Jelang Pengumuman The Fed, Wall Street Ditutup Melemah

XM broker promo bonus

PADA perdagangan, Selasa (27/7/2021), Wall Street ditutup melemah, mengakhiri kenaikan lima hari berturut-turut di tiga indeks utama. Sikap investor yang wait and see menunggu hasil pengumuman Federal Reserve pada hari Rabu menyebabkan pemelahan tersebut.

Mengutip laporan dari Reuters, Rabu (28/7), Dow Jones Industrial Average (.DJI) turun 85,79 poin, atau 0,24 persen menjadi 35.058,52. S&P 500 (.SPX) kehilangan 20,84 poin, atau 0,47 persen menjadi 4.401,46 dan Nasdaq Composite (.IXIC) turun 180,14 poin, atau 1,21 persen menjadi 14.660,58.

Saham Apple Inc (AAPL.O), Microsoft Corp (MSFT.O) dan induk Google, Alphabet Inc (GOOGL.O), terpantau melemah dan paling membebani laju Nasdaq. Begitu juga pelemahan indeks S&P 500 yang disebabkan penurunan saham Amazon.com Inc (AMZN.O)

Selain itu, saham produsen mobil listrik Tesla Inc (TSLA.O) juga turun 2 persen setelah sehari sebelumnya membukukan laba kuartal II yang lebih besar dari perkiraan. Meski demikian, Tesla mengatakan perseroan kekurangan pasokan chip secara global yang bisa menyebabkan penutupan pabrik sementara.

Di sisi lain, ketidakpastian pasar mulai meningkat sejak pertemuan The Fed. Hingga kini investor khawatir bank sentral AS akan membatasi program stimulus besar-besaran.

Di sisi lain, saham McDonald’s Corp (MCD.N) naik 1 persen menjelang hasil kuartalan yang akan dirilis hari ini.

Tanda lain bahwa investor berada dalam suasana risk-off terlihat dari sektor defensif seperti real estat (.SPLRCR) dan utilitas (.SPLRCU), dua kategori dalam S&P 500 yang tetap mencatatkan kinerja positif. Selain itu harga Treasury AS juga tercatat naik.

Saham Intel Corp (INTC.O) juga terpantau turun 2,1 persen setelah perseroan mengatakan pabriknya akan mulai membangun chip Qualcomm (QCOM.O) dan menyusun peta jalan untuk memperluas lini bisnis barunya.

Baca Juga:   IHSG Turun Terus, Apa Yang Harus Dilakukan Investor Saham?

Volume perdagangan di Wall Street mencapai 10,62 miliar saham, lebih tinggi dibandingkan rata-rata perdagangan saham selama 20 hari terakhir sebanyak 9,86 miliar saham.

ZONA MERAH

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berakhir di zona merah pada penutupan perdagangan saham sore ini, Selasa (27/7). IHSG ditutup turun 9,346 poin (0,15 persen) ke posisi 6.097,049.

Indeks LQ45 ditutup melemah 4,001 poin (0,48 persen) ke 837,820. Sebanyak 198 saham naik, 290 saham turun, dan 167 saham stagnan.

Frekuensi saham ditransaksikan sebanyak 1.513.864 kali dengan total volume perdagangan sebanyak 21,407 miliar saham senilai Rp 12,586 triliun.

Saham-saham penekan indeks atau top losers sore ini di antaranya Polychem Indonesia (ADMG) yang turun 16 poin (6,67 persen) ke Rp 224, Multipolar (MLPL) turun 40 poin (6,56 persen) ke Rp 570, PAM Mineral (NICL) turun 14 poin (6,25 persen) ke Rp 210, Ciputra Development (CTRA) turun 50 poin (5,38 persen) ke Rp 880, Unilever Indonesia (UNVR) turun 200 poin (4,26 persen) ke Rp 4.500.

Mengutip data Bloomberg, nilai tukar rupiah sore ini melemah 10 poin (0,07 persen) di Rp 14.492,5 terhadap dolar AS.

Berikut kondisi bursa saham Asia sore ini:

Indeks Nikkei 225 di Jepang naik 136,932 poin (0,49 persen) ke 27.970,221

Indeks Hang Seng di Hong Kong turun 1.105,891 poin (4,22 persen) ke 25.086,430

Indeks SSE Composite di China turun 86,260 poin (2,49 persen) ke 3.381,180

Indeks Straits Times di Singapura turun 0,160 poin (0,01 persen) ke 3.138,810.

 

 

Leave a Comment