<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>analisa fundamental | Investasi Online</title>
	<atom:link href="https://investasi.online/tag/analisa-fundamental/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link></link>
	<description>Portal Edukasi Investasi</description>
	<lastBuildDate>Thu, 30 Jul 2026 05:25:01 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.5.8</generator>
	<item>
		<title>Prospek Dolar AS Pasca Rapat FOMC Juli 2026</title>
		<link>https://investasi.online/prospek-dolar-as-pasca-rapat-fomc-juli-2026/</link>
					<comments>https://investasi.online/prospek-dolar-as-pasca-rapat-fomc-juli-2026/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Anna]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 30 Jul 2026 05:25:01 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Forex]]></category>
		<category><![CDATA[analisa fundamental]]></category>
		<category><![CDATA[dolar as]]></category>
		<category><![CDATA[federal reserve]]></category>
		<category><![CDATA[indeks dolar]]></category>
		<category><![CDATA[trading forex]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://investasi.online/?p=29483</guid>

					<description><![CDATA[<p>Indeks Dolar AS (DXY) langsung tumbang menyusul pengumuman hasil rapat FOMC bulan Juli 2026 pada dini hari tadi. Pelaku pasar menuding ketidakjelasan sikap Ketua The Fed Kevin Warsh sebagai biang <a href="https://investasi.online/prospek-dolar-as-pasca-rapat-fomc-juli-2026/" data-wpel-link="internal">....</a></p>
<p>The post <a href="https://investasi.online/prospek-dolar-as-pasca-rapat-fomc-juli-2026/" data-wpel-link="internal">Prospek Dolar AS Pasca Rapat FOMC Juli 2026</a> appeared first on <a href="https://investasi.online" data-wpel-link="internal">Investasi Online</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Indeks Dolar AS (DXY) langsung tumbang menyusul pengumuman hasil rapat FOMC bulan Juli 2026 pada dini hari tadi. Pelaku pasar menuding ketidakjelasan sikap Ketua The Fed Kevin Warsh sebagai biang kerok pelemahan <em>Greenback</em>. Namun, beberapa pakar menilai prospek Dolar AS ke depan masih cukup tangguh.</p>
<p><img fetchpriority="high" decoding="async" class="aligncenter wp-image-29484 size-full" src="https://investasi.online/wp-content/uploads/2026/07/DXY_2026-07-30_12-06-57.png" alt="Prospek Dolar AS Pasca Rapat FOMC Juli 2026" width="750" height="436" srcset="https://investasi.online/wp-content/uploads/2026/07/DXY_2026-07-30_12-06-57.png 750w, https://investasi.online/wp-content/uploads/2026/07/DXY_2026-07-30_12-06-57-300x174.png 300w" sizes="(max-width: 750px) 100vw, 750px" /></p>
<p>FOMC mempertahankan suku bunga pada rentang 3.50-3.75% (sudah berlaku sejak Desember 2025) dalam rapat kebijakannya kali ini, sesuai perkiraan pasar. Pada dasarnya tidak ada perubahan dalam pernyataan hasil rapat maupun prospek makro yang diperkirakan FOMC. Namun, beberapa poin penting patut diperhatikan.</p>
<p>Pertama, tiga peserta rapat (Beth M. Hammack, Neel Kashkari, dan Lorie K. Logan) ingin menaikkan suku bunga sebesar 25 basis poin pada kesempatan ini. Sayangnya, mereka kalah suara karena sembilan peserta lain tidak ingin mengubahnya.</p>
<p>Kedua, Ketua The Fed Kevin Warsh menegaskan FOMC tetap berfokus mengendalikan inflasi dalam konferensi persnya. Namun, ia berupaya berkelit dari beberapa pertanyaan media dengan cara yang kurang bijak. Warsh mengatakan bahwa pasar suku bunga AS telah &#8220;menarik kesimpulan sendiri&#8221; tentang prospek ekonomi, alih-alih &#8220;mencoba menebak apa yang dipikirkan anggota FOMC&#8221;.</p>
<p>Respons Warsh langsung membangkitkan kekhawatiran pasar kalau The Fed tidak akan menaikkan suku bunga sesuai ekspektasi pada tahun ini, melainkan memilih untuk mengetatkan kebijakan dengan mengutak-atik neraca. Akibatnya, aksi jual melanda obligasi US Treasury dan Dolar AS.</p>
<p>Beberapa pakar menyampaikan peringatan kepada pasar agar berhati-hati mengantisipasi &#8220;kekecewaan&#8221; yang akan datang. Namun, tidak perlu buru-buru melego Dolar AS secara besar-besaran karena jadwal rapat FOMC berikutnya masih cukup lama.</p>
<p>Dalam ulasan pasarnya, para analis MUFG mengungkapkan, &#8220;Berdasarkan apa yang kami dengar dalam rapat ini, kenaikan suku bunga (The Fed) pada bulan September belum pasti. Ada banyak data dan peristiwa yang perlu dipertimbangkan sebelum The Fed bertemu lagi dalam 8 minggu. Yang paling penting, kita akan mendapatkan 2 laporan pekerjaan, laporan inflasi selama 2 bulan, revisi awal patokan angka pekerjaan (QCEW), dan simposium Jackson Hole. Belum lagi, situasi di Timur Tengah masih belum pasti, dan pasar keuangan semakin tertekan karena kekhawatiran tentang penerbitan dan valuasi utang AI.&#8221;</p>
<p>Pada pembukaan sesi Asia hari ini (30/7/2026), Indeks Dolar AS (DXY) telah bangkit kembali untuk menstabilkan posisi di atas ambang 100.00. Hal ini berkaitan dengan peningkatan permintaan <a href="https://investasi.online/apa-itu-safe-haven-ini-dia-pengertian-dan-contohnya/" data-wpel-link="internal"><em>safe haven</em></a> seiring eskalasi konflik AS-Iran sejak hari Selasa.</p>
<p>The post <a href="https://investasi.online/prospek-dolar-as-pasca-rapat-fomc-juli-2026/" data-wpel-link="internal">Prospek Dolar AS Pasca Rapat FOMC Juli 2026</a> appeared first on <a href="https://investasi.online" data-wpel-link="internal">Investasi Online</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://investasi.online/prospek-dolar-as-pasca-rapat-fomc-juli-2026/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>5 Agenda Utama Pasar Forex 27 Juli-31 Juli 2026</title>
		<link>https://investasi.online/5-agenda-utama-pasar-forex-27-juli-31-juli-2026/</link>
					<comments>https://investasi.online/5-agenda-utama-pasar-forex-27-juli-31-juli-2026/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Anna]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 27 Jul 2026 17:21:34 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Forex]]></category>
		<category><![CDATA[analisa fundamental]]></category>
		<category><![CDATA[dolar as]]></category>
		<category><![CDATA[dolar australia]]></category>
		<category><![CDATA[euro]]></category>
		<category><![CDATA[poundsterling]]></category>
		<category><![CDATA[trading forex]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://investasi.online/?p=29448</guid>

					<description><![CDATA[<p>Dolar AS menguat pesat selama satu minggu lalu berkat permintaan atas aset safe haven di tengah memanasnya Perang AS-Iran. Indeks Dolar AS (DXY) sampai mendekati level tertinggi bulan ini. Namun, <a href="https://investasi.online/5-agenda-utama-pasar-forex-27-juli-31-juli-2026/" data-wpel-link="internal">....</a></p>
<p>The post <a href="https://investasi.online/5-agenda-utama-pasar-forex-27-juli-31-juli-2026/" data-wpel-link="internal">5 Agenda Utama Pasar Forex 27 Juli-31 Juli 2026</a> appeared first on <a href="https://investasi.online" data-wpel-link="internal">Investasi Online</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Dolar AS menguat pesat selama satu minggu lalu berkat permintaan atas aset <a href="https://investasi.online/apa-itu-safe-haven-ini-dia-pengertian-dan-contohnya/" target="_blank" rel="noopener" data-wpel-link="internal"><em>safe haven</em></a> di tengah memanasnya Perang AS-Iran. Indeks Dolar AS (DXY) sampai mendekati level tertinggi bulan ini. Namun, momentumnya agak melemah dalam perdagangan hari Senin (27/7/2026) karena kedua negara sudah mengurangi intensitas serangan masing-masing sejak akhir pekan.</p>
<p style="text-align: justify;"><img decoding="async" class="aligncenter wp-image-29449 size-full" src="https://investasi.online/wp-content/uploads/2026/07/DXY_2026-07-27_23-54-37.png" alt="Agenda Utama Pasar Forex 27 Juli-31 Juli 2026" width="750" height="407" srcset="https://investasi.online/wp-content/uploads/2026/07/DXY_2026-07-27_23-54-37.png 750w, https://investasi.online/wp-content/uploads/2026/07/DXY_2026-07-27_23-54-37-300x163.png 300w" sizes="(max-width: 750px) 100vw, 750px" /></p>
<p style="text-align: justify;">Selama beberapa sesi ke depan, beragam pasangan mata uang mayor mungkin akan mengalami fase konsolidasi temporer sehubungan dengan sejumlah event berdampak tinggi yang akan hadir minggu ini. Berikut ini daftarnya.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>1. Pengumuman Suku Bunga Federal AS</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Federal Open Market Committee (FOMC) akan mengadakan rapat reguler pada tanggal 28-29 Juli 2026. Hasilnya akan diumumkan pada tanggal 30 Juli 2026 pukul 1:00 WIB.</p>
<p style="text-align: justify;">Sebagian besar trader memperkirakan FOMC akan mempertahankan target suku bunga Federal dalam rentang 3.5-3.75%. Hanya ada peluang sekitar 30% untuk kenaikan suku bunga minggu ini. Oleh karena itu, pelaku pasar akan lebih berfokus pada pernyataan FOMC serta respons mereka terhadap tekanan inflasi dan <a href="https://investasi.online/geopolitik-memanas-gagalnya-kesepakatan-as-iran-guncang-bursa-saham-global/" target="_blank" rel="noopener" data-wpel-link="internal">geopolitik</a>.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>2. Rilis data inflasi Australia</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Australia menerbitkan data inflasi rutin secara bulanan dan kuartalan. Namun, data inflasi kuartalan yang dirilis pada hari Rabu, tanggal 29 Juli 2026 akan menarik lebih banyak perhatian.</p>
<p style="text-align: justify;">Tingkat inflasi Australia saat ini sudah mencapai 4.1% (y/y), jauh di atas target bank sentral antara 2-3%. Oleh karena itu, kenaikan inflasi dapat mendorong bank sentralnya untuk segera menaikkan suku bunga dan mengerek kurs Dolar Australia.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>3. Rilis data PDB dan inflasi Zona Euro</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Kurs Euro tertekan selama beberapa bulan terakhir. Prospeknya ke depan juga masih tertekan, karena proyeksi ekonomi yang medioker.</p>
<p style="text-align: justify;">Konsensus memperkirakan pertumbuhan PDB Zona Euro kuartal kedua tahun 2026 hanya naik 0.2% (q/q), setelah menciut sebesar -0.2% pada kuartal pertama. Sementara inflasi diperkirakan naik sedikit dari 2.8% menjadi 2.9% (y/y) pada bulan Juli 2026. Apabila angka aktualnya lebih rendah dari perkiraan, kurs Euro terancam longsor lagi.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>4. Pengumuman Suku Bunga Inggris</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Pada sesi Eropa hari Kamis tanggal 30 Juli 2026, pasar akan menyoroti pengumuman Komite Kebijakan Moneter (MPC) yang merupakan dewan pemangku kebijakan tertinggi Bank of England (BoE). Estimasi tingkat suku bunga stabil pada 3.75%. Akan tetapi, notulen rapat dan hasil voting dapat berpengaruh besar jika bernada lebih <em>dovish</em> atau <em>hawkish</em> daripada sebelumnya.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>5. Rilis data indeks harga PCE inti</strong></p>
<p style="text-align: justify;">FOMC memanfaatkan indeks harga PCE inti sebagai referensi data inflasi utama dalam pembuatan keputusannya. Oleh sebab itu, rilis indeks pada sesi New York hari Kamis akan menarik perhatian publik.</p>
<p>The post <a href="https://investasi.online/5-agenda-utama-pasar-forex-27-juli-31-juli-2026/" data-wpel-link="internal">5 Agenda Utama Pasar Forex 27 Juli-31 Juli 2026</a> appeared first on <a href="https://investasi.online" data-wpel-link="internal">Investasi Online</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://investasi.online/5-agenda-utama-pasar-forex-27-juli-31-juli-2026/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Prospek EUR/USD Turun Makin Jauh Gegara Gas Mahal</title>
		<link>https://investasi.online/prospek-eur-usd-turun-makin-jauh-gegara-gas-mahal/</link>
					<comments>https://investasi.online/prospek-eur-usd-turun-makin-jauh-gegara-gas-mahal/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Anna]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 24 Jul 2026 15:19:43 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Forex]]></category>
		<category><![CDATA[analisa fundamental]]></category>
		<category><![CDATA[EUR/USD]]></category>
		<category><![CDATA[euro]]></category>
		<category><![CDATA[trading forex]]></category>
		<category><![CDATA[zona euro]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://investasi.online/?p=29416</guid>

					<description><![CDATA[<p>Kurs EUR/USD turun sampai level terendah 1.1365 dalam perdagangan sesi Eropa hari Jumat (24/7/2026), memasuki area paling bawah sejak pertengahan tahun 2025. Lebih lanjut, beberapa faktor berperan penting dalam menekan <a href="https://investasi.online/prospek-eur-usd-turun-makin-jauh-gegara-gas-mahal/" data-wpel-link="internal">....</a></p>
<p>The post <a href="https://investasi.online/prospek-eur-usd-turun-makin-jauh-gegara-gas-mahal/" data-wpel-link="internal">Prospek EUR/USD Turun Makin Jauh Gegara Gas Mahal</a> appeared first on <a href="https://investasi.online" data-wpel-link="internal">Investasi Online</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Kurs EUR/USD turun sampai level terendah 1.1365 dalam perdagangan sesi Eropa hari Jumat (24/7/2026), memasuki area paling bawah sejak pertengahan tahun 2025. Lebih lanjut, beberapa faktor berperan penting dalam menekan prospek <a href="https://investasi.online/karateristik-mata-uang-pair-eurusd-dalam-trading-forex/" target="_blank" rel="noopener" data-wpel-link="internal">EUR/USD</a> dari segi fundamental.</p>
<p style="text-align: justify;"><img decoding="async" class="aligncenter wp-image-29417 size-full" src="https://investasi.online/wp-content/uploads/2026/07/EURUSD_2026-07-24_22-04-10.png" alt="Prospek EURUSD Turun Makin Jauh Gegara Gas Mahal" width="750" height="410" srcset="https://investasi.online/wp-content/uploads/2026/07/EURUSD_2026-07-24_22-04-10.png 750w, https://investasi.online/wp-content/uploads/2026/07/EURUSD_2026-07-24_22-04-10-300x164.png 300w" sizes="(max-width: 750px) 100vw, 750px" /></p>
<p style="text-align: justify;">Rapat European Central Bank (ECB) kemarin tidak menghasilkan perubahan kebijakan, sesuai dengan perkiraan konsensus. Namun, mereka mengisyaratkan kemungkinan untuk menaikkan suku bunga sebesar 25 basis poin pada bulan September.</p>
<p style="text-align: justify;">Isyarat tersebut sesuai dengan perkiraan mayoritas pelaku pasar, sehingga nyaris tidak berpengaruh terhadap pergerakan nilai tukar Euro minggu ini. Alih-alih, beberapa berita baru mendorong aksi jual Euro.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Pertama, harga komoditas energi meroket akibat memanasnya perang AS-Iran</strong>. Diantaranya termasuk harga gas alam yang sangat diperlukan oleh masyarakat Eropa untuk kebutuhan industri dan rumah tangga.</p>
<p style="text-align: justify;">Harga gas alam acuan Eropa meroket sampai 63,92 euro per MWh hari ini, mencetak rekor tertinggi dalam empat bulan terakhir. Angka tersebut kemungkinan juga bukan puncak harga gas tertinggi, mengingat risiko meluasnya perang sampai Laut Merah dapat semakin menghambat rantai pasok energi dunia.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Kedua, ketidakpastian perdagangan internasional berisiko menekan pundi-pundi Eropa</strong>. Presiden AS Donald Trump mengumumkan tarif impor baru untuk 60 mitra dagangnya, termasuk Uni Eropa.</p>
<p style="text-align: justify;">Komisi Eropa mengklaim tarif baru tersebut masih selaras dengan tarif dalam perjanjian dagang AS-Uni Eropa yang ditandatangani beberapa bulan silam. Kendati demikian, para pengamat mengingatkan tarif baru ini merupakan upaya awal Trump untuk menghindari larangan pengadilan tentang tarif. Ia dapat menaikkan ataupun menurunkannya lagi di lain hari.</p>
<p style="text-align: justify;">Hasil survei manajer pembelian yang dirilis S&amp;P Global hari ini menunjukkan aktivitas sektor jasa dan manufaktur Uni Eropa pulih pada bulan Juli 2026. Akan tetapi, angka-angka yang ciamik dalam laporan itu gagal menggairahkan minat beli pasar terhadap Euro.</p>
<p style="text-align: justify;">Kenaikan harga gas dan implementasi <a href="https://investasi.online/tarif-impor-emas-as-jadi-kontroversi-bagaimana-indonesia/" target="_blank" rel="noopener" data-wpel-link="internal">tarif impor AS</a> sama-sama dapat berdampak negatif terhadap aktivitas ekonomi Zona Euro maupun Uni Eropa dalam bulan-bulan ke depan. Biaya produksi dan distribusi meningkat, sedangkan permintaan luar negeri terancam melambat.</p>
<p>The post <a href="https://investasi.online/prospek-eur-usd-turun-makin-jauh-gegara-gas-mahal/" data-wpel-link="internal">Prospek EUR/USD Turun Makin Jauh Gegara Gas Mahal</a> appeared first on <a href="https://investasi.online" data-wpel-link="internal">Investasi Online</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://investasi.online/prospek-eur-usd-turun-makin-jauh-gegara-gas-mahal/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>3 Faktor Penyebab Depresiasi Kurs Yen Jepang Tahun 2026</title>
		<link>https://investasi.online/3-faktor-penyebab-depresiasi-kurs-yen-jepang-tahun-2026/</link>
					<comments>https://investasi.online/3-faktor-penyebab-depresiasi-kurs-yen-jepang-tahun-2026/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Anna]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 22 Jul 2026 15:10:46 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Forex]]></category>
		<category><![CDATA[analisa fundamental]]></category>
		<category><![CDATA[trading forex]]></category>
		<category><![CDATA[yen]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://investasi.online/?p=29402</guid>

					<description><![CDATA[<p>Kurs yen Jepang menguat pada awal tahun 2026, tetapi kemudian merosot tajam setelah pecahnya perang AS-Iran. Pasangan mata uang USD/JPY bahkan mencetak rekor tertinggi empat puluh tahun di atas ambang <a href="https://investasi.online/3-faktor-penyebab-depresiasi-kurs-yen-jepang-tahun-2026/" data-wpel-link="internal">....</a></p>
<p>The post <a href="https://investasi.online/3-faktor-penyebab-depresiasi-kurs-yen-jepang-tahun-2026/" data-wpel-link="internal">3 Faktor Penyebab Depresiasi Kurs Yen Jepang Tahun 2026</a> appeared first on <a href="https://investasi.online" data-wpel-link="internal">Investasi Online</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Kurs yen Jepang menguat pada awal tahun 2026, tetapi kemudian merosot tajam setelah pecahnya perang AS-Iran. Pasangan mata uang USD/JPY bahkan mencetak rekor tertinggi empat puluh tahun di atas ambang 163.00 dalam perdagangan hari ini (22/Juli/2026).</p>
<p style="text-align: justify;"><img loading="lazy" decoding="async" class="aligncenter wp-image-29403 size-full" src="https://investasi.online/wp-content/uploads/2026/07/USDJPY_2026-07-22_21-52-51.png" alt="Faktor Penyebab Depresiasi Kurs Yen Jepang Tahun 2026" width="750" height="457" srcset="https://investasi.online/wp-content/uploads/2026/07/USDJPY_2026-07-22_21-52-51.png 750w, https://investasi.online/wp-content/uploads/2026/07/USDJPY_2026-07-22_21-52-51-300x183.png 300w" sizes="(max-width: 750px) 100vw, 750px" /></p>
<p style="text-align: justify;">Banyak faktor melandasi depresiasi nilai tukar mata uang Jepang ini, baik dari mancanegara maupun dalam negerinya sendiri. Berikut ini pembahasan singkatnya.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>1. Ancaman krisis energi</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Perang AS-Iran mengungkap kerapuhan rantai pasok energi global, khususnya berkaitan dengan negara-negara importir energi neto seperti Uni Eropa dan Jepang. Negara-negara tersebut bukan hanya terancam mengalami kelangkaan gegara <a href="https://investasi.online/ancaman-blokade-selat-hormuz-dampaknya-terhadap-pasokan-minyak-dunia-dan-wall-street/" target="_blank" rel="noopener" data-wpel-link="internal">blokade Selat Hormuz</a>, melainkan juga menghadapi lonjakan inflasi dan hambatan bisnis yang cukup tajam.</p>
<p style="text-align: justify;"><a href="https://investasi.online/dampak-kenaikan-harga-minyak-mentah-terhadap-perekonomian/" target="_blank" rel="noopener" data-wpel-link="internal">Harga minyak mentah</a> dan gas alam cenderung meningkat, sehingga importir mesti mengeluarkan dana lebih besar untuk membeli Dolar AS dan membayar tagihan energi mereka. Pada gilirannya, hal ini berdampak negatif terhadap kurs yen juga.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>2. Tingkat suku bunga yang rendah</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Beberapa bank sentral utama sigap mengisyaratkan kemungkinan untuk menaikkan suku bunga seiring dengan kenaikan inflasi dunia. Namun, bank sentral Jepang (BoJ) tetap santai.</p>
<p style="text-align: justify;">Para petinggi bank sentral Jepang masih terus berdebat mengenai perlunya kenaikan suku bunga. Gubernurnya sendiri berulang kali menekankan pertumbuhan gaji sebagai referensi kebijakan utama alih-alih data inflasi nasional.</p>
<p style="text-align: justify;">Tingkat suku bunga Jepang saat ini 1.0%. Angka tersebut merupakan yang tertinggi dalam 31 tahun terakhir, tetapi masih jauh lebih rendah dibandingkan suku bunga Federal Reserve dan bank sentral utama lainnya. Akibatnya, para pelaku <a href="https://investasi.online/5-langkah-carry-trade-dalam-forex/" target="_blank" rel="noopener" data-wpel-link="internal"><em>carry-trade</em></a> gemar menjual yen Jepang untuk memperoleh modal membeli mata uang lain yang berbunga lebih tinggi.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>3. Kebijakan fiskal Jepang yang menggelisahkan</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Pelaku pasar telah lama mempertanyakan arah kebijakan ekonomi PM Sanae Takaichi. Kekhawatiran tersebut semakin menguat hingga mendorong depresiasi kurs Yen Jepang tahun 2026 ini.</p>
<p style="text-align: justify;">Takaichi ingin menurunkan pajak konsumsi dari 8% menjadi 1% dalam dua tahun ke depan. Di saat yang sama, ia ingin meningkatkan belanja negara untuk mendorong perkembangan sektor AI, semikonduktor, dan keamanan nasional. Ia juga ingin meluncurkan paket stimulus jumbo untuk mengimbangi kenaikan tagihan utilitas dan BBM yang ditanggung masyarakat.</p>
<p style="text-align: justify;">Kesenjangan antara perkiraan pemasukan dan pengeluaran pemerintah sedemikian besar, sehingga para ekonom memeringatkan akan risiko pembengkakan defisit negara. Apalagi, rasio utang terhadap GDP Jepang sekarang sudah lebih dari 200%.</p>
<p>The post <a href="https://investasi.online/3-faktor-penyebab-depresiasi-kurs-yen-jepang-tahun-2026/" data-wpel-link="internal">3 Faktor Penyebab Depresiasi Kurs Yen Jepang Tahun 2026</a> appeared first on <a href="https://investasi.online" data-wpel-link="internal">Investasi Online</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://investasi.online/3-faktor-penyebab-depresiasi-kurs-yen-jepang-tahun-2026/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Prospek GBP/USD Tertekan Oleh PM Inggris yang Baru</title>
		<link>https://investasi.online/prospek-gbp-usd-tertekan-oleh-pm-inggris-yang-baru/</link>
					<comments>https://investasi.online/prospek-gbp-usd-tertekan-oleh-pm-inggris-yang-baru/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Anna]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 21 Jul 2026 15:25:43 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Forex]]></category>
		<category><![CDATA[analisa fundamental]]></category>
		<category><![CDATA[Pair GBP/USD]]></category>
		<category><![CDATA[poundsterling]]></category>
		<category><![CDATA[trading forex]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://investasi.online/?p=29390</guid>

					<description><![CDATA[<p>Andy Burnham baru saja dilantik menjadi perdana menteri Inggris pada hari Senin, 20 Juli 2026. Sayangnya, pelaku pasar menanggapinya dengan dingin. Aksi jual atas obligasi pemerintah Inggris meningkat, sehingga yield <a href="https://investasi.online/prospek-gbp-usd-tertekan-oleh-pm-inggris-yang-baru/" data-wpel-link="internal">....</a></p>
<p>The post <a href="https://investasi.online/prospek-gbp-usd-tertekan-oleh-pm-inggris-yang-baru/" data-wpel-link="internal">Prospek GBP/USD Tertekan Oleh PM Inggris yang Baru</a> appeared first on <a href="https://investasi.online" data-wpel-link="internal">Investasi Online</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Andy Burnham baru saja dilantik menjadi perdana menteri Inggris pada hari Senin, 20 Juli 2026. Sayangnya, pelaku pasar menanggapinya dengan dingin.</p>
<p style="text-align: justify;">Aksi jual atas obligasi pemerintah Inggris meningkat, sehingga yield melonjak. Sementara itu, bursa saham dan nilai tukar mata uangnya melempem. Sejoli <a href="https://investasi.online/karakteristik-mata-uang-pair-gbpusd-dalam-trading-forex/" target="_blank" rel="noopener" data-wpel-link="internal">GBP/USD</a> sudah longsor lebih dari 0.5% sejak pelantikannya, demikian pula beberapa pasangan Poundsterling lainnya.</p>
<p style="text-align: justify;"><img loading="lazy" decoding="async" class="aligncenter wp-image-29391 size-full" src="https://investasi.online/wp-content/uploads/2026/07/GBPUSD_2026-07-21_22-02-13.png" alt="Prospek GBPUSD Tertekan Oleh PM Inggris yang Baru" width="750" height="456" srcset="https://investasi.online/wp-content/uploads/2026/07/GBPUSD_2026-07-21_22-02-13.png 750w, https://investasi.online/wp-content/uploads/2026/07/GBPUSD_2026-07-21_22-02-13-300x182.png 300w" sizes="(max-width: 750px) 100vw, 750px" /></p>
<p style="text-align: justify;">Ada beberapa faktor mendasari keraguan pasar terhadap PM Inggris Andy Burnham, sekaligus menekan prospek GBP/USD ke depan. Berikut ini penjelasan singkatnya.</p>
<p style="text-align: justify;">Pertama, Burnham tiba-tiba mengatakan kepada wartawan bahwa ia &#8220;akan menggunakan semua fleksibilitas yang ada&#8221; di dalam aturan fiskal. Pernyataan tersebut kontras dengan janjinya sebelum dilantik untuk menaati disiplin fiskal.</p>
<p style="text-align: justify;">Kedua, Burnham menunjuk John Healey sebagai Menteri Keuangan Inggris. Healey merupakan mantan menteri pertahanan dalam kabinet sebelumnya. Ia memang pernah bekerja di kementrian keuangan Inggris, tetapi sebagian besar pengalaman kerja terfokus pada bidang perumahan dan pertahanan.</p>
<p style="text-align: justify;">Kedua faktor tersebut menjadi <em>market mover</em>, karena pelaku pasar sudah menaruh kekhawatiran yang sangat tinggi terhadap kesehatan fiskal Inggris. Tingkat utang Inggris saat ini sudah mencapai lebih dari 95% PDB-nya. Apabila PM Inggris yang baru menambah utang lagi, maka <a href="https://investasi.online/risiko-investasi/" target="_blank" rel="noopener" data-wpel-link="internal">risiko investasi</a> di negeri itu bakal semakin meningkat.</p>
<p style="text-align: justify;">Nigel Green, CEO of deVere Group, menjelaskan kekhawatirannya dengan gamblang. Ia menganggap situasi saat ini merupakan waktunya bagi investor untuk siaga.</p>
<p style="text-align: justify;">&#8220;Healey tidak menentukan arah pemerintahan ini. Burnham yang menentukannya, dan Burnham adalah Perdana Menteri yang menakuti pasar obligasi dalam waktu 24 jam setelah pelantikannya dengan menjanjikan &#8216;model ekonomi baru&#8217; dan mengatakan kepada wartawan bahwa ia akan menggunakan &#8216;fleksibilitas apa pun&#8217; yang dapat ia temukan dalam aturan fiskal.&#8221;</p>
<p style="text-align: justify;">&#8220;Sebelum Burnham menolak pinjaman tambahan yang berkedok sebagai &#8216;fleksibilitas&#8217;, tidak ada Menteri Keuangan, berapapun berpengalaman atau dihormati, yang dapat melindungi negara ini ataupun <a href="https://investasi.online/kiat-memperbaiki-portofolio-investasi-saat-ihsg-jatuh/" target="_blank" rel="noopener" data-wpel-link="internal">portofolio investor</a>, dari seorang Perdana Menteri yang naluri pertamanya saat baru menjabat adalah mencari ruang lebih besar untuk pengeluaran.&#8221;</p>
<p>The post <a href="https://investasi.online/prospek-gbp-usd-tertekan-oleh-pm-inggris-yang-baru/" data-wpel-link="internal">Prospek GBP/USD Tertekan Oleh PM Inggris yang Baru</a> appeared first on <a href="https://investasi.online" data-wpel-link="internal">Investasi Online</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://investasi.online/prospek-gbp-usd-tertekan-oleh-pm-inggris-yang-baru/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>5 Agenda Utama Pasar Forex 20 Juli &#8211; 24 Juli 2026</title>
		<link>https://investasi.online/5-agenda-utama-pasar-forex-20-24-juli-2026/</link>
					<comments>https://investasi.online/5-agenda-utama-pasar-forex-20-24-juli-2026/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Anna]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 20 Jul 2026 06:19:23 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Forex]]></category>
		<category><![CDATA[analisa fundamental]]></category>
		<category><![CDATA[dolar as]]></category>
		<category><![CDATA[trading forex]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://investasi.online/?p=29365</guid>

					<description><![CDATA[<p>Indeks Dolar AS (DXY) minggu lalu mengalami penurunan sebesar 0.2%. Rilis data inflasi Amerika Serikat meleset cukup jauh dari estimasi konsensus, sehingga pelaku pasar merevisi proyeksi suku bunga Federal Reserve <a href="https://investasi.online/5-agenda-utama-pasar-forex-20-24-juli-2026/" data-wpel-link="internal">....</a></p>
<p>The post <a href="https://investasi.online/5-agenda-utama-pasar-forex-20-24-juli-2026/" data-wpel-link="internal">5 Agenda Utama Pasar Forex 20 Juli &#8211; 24 Juli 2026</a> appeared first on <a href="https://investasi.online" data-wpel-link="internal">Investasi Online</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Indeks Dolar AS (DXY) minggu lalu mengalami penurunan sebesar 0.2%. Rilis data inflasi Amerika Serikat meleset cukup jauh dari estimasi konsensus, sehingga pelaku pasar merevisi proyeksi suku bunga Federal Reserve ke depan.</p>
<p style="text-align: justify;">Peluang untuk kenaikan suku bunga bulan ini berubah menjadi nihil, mendorong trader untuk melego Dolar AS dalam beberapa pasangan mata uang utama. Kendati demikian, mata uang negeri adidaya ini masih didukung oleh permintaan <a href="https://investasi.online/apa-itu-safe-haven-ini-dia-pengertian-dan-contohnya/" target="_blank" rel="noopener" data-wpel-link="internal"><em>safe haven</em></a> yang kembali meningkat gegara eskalasi konflik AS-Iran.</p>
<p style="text-align: justify;"><img loading="lazy" decoding="async" class="aligncenter wp-image-29366 size-full" src="https://investasi.online/wp-content/uploads/2026/07/DXY_2026-07-20_11-54-08.png" alt="Agenda Utama Pasar Forex 20 Juli -24 Juli 2026" width="750" height="456" srcset="https://investasi.online/wp-content/uploads/2026/07/DXY_2026-07-20_11-54-08.png 750w, https://investasi.online/wp-content/uploads/2026/07/DXY_2026-07-20_11-54-08-300x182.png 300w" sizes="(max-width: 750px) 100vw, 750px" /></p>
<p style="text-align: justify;">Indeks Dolar AS meningkat lagi pada pembukaan perdagangan awal pekan ini (20/7/2026). Meskipun posisinya melandai sedikit seiring dengan berjalannya sesi Asia, para pakar tetap optimistis akan prospeknya secara fundamental. Beberapa agenda utama pasar forex minggu ini dapat memengaruhi.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>1. Periode &#8220;Blackout&#8221; The Fed</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Menjelang rapat FOMC pada tanggal 28-29 Juli 2026, Federal Reserve memasuki masa &#8220;blackout&#8221; di mana semua pejabatnya dilarang menyampaikan komunikasi publik. Pemerintah federal seringkali juga menangguhkan rilis data ekonomi pada periode tersebut. Konsekuensinya, fluktuasi <a href="https://investasi.online/karakteristik-mata-uang-utama-major-pairs-dalam-trading-forex/" target="_blank" rel="noopener" data-wpel-link="internal"><em>major pairs</em></a> akan lebih dipengaruhi oleh faktor-faktor di luar AS.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>2. Gejolak pasar komoditas energi</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Eskalasi konflik AS-Iran telah mendorong kenaikan harga minyak mentah tipe Brent dan WTI lagi sejak minggu lalu. Pelaku pasar akan memantau apakah kedua acuan harga minyak itu akan menembus ambang $100 per barel lagi.</p>
<p style="text-align: justify;">Lonjakan harga komoditas energi biasanya berdampak positif bagi Dolar AS, tetapi merugikan Euro, Sterling, dan Yen. Dolar Australia dan Dolar Kanada juga terancam bergejolak.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>3. Rilis data ekonomi Inggris</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Inggris akan menerbitkan data pasar tenaga kerja pada hari Selasa, disusul dengan data inflasi konsumen pada hari Rabu. Trader hampir pasti mengubah fokus minggu ini ke <a href="https://investasi.online/karakteristik-mata-uang-pair-gbpusd-dalam-trading-forex/" target="_blank" rel="noopener" data-wpel-link="internal">GBP/USD</a> dan pasangan Sterling lainnya. Apalagi, situasi politik Inggris juga menarik untuk diperhatikan.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>4. Pengumuman Suku Bunga ECB</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Bank sentral Eropa akan mengumumkan hasil rapat kebijakan pada hari Kamis, tanggal 23 Juli 2026. Konsensus memperkirakan ECB tidak akan mengubah suku bunga dalam kesempatan tersebut, tetapi pelaku pasar akan mengamati pernyataan resminya untuk menemukan petunjuk kebijakan yang akan datang.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>5. Rilis hasil survei PMI</strong></p>
<p style="text-align: justify;">S&amp;P Global akan menerbitkan hasil preliminer survei manajer pembelian bulan Juli 2026 untuk beberapa negara mayor pada hari Jumat. Naik-turun skor PMI dapat memengaruhi pasar forex, terutama jika angka aktual berbeda jauh dengan perkiraan konsensus.</p>
<p>The post <a href="https://investasi.online/5-agenda-utama-pasar-forex-20-24-juli-2026/" data-wpel-link="internal">5 Agenda Utama Pasar Forex 20 Juli &#8211; 24 Juli 2026</a> appeared first on <a href="https://investasi.online" data-wpel-link="internal">Investasi Online</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://investasi.online/5-agenda-utama-pasar-forex-20-24-juli-2026/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>5 Agenda Utama Pasar Forex 13 Juli-17 Juli 2026</title>
		<link>https://investasi.online/5-agenda-utama-pasar-forex-13-juli-17-juli-2026/</link>
					<comments>https://investasi.online/5-agenda-utama-pasar-forex-13-juli-17-juli-2026/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Anna]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 13 Jul 2026 07:26:02 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Forex]]></category>
		<category><![CDATA[analisa fundamental]]></category>
		<category><![CDATA[dolar as]]></category>
		<category><![CDATA[federal reserve]]></category>
		<category><![CDATA[trading forex]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://investasi.online/?p=29346</guid>

					<description><![CDATA[<p>Indeks Dolar AS (DXY) stabil dalam rentang terbatas antara 100.59-101.27 sepanjang minggu lalu. Posisinya masih dekat dengan rentang tertinggi tahun ini yang tercapai pada tanggal 24 Juni. Greenback unjuk gigi <a href="https://investasi.online/5-agenda-utama-pasar-forex-13-juli-17-juli-2026/" data-wpel-link="internal">....</a></p>
<p>The post <a href="https://investasi.online/5-agenda-utama-pasar-forex-13-juli-17-juli-2026/" data-wpel-link="internal">5 Agenda Utama Pasar Forex 13 Juli-17 Juli 2026</a> appeared first on <a href="https://investasi.online" data-wpel-link="internal">Investasi Online</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Indeks Dolar AS (DXY) stabil dalam rentang terbatas antara 100.59-101.27 sepanjang minggu lalu. Posisinya masih dekat dengan rentang tertinggi tahun ini yang tercapai pada tanggal 24 Juni.</p>
<p style="text-align: justify;"><img loading="lazy" decoding="async" class="aligncenter wp-image-29347 size-full" src="https://investasi.online/wp-content/uploads/2026/07/DXY_2026-07-13_14-19-32.png" alt="Agenda Utama Pasar Forex 13 Juli-17 Juli 2026" width="750" height="434" srcset="https://investasi.online/wp-content/uploads/2026/07/DXY_2026-07-13_14-19-32.png 750w, https://investasi.online/wp-content/uploads/2026/07/DXY_2026-07-13_14-19-32-300x174.png 300w" sizes="(max-width: 750px) 100vw, 750px" /></p>
<p style="text-align: justify;"><em>Greenback</em> unjuk gigi lagi pada pembukaan awal pekan ini (13/7/2026). Trader mengantisipasi sentimen <em>bullish</em> bagi Dolar AS bakal berkembang menjelang beberapa agenda utama pasar forex selama seminggu ke depan.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>1. Testimoni Ketua The Fed</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Ketua Federal Reserve Kevin Warsh akan menyampaikan kesaksiannya di hadapan Komite Jasa Keuangan DPR AS pada hari Selasa, 14 Juli 2026. Kemudian ia akan menyampaikan <a href="https://investasi.online/cara-mendapatkan-testimoni-yang-luar-biasa-dari-konsumen/" target="_blank" rel="noopener" data-wpel-link="internal">testimoni</a> juga pada Komite Perbankan Senat AS pada keesokan harinya.</p>
<p style="text-align: justify;">Trader akan mencermati apakah Warsh masih mendukung prospek kenaikan suku bunga jika tingkat inflasi tetap tinggi, sama seperti pernyataannya pada bulan Juni lalu. Jika biasnya tetap <em>hawkish</em>, kurs Dolar AS berpotensi menguat lebih lanjut.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>2. Rilis data inflasi AS</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Biro Statistik Tenaga Kerja AS bakal mengumumkan data indeks harga konsumen pada hari Selasa dan indeks harga produsen pada hari Rabu. Keduanya kemungkinan keluar sebelum testimoni Warsh, sehingga trader perlu mengantisipasi gejolak volatilitas sejak satu sesi sebelumnya.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>3. Rilis laporan keuangan perbankan AS</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Beberapa perbankan raksasa AS akan menerbitkan laporan keuangannya, termasuk JPMorgan, Bank of America, Wells Fargo, Goldman Sachs, dan Citigroup. Rilisan yang wajar kemungkinan tidak berpengaruh besar bagi pasar keuangan secara umum, tetapi tanda-tanda instabilitas dapat mengguncang harga instrumen lintas pasar.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>4. Rilis data penjualan ritel AS</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Data penjualan ritel AS kurang berpengaruh selama beberapa bulan terakhir, karena pelaku pasar lebih memerhatikan situasi geopolitik dunia dan ekspektasi suku bunga The Fed. Kendati demikian, data ini merupakan indikator minat belanja masyarakat yang menggerakkan perekonomian AS. Data aktual yang terlalu buruk dapat menjatuhkan Dolar AS.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>5. Risiko intervensi dalam USD/JPY</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Menteri Keuangan Jepang telah berulang kali menyatakan kesiapannya untuk turun tangan demi menanggulangi fluktuasi nilai tukar yang kebablasan. Trader mengkhawatirkan risiko <a href="https://investasi.online/tiga-negara-yang-paling-sering-intervensi-forex/" target="_blank" rel="noopener" data-wpel-link="internal">intervensi forex</a> tersebut karena posisi USD/JPY saat ini pada kisaran 162.00 sudah melampaui batas toleransi pemerintah yang diperkirakan oleh para pakar.</p>
<p style="text-align: justify;">Di samping kelima isu tersebut, trader forex pada <em>major pairs</em> maupun <em>cross pairs</em> juga akan terus memantau perkembangan konflik AS-Iran. Kedua negara kembali baku hantam pada akhir pekan, sehingga kapal-kapal komersial menghindari <a href="https://investasi.online/7-fakta-ekonomi-penting-tentang-selat-hormuz/" target="_blank" rel="noopener" data-wpel-link="internal">Selat Hormuz</a> dan harga minyak mentah naik lagi.</p>
<p>The post <a href="https://investasi.online/5-agenda-utama-pasar-forex-13-juli-17-juli-2026/" data-wpel-link="internal">5 Agenda Utama Pasar Forex 13 Juli-17 Juli 2026</a> appeared first on <a href="https://investasi.online" data-wpel-link="internal">Investasi Online</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://investasi.online/5-agenda-utama-pasar-forex-13-juli-17-juli-2026/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Dampak Rebalancing MSCI Mengguncang IHSG, Investor Bisa Apa?</title>
		<link>https://investasi.online/dampak-rebalancing-msci-mengguncang-ihsg-investor-bisa-apa/</link>
					<comments>https://investasi.online/dampak-rebalancing-msci-mengguncang-ihsg-investor-bisa-apa/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Anna]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 30 May 2026 16:30:45 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Saham]]></category>
		<category><![CDATA[analisa fundamental]]></category>
		<category><![CDATA[indeks saham]]></category>
		<category><![CDATA[saham]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://investasi.online/?p=29131</guid>

					<description><![CDATA[<p>Rebalancing MSCI telah diumumkan pada pertengahan bulan ini dan efektif per tanggal 29 Mei 2026. Hasil peninjauan MSCI terbaru mengeluarkan puluhan saham Indonesia dari MSCI Global Standard Index dan MSCI <a href="https://investasi.online/dampak-rebalancing-msci-mengguncang-ihsg-investor-bisa-apa/" data-wpel-link="internal">....</a></p>
<p>The post <a href="https://investasi.online/dampak-rebalancing-msci-mengguncang-ihsg-investor-bisa-apa/" data-wpel-link="internal">Dampak Rebalancing MSCI Mengguncang IHSG, Investor Bisa Apa?</a> appeared first on <a href="https://investasi.online" data-wpel-link="internal">Investasi Online</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><em>Rebalancing</em> MSCI telah diumumkan pada pertengahan bulan ini dan efektif per tanggal 29 Mei 2026. Hasil peninjauan MSCI terbaru mengeluarkan puluhan saham Indonesia dari MSCI Global Standard Index dan MSCI Small Cap Index. Akibatnya, IHSG jatuh sekitar 12% dalam satu bulan ini saja.</p>
<p style="text-align: justify;"><img loading="lazy" decoding="async" class="aligncenter wp-image-29132 size-full" src="https://investasi.online/wp-content/uploads/2026/05/COMPOSITE_2026-05-30_20-47-40.png" alt="Dampak Rebalancing MSCI Mengguncang IHSG" width="750" height="432" srcset="https://investasi.online/wp-content/uploads/2026/05/COMPOSITE_2026-05-30_20-47-40.png 750w, https://investasi.online/wp-content/uploads/2026/05/COMPOSITE_2026-05-30_20-47-40-300x173.png 300w" sizes="(max-width: 750px) 100vw, 750px" /></p>
<p style="text-align: justify;">Sebanyak enam saham didepak dari MSCI Global Standard Index, yaitu AMMN, BREN, TPIA, DSSA, CUAN, dan AMRT. Sedangkan MSCI Small Cap Index mengeluarkan saham-saham ANTM, AALI, BANK, BSDE, DSNG, SIDO, MIDI, MIKA, MSIN, TKIM, APIC, SSMS, dan TAPG.</p>
<p style="text-align: justify;">Semua saham tersebut mengalami aksi jual masif gegara <em>rebalancing</em> MSCI kali ini. Dalam kurun waktu yang sama, beberapa <a href="https://investasi.online/cara-analisis-saham-perbankan-yang-perlu-diketahui-investor/" target="_blank" rel="noopener" data-wpel-link="internal">saham perbankan</a> terkemuka juga merosot. Hal ini menimbulkan pertanyaan, apa yang bisa dilakukan investor untuk menanggulangi kerugian?</p>
<p style="text-align: justify;">Pertama-tama, investor perlu memahami bahwa saham-saham yang keluar dari <a href="https://investasi.online/indeks-msci-dan-dampaknya-di-bursa-efek-indonesia/" target="_blank" rel="noopener" data-wpel-link="internal">indeks MSCI</a> belum tentu memiliki prospek yang buruk. MSCI memang mempertimbangkan ulang penilaian mereka atas beragam saham Indonesia sehubungan dengan perkembangan ekonomi makro dan kebijakan pemerintah belakangan ini, tetapi beberapa saham terkait sebenarnya tetap memiliki laporan keuangan yang solid.</p>
<p style="text-align: justify;">Kedua, <em>rebalancing</em> MSCI biasanya mendorong investor asing untuk menyesuaikan portofolio mereka, sehingga harga saham yang terdepak memang berisiko turun dalam jangka pendek. Namun, investor yang berorientasi jangka panjang tidak perlu terlalu memperhatikan hasil <em>rebalancing</em> MSCI, khususnya jika emiten masih memiliki keuangan yang mantap dan <a href="https://investasi.online/daftar-emiten-yang-sering-membagikan-dividen/" target="_blank" rel="noopener" data-wpel-link="internal">memberikan dividen secara rutin</a>.</p>
<p style="text-align: justify;">Ketiga, pengumuman MSCI bukan hanya membawa kabar buruk, melainkan juga kabar baik bagi pasar modal Indonesia: MSCI mempertahankan Indonesia dalam daftar Emerging Market (tidak menurunkan ke Frontier Market sebagaimana sempat dikhawatirkan sebelumnya). Hal ini dapat membatasi <em>capital outflow</em> ke depannya, atau bahkan mendorong modal asing untuk masuk kembali ke Indonesia.</p>
<p style="text-align: justify;">Masih ada beberapa risiko yang dihadapi pasar modal Indonesia dalam waktu dekat, antara lain rebalancing FTSE dan pengumuman MSCI Market Accessibility Review pada bulan Juni 2026. Kendati demikian, investor tidak perlu terlalu pesimistis. Setelah IHSG mencapai &#8220;<em>bottom</em>&#8220;, selalu ada peluang untuk &#8220;<em>rebound</em>&#8220;.</p>
<p>The post <a href="https://investasi.online/dampak-rebalancing-msci-mengguncang-ihsg-investor-bisa-apa/" data-wpel-link="internal">Dampak Rebalancing MSCI Mengguncang IHSG, Investor Bisa Apa?</a> appeared first on <a href="https://investasi.online" data-wpel-link="internal">Investasi Online</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://investasi.online/dampak-rebalancing-msci-mengguncang-ihsg-investor-bisa-apa/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Prospek GBP/USD Tahun 2026 Berubah Jadi Bearish</title>
		<link>https://investasi.online/prospek-gbp-usd-tahun-2026-berubah-jadi-bearish/</link>
					<comments>https://investasi.online/prospek-gbp-usd-tahun-2026-berubah-jadi-bearish/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Anna]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 25 Apr 2026 15:23:34 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Forex]]></category>
		<category><![CDATA[analisa fundamental]]></category>
		<category><![CDATA[poundsterling]]></category>
		<category><![CDATA[trading forex]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://investasi.online/?p=28908</guid>

					<description><![CDATA[<p>Banyak analis berpandangan optimistis terhadap kurs Poundsterling dalam prediksi forex awal tahun 2026. Namun, pesona Sterling terus memudar belakangan ini. Pakar dari beberapa bank terkemuka dunia memperkirakan posisi Poundsterling pada <a href="https://investasi.online/prospek-gbp-usd-tahun-2026-berubah-jadi-bearish/" data-wpel-link="internal">....</a></p>
<p>The post <a href="https://investasi.online/prospek-gbp-usd-tahun-2026-berubah-jadi-bearish/" data-wpel-link="internal">Prospek GBP/USD Tahun 2026 Berubah Jadi Bearish</a> appeared first on <a href="https://investasi.online" data-wpel-link="internal">Investasi Online</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Banyak analis berpandangan optimistis terhadap kurs Poundsterling dalam <a href="https://investasi.online/prediksi-forex-tahun-2026-5-mata-uang-ini-bullish/" target="_blank" rel="noopener" data-wpel-link="internal">prediksi forex awal tahun 2026</a>. Namun, pesona Sterling terus memudar belakangan ini. Pakar dari beberapa bank terkemuka dunia memperkirakan posisi Poundsterling pada akhir tahun bakal lebih rendah daripada sekarang.</p>
<p style="text-align: justify;"><img loading="lazy" decoding="async" class="aligncenter wp-image-28909 size-full" src="https://investasi.online/wp-content/uploads/2026/04/GBPUSD_2026-04-25_22-19-40.png" alt="Prospek GBPUSD Tahun 2026 Berubah Jadi Bearish" width="750" height="434" srcset="https://investasi.online/wp-content/uploads/2026/04/GBPUSD_2026-04-25_22-19-40.png 750w, https://investasi.online/wp-content/uploads/2026/04/GBPUSD_2026-04-25_22-19-40-300x174.png 300w" sizes="(max-width: 750px) 100vw, 750px" /></p>
<p style="text-align: justify;">Lima faktor utama membebani Poundsterling saat ini, yakni sentimen <em>risk-off</em> yang berkaitan dengan geopolitik global, pertumbuhan ekonomi yang lemah, tingkat utang pemerintah yang terlalu tinggi, gejolak politik dalam negeri, serta memudarnya prospek kenaikan suku bunga Bank of England (BoE). Semuanya merupakan perkembangan baru yang merebak antara bulan Februari-Maret, kemudian berlanjut hingga sekarang tanpa kemajuan signifikan.</p>
<p style="text-align: justify;">Pertama, Inggris termasuk negeri importir energi neto yang perlu mendatangkan migas untuk memenuhi kebutuhannya. Seiring dengan blokade <a href="https://investasi.online/7-fakta-ekonomi-penting-tentang-selat-hormuz/" target="_blank" rel="noopener" data-wpel-link="internal">Selat Hormuz</a> oleh Iran dan Amerika Serikat, Inggris harus merogoh kocek lebih dalam untuk mengimpor migas. Padahal, semua transaksi migas internasional menggunakan mata uang Dolar AS.</p>
<p style="text-align: justify;">Kedua, kenaikan harga migas mengakibatkan peningkatan biaya-biaya produksi, menekan aktivitas ekonomi, dan mengurangi permintaan secara agregat. Hal ini mengakibatkan pertumbuhan ekonomi melambat, tetapi ekspektasi inflasi meningkat. Dengan kata lain, Inggris menghadapi peningkatan risiko stagflasi.</p>
<p style="text-align: justify;">Ketiga, utang pemerintah sudah mencapai 93,8% dari PDB Inggris per akhir bulan Maret 2026. Ini merupakan rekor utang paling besar sejak awal 1960-an, sehingga menumbuhkan kekhawatiran akan kredibilitas fiskal Inggris. Pemerintah perlu meningkatkan pendapatan dan menghemat pengeluaran untuk menanggulanginya, tetapi semua pendekatan itu tidak dapat diambil dengan mudah di tengah krisis energi saat ini.</p>
<p style="text-align: justify;">Keempat, PM Inggris Keir Starmer tersandung skandal baru-baru ini dan semakin kehilangan dukungan dari dalam partainya sendiri. Favorabilitasnya di mata publik Inggris juga semakin berkurang. Dalam situasi tersebut, hasil pemilihan lokal pada tanggal 7 Mei 2026 mendatang dapat memicu upaya untuk melengserkan Starmer secara resmi paling lambat pada akhir tahun ini.</p>
<p style="text-align: justify;">Kelima, BoE akan sulit untuk mengubah kebijakan moneternya di tengah ketidakpastian ekonomi dan politik. Kenaikan ekspektasi inflasi biasanya mendorong bank sentral untuk menaikkan suku bunga, tetapi BoE perlu berpikir dua kali dalam mempertimbangkan dampaknya terhadap utang pemerintah dan permintaan masyarakat secara umum.</p>
<p style="text-align: justify;">Berbagai faktor tersebut mendorong beberapa lembaga keuangan terkemuka untuk mengubah perkiraan kurs Poundsterling menjadi lebih <em>bearish</em>. Desjardins, salah satu kelompok keuangan terbesar di Amerika Utara, bahkan memprediksi <a href="https://investasi.online/karakteristik-mata-uang-pair-gbpusd-dalam-trading-forex/" target="_blank" rel="noopener" data-wpel-link="internal">GBP/USD</a> akan turun sampai 1.30 dan EUR/GBP naik ke 0.92 dalam tahun ini.</p>
<p>The post <a href="https://investasi.online/prospek-gbp-usd-tahun-2026-berubah-jadi-bearish/" data-wpel-link="internal">Prospek GBP/USD Tahun 2026 Berubah Jadi Bearish</a> appeared first on <a href="https://investasi.online" data-wpel-link="internal">Investasi Online</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://investasi.online/prospek-gbp-usd-tahun-2026-berubah-jadi-bearish/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Strategi Investasi Reksa Dana Di Tengah Perang Iran</title>
		<link>https://investasi.online/strategi-investasi-reksa-dana-di-tengah-perang-iran/</link>
					<comments>https://investasi.online/strategi-investasi-reksa-dana-di-tengah-perang-iran/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Anna]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 04 Apr 2026 13:33:15 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Reksadana]]></category>
		<category><![CDATA[analisa fundamental]]></category>
		<category><![CDATA[reksadana]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://investasi.online/?p=28759</guid>

					<description><![CDATA[<p>Perang Iran telah meluluhlantakkan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dan bursa ekuitas dunia lainnya. Gejolak juga berdampak pada kenaikan yield dan kemerosotan harga obligasi berbagai negara. Hal ini menimbulkan pertanyaan, <a href="https://investasi.online/strategi-investasi-reksa-dana-di-tengah-perang-iran/" data-wpel-link="internal">....</a></p>
<p>The post <a href="https://investasi.online/strategi-investasi-reksa-dana-di-tengah-perang-iran/" data-wpel-link="internal">Strategi Investasi Reksa Dana Di Tengah Perang Iran</a> appeared first on <a href="https://investasi.online" data-wpel-link="internal">Investasi Online</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Perang Iran telah meluluhlantakkan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dan bursa ekuitas dunia lainnya. Gejolak juga berdampak pada kenaikan yield dan kemerosotan harga obligasi berbagai negara. Hal ini menimbulkan pertanyaan, apakah <a href="https://investasi.online/cara-investasi-reksadana-untuk-pemula/" target="_blank" rel="noopener" data-wpel-link="internal">investasi reksa dana</a> masih untung di tengah Perang Iran?</p>
<p style="text-align: justify;">Jawaban sederhananya, ya, <strong>investasi reksa dana masih bisa memberikan keuntungan</strong>. Syaratnya, investor harus pandai <strong>menerapkan strategi defensif</strong>.</p>
<p style="text-align: justify;"><img loading="lazy" decoding="async" class="aligncenter wp-image-28760 size-full" src="https://investasi.online/wp-content/uploads/2026/04/20260404-strategi-investasi-reksa-dana-perang-iran.png" alt="Strategi Investasi Reksa Dana Di Tengah Perang Iran" width="750" height="450" srcset="https://investasi.online/wp-content/uploads/2026/04/20260404-strategi-investasi-reksa-dana-perang-iran.png 750w, https://investasi.online/wp-content/uploads/2026/04/20260404-strategi-investasi-reksa-dana-perang-iran-300x180.png 300w" sizes="(max-width: 750px) 100vw, 750px" /></p>
<p style="text-align: justify;">Strategi defensif berarti menghindari instrumen investasi yang berisiko tinggi atau fluktuatif, sekaligus berfokus pada investasi yang menghasilkan keuntungan lebih terjamin meskipun tidak terlalu besar. Dalam dunia investasi reksa dana, investor sebaiknya memusatkan sebagian besar portofolio untuk reksa dana pendapatan tetap dan <a href="https://investasi.online/kiat-investasi-reksa-dana-pasar-uang-bagi-pemula/" target="_blank" rel="noopener" data-wpel-link="internal">reksa dana pasar uang</a> yang tidak terdampak langsung oleh volatilitas bursa saham global.</p>
<p style="text-align: justify;">Reksa Dana Pasar Uang merupakan opsi terbaik dan paling likuid untuk melindungi harta kita dari ancaman volatilitas pasar. Perlu diperhatikan, keuntungan diperoleh dari bunga deposito dan surat berharga lainnya yang relatif stabil dalam jangka pendek.</p>
<p style="text-align: justify;"><a href="https://investasi.online/tips-sukses-investasi-dengan-reksa-dana-pendapatan-tetap/" target="_blank" rel="noopener" data-wpel-link="internal">Reksa Dana Pendapatan Tetap</a> biasanya relatif tangguh di tengah gejolak. Kendati kejatuhan harga obligasi dapat mengakibatkan penurunan nilai aktiva bersih (NAB), investor tetap berpotensi memperoleh keuntungan dari pembayaran kupon obligasi yang justru mengalami kenaikan dalam kurun waktu yang sama.</p>
<p style="text-align: justify;">Hanya saja, investor perlu berhati-hati dalam memilih reksa dana pendapatan tetap yang bonafide. Utamakan reksa dana yang memegang obligasi pemerintah dan obligasi korporasi berkualitas tinggi. Hindarilah reksa dana yang berinvestasi dalam obligasi korporasi berisiko besar, karena dampak dari konflik yang berkepanjangan dapat memicu krisis di berbagai negara.</p>
<p style="text-align: justify;"><a href="https://investasi.online/5-perbedaan-saham-dan-reksa-dana-saham-yang-harus-kamu-tahu/" target="_blank" rel="noopener" data-wpel-link="internal">Reksa Dana Saham</a> merupakan pilihan terburuk dalam situasi saat ini. Namun, investor dapat mengalihkan maksimal sepertiga portofolio ke dalam reksa dana saham sektor komoditas atau energi yang berpotensi menguat seiring kenaikan harga minyak mentah dunia.</p>
<p style="text-align: justify;">Strategi investasi reksa dana ini memungkinkan investor untuk ikut memperoleh cuan dari kenaikan harga komoditas energi tanpa menanggung risiko yang terlalu besar. Alokasi portofolio lebih besar untuk reksa dana pasar uang dan pendapatan tetap juga dapat melindungi integritas modal investor.</p>
<p>The post <a href="https://investasi.online/strategi-investasi-reksa-dana-di-tengah-perang-iran/" data-wpel-link="internal">Strategi Investasi Reksa Dana Di Tengah Perang Iran</a> appeared first on <a href="https://investasi.online" data-wpel-link="internal">Investasi Online</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://investasi.online/strategi-investasi-reksa-dana-di-tengah-perang-iran/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
