berbeda-beda di setiap toko; artinya, anda harus menyesuaikan produk dan jasa agar sesuai dengan kebutuhan penduduk di mana toko tersebut berada.</li>
</ul>
<p style="text-align: justify;">Mungkin, anda sering mendengar rekomendasi agar perusahaan menyesuaikan bahasa dan gaya komunikasi ketika melakukan ekspansi bisnis ke luar negeri, karena budaya yang berbeda, namun konsep dasar perusahaan tetap sama. Dengan menyesuaikan gaya komunikasi dan produk, konsumen akan melihat bahwa anda peduli untuk mencari tahu apa yang penting bagi mereka.</p>
<p style="text-align: justify;">Jika anda sedang mencari model bisnis yang tahan resesi, maka beberapa rekomendasi di atas dapat membantu, setidaknya meminimalisir dampak resesi yang ditakutkan semua kalangan saat ini. Dengan model bisnis yang tepat, perusahaan anda tetap bisa bertahan.</p>
<p>The post <a href="https://investasi.online/seperti-apa-model-bisnis-yang-tahan-resesi/" data-wpel-link="internal">Seperti Apa Model Bisnis Yang Tahan Resesi?</a> appeared first on <a href="https://investasi.online" data-wpel-link="internal">Investasi Online</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://investasi.online/seperti-apa-model-bisnis-yang-tahan-resesi/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Minyak Mahal, 7 Bahan Bakar Alternatif Ini Layak Dilirik</title>
		<link>https://investasi.online/minyak-mahal-7-bahan-bakar-alternatif-ini-layak-dilirik/</link>
					<comments>https://investasi.online/minyak-mahal-7-bahan-bakar-alternatif-ini-layak-dilirik/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Anna]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 08 Apr 2022 18:39:18 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Minyak]]></category>
		<category><![CDATA[Aneka Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[komoditas]]></category>
		<category><![CDATA[minyak]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://investasi.online/?p=16312</guid>

					<description><![CDATA[<p>Kenaikan harga BBM (Bahan Bakar Minyak) belakangan ini tak lepas dari dinamika harga minyak dunia yang makin mahal lantaran perang Rusia-Ukraina. Namun, bagi warga Indonesia, harga BBM yang mahal semakin <a href="https://investasi.online/minyak-mahal-7-bahan-bakar-alternatif-ini-layak-dilirik/" data-wpel-link="internal">....</a></p>
<p>The post <a href="https://investasi.online/minyak-mahal-7-bahan-bakar-alternatif-ini-layak-dilirik/" data-wpel-link="internal">Minyak Mahal, 7 Bahan Bakar Alternatif Ini Layak Dilirik</a> appeared first on <a href="https://investasi.online" data-wpel-link="internal">Investasi Online</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Kenaikan harga BBM (Bahan Bakar Minyak) belakangan ini tak lepas dari dinamika <a href="https://investasi.online/prediksi-harga-minyak-dunia-2021-2050-menurut-instansi-amerika/" data-wpel-link="internal">harga minyak dunia</a> yang makin mahal lantaran perang Rusia-Ukraina. Namun, bagi warga Indonesia, harga BBM yang mahal semakin menekan kondisi keuangan kita.</p>
<p>Mau tak mau, kita harus menghadapi kenaikan harga BBM dengan tenang. Mungkin juga memperhitungkan ulang pengeluaran bulanan untuk menambah anggaran beli bensin. Atau, melangkah lebih jauh dengan menjajaki sejumlah bahan bakar alternatif non-minyak.</p>
<p><img decoding="async" class="aligncenter wp-image-16313 size-full" src="https://investasi.online/wp-content/uploads/2022/04/20220409-bahan-bakar-alternatif.jpg" alt="7 Bahan Bakar Alternatif Ini Layak Dilirik" width="750" height="421" srcset="https://investasi.online/wp-content/uploads/2022/04/20220409-bahan-bakar-alternatif.jpg 750w, https://investasi.online/wp-content/uploads/2022/04/20220409-bahan-bakar-alternatif-300x168.jpg 300w" sizes="(max-width: 750px) 100vw, 750px" /></p>
<p>Kendaraan berbahan bakar non-migas bukanlah hal baru. Selama berpuluh tahun, banyak orang di seluruh dunia melaksanakan beragam penelitian untuk menemukan bahan bakar alternatif yang dapat menyaingi minyak dan turunannya. Kendaraan berbasis BBM masih menjadi primadona dunia otomotif hingga saat ini, tetapi banyak sekali opsi bahan bakar alternatif yang dapat dipilih. Berikut ini beberapa diantaranya:</p>
<ul>
<li>Compressed Natural Gas (CNG)</li>
<li>Hidrogen</li>
<li>Ethanol</li>
<li>Synthetic Gasoline (BBM Sintetis)</li>
<li>Biomass Methane</li>
<li>Tenaga Surya</li>
<li>Tenaga Listrik</li>
</ul>
<p>CNG acap kali disebut-sebut sebagai bahan bakar alternatif terbaik, meskipun tak sepopuler bahan bakar listrik. Mobil Berbahan Bakar Gas (Mobil BBG) di Indonesia terbukti lebih murah dan ramah lingkungan dibandingkan dengan mobil BBM. Kita juga bisa memodifikasi mobil BBM menjadi mobil BBG atau mobil &#8220;dual fuel&#8221; dengan memanfaatkan konverter yang sudah banyak tersedia di kota-kota besar.</p>
<p>Mobil Hidrogen saat ini belum hadir di Indonesia, tetapi menjadi salah satu favorit penggemar otomotif mancanegara. Pemerintah RI juga tengah mengupayakan promosi mobil hidrogen seiring dengan meningkatnya popularitas mobil listrik (electric vehicle).</p>
<p>Mobil bertenaga hidrogen memiliki sejumlah kemiripan dengan mobil listrik, tetapi juga memuat sejumlah perbedaan. Mobil listrik memanfaatkan sumber tenaga listrik yang disimpan dalam baterai, sedangkan mobil hidrogen menggunakan fuel cell untuk memisahkan proton dan elektron yang ada di gas hidrogen. Keduanya sama-sama memanfaatkan mesin yang berbeda dengan kendaraan berbasis BBM, sekaligus membutuhkan stasiun pengisian bahan bakar yang unik.</p>
<p>Bagi masyarakat umum, beberapa pilihan bahan bakar alternatif ini merupakan opsi untuk menghemat pengeluaran. Tetapi ini merupakan serangkaian <a href="https://investasi.online/peluang-bisnis-online-ubah-pengetahuan-menjadi-bisnis/" data-wpel-link="internal">peluang bisnis</a> yang menarik bagi investor dan pengusaha.</p>
<p>The post <a href="https://investasi.online/minyak-mahal-7-bahan-bakar-alternatif-ini-layak-dilirik/" data-wpel-link="internal">Minyak Mahal, 7 Bahan Bakar Alternatif Ini Layak Dilirik</a> appeared first on <a href="https://investasi.online" data-wpel-link="internal">Investasi Online</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://investasi.online/minyak-mahal-7-bahan-bakar-alternatif-ini-layak-dilirik/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Trend Usaha Kecil Tahun 2022 Yang Mungkin Mempengaruhi Bisnis Anda</title>
		<link>https://investasi.online/trend-usaha-kecil-tahun-2022-yang-mungkin-mempengaruhi-bisnis-anda/</link>
					<comments>https://investasi.online/trend-usaha-kecil-tahun-2022-yang-mungkin-mempengaruhi-bisnis-anda/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Hendri Wijaya]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 13 Jan 2022 16:09:26 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Aneka Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Usaha Kecil Menengah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://investasi.online/?p=15270</guid>

					<description><![CDATA[<p>Selama 2 tahun masa ketidakpastian dan disrupsi yang dipicu oleh pandemi, para pengusaha mulai mempertimbangkan prospek usaha mereka hingga beberapa tahun ke depan. Mereka juga mengantisipasi trend usaha kecil tahun <a href="https://investasi.online/trend-usaha-kecil-tahun-2022-yang-mungkin-mempengaruhi-bisnis-anda/" data-wpel-link="internal">....</a></p>
<p>The post <a href="https://investasi.online/trend-usaha-kecil-tahun-2022-yang-mungkin-mempengaruhi-bisnis-anda/" data-wpel-link="internal">Trend Usaha Kecil Tahun 2022 Yang Mungkin Mempengaruhi Bisnis Anda</a> appeared first on <a href="https://investasi.online" data-wpel-link="internal">Investasi Online</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Selama 2 tahun masa ketidakpastian dan disrupsi yang dipicu oleh pandemi, para pengusaha mulai mempertimbangkan prospek usaha mereka hingga beberapa tahun ke depan. Mereka juga mengantisipasi trend usaha kecil tahun 2022 yang mungkin mempengaruhi rencana bisnis. Perkembangan teknologi digital adalah sebuah rahmat, terutama dalam kaitannya dengan otomatisasi proses pekerjaan yang sifatnya berulang. Teknologi dapat meningkatkan produktivitas dan mendukung model <a href="https://investasi.online/sistem-kerja-hybrid-kelemahan-yang-harus-diantisipasi-part-1/" target="_blank" rel="noopener" data-wpel-link="internal">kerja hybrid</a>.</p>
<h3 style="text-align: justify;"><strong>Trend Usaha Kecil Tahun 2022 Menurut Para Praktisi</strong></h3>
<p style="text-align: justify;">Dengan penemuan <em>low code</em> dan otomatisasi tanpa kode, kini teknologi ini sudah bisa dijangkau oleh usaha-usaha kecil sekalipun. Namun, apa lagi trend usaha kecil tahun 2022 ini? Berikut adalah prediksi dari beberapa orang pemimpin bisnis ternama.</p>
<p style="text-align: justify;"><img loading="lazy" decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-15271" src="https://investasi.online/wp-content/uploads/2022/01/trend-usaha-kecil-tahun-2022.jpg" alt="trend usaha kecil tahun 2022" width="500" height="386" srcset="https://investasi.online/wp-content/uploads/2022/01/trend-usaha-kecil-tahun-2022.jpg 500w, https://investasi.online/wp-content/uploads/2022/01/trend-usaha-kecil-tahun-2022-300x232.jpg 300w" sizes="(max-width: 500px) 100vw, 500px" /></p>
<h5 style="text-align: justify;"><u>Tantangan Pendanaan</u></h5>
<p style="text-align: justify;">Dalam sebuah survey terhadap sejumlah perusahaan baru di AS dan UK, yang dilaksanakan oleh Angel Investment Network (AIN) tentang prospek bisnis mereka untuk Tahun 2022, tiga perempat responden merasa yakin dengan kondisi 12 bulan ke depan. Kondisi ini berubah secara dramatis dibanding periode yang sama tahun lalu, di mana hampir 60% perusahaan baru melaporkan bahwa pertumbuhan usaha mereka terdampak selama pandemi.</p>
<p style="text-align: justify;">Menurut pendiri AIN – Mike Lebus, meningkatkan <a href="https://investasi.online/investasi-terbaik-dan-terpercaya-untuk-mengembangkan-uang-anda/" target="_blank" rel="noopener" data-wpel-link="internal">investasi</a> tetap menjadi tantangan terberat. Hal ini juga disampaikan oleh hampir 85% responden yang berpartisipasi pada survey mereka. Ia juga percaya bahwa pemerintah akan berperan dalam membantu menciptakan situasi yang kondusif untuk merangsang investasi di kalangan pemula. Di antaranya melalui keringanan pajak, yang diharapkan dapat mendorong munculnya investor-investor pemula, yang merupakan urat nadi pendanaan bagi perusahaan baru.</p>
<h5 style="text-align: justify;"><u>Go Public</u></h5>
<p style="text-align: justify;">Satu lagi trend usaha kecil tahun 2022 diprediksi oleh CEO dari jejaring sosial eSport Brag House, yakni Lavell Juan. Ia memprediksi terjadinya kenaikan jumlah perusahaan pemula yang akan memasuki ajang IPO (penawaran saham perdana), sebagai upaya untuk mendapatkan akses terhadap pasar modal secara lebih cepat. Diperkirakan bahwa trend usaha kecil 2022 ini akan terlihat terutama pada perusahaan yang bergerak di sektor olah raga dan perusahaan digital, karena sektor ini dianggap lebih siap untuk beroperasi di bawah keterbatasan akibat Covid-19.</p>
<h5 style="text-align: justify;"><u>Munculnya Pekerja Proyek</u></h5>
<p style="text-align: justify;">Dalam kaitannya dengan lowongan pekerjaan, banyak bisnis yang hanya fokus pada pekerjaan yang dilakukan dengan keahlian khusus. Hal ini terjadi karena otomatisasi dan teknologi semakin mengurangi kebutuhan terhadap staf admin yang bekerja full-time. Inilah pandangan pendiri platform frelance bernama UnderPinned – Albert-Clauson, yang memprediksi bahwa dunia usaha akan semakin banyak menggunakan sistem kerja jarak jauh untuk menciptakan tim-tim <em>hybrid</em>, di mana para pekerja paruh waktu dan pekerja full-time bisa bekerja bergantian.</p>
<p style="text-align: justify;">Menurutnya, nilai yang sesungguhnya dari pekerjaan akan didapat dari pekerja yang memiliki keahlian tinggi, yakni mereka yang bekerja untuk proyek-proyek tertentu, bukan dari tim yang bekerja penuh di kantor. Namun, biaya tenaga kerja untuk mereka yang memiliki keahlian khusus ini juga akan meningkat, karena terjadinya globalisasi sistem kerja paruh waktu.</p>
<h5 style="text-align: justify;"><u>Pabrik Mulai Pindah</u></h5>
<p style="text-align: justify;">Trend usaha kecil tahun 2022 berikutnya adalah prediksi bahwa perusahaan manufaktur dalam negeri akan kembali. Hal ini diprediksi oleh CEO Munchy Play, yakni Sophia Procter. Perusahaan ini merancang dan membuat piring untuk anak <em>toddler</em> dan anak usia dini (PAUD). Dengan mendirikan kantor manufaktur di dalam negeri, perusahaan bisa mengurangi dampak dari permasalahan import akibat pandemi dan regulasi seputar Brexit. Akibatnya, muncul trend baru di mana perusahaan-perusahaan manufaktur cenderung kembali ke negara asalnya.</p>
<h5 style="text-align: justify;"><u>Outsourcing untuk Mendorong Pertumbuhan</u></h5>
<p style="text-align: justify;">Salah satu pelajaran penting yang diambil banyak perusahaan selama pandemi adalah fokus pada apa yang terbaik dan melibatkan pakar ketika mereka membutuhkan solusi-solusi spesifik. Joanna Swash, CEO dari Moneypenny, percaya bahwa trend usaha kecil tahun 2022 ini akan berlanjut. Misalnya, banyak perusahaan yang menggunakan <em>outsourcing</em> untuk ponsel, Live Chat, dan layanan resepsionis selama pandemi, dan mereka merasakan manfaatnya dari segi biaya dan efisiensi.</p>
<p style="text-align: justify;">Selain <em>outsourcing </em>di bidang komunikasi, Joanna Swash juga memperkirakan bahwa trend ini akan meluas ke fungsi lain, termasuk HR, marketing, dan penjualan. Menurutnya, perusahaan yang mengadopsi model outsourcing ini bisa berkembang dan berinovasi lebih cepat, dan semakin kompetitif di tengah lingkungan bisnis yang berubah terus-menerus.</p>
<h5 style="text-align: justify;"><u>Penguasaan Model Hybrid</u></h5>
<p style="text-align: justify;">Transisi ke sistem kerja hybrid juga menghadirkan tantangan bagi perusahaan semua ukuran. James King dari Fig percaya bahwa perusahaan-perusahaan baru akan cepat mengembangkan keahlian yang dibutuhkan dan mengelola budaya kerja tim <em>hybrid</em> secara efektif.</p>
<p style="text-align: justify;">Perusahaan-perusahaan baru akan berusaha menemukan bagaimana caranya agar mereka unggul dalam hal cara kerja. King juga mengantisipasi munculnya tool bisnis baru untuk mengatasi pemborosan dalam operasi kantor, termasuk dalam sistem pengadaan baru, sistem permintaan peralatan baru, dan tool untuk menghubungkan semuanya.</p>
<p style="text-align: justify;">Itulah beberapa tren <a href="https://investasi.online/manajemen-usaha-kecil-tahun-2021-menarik-talent-terbaik/" target="_blank" rel="noopener" data-wpel-link="internal">usaha kecil</a> tahun 2022 yang mungkin akan mempengaruhi cara kerja perusahaan anda, jika anda sedang menjalankan sebuah perusahaan skala kecil atau menengah. Siap untuk menghadapinya?</p>
<p>The post <a href="https://investasi.online/trend-usaha-kecil-tahun-2022-yang-mungkin-mempengaruhi-bisnis-anda/" data-wpel-link="internal">Trend Usaha Kecil Tahun 2022 Yang Mungkin Mempengaruhi Bisnis Anda</a> appeared first on <a href="https://investasi.online" data-wpel-link="internal">Investasi Online</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://investasi.online/trend-usaha-kecil-tahun-2022-yang-mungkin-mempengaruhi-bisnis-anda/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Membangun Hubungan Emosional dengan Follower di Media Sosial</title>
		<link>https://investasi.online/membangun-hubungan-emosional-dengan-follower-di-media-sosial/</link>
					<comments>https://investasi.online/membangun-hubungan-emosional-dengan-follower-di-media-sosial/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Hendri Wijaya]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 14 Jul 2021 15:38:35 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Aneka Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[manajemen bisnis]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://investasi.online/?p=13045</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jumlah penduduk bumi kian bertambah, sudah mendekati angka 7 milyar jiwa, dan lebih dari 60 milyar pesan dikirim menggunakan berbagai platform digital setiap harinya. Artinya, mengurus media sosial adalah pekerjaan <a href="https://investasi.online/membangun-hubungan-emosional-dengan-follower-di-media-sosial/" data-wpel-link="internal">....</a></p>
<p>The post <a href="https://investasi.online/membangun-hubungan-emosional-dengan-follower-di-media-sosial/" data-wpel-link="internal">Membangun Hubungan Emosional dengan Follower di Media Sosial</a> appeared first on <a href="https://investasi.online" data-wpel-link="internal">Investasi Online</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Jumlah penduduk bumi kian bertambah, sudah mendekati angka 7 milyar jiwa, dan lebih dari 60 milyar pesan dikirim menggunakan berbagai platform digital setiap harinya. Artinya, mengurus media sosial adalah pekerjaan yang sibuk. Jika ada tidak menggunakan media sosial untuk membangun bisnis, lalu untuk apa anda menggunakan <a href="https://investasi.online/cara-mendapatkan-uang-dari-internet-tanpa-modal/" target="_blank" rel="noopener" data-wpel-link="internal">internet</a> setiap hari? Media sosial memberikan daya ungkit yang besar bagi usaha anda. Jadi, inilah saatnya membangun hubungan emosional dengan follower anda di media sosial.</p>
<p style="text-align: justify;">Tentunya, tidak semua profil media sosial itu sama.  Kita mungkin sering melihat akun bisnis yang hanya membuat postingan baru sekali atau dua kali setahun. Atau, ada akun yang isinya kebanyakan spam dan hanya menjual barang. Akibatnya, kita mungkin sempat merasa menyesal mengikuti akun tersebut. Jika anda ingin mengoptimalkan media sosial sebagai bagian dari <a href="https://investasi.online/champions-cara-membangun-jejaring-dalam-karir-part-1/" target="_blank" rel="noopener" data-wpel-link="internal">karir</a> atau sebagai pengusaha mandiri, maka cobalah belajar membangun hubungan emosional dengan follower atau audiens anda.</p>
<p style="text-align: justify;"><img loading="lazy" decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-13046" src="https://investasi.online/wp-content/uploads/2021/07/membangun-hubungan-emosional-dengan-follower.jpg" alt="membangun hubungan emosional dengan follower" width="500" height="394" srcset="https://investasi.online/wp-content/uploads/2021/07/membangun-hubungan-emosional-dengan-follower.jpg 500w, https://investasi.online/wp-content/uploads/2021/07/membangun-hubungan-emosional-dengan-follower-300x236.jpg 300w" sizes="(max-width: 500px) 100vw, 500px" /></p>
<h3 style="text-align: justify;"><strong>Membangun Hubungan Emosional dengan Follower? Ini Caranya</strong></h3>
<p style="text-align: justify;">Memang, membangun hubungan emosional dengan follower tidak selalu mudah dilakukan, terutama untuk <a href="https://investasi.online/ingin-membangun-brand-yang-kuat-mulai-dengan-3-tips-ini/" target="_blank" rel="noopener" data-wpel-link="internal">brand</a> yang masih baru. Namun, hal ini bisa anda lakukan, selama anda tahu cara membuat postingan yang sesuai di media sosial.</p>
<h5 style="text-align: justify;"><u>Berbicara Langsung Kepada Target Konsumen Anda</u></h5>
<p style="text-align: justify;">Mungkin, anda merasa kalau post di medsos anda tidak bersifat personal. Namun, anda sedang menyampaikan pesan yang sama ke ratusan, atau bahkan ribuan, pengikut (<em>follower</em>). Faktanya, para follower anda memilih untuk sekedar menjadi: PENGIKUT. <em>Timeline</em> dan <em>news feed</em> adalah milik mereka. Mereka berhak untuk memiliki konten apa yang akan dilihat.</p>
<p style="text-align: justify;">Artinya, jika seseorang memilih untuk mengikuti anda, maka pastikan bahwa konten anda sesuai dengan <em>news feed</em> mereka. Dalam sebuah percakapan online, Lamia Jarrah, seorang pakar media sosial menjelaskan bahwa ketika anda berbicara kepada target audiens secara langsung, maka itu adalah percakapan <em>win-win</em> alias saling menguntungkan.</p>
<p style="text-align: justify;">Dengan mengidentifikasi poin spesifik dan memastikan tawaran anda memiliki nilai khusus, maka anda berpeluang besar mendapatkan <em>lead</em> berkualitas tinggi. Jadi, pastikan anda menyisihkan waktu untuk mendengarkan para follower anda di media sosial. Ketika mereka berkomentar di post anda atau mengirimi anda pesan langsung (Direct Message), maka jangan enggan untuk merespon. Dengan cara ini, anda bisa memulai percakapan yang sesungguhnya.</p>
<h5 style="text-align: justify;"><u>Jangan Ragu Mengambil Sikap</u></h5>
<p style="text-align: justify;">Ketika para politikus gagal mengambil sikap tentang satu isu, maka mereka dinilai lemah. Lebih buruk lagi, orang mungkin berfikir mereka sedang mencoba menyembunyikan sesuatu. Apakah anda suka atau membenci opini politikus tertentu, sebagai orang yang memberi suara, anda merasa berhak tahu apa yang mereka yakini benar.</p>
<p style="text-align: justify;">Hal yang sama berlaku untuk brand-brand di media sosial. Jika anda ingin terkoneksi dengan para follower, maka anda harus memiliki pendirian. Bukan berarti konten media sosial anda selalu berbau politik. Namun, anda harus memiliki pendirian di bidang tertentu yang benar-benar anda kuasai. Misalnya, jika anda seorang pakar finansial, maka jangan takut bersuara ketika anda melihat trend yang harusnya dihindari para follower anda.</p>
<p style="text-align: justify;">Sebagai seorang pakar di bidang tertentu, anda mestinya tidak hanya mengambil sikap tertentu. Anda harus mempertahankannya, didukung dengan data, riset, studi kasus, atau pengalaman anda sendiri. Opini yang kuat dan didukung dengan analisis kualitas yang memadai, biasanya dapat memancing pendengar untuk berdiskusi secara konstruktif. Jika mereka mengikuti anda, maka mereka akan selalu hadir ketika anda membuat postingan atau <em>event</em> baru.</p>
<h5 style="text-align: justify;"><u>Berikan Sentuhan Emosi: Kesenangan, Humor, Empati, Dll</u></h5>
<p style="text-align: justify;">Kenyataannya, kita selalu merasa sudah bersikap logis. Ternyata, sebagian besar keputusan yang kita ambil didasarka pada emosi. Otak manusia suka menghubungkan dan membentuk koneksi dengan orang lain. Biasanya, hal ini dilakukan dengan melibatkan semacam respon emosional terhadap orang-orang di sekitar kita.</p>
<p style="text-align: justify;">Meladeni kelakar seserang atau kadang-kadang mengomentari feed para follower mungkin terasa tidak begitu penting. Namun, jika ingin membangun hubungan emosional dengan follower dalam jangka panjang, namun hal-hal kecil di atas terbukti sama pentingnya dengan <a href="https://investasi.online/strategi-pemasaran-bisnis-melalui-content-bagaimana-prospeknya/" target="_blank" rel="noopener" data-wpel-link="internal">content</a> penjualan.</p>
<p style="text-align: justify;">Dalam kenyataannya, para follower anda tidak akan mengingat banyak hal tentang apa yang anda ucapkan. Namun, mereka akan terus mengingat rasa yang didapatkan saat melihat postingan anda. Jika konten anda membuat mereka merasakan emosio yang kuat, maka brand anda akan lebih mudah diingat. Perlu diingat bahwa anda adalah seorang manusia, bukan sebuah perusahaan.</p>
<p style="text-align: justify;">Jadi, bertingkahlah seperti manusia. Firkikan apa saja yang anda bagi di media sosial perusahaan anda, dan bagaimana anda mengintegrasikan humor, kebahagiaan, dan empati secara natural ke dalam konten. Mungkin anda tidak ingin membagi informas tentang apa menu makan malam anda di akun media sosial perusahaan. Namun, anda perlu memadukan prinsip umum, seperti bertindak manusiawi, dengan emosi yang <em>real, </em>sehingga audiens merasa terkoneksi dengan anda. Jadi, mulailah membangun hubungan emosional dengan follower anda di media sosial.</p>
<p>The post <a href="https://investasi.online/membangun-hubungan-emosional-dengan-follower-di-media-sosial/" data-wpel-link="internal">Membangun Hubungan Emosional dengan Follower di Media Sosial</a> appeared first on <a href="https://investasi.online" data-wpel-link="internal">Investasi Online</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://investasi.online/membangun-hubungan-emosional-dengan-follower-di-media-sosial/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Ingin Membangun Brand Yang Kuat? Mulai dengan 3 Tips ini</title>
		<link>https://investasi.online/ingin-membangun-brand-yang-kuat-mulai-dengan-3-tips-ini/</link>
					<comments>https://investasi.online/ingin-membangun-brand-yang-kuat-mulai-dengan-3-tips-ini/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Hendri Wijaya]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 20 Jun 2021 14:54:57 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Aneka Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[manajemen bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Manajemen Usaha]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://investasi.online/?p=12693</guid>

					<description><![CDATA[<p>Tidak ada yang mengalahkan pentingnya membangun sebuah brand yang kuat dalam bisnis. Jika anda ingin meluncurkan apapun jenis produk atau jasa, maka brand adalah yang berbicara paling lantang tentang bisnis <a href="https://investasi.online/ingin-membangun-brand-yang-kuat-mulai-dengan-3-tips-ini/" data-wpel-link="internal">....</a></p>
<p>The post <a href="https://investasi.online/ingin-membangun-brand-yang-kuat-mulai-dengan-3-tips-ini/" data-wpel-link="internal">Ingin Membangun Brand Yang Kuat? Mulai dengan 3 Tips ini</a> appeared first on <a href="https://investasi.online" data-wpel-link="internal">Investasi Online</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Tidak ada yang mengalahkan pentingnya membangun sebuah <em>brand</em> yang kuat dalam <a href="https://investasi.online/jenis-jenis-bisnis-dan-karakteristiknya/" target="_blank" rel="noopener" data-wpel-link="internal">bisnis</a>. Jika anda ingin meluncurkan apapun jenis produk atau jasa, maka <em>brand</em> adalah yang berbicara paling lantang tentang bisnis tersebut. Itulah sebabnya, membangun brand yang kuat semestinya menjadi tujuan awal sebuah bisnis. Brand-lah yang menentukan apakah pembeli akan membeli, dan seberapa banyak yang akan mereka beli.</p>
<p style="text-align: justify;">Seperti dikatakan Jeff Bezos, brand bagi sebuah perusahaan laksana reputasi bagi seseorang. Kita semua tahu bahwa diperlukan waktu, konsistensi, dan komitmen yang kuat terhadap apa yang kita anggap penting agar kita bisa membangun reputasi. Seiring dengan waktu, reputasi bisa menjadi sesuatu yang kuat. Reputasilah yang membuat teman mau merekomendasikan kita kepada klien atau memperkenalkan kita kepada orang-orang penting. Dengan kata lain, reputasi bisa membangun atau menghancurkan suatu hubungan.</p>
<p style="text-align: justify;"><img loading="lazy" decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-12694" src="https://investasi.online/wp-content/uploads/2021/06/membangun-brand-yang-kuat.jpg" alt="membangun brand yang kuat" width="500" height="281" srcset="https://investasi.online/wp-content/uploads/2021/06/membangun-brand-yang-kuat.jpg 500w, https://investasi.online/wp-content/uploads/2021/06/membangun-brand-yang-kuat-300x169.jpg 300w" sizes="(max-width: 500px) 100vw, 500px" /></p>
<p style="text-align: justify;">Karena pentingnya arti sebuah <em>brand,</em> Bezos menyampaikannya dengan tegas: Brand sebuah perusahaan dapat menyatukan, atau membubarkan sebuah perusahaan. Brand dan reputasi sama-sama dibangun dalam jangka panjang sebagai asimilasi dari semua memori atau pengalaman yang dimiliki seseorang.</p>
<h3 style="text-align: justify;"><strong>Membangun Brand Yang Kuat: Ini Kunci Utamanya </strong></h3>
<p style="text-align: justify;">Untuk membangun brand yang kuat dan benar-benar tak tertolak oleh <a href="https://investasi.online/cara-menarik-konsumen-di-liburan-akhir-tahun-oleh-retail/" target="_blank" rel="noopener" data-wpel-link="internal">konsumen</a>, dibutuhkan bukan hanya sekedar konsistensi dalam memberikan pengalaman baik. Setidaknya, ada tiga kunci untuk membangun brand yang kuat, yakni:</p>
<h5 style="text-align: justify;"><u>Memiliki Makna Tersendiri</u></h5>
<p style="text-align: justify;">Bayangka <em>brand</em> sebagai juru bicara bagi perusahaan anda. Brand adalah suatu wadah yang kuat untuk memadukan pernyataan misi, sehingga konsumen tahu dengan pasti nilai dari perusahaan anda. Perlu diingat bahwa orang berinvestasi dalam bentuk ide dan tenaga – karena inilah yang sesungguhnya dibutuhkan. Misalnya adalah Stackburk. Orang mau membayar satu porsi latte senilai $5 bukan hanya karena latte Starbuck lebih enak daripada latte rata-rata di pasaran, namun karena brand yang sudah dibangun.</p>
<p style="text-align: justify;">Starbucks sudah membangun komunitasnya dalam waktu yang lama. Hal ini tersirat dalam setiap kunjungan konsumen. Konsumen didorong untuk bertahan lama dan <em>hang out, </em>dan bahkan seharian jika mereka mau. Selama berada di outlet, mereka mendapat akses tak terbatas terhadap fasilitas wi-fi dan meja yang nyaman. Pilihan makanan bervariasi, dan sebagian konsumen mungkin mengingat fasilitas ‘musik gratis’ di Starbucks.</p>
<p style="text-align: justify;">Temukan apa makna dari brand anda, dan kemudian tentukan bagaimana anda menawarkannya. Misalnya, jika brand anda fokus untuk memberdayakan orang agar bisa mengambil langkah berani dalam kehidupan pribadinya, maka hal ini akan membawa pesan ke tim <em>copywriting</em> anda. Bagikan cerita tentang orang-orang yang sudah melakukan hal yang sama. Ada banyak cara kreatif untuk melakukan hal ini.</p>
<h5 style="text-align: justify;"><u>Biarkan Brand Anda Terinspirasi dari Apa Yang Menginspirasi Anda</u></h5>
<p style="text-align: justify;">Sebagian brand terbaik tidak dimulai dengan modal besar, melainkan diawali dengan hal-hal yang menginspirasi pendirinya. Itulah sebabnya mengapa cerita dari para pendiri juga dapat menciptakan suatu aura brand yang kuat bagi sebuah perusahaan. Apa yang menginspirasi anda, secara personal? Inspirasi apa yang membuat anda mendirikan perusahaan?</p>
<p style="text-align: justify;">Sekali lagi, sifatnya masih implisit. Namun, kuncinya adalah konsistensi. Misalnya adalah pengusaha Italia Salvatore D’Amelio. Butik <a href="https://investasi.online/suka-fashion-yuk-coba-jalankan-bisnis-dropship-baju/" target="_blank" rel="noopener" data-wpel-link="internal">fashion</a> miliknya menjual lebih dari 200.000 unit sweatshirt bermerek MNML, sehingga nama brand ini menjadi <em>iconic</em> dan <em>must-have</em> di pasar Italia. Apa rahasianya? Rahasianya adalah brand ini dibangun dari sesuatu yang disukai tentang gaya hidup orang Italia – makanan, olah raga, mobil, boat, dan event.</p>
<h5 style="text-align: justify;"><u>Perhatikan Detil Terkecil</u></h5>
<p style="text-align: justify;">Terkadang, sentuhan-sentihan kecil bisa membawa sebuah brand pada kesuksesan yang sesungguhnya. Sama halnya dengan Starbucks, banyak bisnis berbasis produk yang menawarkan sistem pengemasan sebagai nilai tambah bagi konsumen. Misalnya adalah Glossier. Brand <a href="https://investasi.online/tips-reseller-skincare-modal-minim/" target="_blank" rel="noopener" data-wpel-link="internal">skincare</a> ini dikenal karena memberikan bonus di setiap paket produknya, misalnya <em>party in a box</em>.</p>
<p style="text-align: justify;">Hal-hal kecil seperti ini tidak hanya membawa kesenangan bagi konsumen, namun juga bisa menjadi intrik karena hadiah-hadiah kecil itu bisa dibagi. Seseorang yang suka kemasan produk yang baru saja dibeli kemungkinan akan membagi foto-foto atau video <em>unboxing </em>di <a href="https://investasi.online/membagi-informasi-bisnis-di-media-sosial-positif-atau-negatif/" target="_blank" rel="noopener" data-wpel-link="internal">media sosial</a>. Pada kasus tertentu, anda bahkan bisa menempelnya sebagai sticker yang cantik di laptop atau bumper mobil.</p>
<p style="text-align: justify;">Perbedaan utama antara <em>branding</em> dan reputasi adalah brand memadukan setiap orang maupun konsumen di perusahaan anda menjadi suatu komunitas yang kuat dan memegang nilai-nilai yang sama. Semakin banyak yang bisa anda padukan untuk mendukung visi ini (dan segala sesuatu yang memberi inspirasi bagi nada semua), semakin kuat brand yang bisa anda bangun.</p>
<p style="text-align: justify;">Membangun brand yang kuat harus dimulai dari <em>passion</em> dan kemudian didukung dengan konsistensi, komitmen, dan pengorbanan waktu, ide, dan energi. Brand yang dibangun semestinya memberi makna bagi anda, sesuatu yang bermakna bagi anda, serta menjadi identitas anda. Dengan demikian, anda akan menjaganya dengan baik. Brand yang kuat akan menjadi referensi oleh konsumen dan mereka akan dengan sukarela membaginya kepada orang lain.</p>
<p>The post <a href="https://investasi.online/ingin-membangun-brand-yang-kuat-mulai-dengan-3-tips-ini/" data-wpel-link="internal">Ingin Membangun Brand Yang Kuat? Mulai dengan 3 Tips ini</a> appeared first on <a href="https://investasi.online" data-wpel-link="internal">Investasi Online</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://investasi.online/ingin-membangun-brand-yang-kuat-mulai-dengan-3-tips-ini/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Jenis-Jenis Bisnis dan Karakteristiknya</title>
		<link>https://investasi.online/jenis-jenis-bisnis-dan-karakteristiknya/</link>
					<comments>https://investasi.online/jenis-jenis-bisnis-dan-karakteristiknya/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Hendri Wijaya]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 01 May 2021 16:47:49 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Aneka Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[bisnis]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://investasi.online/?p=12035</guid>

					<description><![CDATA[<p>Menjalankan usaha sendiri menjadi pilihan yang cerdas saat ini. Kenapa? Ketika banyak perusahaan yang sedang berusaha mengurangi karyawannya, bagaimana anda berharap untuk mendapatkan pekerjaan baru di perusahaan? Membuka usaha sendiri <a href="https://investasi.online/jenis-jenis-bisnis-dan-karakteristiknya/" data-wpel-link="internal">....</a></p>
<p>The post <a href="https://investasi.online/jenis-jenis-bisnis-dan-karakteristiknya/" data-wpel-link="internal">Jenis-Jenis Bisnis dan Karakteristiknya</a> appeared first on <a href="https://investasi.online" data-wpel-link="internal">Investasi Online</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Menjalankan usaha sendiri menjadi pilihan yang cerdas saat ini. Kenapa? Ketika banyak perusahaan yang sedang berusaha mengurangi karyawannya, bagaimana anda berharap untuk mendapatkan pekerjaan baru di perusahaan? Membuka usaha sendiri akan lebih baik bagi anda. Namun, karena jenis-jenis bisnis bervariasi, maka anda harus menentukan terlebih dahulu jenis bisnis seperti apa yang ingin dijalankan.</p>
<h3 style="text-align: justify;"><strong>Jenis-Jenis Bisnis Yang Mesti Dikenali</strong></h3>
<p style="text-align: justify;">Siapapun yang tertarik untuk memulai dan menjalankan bisnis harus mempertimbangkan model wirausaha yang diinginkan: <a href="https://investasi.online/modal-terbatas-inilah-10-ide-bisnis-usaha-kecil-menengah/" target="_blank" rel="noopener" data-wpel-link="internal">usaha kecil</a>, <em>scalable <a href="https://investasi.online/cara-memulai-bisnis-startup-dari-nol-hingga-sukses/" target="_blank" rel="noopener" data-wpel-link="internal">startup</a></em>, usaha besar, dan kewirausahaan sosial.</p>
<p style="text-align: justify;"><img loading="lazy" decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-12036" src="https://investasi.online/wp-content/uploads/2021/05/jenis-jenis-bisnis.jpg" alt="jenis-jenis bisnis" width="500" height="350" srcset="https://investasi.online/wp-content/uploads/2021/05/jenis-jenis-bisnis.jpg 500w, https://investasi.online/wp-content/uploads/2021/05/jenis-jenis-bisnis-300x210.jpg 300w" sizes="(max-width: 500px) 100vw, 500px" /></p>
<h5 style="text-align: justify;"><u>Usaha Kecil</u></h5>
<p style="text-align: justify;">Ini adalah jenis usaha paling banyak di Amerika Serikat. Usaha kecil bisa jadi berupa perusahaan, <a href="https://investasi.online/tips-mengelola-bisnis-restoran-di-tengah-perlambatan-ekonomi/" target="_blank" rel="noopener" data-wpel-link="internal">restoran</a>, atau toko eceran yang diluncurkan pendirinya, tanpa niat untuk mengembangkan bisnis tersebut menjadi sebuah rantai bisnis, <a href="https://investasi.online/6-peluang-usaha-franchise-dari-rumah-di-tengah-pandemi/" target="_blank" rel="noopener" data-wpel-link="internal"><em>franchise</em></a>, atau konglomerat. Misalnya, toko kelontong termasuk model usaha kecil. Sementara, rantai grosir skala nasional bukanlah usaha kecil. Para pengusaha kecil biasanya menginvestasikan uangnya ke dalam perusahaan, dan mereka hanya mendapatkan uang jika usaha tersebut berjalan.</p>
<h5 style="text-align: justify;"><em><u>Scalable Startup</u></em></h5>
<p style="text-align: justify;">Jenis bisnis ini relatif jarang dibanding usaha kecil, meskipun lebih banyak menarik perhatian media. Jenis-jenis bisnis ini biasanya dimulai dalam skala kecil, dan terkadang hanya berbentuk benih-benih sebuah ide bisnis. Bibit tersebut kemudian dipelihara dan dikembangkan, baisanya melibatkan investor luar, sehingga menjadi sesuatu yang lebih besar. Banyak <a href="https://investasi.online/perusahaan-teknologi-trend-dan-proyeksi-yang-perlu-diperhatikan/" target="_blank" rel="noopener" data-wpel-link="internal">perusahaan teknologi</a> di Silicon Valley termasuk kategori ini. Usaha mereka dimulai di rumah atau di garasi, sebelum akhirnya berkembang menjadi kantor pusat.</p>
<h5 style="text-align: justify;"><u>Perusahaan Besar</u></h5>
<p style="text-align: justify;">Kadang-kadang,  para pengusaha bekerja dalam konteks perusahaan yang lebih besar. Bayangkan kondisi berikut. Ini adalah salah satu contoh seperti apa sebuah perusahaan besar dalam prakteknya.</p>
<p style="text-align: justify;"><em>Anda bekerja di sebuah pabrik mobil skala besar. Melalui riset pasar yang dilakukan secara seksama, anda menyadari bahwa permintaan terhadap sepeda motor ternyata tinggi, dan perusahaan anda memiliki teknologi dan proses yang sesuai untuk membuka cabang pabrik sepeda motor. Kemudian, anda menghadap boss dan mengajukan pendanaan untuk meluncurkan divisi sepeda motor yang baru, dan anda memperoleh persetujuan. </em></p>
<h5 style="text-align: justify;"><u>Usaha Sosial</u></h5>
<p style="text-align: justify;">Model terakhir yang perlu dipertimbangkan adalah usaha sosial, yang berusaha mencari solusi inovatif terhadap masalah-masalah yang dihadapi di masyarakat. Menurut Investopedia, usaha sosial “bersedia mengambil resiko dan berusaha untuk menciptakan perubahan positif di masyarakat melalui inisiatifnya.”</p>
<p style="text-align: justify;">Dengan kata lain,  seorang pengusaha sosial meluncurkan sebuah organisasi yang pada dasarnya berusaha melakukan perubahan sosial yang positif, bukan hanya semata-mata untuk mendapatkan keuntungan. Perubahan sosia yang dimaksud bisa tentang konservasi lingkungan, keadilan SARA, atau aktivitas filantrofi di masyarakat yang dianggap kurang beruntung.</p>
<h4 style="text-align: justify;"><strong>Bagaimana Mengenali Jenis-Jenis Bisnis Yang Ada?</strong></h4>
<p style="text-align: justify;">Setelah mengetahui jenis-jenis bisnis yang ada, maka hal berikutnya yang perlu anda lakukan adalah mengenali karakteristik masing-masingnya. Dengan mengenali karakteristik masing-masing, anda bisa mengetahui jenis-jenis bisnis yang mungkin cocok. Menurut Small Business Administration (SBA), lebih 99% usaha yang ada di Amerika Serikat masuk pada kategori usaha kecil.</p>
<h5 style="text-align: justify;"><u>Karakteristik Usaha Kecil</u></h5>
<p style="text-align: justify;">Apa yang membedakan antara pengusaha kecil dengan pengusaha jenis lainnya? Berikut adalah beberapa ciri khas usaha kecil:</p>
<ul style="text-align: justify;">
<li>Pengusaha kecil pada awalnya fokus hanya pada satu produk, pasar, dan wilayah tertentu. Di fase permulaan, pemilik mungkin tidak memiliki rencana untuk mengembangkan perusahaannya.</li>
<li>Tujuan awal dari pengusaha kecil adalah untuk mendapatkan keuntungan, meskipun di tahap awalnya, usaha ini mungkin dimotivasi oleh keinginan pemilik untuk menciptakan perubahan sosial.</li>
<li>Kebanyakan usaha kecil didirikan oleh pemiliknya atau didanai melalui <a href="https://investasi.online/pinjaman-pribadi-untuk-menopang-usaha-di-masa-pandemi/" target="_blank" rel="noopener" data-wpel-link="internal">pinjaman usaha kecil</a>. Usaha semacam ini sangat jarang melibatkan investor atau pemilik modal ventura luar.</li>
</ul>
<p style="text-align: justify;">Ciri khas lain dari usaha kecil adalah jenis tantangan yang paling kerap dihadapi. Berikut adalah beberapa di antaranya:</p>
<ul style="text-align: justify;">
<li>Memastikan stabilitas arus kas, tanpa harus mengandalkan <a href="https://investasi.online/investasi-terbaik-dan-terpercaya-untuk-mengembangkan-uang-anda/" target="_blank" rel="noopener" data-wpel-link="internal">investasi</a> pihak ketiga;</li>
<li>Mencari atau menyeimbangkan waktu untuk keluarga dan teman;</li>
<li>Mengikuti perkembangan teknologi dan perubahan pasar yang dapat mempengaruhi usaha;</li>
<li>Merancang suatu strategi pasar untuk menarik konsumen sasaran;</li>
<li>Mempertahankan reputasi brand;</li>
<li>Memantau persaingan.</li>
</ul>
<p style="text-align: justify;">Di satu sisi, banyak pengusaha kecil bergerak di berbagai bidang yang berbeda. Namun di sisi lain, sebagian beroperasi dengan sistem  toko ‘brick-and-mortar’, yakni toko fisik, seperti: salon, toko roti, restoran, dan toko sepatu eceran. Selain itu, para pemilik usaha kecil bisa bergerak di bidang lain, seperti konsultan dan bidang usaha kreatif, seperti <em>copywriters</em>, marketer, dan desain grafis, yang terjun langsung sebagai pemberi layanan dalam bisnis mereka. Para pedagang jasa, seperti ahli listrik dan tukang kayu juga masuk pada kategori ini.</p>
<p style="text-align: justify;">Itulah jenis-jenis bisnis yang ada saat ini. Jika anda sedang mencari inspirasi usaha dan ingin mengetahui kategori usaha apa yang akan dibuka, maka ciri khas di atas bisa anda pertimbangkan.</p>
<p>The post <a href="https://investasi.online/jenis-jenis-bisnis-dan-karakteristiknya/" data-wpel-link="internal">Jenis-Jenis Bisnis dan Karakteristiknya</a> appeared first on <a href="https://investasi.online" data-wpel-link="internal">Investasi Online</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://investasi.online/jenis-jenis-bisnis-dan-karakteristiknya/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Bekerja dari Rumah vs Bekerja di Kedai Kopi – Part 2</title>
		<link>https://investasi.online/bekerja-dari-rumah-vs-bekerja-di-kedai-kopi-part-2/</link>
					<comments>https://investasi.online/bekerja-dari-rumah-vs-bekerja-di-kedai-kopi-part-2/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Hendri Wijaya]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 03 Apr 2021 13:31:18 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Aneka Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[bekerja dari rumah]]></category>
		<category><![CDATA[karir]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://investasi.online/?p=11575</guid>

					<description><![CDATA[<p>Post sebelumnya membahas beberapa alasan mengapa bekerja di cafe atau kedai kopi dapat membuat seseorang lebih produktif dibanding bekerja dari rumah. Salah satunya adalah efek suara tingkat sedang yang dinilai <a href="https://investasi.online/bekerja-dari-rumah-vs-bekerja-di-kedai-kopi-part-2/" data-wpel-link="internal">....</a></p>
<p>The post <a href="https://investasi.online/bekerja-dari-rumah-vs-bekerja-di-kedai-kopi-part-2/" data-wpel-link="internal">Bekerja dari Rumah vs Bekerja di Kedai Kopi – Part 2</a> appeared first on <a href="https://investasi.online" data-wpel-link="internal">Investasi Online</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Post sebelumnya membahas beberapa alasan mengapa bekerja di cafe atau kedai kopi dapat membuat seseorang lebih produktif dibanding <a href="https://investasi.online/bekerja-dari-rumah-di-saat-pandemi-ini-dia-pilihannya/" target="_blank" rel="noopener" data-wpel-link="internal">bekerja dari rumah</a>. Salah satunya adalah efek suara tingkat sedang yang dinilai dapat menstimulasi kreativitas dan kemampuan berfikir efektif seseorang. Suara di sekeliling bukannya memecah konsentrasi, namun justru dapat menstimulasi seseorang bekerja lebih fokus.</p>
<p style="text-align: justify;">Sekalipun anda bekerja sendiri (menghadapi layar komputer dan menggunakan earphone peredam suara), segala sesuatunya tetap berlangsung di sekitar anda. Orang datang dan pergi. Suasana hari  berubah. Aroma kopi dan makanan berbeda-beda. Meskipun kita cenderung tidak menyadari stimulus mikro semacam ini, dan anda sebenarnya memilih bekerja di tempat semacam ini bukan karena alasan stomulus tersebut, ternyata aktivitas yang berlangsung di sekitar kita mendorong otak kita untuk bekerja dengan cara yang sedikit berbeda dibanding saat bekerja dari rumah.</p>
<p style="text-align: justify;"><img loading="lazy" decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-11576" src="https://investasi.online/wp-content/uploads/2021/04/bekerja-dari-rumah-2.jpg" alt="bekerja dari rumah (2)" width="500" height="406" srcset="https://investasi.online/wp-content/uploads/2021/04/bekerja-dari-rumah-2.jpg 500w, https://investasi.online/wp-content/uploads/2021/04/bekerja-dari-rumah-2-300x244.jpg 300w" sizes="(max-width: 500px) 100vw, 500px" /></p>
<h3 style="text-align: justify;"><strong>Bekerja dari Rumah vs Bekerja di Cafe: Apa Yang Berbeda?</strong></h3>
<p style="text-align: justify;">Selain beberapa stimulus mikro yang mengalir di bawah sadar tersebut, ada beberapa alasan lain mengapa bekerja di <a href="https://investasi.online/tips-bisnis-cafe-kopi-bagi-pemula/" target="_blank" rel="noopener" data-wpel-link="internal">cafe atau kedai kopi</a> membuat anda mampu berfikir secara lebih kreatif dan produktif dibanding ‘mengurung diri’ di ruang kerja anda di rumah, antara lain:</p>
<h5 style="text-align: justify;"><u>Nuansa Informal</u></h5>
<p style="text-align: justify;">Meskipun ada stereotipe bahwa orang yang ‘nongkrong’ di kedai kopi adalah pekerja kesepian yang berjuang untuk mencari kreativitas, para ahli mengatakan bahwa lingkungan cafe juga dapat menguntungkan bagi kelompok kerja yang sedang melakukan brainstorming dan membangun kebersamaan. Saat anda mengikuti rapat menggunakan platform digital, tercipta suasana yang terasa begitu formal.</p>
<p style="text-align: justify;">Sebaliknya, suasananya akan terasa sangat informal saat anda bertemu di cafe atau bar. Semua stimulus audio-visual ikut berpengaruh positif bagi anda dan rekan-rekan, dibanding nuansa formal yang tercipta di ruang Zoom atau ruang pertemuan formal. Ketika nuansa hati anda terasa santai, maka pemikiran dan ide-ide kreatif anda akan mengalir secara natural.</p>
<h5 style="text-align: justify;"><u>Mengatasi Kelemahan Rapat Offline</u></h5>
<p style="text-align: justify;">Ruang pertemuan di kantor atau platform digital juga memiliki kelemahan lain. Tidak diperlukan agenda atau janji untuk bertemu seseorang di cafe atau bar, namun pertemuan yang terjadwal atau rapat virtual harus diagendakan sebelumnya. Menurut para ahli, suasana formal dan terbatas seperti ini dapat membunuh kreativitas seseorang. Setidaknya, itulah yang disampaikan seorang arsitek bernama Kelly Hayes McAlonie, dari University of Buffalo.</p>
<p style="text-align: justify;">Menurut para ahli, sama halnya dengan kantor di ruang terbuka, kampus juga memadukan elemen-elemen seperti kedai kopi ke dalam desainnya untuk mempermudah orang berkumpul dan bekerja sama. Inilah salah satu trend yang sudah berlangsung selama lebih dari satu dekade terkait desain kampus atau universitas, hampir di seluruh dunia.</p>
<p style="text-align: justify;">Namun, ada hal yang harus diingat: tidak semua ruang publik ramah sebagai tempat kerja. Salah satu perbedaan antara cafe dengan bar dalah tingkat kebisingan di sekitar anda. Bar biasanya memiliki musik latar, dan terkadang tidak mendukung anda untuk melakukan diskusi dalam kelompok kerja. Oleh sebab itu, suasana di cafe dinilai lebih mendukung untuk anda bekerja dalam suasana yang lebih rileks dan informal.</p>
<h5 style="text-align: justify;"><u>‘Aroma kopi itu,,,,,’</u></h5>
<p style="text-align: justify;">Ketika kondisi pandemi covid-19 masih berbeda-beda antar negara, banyak orang yang masih menghabiskan waktu bekerja dari rumah hingga beberapa bulan ke depan. Artinya, mereka masih akan memiliki waktu untuk bekerja dari cafe atau kedai kopi. Selama satu tahun terakhir, semua orang berusaha mencari cara agar tetap produktif dari rumah.</p>
<p style="text-align: justify;">Ketika perusahaan manajemen jejaring sosial bernama Buffer melakukan survey terhadap 3.500 orang pekerja dari seluruh dunia yang bekerja dari rumah, laporan 2020 State of Remote Work menunjukkan bahwa 80% peserta survey lebih suka bekerja dari rumah, dan tempat-tempat seperti ruang kerja terbuka dan cafe. Temuan tersebut sebenarnya sama dengan hasil temuan di Tahun 2019 dan 2018. Artinya, lockdown sepertinya tidak membuat pekerja lebih terikat dengan ruang kerjanya di rumah.</p>
<p style="text-align: justify;">Temuan di atas menunjukkan bahwa bagi sebagian orang, rasa haus terhadap lingkungan publik tetaplah ada, meskipun himbauan <em>social distancing</em> telah berlangsung hampir setahun. Para pakar percaya bahwa kedai kopi memiliki dampak positif bagi orang-orang terkenal di masa lalu. “Efek kedai kopi” sepertinya akan menggoda kita untuk tidak lagi bekerja dari rumah semata, namun justru mencari suasana yang lebih menyenangkan untuk mendorong pemikiran kreativitas.</p>
<p style="text-align: justify;">Meskipun bekerja dari rumah masih akan berlangsung hingga beberapa saat ke depan, efek positif dari ‘pindah kerja’ sementara ke kafe atau kedai kopi terlalu sayang untuk dilewatkan. Perpaduan antara suasana lalu-lalang, musik ringan, percakapan, dan efek suara sekitar ternyata dapat menstimulasi pemikiran kreatif kita. Sementara itu, berganti-ganti suasana juga diperlukan agar anda tidak cepat jenuh saat harus menghadapi layar komputer dan menggunakan <em>headset</em> di ruang tertutup di rumah.</p>
<p>The post <a href="https://investasi.online/bekerja-dari-rumah-vs-bekerja-di-kedai-kopi-part-2/" data-wpel-link="internal">Bekerja dari Rumah vs Bekerja di Kedai Kopi – Part 2</a> appeared first on <a href="https://investasi.online" data-wpel-link="internal">Investasi Online</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://investasi.online/bekerja-dari-rumah-vs-bekerja-di-kedai-kopi-part-2/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Tips Bagi Pengusaha di Masa Sulit: Agar Tetap Kuat – Part 1</title>
		<link>https://investasi.online/tips-bagi-pengusaha-di-masa-sulit-agar-tetap-kuat-part-1/</link>
					<comments>https://investasi.online/tips-bagi-pengusaha-di-masa-sulit-agar-tetap-kuat-part-1/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Hendri Wijaya]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 31 Jan 2021 15:52:48 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Aneka Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[manajemen bisnis]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://investasi.online/?p=10751</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jujur saja: segala sesuatu berubah begitu cepat. Dunia seolah-olah kacau selama Tahun 2020. Para pengusaha berjuang mati-matian untuk mempertahankan bisnisnya agar tetap berjalan. Jika tidak memiliki semangat dan strategi untuk <a href="https://investasi.online/tips-bagi-pengusaha-di-masa-sulit-agar-tetap-kuat-part-1/" data-wpel-link="internal">....</a></p>
<p>The post <a href="https://investasi.online/tips-bagi-pengusaha-di-masa-sulit-agar-tetap-kuat-part-1/" data-wpel-link="internal">Tips Bagi Pengusaha di Masa Sulit: Agar Tetap Kuat – Part 1</a> appeared first on <a href="https://investasi.online" data-wpel-link="internal">Investasi Online</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Jujur saja: segala sesuatu berubah begitu cepat. Dunia seolah-olah kacau selama Tahun 2020. Para pengusaha berjuang mati-matian untuk mempertahankan bisnisnya agar tetap berjalan. Jika tidak memiliki semangat dan strategi untuk bertahan, maka pengusaha yang harus melihat bisnisnya bangkrut dan tidak bisa bangkit lagi.  Masa-masa sulit itu belum berakhir. Beberapa <a href="https://investasi.online/tips-bagi-pengusaha-di-masa-sulit-agar-tetap-kuat-part-2/" target="_blank" rel="noopener" data-wpel-link="internal">tips bagi pengusaha di masa sulit</a> berikut ini mungkin bisa membantu anda.</p>
<h3 style="text-align: justify;"><strong>Tips Bagi Pengusaha di Masa Sulit Agar Tetap Kuat</strong></h3>
<p style="text-align: justify;">Apapun kondisinya, ada satu semangat yang kita pegang bersama: semua memiliki satu tujuan, yakni tujuan untuk tetap bertahan dan sukses menjalankan usaha. Berikut adalah beberapa tips bagi pengusaha di masa sulit agar bisnis tetap bertahan dan kuat:</p>
<p style="text-align: justify;"><img loading="lazy" decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-10752" src="https://investasi.online/wp-content/uploads/2021/01/tips-bagi-pengusaha-di-masa-sulit-1.jpg" alt="tips bagi pengusaha di masa sulit 1" width="500" height="369" srcset="https://investasi.online/wp-content/uploads/2021/01/tips-bagi-pengusaha-di-masa-sulit-1.jpg 500w, https://investasi.online/wp-content/uploads/2021/01/tips-bagi-pengusaha-di-masa-sulit-1-300x221.jpg 300w" sizes="(max-width: 500px) 100vw, 500px" /></p>
<h5 style="text-align: justify;"><u>Tetaplah Berjalan</u></h5>
<p style="text-align: justify;">Setiap pengusaha hendaknya mengatakan ini pada dirinya sendiri setiap hari. Ketika semuanya serba tidak pasti, dan perubahan terjadi hampir setiap saat, maka otak anda mungkin menyuruh anda berhenti sejnek. Percayalah, berhenti sebentar saja tidak masalah, namun tidak ada alasan bagi anda untuk benar-benar berhenti, sesulit apapun masalahnya.</p>
<p style="text-align: justify;">Jangan pernah membiarkan hal-hal yang tidak jelas menghentikan anda. Menurut anda, apa yang paling penting agar anda tetap bisa berjalan? Ya, kebulatan tekad. Tentunya, anda memiliki pekerjaan rutin yang sudah biasa dikerjakan saat berada di kantor, atau, mungkin anda sudah menjadi seorang pengusaha yang <a href="https://investasi.online/bekerja-dari-rumah-di-saat-pandemi-ini-dia-pilihannya/" target="_blank" rel="noopener" data-wpel-link="internal">bekerja dari rumah</a>. Apapun itu, anda memiliki rutinitas. Jadi, berusahalah untuk tetap mengerjakan rutinitas tersebut, sesulit apapun kondisi anda. Inilah kunci pertama dari keberhasilan untuk melalui masa-masa yang sulit.</p>
<h5 style="text-align: justify;"><u>Belajar Membaca Situasi</u></h5>
<p style="text-align: justify;">Selama masa peralihan politik dan iklim ekonomi yang tidak jelas, anda harus jeli membaca situasi. Apapun opini atau pandangan anda tentang apa yang sedang terjadi, maka cobalah sejenak untuk melihat keluar dari diri anda dan menyadari bahwa banyak orang lain yang kondisinya sama dengan anda. Semua orang ingin tetap sehat, selamat, dan sukses. Semua orang ingin usahanya berkembang.</p>
<p style="text-align: justify;">Ketika keraguan dan ketakutan yang serius menerpa anda, sadarilah bahwa sebagai pengusaha dan sebagai manusia, kita semua berada pada situasi yang sama. Namun di balik itu, semuanya masih berjalan di dunia ini. Melihat gambar yang besar tidak hanya membantu anda secara mental, namun juga membantu usaha anda.</p>
<p style="text-align: justify;">Bagaimana usaha anda merespon terhadap perubahan yang sedang kita lihat? Apakah bersimpati terhadap banyak sudut pandang dan pengalaman? Tetaplah update informasi dan sadari apa yang dibutuhkan perusahaan anda dalam tatanan kehidupan normal baru (<em>new normal</em>) ini.</p>
<h5 style="text-align: justify;"><u>Fokus pada To-Do List Anda</u></h5>
<p style="text-align: justify;">Tidak masalah jika anda masih tertahan di rumah atau sudah keluar rumah. Yang penting, anda harus melihat moment yang langkah ini dalah sejarah dan mencoba mencari makna positifnya. Jika <a href="https://investasi.online/struktur-bisnis-kenali-lebih-dekat-sebelum-mendirikan-perusahaan/" target="_blank" rel="noopener" data-wpel-link="internal">bisnis</a> anda melambat akhir-akhir ini, salah satu hal positifnya, bisa jadi anda memiliki lebih banyak waktu untuk mengerjakan segala sesuatunya. Semua orang yang sedang menjalankan bisnis harus mengerjakan banyak hal (<em>to-do list</em>). Inilah masanya untuk mengerjakan semua itu, baik untuk kehidupan pribadi maupun pekerjaan anda.</p>
<p style="text-align: justify;">Lebih baik mobilisasi diri anda untuk masa depan, daripada sekedar duduk-duduk, dan tenggelam dalam keraguan dan kekhawatiran. Satu hal yang benar-benar akan membantu anda mengerjakan <em>to-do list</em> tersebut adalah mengatur jadwal masing-masingnya. Jika ada hal penting yang harus segera diselesaikan dalam bisnis anda, maka carilah hitunglah berapa waktu yang dibutuhkan untuk mengerjakan masing-masingnya, dan tandai jadwalnya di kalender anda. Jika anda bisa meminta bantuan kepada seseorang di tim anda, akan lebih baik lagi.</p>
<h5 style="text-align: justify;"><u>Bangunlah Semangat Tim untuk Saling Membantu</u></h5>
<p style="text-align: justify;">Tips bagi pengusaha di masa sulit berikutnya adalah membantu semangat juang tim untuk bisa saling membantu. Apakah anda telah lama menjadi pengusaha atau masih baru, anda tentu tahu betapa pentingnya semangat juang tim bagi kesuksesan usaha anda. Namun di masa-masa sekarang, banyak pengusaha yang mengabaikannya.</p>
<p style="text-align: justify;">Karena anda adalah pemimpin bagi tim, maka mulailah dengan menunjukkan contoh baik, seperti:</p>
<ul style="text-align: justify;">
<li>Cobalah untuk tidak terlalu nyaman dengan piyama anda dan sibuk dengan panggilan Zoom.</li>
<li>Dekorasilah ruang kerja anda di rumah, sehingga tampak profesional, rapi, dan mewakili semangat perusahaan anda.</li>
<li>Tetaplah positif. Hindari berbagai berita negatif yang mungkin anda baca online atau anda lihat di TV. Berhati-hatilah saat berbicara dengan <a href="https://investasi.online/jenis-usaha-sampingan-karyawan-dengan-modal-kecil/" target="_blank" rel="noopener" data-wpel-link="internal">karyawan</a>.</li>
<li>Fokuskan pada apa yang bisa anda kendalikan, sebagai tim. Dorong anggota lainnya untuk tetap berbagi ide-ide baru dan segar untuk kemajuan tim dan usaha anda.</li>
</ul>
<p style="text-align: justify;">Selama masa-masa sulit, hal yang paling dibutuhkan adalah semangat juang, pantang menyerah, dan kekompakan. Itulah tips bagi pengusaha di masa sulit yang harus anda terapkan terlebih dahulu. Menjadi kuat adalah kunci untuk bertahan. Jadi, mulailah dari diri anda. Tunjukkan contoh yang baik, maka tim anda akan mengikuti anda.</p>
<p>The post <a href="https://investasi.online/tips-bagi-pengusaha-di-masa-sulit-agar-tetap-kuat-part-1/" data-wpel-link="internal">Tips Bagi Pengusaha di Masa Sulit: Agar Tetap Kuat – Part 1</a> appeared first on <a href="https://investasi.online" data-wpel-link="internal">Investasi Online</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://investasi.online/tips-bagi-pengusaha-di-masa-sulit-agar-tetap-kuat-part-1/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Mendirikan Franchise Restoran: Apa Alasan Di Belakangnya?</title>
		<link>https://investasi.online/mendirikan-franchise-restoran-apa-alasan-di-belakangnya/</link>
					<comments>https://investasi.online/mendirikan-franchise-restoran-apa-alasan-di-belakangnya/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Hendri Wijaya]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 17 Jan 2021 15:04:17 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Aneka Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[bisnis franchise]]></category>
		<category><![CDATA[Bisnis Restoran]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://investasi.online/?p=10520</guid>

					<description><![CDATA[<p>Anggap saja anda sudah memiliki suatu konsep restoran yang telah teruji dan memiliki sistem usaha yang sukses. Fikirkan kembali restoran besar seperti McDonald’s, Halal Guys, atau Panera Bread. Dalam kasus <a href="https://investasi.online/mendirikan-franchise-restoran-apa-alasan-di-belakangnya/" data-wpel-link="internal">....</a></p>
<p>The post <a href="https://investasi.online/mendirikan-franchise-restoran-apa-alasan-di-belakangnya/" data-wpel-link="internal">Mendirikan Franchise Restoran: Apa Alasan Di Belakangnya?</a> appeared first on <a href="https://investasi.online" data-wpel-link="internal">Investasi Online</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Anggap saja anda sudah memiliki suatu konsep restoran yang telah teruji dan memiliki sistem usaha yang sukses. Fikirkan kembali restoran besar seperti McDonald’s, Halal Guys, atau Panera Bread. Dalam kasus ini, langkah anda berikutnya mungkin membuka toko di lokasi baru, bukan? Maka, mendirikan <a href="https://investasi.online/6-peluang-usaha-franchise-dari-rumah-di-tengah-pandemi/" target="_blank" rel="noopener" data-wpel-link="internal">franchise</a> restoran dan memberikan hak kepada orang lain untuk menggunakan nama brand, resep, dan bahkan prosedur bisnis anda adalah cara yang baik untuk berkembang.</p>
<h3 style="text-align: justify;"><strong>Mendirikan Franchise Restoran: Ini Dia Alasannya </strong></h3>
<p style="text-align: justify;">Mengapa para pemilik restoran memiliki mendirikan franchise? Alasan terbesarnya berkaitan dengan modal, waktu, orang, dan lokasi. Berikut adalah pembahasan mengapa orang memiliki mendirikan franchise <a href="https://investasi.online/tips-mengelola-bisnis-restoran-di-tengah-perlambatan-ekonomi/" target="_blank" rel="noopener" data-wpel-link="internal">restoran</a> daripada membuka cabang baru di banyak lokasi:</p>
<p style="text-align: justify;"><img loading="lazy" decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-10521" src="https://investasi.online/wp-content/uploads/2021/01/mendirikan-franchise-restoran.jpg" alt="mendirikan franchise restoran" width="500" height="361" srcset="https://investasi.online/wp-content/uploads/2021/01/mendirikan-franchise-restoran.jpg 500w, https://investasi.online/wp-content/uploads/2021/01/mendirikan-franchise-restoran-300x217.jpg 300w" sizes="(max-width: 500px) 100vw, 500px" /></p>
<h5 style="text-align: justify;"><u>Investasi Lebih Hemat</u></h5>
<p style="text-align: justify;">Untuk membuka kantor cabang, anda harus mengalokasikan investasi untuk sewa tempat, rekrutmen dan gaji karyawan baru, peralatan baru, dan sebagainya. Dengan sistem franchise, <a href="https://investasi.online/investasi-terbaik-dan-terpercaya-untuk-mengembangkan-uang-anda/" target="_blank" rel="noopener" data-wpel-link="internal">investasi</a> yang diperlukan untuk mengembangkan brand dan melebarkan sayap bisnis anda menjadi lebih kecil. Dengan menjadi seorang <em>franchisor</em> dan menggunakan sistem waralaba sebagai metode untuk mengembangkan bisnis berarti ada orang lain yang akan membayar <em>fee franchise</em> kepada anda.</p>
<p style="text-align: justify;">Selain itu, anggota waralaba (<em>franchisee</em>) akan membiayai sendiri pembangunan restoran, namun menggunakan nama brand perusahaan anda. Jadi dengan franchise, anda tidak hanya menghemat uang namun juga memberi peluang bagi orang lain untuk menjadi pengusaha. Hal ini sangat penting untuk keberhasilan sebuah <a href="https://investasi.online/mengapa-gaya-kepemimpinan-waralaba-lebih-penting-di-tengah-pandemi/" target="_blank" rel="noopener" data-wpel-link="internal">sistem waralaba</a>.</p>
<h5 style="text-align: justify;"><u>Pertumbuhan Eksponensial</u></h5>
<p style="text-align: justify;">Jika membangun cabang baru, maka anda akan dibatasi oleh modal, sumber daya manusia, dan bahkan wilayah. Namun dengan waralaba, nama brand anda bisa berkembang lebih cepat di banyak lokasi. Setelah dikenal, banyak  <em>franchisor</em> yang bahkan bisa membuka 20, 50 atau lebih dari 100 restoran setiap tahunnya. Investasi untuk outlet yang baru tidak berasal dari anda, namun dari anggota waralaba.</p>
<p style="text-align: justify;">Perkembangan yang cepat ini bisa terjadi dengan menciptakan suatu komunitas <em>franchisee</em>. Semuanya membangun unit-unit baru di banyak lokasi. Ketika sebuah restoran baru dibuka, restoran tersebut bisa menarik perhatian orang lain yang ingin membangun restoran dengan sistem waralaba yang anda tawarkan. Artinya, outlet yang baru didirikan di lokasi baru bisa menjadi ‘sarana promosi’ secara tidak langsung.</p>
<h5 style="text-align: justify;"><u>Pemilik vs Karyawan</u></h5>
<p style="text-align: justify;">Di banyak kasus, aspek paling sulit dalam menjalankan sebuah restoran adalah: merekrut, melatih, dan mempertahankan <a href="https://investasi.online/jenis-usaha-sampingan-karyawan-dengan-modal-kecil/" target="_blank" rel="noopener" data-wpel-link="internal">karyawan</a> yang baik. Dengan mendirikan franchise restoran, anda tidak lagi harus melakukan itu semua. Tanggung jawab tersebut berada di tangan franchisee. Selain itu, mereka tidak bisa berhenti semaunya, karena mereka memang memiliki kepentingan dalam bisnis tersebut, biasanya dalam bentuk investasi uang atau perjanjian hutang.</p>
<p style="text-align: justify;">Jadi, keberhasilan waralaba anda sangat bergantung dengan ada atau tidaknya franchisee yang memiliki misi yang sama dan mau berinvestasi untuk mencapai kesuksesan bersama. Anda mungkin tidak bisa mendapatkan level komitmen yang sama dari karyawan di perusahaan anda, karena mereka hanya menjalankan pekerjaan.</p>
<p style="text-align: justify;">Namun, <em>franchisee </em>yang berdedikasi akan bersedia mencari inisiatif-inisiatif baru untuk mengembangkan usahanya. Hubungan antara <em>franchisee</em> dengan <em>franchisor</em> selalu berkembang dan berdinamika, serta cenderung saling menguntungkan.</p>
<h5 style="text-align: justify;"><u>Pendapatan Berbasis Royalti</u></h5>
<p style="text-align: justify;">Sebagai seorang franchisor, pendapatan anda tidak berasal dari keuntungan operasi restoran. Sumber penghasilan utama anda adalah pembayaran royalti yang dilakukan franchisee kepada perusahaan induk (<em>franchisor</em>). Selain itu, royalti ini dibayar berdasarkan nilai penjualan <em>top-line</em> bukan laba <em>bottom-line</em>. Sebagai franchisor, peran anda adalah membantu franchisee meningkatkan penjualannya dan meningkatkan jumlah unit operasinya.</p>
<p style="text-align: justify;">Jika tugas tersebut dikerjakan dengan baik, maka franchisor akan diuntungkan, dan peluang franchisee untuk mendapatkan keuntungan yang lebih besar melalui operasi yang lebih baik serta pengakuan atas brand juga semakin meningkat.</p>
<h5 style="text-align: justify;"><u>Harga Jual Lebih Baik Saat Pelepasan</u></h5>
<p style="text-align: justify;">Anggap saja anda berhasil mendirikan franchise restoran dan didukung franchisee yang handal, model operasi yang ketat, dan standar penerapan brand yang ketat. Pada kasus ini, ada kemungkinan kalau calon pembeli mau membayar lebih tinggi berdasarkan peluang keuntungan yang ditawarkan. Oleh sebab itu, banyak franchisor yang membangun konsep waralaba dengan tujuan untuk menciptakan nilai lebih dalam jangka panjang.</p>
<p style="text-align: justify;">Selama beberapa tahun terakhir, di mana semakin banyak perusahaan perorangan terlibat dalam <a href="https://investasi.online/tips-memulai-bisnis-waralaba/" target="_blank" rel="noopener" data-wpel-link="internal">bisnis waralaba</a>, terlihat trend bahwa franchisor bisa menjual unit usahanya lebih mahal, karena peluang keuntungannya juga lebih tinggi.</p>
<h4 style="text-align: justify;"><strong>Mendirikan Franchise Restoran: Kesimpulan</strong></h4>
<p style="text-align: justify;">Meskipun setiap pemilik waralaba memiliki alasan sendiri untuk mendirikan franchise restoran, di atas adalah beberapa motivator pokok mengapa banyak pemilik restoran yang memilih mendirikan waralaba dibanding membuka kantor cabang baru. Namun, bisnis waralaba juga tidak bebas resiko. Tetap ada tantangan yang dihadapi.</p>
<p style="text-align: justify;">Banyak hal lain yang perlu dipertimbangkan, seperti biaya membentuk dan mempertahankan kepatuhan atas hukum, pemasaran, dan biaya rekrutment franchisee baru, hubungan franchisee, serta pengembangkan skill set yang berbeda. Jika semua tantangan ini sudah teratasi, maka mendirikan franchise restoran tidak lagi sesulit yang dibayangkan.</p>
<p>The post <a href="https://investasi.online/mendirikan-franchise-restoran-apa-alasan-di-belakangnya/" data-wpel-link="internal">Mendirikan Franchise Restoran: Apa Alasan Di Belakangnya?</a> appeared first on <a href="https://investasi.online" data-wpel-link="internal">Investasi Online</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://investasi.online/mendirikan-franchise-restoran-apa-alasan-di-belakangnya/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
