Saham Teknologi Bertumbangan, Wall Street Ditutup Melemah

Ketiga indeks Wall Street tergelincir pada penutupan perdagangan Selasa (8/9). Hal ini masih didorong banyaknya investor yang melepas saham di sektor teknologi.

Dilansir Reuters, Rabu (9/9), Dow Jones Industrial Average turun 632,42 poin atau 2,25 persen menjadi 27.500,89, indeks S&P 500 kehilangan 95,12 poin atau 2,78 persen menjadi 3.331,84, dan Nasdaq Composite turun 465,44 poin atau 4,11 persen menjadi 10.847,69

Saham teknologi kembali menyeret indeks lebih rendah, dengan penurunan 4,59 persen. Penurunan ini merupakan ketiga kalinya dan terburuk sejak pertengahan Maret. Meskipun mengalami penurunan, sektor teknologi tetap menjadi yang terbaik sepanjang tahun ini.

Sementara saham energi merosot 3,71 persen, karena harga minyak turun di bawah USD 40 per barel.

Stimulus moneter dan fiskal dalam jumlah besar masih menjadi penahan kerugian di Wall Street. Indeks turun 10 persen dari rekor penutupannya.

Saham Facebook, Amazon.com, Apple, Tesla, Microsoft, Alphabet, dan Netflix secara kolektif telah kehilangan lebih dari USD 1 triliun untuk kapitalisasi pasar sejak 2 September.

Tesla jatuh 21,06 persen, mengalami penurunan persentase harian terbesar karena pembuat mobil listrik itu dikeluarkan dari sekelompok perusahaan di S&P 500.

Investor berharap Tesla bisa masuk S&P 500 setelah laporan pendapatan kuartalan meningkat di Juli. Hingga penutupan Jumat, saham telah melonjak sekitar 400 persen tahun ini.

JPMorgan Chase & Co turun 3,48 persen, setelah penyelidikan adanya karyawan yang diduga terlibat dalam penyalahgunaan dana yang dimaksudkan untuk bantuan COVID-19. Indeks bank yang lebih luas kehilangan 3,44 persen.

Kekhawatiran atas potensi sanksi AS terhadap pembuat chip terbesar China, SMIC, melanda pemasok domestik, dengan indeks semikonduktor PHLX turun 3,43 persen.

General Motors Co melonjak 7,93 persen, setelah mengakuisisi 11 persen saham senilai USD 2 miliar di pembuat truk listrik AS Nikola Corp. Saham pembuat truk itu melonjak 40,79 persen.

Baca Juga:   Pendapatan Bank Menurun, Wall Street Tergelincir

Volume di bursa AS sebanyak 10,48 miliar saham, lebih tinggi dibandingkan dengan rata-rata 9,32 miliar untuk sesi penuh selama 20 hari perdagangan terakhir.

 

Leave a Comment