Investor Cerna Pernyataan Hawkish, Wall Street Lanjutkan Penguatan

Pada perdagangan Kamis (8/9/2022), indeks saham Amerika Serikat (AS) Wall Street kompak menguat, dipicu sikap investor usai mencerna pernyataan hawkish yang dibuat oleh pejabat Federal Reserve.

Mengutip Reuters, Jumat (9/8), Dow Jones Industrial Average (.DJI) naik 193,24 poin, atau 0,61 persen, menjadi 31.774,52, S&P 500 (.SPX) naik 26,31 poin, atau 0,66 persen, menjadi 4.006,18 dan Nasdaq Composite (.IXIC) bertambah 70,23 poin, atau 0,6 persen, menjadi 11.862,13.

GameStop Corp (GME.N) melonjak 7,4 persen setelah pengecer video game melaporkan kerugian kuartalan yang lebih kecil dari perkiraan.

American Eagle Outfitters Inc (AEO.N) jatuh 8,7 persen, setelah pembuat pakaian itu meleset dari perkiraan laba kuartal kedua dan mengatakan akan menghentikan dividen kuartalan karena membentengi keuangannya terhadap pukulan dari inflasi.

Volume di bursa saham AS adalah 10,19 miliar saham, dibandingkan dengan rata-rata 10,37 miliar untuk sesi penuh selama 20 hari perdagangan terakhir.

Tak hanya itu, menguatnya Wall Street juga didukung penguatan yang terjadi di sektor perbankan dan kesehatan. Dengan meningkatnya peluang kenaikan suku bunga, baik indeks bank S&P 500 yang sensitif terhadap suku bunga (.SPXBK) dan sektor perawatan kesehatan S&P 500 masing-masing naik 2,8 persen dan 1,8 persen.

“Orang-orang merangkul keselamatan. Kesehatan adalah sektor yang sangat aman dan masih cukup murah, begitu juga dengan sektor keuangan yang lebih luas,” ungkap Manajer Investasi di Columbia, Grace Lee.

DIPREDIKSI MELEMAH

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi melemah pada perdagangan hari Jumat (9/9). Pada perdagangan hari Kamis (8/9), IHSG ditutup menguat 45,26 poin (0,63 persen) ke posisi 7.232,017.

Research Analyst Artha Sekuritas Indonesia, Dennies Christopher, memperkirakan indeks saham menguji level support di 7.164 – 7.198 serta resistance di rentang 7.271 – 7.310.

“Candlestick membentuk inverted hammer mengindikasikan potensi pembalikan arah menjadi melemah,” tulis Dennies dalam risetnya, Jumat (9/9).

Dennies mengatakan, pergerakan akan dibayangi aksi profit taking jelang akhir pekan. Pergerakan IHSG akan minim sentimen dari data ekonomi.

Sementara itu, CEO Yugen Bertumbuh Sekuritas William Surya Wijaya mengamati pergerakan IHSG masih terlihat akan menguji level all time high nya kembali.

Capital inflow yang terlihat masih terus berlangsung masih akan menjadi salah satu faktor pendorong kenaikan IHSG hingga beberapa waktu mendatang.

“Peluang kenaikan dalam jangka menengah maupun panjang masih terlihat cukup besar, sehingga momentum koreksi masih dapat terus dimanfaatkan untuk melakukan akumulasi pembelian,” kata William.

Adapun beberapa saham yang direkomendasikan Dennies, yaitu Wismilak Internasional Makmur(WIIM) dan Pabrik Kertas Tjiwi Kimia (TKIM).

  1. WIIM

Recommendation: Buy Target Price: 690 – 720 Entry Level: 610 – 630 Stop Loss: 695

  1. TKIM

Recommendation: Buy Target Price: 7.950 – 8.200 Entry Level: 7.300 – 7.550 Stop Loss: 7.150.

 

Leave a Comment