Peluang Bisnis Frozen Food

Sebutan frozen food sudah tak asing lagi bagi makanan yang dibekukan, hal ini dikarenakan makanan beku merupakan jenis makanan yang praktis dan mudah dalam penyajiannya sehingga digemari banyak orang. Lebih dari itu cara bisnis frozen food ternyata sangat menjanjikan.

Instan dan praktis untuk didapat terlebih soal makanan, sudah barang tentu menjadi pilihan utama masyarakat modern untuk saat ini. Frozen food digemari banyak kalangan masyarakat, mulai dari anak-anak kecil hingga orang dewasa, terutama bagi ibu rumah tangga. Hal inilah penyebab frozen food menjadi ladang bisnis menjanjikan.

Tips dan Cara Bisnis Frozen Food

Peluang Bisnis Frozen Food

Peluang bisnis yang ditawarkan frozen food memang terbilang menjanjikan karena memiliki prospek yang sanat bagus dan cerah, terlebih jika seseorang menekuninya dengan sungguh-sungguh. Bisnis ini masih terbuka lebar, karena itu diperlukan niat sebenar-benarnya untuk menjalankan bisnis ini.

Salah satu contohnya datang dari sosok Pak Yudhi Dwinanto yang memiliki omset hingga Rp60 juta dalam sebulan karena menekuni bisnis frozen food. Mengawali karier sebagai seorang PNS, Yudhi Dwinanto beralih profesi sebagai pengusaha makanan beku bermodalkan keberanian dan ketekunan yang gigih.

Yudhi Dwinanto mengaku modal pertama yang ia gunakan adalah Rp150 ribu untuk mulai membangun binsis makanan beku atau frozen food, namun kini ia mampu meraih omset hingga Rp60 juta per bulannya, bahkan menurut pihak terkait pernah mencapai angka Rp100 juta.

Dari pengalaman nyata diatas, dapat disimpulkan bahwa bisnis frozen food ini memang memiliki prospek yang menjanjikan, karena itulah banyak orang yang ingin terjun dan menekuni bisnis makanan beku tersebut. Namun bagaimana bagi orang awam untuk dapat memulainya? berikut ini tips mudah yang bisa diterapkan.

  1. Tentukan Jenis Produk

Langkah pertama yang perlu dilakukan adalah memilih makanan beku yang terbuat dari daging ayam dan daging sapi, terdapat tiga macam pilihan yang bisa digunakan. Diantaranya adalah nugget, sosis dan bakso, namun seiring perkembangan inovasi makanan beku bisa dibuat dari berbagai macam bahan lain.

Baca Juga:   Cara Menarik Konsumen di Liburan Akhir Tahun oleh Retail

Kini telah banyak hadir jenis makanan beku yang terbuat dari bahan lain seperti, daging ikan, udang, kepiting dan lain sebagainya. Beberapa diantaranya bahkan ada yang berbahan utama sayuran, karena itulah prospek makanan beku sangat menjanjikan untuk digeluti.

Jenis makanan beku juga tak hanya berupa lauk pauk atau sebagai pendamping makan nasi, bahkan beberapa makanan khas Tanah Air juga termasuk dalam jenis frozen food seperti siomay, empek-empek, donat, risol, pisang molen dan masih banyak lagi. Untuk itulah, bagi Anda yang ingin memulai bisnis ini, tentukan terlebih dahulu jenis produknya.

Dalam memilih produk frozen food yang akan dijual, Anda juga harus mempertimbangkan modal yang dimiliki. Apabila memiliki modal yang cukup besar, Anda bisa memilih beberapa macam pilihan frozen food agar alternatif pilihannya pun beragam.

Tetapi, jika modal yang ada terbatas, maka Anda bisa memilih produk yang digemari oleh kebanyakan masyarakat. Agar Anda tak kebingungan dalam memilih jenis produk, berikut ini beberapa jenis frozen food yang paling banyak diminati oleh masyarakat.

  • Nugget

Produk yang satu ini diklaim sebagai rajanya frozen food, karena salah satu jenis yang tertua sekaligus paling populer dalam rangkaian macam produk makanan beku. Nugget terbuat dari daging giling, tepung dan juga bumbu. Yang kemudian dikukus, dicetak dan dibalut dengan tepung roti.

Lalu digoreng sebelum akan dibekukan kembali, konsumsi makanan ini juga mengharuskannya untuk digoreng lagi. Dikenal sebagai makanana beku yang berbahan utama daging, baik ayam maupun sapi tak membuat nugget tidak dapat dibuat dengan bahan lain.

  • Sosis

Tak kalah populernya dengan nugget, sosis juga menjadi salah satu jenis idaman banyak masyarakat. Jenis yang satu ini berbentuk panjang bulat dan bisa diolah dengan cara digoreng, dipanggang, dibakar juga disajikan sebagai campuran sayur dan tumisan.

Baca Juga:   Otto Toto Sugiri dan Bisnis Data Center di Indonesia – Part 2

Cara pembuatan sosis tidak semudah membuat nugget karena membutuhkan mesin khusus. Terdapat dua macam mesin pembuat sosis, yakni mesin untuk menggiling dan mencetak dan mesin yang hanya berfungsi sebagai pencetak sosis.

  • Bakso

Dahulu, bakso merupakan jenis makanan yang dikenal dijajakan dan siap disantap, namun olahan daging berbentuk bulat ini ternyata bisa dijual dalam bentuk beku. Sehingga bisa disimpan untuk digunakan sewaktu-waktu.

Makanan beku atau frozen food jenis bakso ini tidak hanya bisa disajikan menggunakan kuah, tetapi bisa menjadi campuran untuk sup, tumis sayur, nasi goreng dan lain sebagainya.

  1. Siapkan Modal Awal

Dalam menyiapkan modal untuk mulai merintis bisnis ini memang sangat beragam atau bervariasi, bahkan seseorang bisa memulai bisnis makanan beku dengan tidak mengeluarkan modal sama sekali. Tetapi, tidak menutup kemungkinkan bahwa seseorang akan mengeluarkan modal yang cukup besar untuk bisnis ini.

Bagi Anda yang memiliki modal minim, memilih untuk menjadi reseller atau dropshipper adalah pilihan yang realistis dalam memulai bisnis makanan beku tersebut. Namun, jika Anda ingin menjadi reseller yang menyediakan stok, maka dana yang dibutuhkan juga cukup besar.

Modal untuk menjadi reseller yang memiliki stok tak lebih besar ketimbang jika Anda memilih untuk memproduksi sendiri makanan beku yang akan dijual tersebut. Dana besar ini akan diperuntukkan untuk membeli mesin pencetak produk (bakso dan sosis), perlengkapan memasak, freezer dan juga kemasan dari produk tersebut.

  1. Pilih Cara Penjualan

Terdapat beberapa pilihan cara yang bisa Anda gunakan ketika akan memulai bisnis makanan beku atau frozen food. Beberapa pilihan ini sekaligus menjadi klasifikasi bagi masyarakat yang memiliki modal beragam ketika akan terjun dalam dunia bisnis makanan beku atau frozen food.

Baca Juga:   Strategi Menumbuhkan Usaha Kecil melalui Digital Marketing

Cara ini menuntut Anda untuk menawarkan produk kepada konsumen dan menerima pesanan dari konsumen, sementara itu persediaan stok produk makanan akan ditangani langsung oleh produsen.

  • Reseller

Cara ini menuntut Anda untuk memiliki stok produk sendiri untuk menjamin ketersediaan barang dan meningkatkan kepercayaan konsumen terhadap produk makanan beku yang Anda jual.

  • Produsen

Cara ini menuntut Anda untuk dapat memproduksi sendiri jenis makanan beku sekaligus menjualnya, cara ini bisa membuat Anda mendapatkan keuntungan finansial yang besar.

  1. Mengurus Perizinan

Langkah ini merupakan yang terpenting dalam bisnis makanan beku, jika seorang pelaku ingin memproduksi sendiri makanan beku yang akan dijualnya. Rasa merupakan nomer sekian bagi para konsumen, yang mereka utamakan adalah masalah kesehatan, keamanan dan kehalalan.

Terdapat beberapa jenis perizinan atau lisensi yang perlu Anda miliki seperti PIRT, BPOM, Dinas Perindustrian hingga sertifikat halal dari MUI atau Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH). Anda bisa langsung mencari informasi dari situs resmi badan tersebut.

  1. Promosi

Langkah terakhir yang harus Anda lakukan adalah melakukan promosi, Anda dapat memanfaatkan media online berbasis internet guna membagikan kabar mengenai produk makanan beku yang Anda produksi dan jual. Lakukan promosi pada target yang sesuai, yakni konsumen yang berada dalam jangkauan pengiriman.

Beberapa penjelasan diatas merupakan sedikit tips dan cara mengenai bagaimana cara bisnis frozen food bagi masyarakat awam. Semoga informasi diatas bermanfaat dan dapat dijadikan sebagai patokan dalam memulai bisnis makanan beku.

Silahkan beri penilaian untuk artikel ini:

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (1 votes, average: 5.00 out of 5)
Loading...

Tagged With :

Leave a Comment