Investor Tunggu Pidato Ketua the Fed, Wall Street Ditutup Bervariasi

Pada perdagangan hari Jumat (18/8/2023), bursa saham Amerika Serikat (AS), Wall Street, ditutup bervariasi. Indeks S&P 500 berakhir hampir datar karena kenaikan pada sektor defensif dan energi mengimbangi pelemahan. Sedangkan investor menanti pidato Ketua Federal Reserve atau the Fed, Jerome Powell, pada minggu ini.

Mengutip Reuters, Senin (21/8), S&P 500 kehilangan 0,65 poin atau 0,01 persen menjadi 4.369,71 dan Nasdaq Composite turun 26,16 poin atau 0,2 persen menjadi 13.290,78. Sementara Dow Jones Industrial Average naik 25,83 poin atau 0,07 persen menjadi 34.500,66 poin.

Nasdaq membukukan penurunan mingguan terbesar dari tiga indeks utama dengan kehilangan 2,6 persen. Nasdaq telah jatuh 7,2 persen selama tiga minggu terakhir, mencapai penurunan tiga minggu terdalam sejak akhir Desember.

Hal sama terjadi pada S&P 500, yang mengalami kerugian dalam tiga minggu sebesar 4,6 persen sejak 10 Maret. Saham pertumbuhan terkait teknologi megacap turun, dengan Alphabet turun 1,9 persen dan Tesla turun 1,7 persen karena investor khawatir suku bunga bisa tetap lebih tinggi dalam periode lama.

Kerugian ini terjadi usai rentetan data ekonomi yang kuat, menyebabkan investor memikirkan kembali ekspektasi penurunan suku bunga dan mendorong imbal hasil obligasi pemerintah.

Dengan tidak adanya katalis utama penggerak pasar, fokus beralih pada pidato Powell di simposium ekonomi Jackson Hole Jumat depan untuk petunjuk prospek suku bunga serta pendapatan dari perancang chip Nvidia pada hari Rabu.

“Kami telah lama terlambat untuk koreksi dalam ekuitas, dan jelas bahwa suku bunga yang lebih tinggi sekarang telah jadi katalisator untuk itu,” ujar Michael Reynolds, wakil presiden strategi investasi di firma penasihat investasi dan kekayaan Glenmede.

“Ketika biaya peluang untuk modal menjadi lebih kompetitif, valuasi harus dikoreksi pada aset yang memiliki risiko, terutama ekuitas dengan kapitalisasi besar yang telah diperdagangkan dengan harga premium tahun ini,” lanjutnya.

Benchmark imbal hasil Treasury AS 10 tahun turun dari tertinggi 10 bulan usai gagal menembus level yang akan menjadi tertinggi pada hari Kamis. Pedagang melihat peluang hampir 91 persen dari suku bunga Fed pada level saat ini di pertemuan bulan September, menurut FedWatch CME Group.

 

Leave a Comment