Deposito merupakan salah satu investasi yang disukai oleh banyak orang karena memiliki risiko yang minim dan juga aman. Keuntungan deposito yang akan kamu dapatkan juga cukup banyak, seperti keamanan terjamin karena dilindungi oleh LPS (Lembaga Penjamin Simpanan), dan memiliki suku bunga yang lebih tinggi dibandingkan tabungan biasa.
Deposito adalah salah satu produk investasi yang dilakukan dalam jangka waktu tertentu dengan keuntungan yang lebih tinggi dibandingkan tabungan biasa. Deposito biasanya dipilih oleh pemula karena memiliki risiko yang sangat minim dibandingkan produk investasi lainnya.
Ada beberapa jenis deposito, yakni deposito berjangka, deposito on call, dan juga sertifikat deposito. Kamu bisa memilihnya sesuai dengan kebutuhan dan kondisi keuanganmu.
Keuntungan deposito yang didapatkan biasanya tergantung pada kebijakan bank. Setiap bank memiliki kebijakan masing-masing dalam memberikan suku bunga serta jangka waktu yang ditentukan

Keuntungan Deposito
Berikut beberapa keuntungan deposito yang bisa kamu dapatkan, diantaranya:
Dijamin oleh LPS
Investasi dengan deposito cukup aman karena dijamin oleh LPS (Lembaga Penjamin Simpanan). Sehingga, kamu nggak perlu khawatir depositomu akan hilang atau dibobol. Nantinya, kamu juga akan menerima lembar bukti dari bank mengenai jumlah uang yang kamu setorkan untuk deposito.
Jika bank mengalami bangkrut, dana depositomu juga tetap aman karena sudah dijamin oleh LPS. Pihak LPS akan menjamin dana deposito dengan nominal di bawah 2 miliar.
Minim risiko
Melakukan investasi pada deposito memiliki risiko yang sangat minim dibandingkan investasi lain seperti saham. Sebab, keuntungan deposito tidak terpengaruh dengan pergerakan pasar.
Biasanya pihak bank juga akan mengatasi kerugian karena inflasi. Selain itu, kamu juga akan terbebas dari administrasi bulanan, sehingga uang deposito yang kamu terima tidak berkurang. Namun, nantinya akan ada pemotongan pajak pada bunga deposito yang kamu dapatkan.
Keuntungan lebih besar dari tabungan biasa
Keuntungan yang akan kamu dapatkan tentu lebih besar dibandingkan keuntungan dari tabungan biasa.
Jika tabungan biasa, bunga yang didapatkan biasanya paling besar hanya 2%, sedangkan bunga deposito bisa mencapai hingga 8%.
Keuntungan dari deposito bisa kamu ambil sesuai dengan jangka waktu yang ditentukan. Jika kamu ingin mendapatkan bunga deposito dalam waktu yang cepat, kamu bisa mengambil deposito on call yang jangka waktunya kurang dari 1 bulan.
Jangka waktu cukup fleksibel
Jangka waktu dalam deposito cocok untuk kamu yang ingin menyimpan uang untuk keperluan di masa datang, misalnya untuk menikah atau tabungan anak.
Kamu bisa menentukan jangka waktu deposito sesuai dengan kebutuhanmu, seperti 1 bulan, 3 bulan, 6 bulan, 12 bulan, hingga 24 bulan.
Kamu juga bebas memilih apakah hanya akan mengambil bunganya saja, mengembalikan semua uangnya, atau mendepositkan lagi uang beserta bunga yang kamu peroleh.
Syarat deposito mudah
Jika kamu ingin membuka deposito, syarat yang harus dipenuhi pun cukup mudah. Kamu hanya perlu membuka rekening di bank tempat kamu ingin menyetorkan deposito dengan membawa kartu identitas diri seperti KTP dan NPWP. Depositomu bisa langsung aktif dan bisa digunakan.
Bagaimana cara menghitung keuntungan deposito?
Ada dua cara yang bisa kamu lakukan untuk menghitung keuntungan deposito yang akan kamu dapatkan, yakni menghitung sesuai dengan jatuh tempo, dan menghitung berdasarkan suku bunga.
Berikut beberapa ilustrasi kalkulator deposito yang bisa kamu gunakan.
Menghitung deposito berdasarkan pendapatan per jatuh tempo
Pastikan kamu menghitung terlebih dahulu keuntungan bunga dan juga pajak deposito yang harus dibayarkan.
Ibu Yuni melakukan setoran deposito sebanyak Rp20.000.000 dalam jangka waktu 6 bulan dengan suku bunga 7% dan potongan pajak sebesar 10%.
Berikut bunga deposito yang akan didapatkan:
(Setoran pokok x suku bunga x jangka waktu) / 365 hari
(Rp20.000.000 x 7% x 180 hari) / 365 hari = Rp690.410
Berikut pajak yang harus dibayarkan:
Pajak x jumlah bunga deposito
10% x Rp690.410 = Rp69.041
Berikut ini total keuntungan yang akan kamu dapatkan:
Setoran pokok + (bunga – pajak)
Rp20.000.000 + (Rp690.410 – Rp69.041) = Rp20.621.369
Menghitung deposito berdasarkan bunga per bulan
Dengan rumus ini, kamu bisa memperkirakan keuntungan yang didapatkan setiap bulannya. Berikut rumus yang bisa kamu gunakan:
(suku bunga deposito x setoran pokok deposito x 30 hari x 90%) / 365 hari
Angka 90% merupakan persentase pendapatan yang diperoleh setelah dikurangi pajak sebesar 10%.
Bapak Dante menyetorkan uang deposito sebanyak Rp20.000.000 dengan jangka waktu 6 bulan dan persentase keuntungan sebesar 7%. Pajak yang harus ditanggung sebesar 10%.
Berikut perhitungannya:
(suku bunga x setoran pokok x 30 hari x 90%) / 365 hari
(7% x Rp20.000.000 x 30 x 90%) / 365 hari = Rp103.561
Jadi, setiap bulannya, keuntungan yang akan kamu dapatkan adalah sebesar Rp103.561.
Bagaimana memilih deposito yang baik?
Sebelum memilih deposito, sebaiknya kamu memperhatikan beberapa tips ini.
- Pilih bank dengan reputasi yang baik
Sebaiknya pilih bank yang memiliki track record yang baik dan yang sudah terdaftar dan diawasi oleh OJK.
- Pilih jangka waktu yang sesuai
Jangka waktu untuk deposito bermacam-macam, sebaiknya pilih jangka waktu sesuai dengan kebutuhan. Misalnya, jika deposito untuk tabungan anak, kamu bisa mengambil jangka waktu hingga 24 bulan.
- Pertimbangkan bunga dan biayanya
Salah satu tujuan melakukan investasi adalah untuk mendapatkan keuntungan. Pastikan kamu memilih bank yang menawarkan bunga tinggi dan pajak tidak terlalu besar. Untuk simulasi, kamu bisa menggunakan kalkulator deposito untuk menghitungnya.
Itu dia beberapa keuntungan deposito yang harus kamu ketahui. Jika kamu ingin mengetahui keuntungan deposito BCA, keuntungan deposito BRI, dan keuntungan deposito Mandiri atau bank-bank lainnya, kamu bisa langsung menghubungi customer service masing-masing, ya.
Tagged With : deposito