20 Peluang Usaha Pertanian Menguntungkan di Zaman Modern

XM broker promo bonus

Indonesia memiliki segudang peluang usaha pertanian menguntungkan. Meski zaman terus berganti ke era yang lebih modern, pertanian tetap menjadi sektor yang vital di negara kita.

Di era modern, banyak bermunculan jenis tanaman baru yang dibudidayakan. Selain terbilang baru, juga tergolong prospektif di pasaran. Tanaman ini umumnya masih jarang dibudidayakan. Jadi, persaingannya tidak terlalu kompetitif. Nah, ini kesempatan kamu untuk bersinar di sektor produk pertanian yang potensial. Caranya adalah, memanfaatkan momentum peluang pertanian menguntungkan di zaman modern ini.

Peluang Usaha Pertanian Menguntungkan Saat Ini

20 Peluang Usaha Pertanian Menguntungkan di Zaman Modern

Lalu, apa sajakah peluang usaha pertanian di desa yang potensial saat ini? Yuk, intip ulasannya di bawah ini.

  1. Menjadi Pembudidaya Jamur Tiram

Budidaya jamur tiram tidak memerlukan modal besar, lho. Pembudidayaannya bahkan bisa dilakukan dengan memanfaatkan lahan kosong di pekarangan rumah. Selain tidak memerlukan lahan yang luas, bisnis ini pun cukup menjanjikan. Di pasaran, jamur ini dihargai sekitar IDR 10.000-an per kilonya.

  1. Bercocok Tanam Sayuran Organik

Di era moden, masyarakat cenderung beralih ke makanan-makanan super sehat. Kamu tentunya pernah mendengar sayuran organik bukan? Ya, itu adalah salah satunya. Kamu juga bisa memanfaatkan kesempatan ini.

Sayuran organik ini bebas dari pestisida maupun pupuk kimia. Hal inilah yang menjadikannya begitu populer.

  1. Menanam Cabai

Cabai adalah salah satu bumbu masak yang hampir disukai oleh setiap orang. Kebutuhan komoditi ini terus meningkat. Tidak hanya untuk kebutuhan rumahan, bahkan peningkatan kebutuhanya terjadi di supermarket, hingga restoran-restoran.

Maka dari itu, tidak heran jika harganya bisa meroket. Karena, cabai adalah komoditi yang dikonsumsi setiap hari. Sehingga, cabai menjadi salah satu tanaman pertanian yang paling menguntungkan saat ini.

Pembudidayaan cabai kini bisa dilakukan dalam dua cara. Pertama melalui sistem pertanian konvensional, kedua bisa menggunakan sistem hidroponik.

  1. Membudidayakan Tanaman Hias
Baca Juga:   Cara Merekrut Karyawan: 3 Hal Yang Harus Anda Hindari

Tanaman hias selalu dibutuhkan oleh masyarakat. Tanaman ini menjadi salah satu elemen eksterior rumah. Bahkan, beberapa jenis tanaman juga sering digunakan sebagai elemen interior.

Usaha tanaman hias terbilang usaha yang menguntungkan. Tidak tanggung-tanggung, mereka yang serius menggelutinya, bisa mendapatkan omzet hingga puluhan juta rupiah, lho. Tertarik mencobanya?

  1. Menanam Kopi

Petani kopi saat ini tengah naik daun. Kamu bisa melihat sendiri betapa fenomenalnya minuman kopi di daerah kamu. Bahkan, kopi potensial juga untuk kamu yang ingin memasarkannya ke luar negeri. Asalkan, kualitasnya layak untuk diekspor.

  1. Menanam Kacang Tanah

Kacang tanah termasuk ke dalam jenis tanaman dengan nilai ekonomi tinggi. Karena, kacang tanah bisa diolah ke dalam berbagai macam produk. Mulai dari cemilan, selai untuk roti, hingga berbagai jenis bahan makanan lainnya.

  1. Bisnis Hidroponik

Perlahan tapi pasti, hidroponik kini sudah mulai menemukan pasarnya. Hidroponik adalah salah satu bisnis modal kecil yang bisa kamu coba di bidang pertanian. Tidak perlu memiliki lahan luas untuk memulainya. Kamu bahkan bisa memanfaatkan pekarangan rumah untuk bisnis hidroponik.

Hidroponik adalah sistem bercocok tanam dengan menggunakan media air. Jadi, setiap tanaman yang ditanam tidak menggunakan tanah. Dapat dikatakan bahwa hasil panennya menghasilkan sayuran berkualitas tanpa pestisida.

  1. Membudidayakan Rumput Laut

Tidak seperti pembudidayaan yang lain. Membudidayakan rumput laut hanya cocok untuk kamu yang punya lahan di pantai. Untuk memulainya, kamu harus punya lahan di pantai dengan kondisi suhu 20 – 28 derajat celcius. Kecepatan arusnya pun harus disesuaikan, yakni 20 – 40 cm per detik. Jadi, tidak sembarangan.

  1. Membudidayakan Vanili

Kamu wajib tahu! Vanili adalah penyedap rasa paling mahal di dunia, lho. Di tahun 2018 saja, vanili berkualitas tinggi dihargai sekitar USD 550 hingga USD 600 per kilonya. Jika dirupiahkan, sekitar IDR 8.000.000 hingga IDR 9.000.000-an. Maka jangan heran, jika vanili menjadi investasi yang menguntungkan di bidang perkebunan.

Baca Juga:   Facebook Shops hadir untuk Membantu UMKM di Tengah Pandemi?

Namun, harganya yang mahal setara dengan tingkat kesulitannya. Pembudidayaan vanili memerlukan pengetahuan dan keahlian yang cukup mendalam.

  1. Bisnis Rempah-Rempah

Prospek bisnis di bidang rempah termasuk bisnis yang cukup menjanjikan. Karena, rempah-rempah banyak dibutuhkan. Ada cukup banyak pilihan rempah-rempah yang bisa dipilih. Beberapa di antaranya seperti lada, merica, kunyit, bawang merah, lengkuas, jahe, bawang putih, dan lainnya.

  1. Bisnis Alat-Alat Pertanian

Meski bukan jenis sayuran maupun buah-buahan, bisnis ini masih masuk ke dalam kategori. Kenapa saya memasukkan bisnis ini ke dalam list? Karena, dari tahun 2018, sektor pertanian mengalami pertumbuhan sebsar 9,93%. Artinya, semakin tinggi pertumbuhannya, maka akan semakin meningkat pula kebutuhan peralatan-peralatannya.

  1. Bisnis Budidaya Edamame

Edamame biasa disebut juga kedelai Jepang. Bentuknya khas, dan berwarna hijau. Edamame biasa dikonsumsi sebagai cemilan. Beberapa dari kamu mungkin pernah mencicipinya. Masakan ini juga sering disediakan di restoran-restoran Jepang.

Selain lezat, edamame pun memiliki kandungan gizi dan protein yang lengkap. Itulah alasan kenapa banyak orang yang menyukainya.

  1. Bisnis Box Sayuran Langganan

Bisnis ini mulai tren di beberapa kota besar. Bisnis ini menjadi solusi bagi mereka yang sulit mendapatkan sayuran segar dan hijau. Ide bisnis pertanian ini cukup menguntungkan, cocok untuk yang tidak ingin menggarap lahan.

  1. Usaha Budidaya Bayam

Bayam salah satu sayuran bergizi tinggi. Tanaman ini kaya akan zat besi. Bayam banyak disukai oleh seluruh lapisan masyarakat. Selain itu, budidaya bayam cocok untuk kamu yang baru mulai terjun di usaha pertanian. Karena, bayam tidak memerlukan modal besar dan cara penanamannya mudah.

  1. Budidaya Sawi Hijau (Sosin)

Sawi hijau atau sosin adalah salah satu sayuran yang sangat populer. Tanaman ini termasuk ke dalam jenis tanaman yang cepat masa panennya. Bahkan, masa panen sawi hijau bisa kurang dari satu bulan. kamu juga bisa menanamnya di lahan kosong, seperti di belakang rumah.

  1. Peluang Usaha Budidaya Kangkung
Baca Juga:   Cara bisnis Jilbab di Zaman Modern

Selain bayam, kangkung juga menjadi salah satu sayuran yang banyak diminati. Masa panennya pun hanya 4 sampai 6 minggu saja, lho. Cara menanamnya pun mudah sekali. Cocok sekali nih untuk kamu yang baru mulai terjun di bisnis pertanian.

  1. Usaha Budidaya Terong

Usaha perkebunan yg paling menguntungkan berikutnya adalah budidaya terong. Sayur ini memiliki kandungan gizi yang tinggi, lho. Terong juga bisa dibuat ke dalam berbagai kreasi masakan. Bisnis budidaya terong masih cukup potensial di zaman modern. Karena, terong masih memiliki pasar yang bagus di Indonesia.

  1. Bisnis Pengepul Padi

Padi adalah tanaman yang menghasilkan beras. Di zaman mana pun, padi akan tetap dibutuhkan dan menguntungkan. Salah satu peluang usaha pertanian yang bisa kamu coba adalah menjadi pengepul padi.

  1. Konsultan Pertanian

Jika kamu kompeten dalam ilmu pertanian, usaha ini cocok untuk kamu geluti. Konsultan selalu dibutuhkan dalam berbagai bidang, termasuk pertanian. Kamu bisa memberi masukan kepada para petani seputar permasalahan pertanian. Jika memungkinkan, kamu juga bisa membuka lembaga konsultasi khusus.

  1. Peluang Usaha dalam Layanan Pertanian

Layanan adalah jenis usaha yang tidak akan pernah ada matinya. Layanan selalu membantu mereka untuk mempermudah pekerjaannya. Di sini, kamu bisa menawarkan bantuan jasa. Misalnya, jasa layanan transportasi untuk mendistribusikan hasil pertanian.

Nah, itulah 20 peluang usaha pertanian yang menguntungkan. Sudah memiliki gambaran usaha mana yang akan kamu pilih? Jatuhkan pilihan, dan jalankanlah bisnis kamu sekarang juga.

Silahkan beri penilaian untuk artikel ini:

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (7 votes, average: 2.71 out of 5)
Loading...

Tagged With :

Leave a Comment