Financial Freedom: Berapa Investasi Minimal Untuk Hidup Tanpa Bekerja?

Banyak orang bermimpi mencapai financial freedom, yakni memperoleh pendapatan memadai untuk kehidupan sehari-hari meski tanpa bekerja atau bergantung pada pihak lain. Lebih baik lagi jika pendapatan itu bersumber dari pendapatan pasif (passive income), yaitu hasil investasi yang bisa ditinggal tidur seperti dividen atau bunga. Namun, berapa banyak investasi minimal yang diperlukan agar kita bisa hidup bebas tanpa bekerja dari pagi sampai malam seperti itu?

Financial Freedom Berapa Investasi Minimal Untuk Hidup Tanpa Bekerja

Proses untuk mewujudkan financial freedom tentu membutuhkan waktu yang lama. Anda dapat mempersingkatnya jika memperoleh durian runtuh seperti warisan orang tua yang kaya raya atau menemukan harta karun di pekarangan. Tapi kebanyakan orang yang berstatus sebagai karyawan biasa akan membutuhkan perencanaan keuangan. Hal ini karena butuh modal yang tidak sedikit untuk memperoleh passive income.

Untuk memperoleh gambaran yang lebih konkret, berikut ini beberapa perhitungan investasi minimal untuk hidup tanpa bekerja:

  • Investasi Obligasi

Obligasi seperti Surat Berharga Negara (SBN) akan memberikan bunga secara rutin hingga jatuh tempo. Pengembalian dana SBN terjamin oleh Undang-Undang, sehingga kita dapat mengandalkannya untuk memperoleh passive income dengan aman dan nyaman.

Contohnya SBN dari seri Savings Bond Ritel SBR011 yang ditawarkan bulan lalu, akan memberikan imbal hasil minimal 5,5% per tahun dan bunga dibayar tiap bulan. Seandainya kita menginginkan pendapatan pasif setahun sebesar Rp100 juta, maka kita setidaknya harus berinvestasi sekitar Rp2 miliar (perhitungan bunga 5,5% dikurangi pajak 10%).

  • Investasi Saham

Saham termasuk instrumen investasi yang berisiko lebih tinggi daripada obligasi. Jadi, kita perlu melaksanakan penelitian mendalam guna menemukan saham-saham yang benar-benar solid dan dapat memberikan dividen dalam jangka panjang. Pilihan terbaiknya adalah saham-saham perusahaan BUMN yang masuk dalam jajaran blue chip atau IDX High Dividend 20. Contohnya saham PT Bukit Asam Tbk (PTBA) atau bank BRI (BBRI).

Baca Juga:   Perbedaan Reksa Dana dan Saham yang Harus Diketahui Pemula

PTBA kemarin baru saja mengumumkan dividen jumbo dengan yield mencapai 15,6%. Apabila kita mengasumsikan PTBA dapat membagikan dividen dengan yield sebesar itu tiap tahun, maka kita akan memerlukan modal Rp645 juta guna memperoleh nominal dividen Rp100 juta per tahun.

Bank BRI pada tahun 2022 ini memberikan dividen dengan yield tak jauh berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, yakni sekitar 3,8%. Dengan demikian, investor BBRI membutuhkan modal Rp2,6 miliar untuk memperoleh dividen tahunan senilai Rp100 juta.

Anda dapat menghitung investasi minimal untuk saham lainnya dengan menengok data dividend yield dan harga saham saat ini. Hasil perhitungan akhir umumnya berkisar antara Rp1 miliar hingga Rp2 miliar, jika Anda berinvestasi pada saham-saham yang terkenal rajin membagikan dividen jumbo. Perlu diperhatikan pula bahwa perhitungan itu sekadar perkiraan yang belum mencakup fluktuasi harga saham di masa depan.

Tagged With :

Leave a Comment