Saham Wells Fargo Anjlok 5,4 Persen, Wall Street Tergelincir

Bursa saham AS atau Wall Street sedikit tergelincir pada Selasa (15/1), pembalikan arah dari rekor tertinggi sehari sebelumnya. Hal ini menyusul adanya laporan AS kemungkinan akan mempertahankan tarif barang asal China sampai selesai Pemilu November mendatang.

Dilansir Reuters, Rabu (15/1), Dow Jones Industrial Average naik tipis 0,11 persen menjadi 28.939,67 poin, sedangkan S&P 500 kehilangan 0,15 persen menjadi 3.283,15, dan Nasdaq Composite turun 0,24 persen menjadi 9.251,33.

Dow Jones, S&P 500, dan Nasdaq masing-masing menyentuh rekor tertinggi intraday kemarin. Dow mengakhiri sesi dengan kenaikan moderat.

“Kami berada di pasar. Hal pertama yang dilakukan ketika masuk ke sebuah ruangan adalah mencari pintu keluar, untuk berjaga-jaga,” kata Joe Saluzzi, co-manager Themis Trading, di Chatham, New Jersey.

Wall Street telah melonjak dalam beberapa pekan terakhir, dipicu oleh optimisme gencatan senjata perang dagang AS-China yang akan meningkatkan pendapatan perusahaan.

Penghapusan tarif oleh Washington akan tergantung pada kepatuhan Beijing terhadap perjanjian perdagangan fase I, yang diperkirakan akan ditandatangani hari ini.

Dalam perjanjian perdagangan fase I, China berjanji untuk membeli barang-barang manufaktur AS selama dua tahun ke depan senilai USD 80 miliar dan lebih dari USD 50 miliar lebih untuk pasokan energi.

Mengawali musim pendapatan kuartal IV 2019, JPMorgan Chase & Co (JPM.N) naik 1,2 persen, setelah melaporkan laba yang lebih baik dari perkiraan.

Wells Fargo & Co (WFC.N) jatuh 5,4 persen, setelah melaporkan penurunan laba karena menyisihkan USD 1,5 miliar untuk biaya hukum. Laba kuartal IV 2019 salah satu bank terbesar di AS ini adalah USD 2,87 miliar, turun lebih dari 50 persen dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya USD 6,06 miliar.

Baca Juga:   Ketegangan Dagang AS-China Mereda, Wall Street Meningkat

Wells Fargo telah menghabiskan beberapa tahun terakhir untuk mencoba untuk bertahan dari kekacauan yang disebabkan oleh skandal akun palsu dan sejumlah masalah peraturan dan hukum lainnya. Namun CEO barunya menegaskan bahwa Wells Fargo masih memiliki kinerja signifikan di depannya.

Citigroup Inc (C.N) naik 1,6 persen karena melampaui estimasi laba Wall Street.

FedEx (FDX.N) menguat 1,8 persen setelah Amazon mencabut larangan penjualnya menggunakan perusahaan untuk pengiriman darat.

Delta Air Lines Inc (DAL.N) naik 3,3 persen setelah laba kuartalan lebih baik dari perkiraan, didorong oleh pelanggan yang diperoleh dari pembatalan 737 MAX maskapai penerbangan saingan. Indeks maskapai S&P 1500 (SPCOMAIR) naik 1,5 persen.

Pinterest (PINS.N) melonjak 9,6 persen, setelah pengguna scrapbook online ini telah melampaui Snap Inc (SNAP.N), menjadikan Pinterest platform media sosial terbesar ketiga.

Volume perdagangan di Wall Street mencapai 7,3 miliar saham, lebih besar dibandingkan dengan rata-rata 7,0 miliar saham selama 20 hari perdagangan terakhir.

 

Tinggalkan sebuah Komentar