Nasdaq Merosot Terbebani Saham Nvidia, Wall Street Anjlok

PADA penutupan perdagangan Selasa , 20 Februari 2024, indeks saham Amerika Serikat (AS) alias Wall Street anjlok. Dengan Nasdaq yang merosot terbebani saham Nvidia.

Mengutip Reuters, Rabu (21/2) S&P 500 (.SPX) kehilangan 30,06 poin atau 0,60 persen menjadi 4.975,51 pon, Nasdaq Composite (.IXIC) kehilangan 144,87 poin atau 0,92 persen menjadi 15.630,78. Kemudian, rata-rata Industri Dow Jones (.DJI) turun 64,19 poin atau 0,17 persen menjadi 38,56.80.

“Investor khawatir apakah hasil kuartalan Nvidia yang diharapkan setelah pasar tutup pada hari Rabu, akan membenarkan valuasinya yang mahal, yang saat ini berada pada rasio harga terhadap pendapatan di atas 32, dan terus memicu kegilaan pembelian seputar kecerdasan buatan (AI) terkait,” tulis laporan Reuters.

Lebih lanjut, taruhan berbasis AI telah membantu Nvidia menjadi perusahaan AS paling bernilai ketiga dan baru-baru ini menggantikan Tesla (TSLA.O), sebagai saham yang paling banyak diperdagangkan di Wall Street.

“Harganya sangat sempurna, tidak peduli apa yang mereka katakan, mereka mungkin akan mengambil uang darinya,” kata Managing Partner Kace Capital Advisors, Ken Polcari.

“Tidak peduli apa yang mereka katakan, para pedagang akan mengunci keuntungan, para manajer aset akan melepaskan sebagian dari posisi inti mereka dan mengunci sejumlah keuntungan dan beberapa di antaranya bahkan terjadi hari ini sebelum angkanya besok,” tambahnya.

Di sisi lain, reli selama berminggu-minggu di Wall Street terhenti pada minggu lalu, karena data inflasi AS yang lebih tinggi dari perkiraan mendorong kembali ekspektasi pasar terhadap waktu penurunan suku bunga oleh Federal Reserve. Penurunan suku bunga diperkirakan terjadi pada bulan Juni.

Investor juga menunggu rilis risalah pertemuan kebijakan terbaru The Fed serta pernyataan dari sejumlah pejabat bank sentral akhir pekan ini.

Diproyeksi Menguat

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksi akan menguji resistance di level 7.380 pada perdagangan Rabu (21/2). IHSG ditutup naik 55,898 poin (0,77 persen) ke posisi 7.352,601 pada perdagangan saham Selasa (20/2).

Tim Analis Phintraco Sekuritas menyebutkan kenaikan IHSG pada penutupan perdagangan kemarin, secara teknikal masih menunjukkan konsolidasi dengan tertahannya di garis MA5 dan terlihat pelebaran pada positive slope MACD.

“Dengan kondisi ini, IHSG berpotensi untuk menguji resistance pada level 7.380 dalam sesi perdagangan Rabu,” tulis Tim Analis Phintraco Sekuritas dalam risetnya pada Rabu (21/2).

Dari sisi domestik, Tim Analis Phintraco Sekuritas melihat investor masih menunggu dan menimbang dan wait and see terhadap rilis data suku bunga acuan Bank Indonesia (BI) yang dijadwalkan hari ini.

“Konsensus memperkirakan bahwa Bank Indonesia akan tetap mempertahankan suku bunga pada level 6 persen mengingat terjadinya penurunan GDP Growth Rate pada kuartal IV 2023 sebesar 0,45 persen secara MoM,” tambah Tim Analis Phintraco Sekuritas.

Keputusan untuk menahan suku bunga, lanjut Tim Analis Phintraco Sekuritas diharapkan dapat menjaga stabilitas makroekonomi dan mendukung proses pemulihan ekonomi yang sedang berlangsung.

Terlebih, data pertumbuhan kredit juga dijadwalkan rilis pada hari yang sama, dengan perkirakan peningkatan, sekitar 10 sampai 12 persen pada tahun 2024 oleh Bank Indonesia (BI). Meningkat dari Desember lalu sebesar 10,4 persen.

Lalu dari sisi global, perhatian investor tertuju pada rilis data consumer confidence atau kepercayaan konsumen kawasan Eropa Januari 2024 yang dijadwalkan pada (21/2).

“Consumer confidence diperkirakan akan mencapai level -15,6, menandakan ada perbaikan dari level sebelumnya yang berada di -16,1 pada Desember 2023. Perbaikan data consumer confidence menjadi indikator positif, meningkatnya kepercayaan konsumen terhadap kondisi perekonomian di kawasan eropa,” jelas Tim Analis Phintraco Sekuritas.

Selain itu, di hari yang sama dijadwalkan rilis risalah FOMC yang diharapkan dapat memberikan petunjuk kepada pasar mengenai kapan terjadinya pemangkasan suku bunga acuan oleh The Fed.

Tim Analis Phintraco Sekuritas kemudian merekomendasikan saham-saham ini dapat dicermati pada Rabu (21/2) meliputi MDKA, TOWR, EXCL, ACES, ERAA dan BTPS.

Sedangkan, analis Binaartha Sekuritas Ivan Rosanova menuturkan setelah ditutup menguat pada perdagangan saham Selasa (20/2), IHSG membentuk candle bullish marubozu dan kemungkinan akan menguji resisten fraktal 7403. Menurutnya, penembusan di atasnya akan mengkonfirmasi terbentuknya wave (v) dari [i].

Kendati demikian, kata Ivan, jika IHSG tetap berada di bawah 7403 maka IHSG dapat membentuk pola double top. Level support IHSG berada di 7200, 7099 dan 7021, sementara level resistennya di 7403, 7503 dan 7606.

“Berdasarkan indikator MACD menandakan momentum bullish,” jelas Ivan dalam risetnya pada Rabu (21/2).

Ivan kemudian merekomendasikan saham CPIN, GOTO, INCO, INKP dan SMGR untuk diperhatikan pada perdagangan saham Rabu (21/2).

 

Leave a Comment