Investor Optimistis Ketersediaan Vaksin Corona, Wall Street Menguat

Ketiga indeks Wall Street ditutup menguat pada perdagangan Selasa. Investor bertaruh vaksin corona akan segera tersedia, dan lebih percaya diri tentang pemulihan ekonomi yang cepat menyusul data pabrik China yang optimistis.

Dilansir dari Reuters, Rabu (2/12), Dow Jones Industrial Average naik 0,63 persen menjadi berakhir pada 29.823,92, sedangkan S&P 500 naik 1,13 persen pada 3.662,44. Nasdaq naik 1,28 persen menjadi 12.355,11.

Ketiga indeks saham utama naik lebih dari 10 persen di November 2020.

Investor tetap fokus pada perkembangan beberapa kandidat vaksin corona dan awal pengiriman saat perusahaan pembuat vaksin itu menyerahkan dokumen untuk persetujuan regulasi.

Pfizer Inc melonjak hampir 3 persen setelah pembuat obat dan BioNTech SE Jerman meminta persetujuan darurat dari kandidat vaksin mereka pada regulator Eropa.

Para mitra bersaing ketat, dengan saingannya, Moderna Inc, yang juga mengajukan permohonan persetujuan darurat dari regulator Eropa. Sahamnya anjlok hampir 8 persen dari rekor tertinggi sehari sebelumnya.

“Ada optimisme karena kita melihat berita seputar vaksin muncul,” kata Bill Northey, direktur investasi senior di U.S. Bank Wealth Management di Minneapolis.

Ekuitas global juga mendapat dorongan dari aktivitas pabrik atau indeks manufaktur di China yang meningkat pada November 2020, kenaikan tercepat dalam satu dekade terakhir. Beberapa negara lain juga melaporkan peningkatan dalam aktivitas pabrik.

Sementara itu, di AS justru aktivitas manufaktur kehilangan momentum pada bulan lalu.

Zoom Video Communications Inc merosot 15 persen setelah memperingatkan marginnya akan tetap di bawah tekanan memasuki tahun 2021.

Tesla Inc naik 3 persen setelah Indeks S&P Dow Jones mengatakan akan menambahkan salah satu perusahaan paling berharga di Wall Street ke indeks S&P 500 sekaligus pada 21 Desember, bukan dalam dua tahap.

Micron Technology Inc naik 4,7 persen karena pembuat chip tersebut meningkatkan pendapatan, margin kotor, dan perkiraan pendapatan untuk kuartal pertama.

Volume di bursa saham Amerika adalah 13,5 miliar saham, lebih besar dibandingkan dengan rata-rata 11,5 miliar selama 20 hari perdagangan terakhir.

 

Leave a Comment