9 Jenis Investasi Modal Kecil Mulai dari Rp10.000!

XM broker promo bonus

Investasi modal kecil menjadi pilihan paling sering digunakan oleh para pemula untuk menjejakan kakinya di dapur saham. Selain karena murah, investasi modal kecil pun menawarkan profit yang tidak kecil. Karena bagaimanapun seperti pepatah, sedikit sedikit menjadi bukit mungkin bisa diambil dari investasi modal kecil ini.

Biasanya, yang dianggap investasi modal kecil itu modalnya paling rendah adalah Rp 10.000! Jumlah uang yang cukup kecil untuk memulai sesuai yang besar tentunya.

Nah, jika ingin memulai berinvestasi tapi bingung harus mulai kemana, butuh dana berapa, sebaiknya mulailah cari investasi dengan modal kecil. Investasi bisa jadi cara lain untuk memberi financial freedom untuk keuanganmu jangka panjang.

Tidak perlu berlama-lama, berikut adalah 8 investasi modal kecil dengan keuntungan besar yang bisa dipilih.

investasi modal kecil

1. Investasi Modal Kecil Emas Batangan

Emas adalah barang yang dari dahulu hingga sekarang selalu digaungkan bagus untuk dijadikan investasi. Nilai tukarnya yang cenderung setiap tahun naik dan setiap minggu berubah ini membuat emas masih jadi primadona investasi..

Emas juga tidak akan tergerus inflasi layaknya investasi mata uang kertas. Jadi jika harganya turun, biasanya tidak akan lama. Karena harganya yang terus naik, maka harga jual emas per gramnya pun terus menanjak, dan kini sudah menyentuh angka di atas Rp.  juta.

Oleh karena itu, sebaiknya ambilah investasi emas batangan. Kini mulai marak mini gold dimana emas batangan tersebut memiliki gram di bawah 1 gram. Mulai dari 0,01 gram hingga 1 gram. Jika 1 gramnya Rp. 1 juta maka, untuk emas 0,1 gram saja kamu bisa membelinya dengan harga Rp. 100.000 atau jika mau 0,01 gram maka, kalian bisa memiliki emas batangan hanya dengan Rp. 10.000. Maka mulailah menabung emas ini sebagai investasi, agar kedepannya ketika harga emas sudah tinggi maka saat itu juga investasi kalian memiliki keuntungan.

2. Reksa Dana

Mungkin kalian sering mendengar kata Reksa Dana jika membahas tentang investasi. Jenis investasi ini bisa loh kita peroleh dengan modal kecil. Itulah mengapa reksadana menjadi salah satu jenis investasi yang kini banyak dilirik orang. Bahkan, investor kawakan dan lama sekalipun, masih melirik investasi reksadana ini.

Di reksadana, kalian bisa bisa memulai investasi dengan modal Rp. 50.000-100.000. Hanya tinggal pilih saja sekuritas yang baik, dan legal untuk memulainya. Walaupun “receh” di reksadana, uang kalian tetap dikelola secara profesional oleh manajer investasi yang sudah ahli di bidangnya.

3. Saham

Walau terbilang berisiko, namun saham masih menjadi investasi yang menggiurkan karena bisa dibeli dengan modal kecil. Risikonya inilah yang membuat, para pemula investasi untuk mempelajarinya lebih dalam. Meski begitu, bukan berarti para pemula ini tidak boleh bermain saham.

Baiknya, jika memang ingin bermain saham untuk awalan maka pilihlah saham perusahaan BUMN. Hal ini karena saham tersebut biasanya lebih stabil dan likuid, jadi resikonya kecil.

4. P2P lending

Peer to peer lending atau biasa disebut P2P lending adalah skema pembiayaan yang mempertemukan investor alias pihak yang punya modal, dengan pihak peminjam yang sedang butuh modal.

Seperti dijelaskan sebelumnya, P2P lending memiliki return 14 – 20 persen per tahun. Nilainya jauh lebih besar dari bunga tabungan atau bahkan deposito. Sayangnya, walaupun memiliki keuntungan yang besar, P2P lending juga memiliki minus yaitu investasi bisa hilang karena peminjam berstatus gagal bayar.  Dan risiko itu tidak akan ditanggung oleh pengelola platform alias lenyap.

5. Deposito Bank

Investasi juga bisa dilakukan melalui deposito perbankan. Prinsipnya mirip menabung ya. Intinya, kita menaruh dana kita di bank. Bedanya, simpanan berupa deposito yang tidak bisa diambil sembarangan.

Pengambilan dana hanya bisa dilakukan dalam rentang waktu yang telah disepakati antara nasabah dengan bank. Bunga dari deposito ini bahkan lebih besar dari bunga menabung, sehingga menyimpan deposito cukup menguntungkan.

6. Obligasi Negara Ritel

Obligasi Negara Ritel (ORI) merupakan salah satu instrumen Surat Berharga Negara (SBN) yang ditawarkan kepada individu atau perseorangan Warga Negara Indonesia melalui Mitra Distribusi di Pasar Perdana. Minimal pembelian ORI itu Rp. 1 juta dan dapat dapat diperdagangkan sesama investor domestik, kupon tetap (fixed rate), dan ada potensi capital gain atau capital loss.

Pada dasarnya lewat ORI ini pemerintah tuh minta bantuan dana pada setiap proyek. Nah pemerintah, biasanya hasil investasinya cukup menguntungkan.

7. Equity Crowdfunding

Jenis investasi ini tergolong baru di Indonesia karena baru dilegalkan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada 2018 lalu. Jadi Equity crowdfunding adalah skema pengumpulan dana untuk suatu bisnis usaha alias modal dari beberapa orang secara bersama-sama atau istilah umumnya patungan.

Nanti akan ada tiga pihak yang terlibat, penyedia platform, pemilik project alias pihak yang butuh modal, dan investor sebagai pihak yang punya modal. Di bisnis ini, jumlah investor yang mendanai satu bisnis tidak bisa lebih dari 300 entitas. Untuk investor, dia akan memiliki kepemilikan saham dalam bisnis yang diberi modal.

8. Koleksi Khusus

Di luar hal-hal di atas yang kesemuanya adalah uang elektronik. Salah satu investasi yang juga tengah jadi pusat perhatian adalah beli barang koleksi khusus. Koleksi pribadi ini bisa menjadi aset sangat menjanjikan di masa depan.

Barangnya pun bisa bervariatif, mulai dari sepatu, baju, tas hingga mainan juga bisa jadi barang mahal kelak. Apalagi jika kalian bisa mempunyai barang dengan edisi spesial. Terlebih sekarang sedang marak barang jaman dahulu yang dikoleksi. Mulai dari kendaraan, alat musik, buku, lukisan bahkan barang-barang bekas atau thrifting jadi barang mewah kini.

9. Investasi Modal Kecil dengan Program Pensiun Pegawai

Jika kesemua jenis investasi sebelumnya kalian agak sulit melakukannya. Maka kalian bisa berinvestasi dana pensiun di perusahaan kalian. Jadi jika mau mulai, rencanakan dulu persentase investasi bulanan kalian. Misal 10 persen dari gaji, diinvestasikan ke dana pensiun. Untuk menyesuaikan presentasi, hitunglah terlebih dahulu kebutuhan sehari-hari dari gaji tersebut.

Lama kelamaan dana pensiun itu akan berkembang dan ada peningkatan jumlah dana pensiun.

Itulah beberapa investasi modal kecil yang bisa kalian lakukan sebagai investor pemula. Kegiatan penambah cuan yang bisa digunakan selain dari gaji bulanan atau bahkan bunga dari tabungan kalian. Yuk mulai berinvestasi!

Tagged With :

Leave a Comment