8 Prospek Bisnis di Bidang Rempah yang Menguntungkan

Kamu pasti sudah menyadari bahwa Indonesia sebagai negara tropis sangat kaya alamnya. Tidak terkecuali juga dengan rempah-rempahnya lho. Kekayaan akan rempah-rempah ini dapat dijadikan kekuatan bisnis bangsa kita. Skala bisnis rempah yang menguntungkan ini tidak hanya nasional, melainkan bisa internasional.

Kamu pasti sudah tertarik mengenai bagaimana cara berbisnis rempah bukan? Hal yang Kamu perlukan adalah mempelajari teori melalui artikel 8 prospek bisnis di bidang rempah sebagai peluang usaha yang menguntungkan.

Beberapa Prospek Bisnis Rempah yang Berpotensi Laku

8 Prospek Bisnis di Bidang Rempah yang Menguntungkan

Berjualan saat ini lebih mudah dilakukan ketimbang berjualan pada jaman dahulu. Kamu bisa berjualan secara online yang tidak akan merepotkan Kamu untuk mendapatkan konsumen dari luar negeri. Hambatan satu-satunya yang akan dialami yaitu persaingan yang ketat. Maka dari itu, Kamu perlu mengetahui bisnis rempah bubuk yang laku.

  1. Bisnis Budidaya Kencur

Kamu pasti pernah mencoba jamu beras kencur. Salah satu bahan utamanya yaitu kencur. Kamu harus berbangga diri sebagai negara yang penghasil kencur lho, karena tidak semua negara memiliki rempah yang satu ini.

Kamu pasti bertanya-tanya mengenai apa saja kegunaan dari kencur? Sudah pasti jawabannya sangat banyak. Kencur biasa digunakan sebagai bumbu juga di Indonesia. Pastinya Kamu pernah makan ayam geprek kan. Makanan yang satu itu memang menggunakan kencur sebagai salah satu bumbunya.

Hal yang perlu dilakukan ketika akan memulai bisnis adalah mengetahui cata pembenihan, persiapan lahan, dan juga pemeliharaan rempah-rempah dan pasca panen. Kamu juga perlu untuk mempelajari tentang analisa prospek ide bisnis rempah untuk menghindari berbagai potensi yang akan timbul di kemudian hari dan solusinya.

Pastinya Kamu ingin sukses daripada alih-alih gulung tikar bukan. Sebisa mungkin Kamu melakukan pertimbangan tersebut secara teliti dan matang. Pertimbangan ini akan sangat membantu Kamu dalam menyelesaikan masalah menggunakan berbagai macam strategi.

Hal pertama yang harus Kamu lakukan dalam pembenihan yaitu memilih rimpang yang sudah tua. Tidak sembarang rimpang bisa digunakan nih. Pilih yang tua dan masih tampak segar. Penanaman dalam skala besar bisa Kamu lakukan di tempat yang teduh.

Tempat teduh akan memudahkan pertumbuhan kencur-kencur yang Kamu tanam. Penanaman juga perlu dilakukan pada awal musim penghujan nih, supaya suplai air terpenuhi.

  1. Bisnis Budidaya Kayu Manis
Baca Juga:   5 Bisnis Online Syariah Tanpa Modal Yang Mudah dan Menguntungkan

Rempah Indonesia memang memiliki kekuatan bisnis yang tinggi. Hal tersebut disebabkan oleh kegunaan kayu manis sangat luas sebagai bisnis rempah yang menjanjikan.

Kamu dapat menjadikan kayu manis sebagai masker rambut, masker wajah, bumbu dapur, aromaterapi, dan berbagai produk kecantikan lainnya. Kamu bisa berinovasi dengan kayu manis untuk membuat berbagai produk kecantikan baru ya.

Penanaman yang Kamu lakukan harus menggunakan jarak 3 m sampai dengan 4 m untuk setiap pohonnya. Kemudian, Kamu perlu untuk memupuk secara teratur ya, supaya nutrisi pertumbuhan terpenuhi.

Kamu juga perlu untuk membersihkan lahan dari serangan gulma yang akan merebut hama di tanah lho. Selain itu, Kamu juga perlu untuk melakukan penggemburan tanah dengan jalan pencangkulan tanah sedalam kurang lebih 20 cm.

Ada banyak hal yang harus dianalisa juga sebelum memulai bisnis rempah-rempah. Setiap hal tersebut harus dipertimbangkan secara matang. Beberapa hal tersebut adalah asumsi penggunaan peralatan, investasi peralatan, biaya operasional, cara efektif mengatur keuangan, biaya variable, lama balik modal, dan keuntungan per bulan.

  1. Bisnis Budidaya Serai

Serai dapat Kamu tanam dengan sangat mudah di berbagai macam media, seperti pot plastik, karung, maupun polibag. Serai ini dapat digunakan tidak hanya untuk bumbu, melainkan untuk minuman herbal lho. Saat melakukan penanaman serai, Kamu perlu memperhatikan kondisi tanahnya.

Tanah yang baik digunakan untuk menanam serai adalah tanah alluvial, lempung berpasir, tanah liat hitam, tanah humus organik maupun tanah anorganik ya. Kamu juga harus memperhatikan pH tanah yang mana kondisi yang baik untuk menanam serai adalah 5,5 sampai dengan 6,5.

Pertumbuhan serai akan menjadi baik saat berada di kisaran suhu 22 sampai 32 derajat celcius. Sedangkan kelembapan udara yang baik adalah 85%. Selain itu, Kamu juga perlu melakukan perawatan yang baik beserta dengan memanen yang baik.

Setelah mengetahui bagaimana cara produksi serai, Kamu perlu untuk mengetahui jumlah investasi peralatan yang digunakan yaitu sekitar Rp 6.200.000. Biaya lain yang harus dipertimbangkan adalah biaya operasional per bulan sebesar Rp 10.240.000. Saat hasil panen baik, maka Kamu bisa mendapatkan penghasilan 18.000.000 per bulan.

  1. Bisnis Budidaya Bawang Bombai
Baca Juga:   Bentuk Bentuk Bisnis

Kamu yang berminat menjalankan bisnis budidaya bombai perlu untuk mengetahui persyaratan tumbuh dari rempah yang satu ini. Syarat yang utama adalah berhawa sejuk mulai dari 18 sampai 20 derajat celcius. Tanaman rempah yang satu ini juga memerlukan paparan sinar matahari dalam jumlah yang banyak.

Kamu akan dapat memulai penanaman bombai dengan menggunakan umbinya lho. Ada juga perlu untuk melakukan penyemaian terhadap benih bombai. Kamu juga perlu untuk memperhatikan proses perawatan berupa pemberantasan hama dan penyiangan dari gulma.

  1. Bisnis Budidaya Laos

Lengkuas atau laos merupakan rempah Indonesia yang dapat tumbuh dengan mudah meski tidak mendapatkan perlakuan yang khusus. Kamu bisa saja memulai menanam tanaman yang satu ini di pekarangan rumah yang tidak seberapa luas, sehingga lebih menghemat biaya permulaan.

Saat ada lahan kosong yang cukup luas, maka Anda bisa saja memanfaatkan tempat tersebut untuk menanam laos. Namun, jangan sampai menggunakan lahan kosong tetangga ya, karena dapat mengakibatkan cekcok.

Perawatan yang perlu Kamu lakukan hanyalah memupuk secara teratur sebulan sekali dan juga menyiangi dari gulma yang tumbuh. Penyiangan dari gulma perlu dilakukan secara rutin untuk mencegah terjadinya perebutan makanan antara laos dengan gulma.

Rempah yang satu ini dapat Kamu pasarkan ke pasar tradisional, rumah makan, restoran, maupun perhotelan. Kamu perlu juga nih untuk mempertimbangkan segala jenis biaya yang harus dikeluarkan dan juga cara meningkatkan pendapatan bisnis Anda per bulannya.

  1. Bisnis Budidaya Kunyit

Kunyit memiliki manfaat yang sangat banyak bagi kesehatan manusia. Rempah yang satu ini juga sudah dikenal sebagai pewarna yang alami ya. Kamu akan dapat memasarkan rempah ini ke restoran, industri sabun, maupun kecantikan.

Rempah yang satu ini nih juga sangat mudah perawatannya maupun penanamannya. Penanaman kunyit dilakukan pada lahan kosong yang terdiri atas tanah subur dengan kandungan zat organik yang tinggi.

Kamu bisa juga menanam kunyit pada tanah berlempung dan berpasir dengan syarat bebas dari genangan air ya. Setiap lahan tersebut juga disarankan untuk memiliki pH sedikit basah untuk membuat kunyit lebih mudah tumbuh.

Baca Juga:   Cara Membuat Bisnis Rumah Makan

Perawatan yang perlu dilakukan adalah dengan pemupukan secara teratur dan menyiangi dari gulma. Hal yang perlu dilakukan sebelum memulai bisnis budidaya rempah adalah mempertimbangkan seluruh biaya yang dikeluarkan dengan biaya keuntungan yang diperoleh.

  1. Bisnis Budidaya Daun Pandan

Pandan banyak digunakan sebagai aromaterapi, sabun, pewarna makanan alami, maupun perasa alami. Berkat seluruh kegunaan tersebut, maka pandan tergolong kedalam rempah yang berpotensi sebagai peluang bisnis paling menguntungkan yang bisa Kamu gunakan untuk mendapatkan penghasilan bulanan.

Kamu perlu untuk menyortir bibit anakan pandan yang baik. Tanam di tempat berkelembapan tinggi. Kamu juga perlu untuk menyiram sebanyak 2 kali dalam sehari. Pemberian pupuk sebanyak satu kali dalam sebulan juga perlu untuk dilakukan.

Kamu juga perlu untuk melakukan pemangkasan pada pandan yang tumbuhnya tidak prima. Selanjutnya, Kamu tinggal mempertimbangkan segala hal yang berkaitan dengan biaya investasi peralatan, biaya operasional, pendapatan per bulan, maupun keuntungan per bulan guys.

  1. Bisnis Budidaya Cengkeh

Cengkeh dapat digunakan di banyak sekali bidang industri, baik rokok, kosmetik, obat, maupun bumbu masakan. Kamu juga dapat menawarkan produk cengkeh ini ke berbagai pabrik berskala kecil maupun besar.

Cengkeh ini dapat dibudidayakan dengan sangat mudah. Asalkan Kamu menggunakan bibit unggul, memperhatikan pemeliharaan tanaman cengkeh, maka tanaman cengkeh akan tumbuh dengan baik.

Beberapa biaya yang harus diperhitungkan adalah biaya modal berupa peralatan dengan biaya operasional. Biaya investasi peralatan yang diperlukan adalah Rp 6.700.000. Biaya investasi tersebut sudah termasuk kedalam cangkul, lahan, pompa air, dan lain sebagainya.

Sedangkan biaya operasional yang dimaksud berkisar pada Rp 2.000.000. Biaya variable seperti pupuk dan pengemasan biasanya akan sebesar Rp 5.400.000.

Kamu pasti sudah memahami tentang 8 prospek bisnis di bidang rempah yang menguntungkan. Kamu juga akan dapat dengan mudah memahami secara sekilas mengenai hal apa saja yang harus dilakukan untuk memulai bisnis tersebut.

Silahkan beri penilaian untuk artikel ini:

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (3 votes, average: 5,00 out of 5)

Loading...

Tagged With :

Tinggalkan sebuah Komentar