Euro Merosot Pasca Kenaikan Suku Bunga Bank Sentral Swiss

Euro melemah terhadap Franc Swiss, setelah Swiss National Bank (SNB) menaikkan Rate dalam jumlah yang lebih tinggi daripada ekspektasi. Saat berita ini ditulis pada Jumat (17/Juni) malam, EUR/CHF masih melanjutkan penurunan 0.13% ke 1.0178. Sebelumnya, pasangan mata uang tersebut terjun bebas 1.83% ke level rendah dua bulan.

Franc meroket setelah setelah kenaikan suku bunga bank sentral Swiss yang pertama kali dalam 15 tahun terakhir. Selain itu, penguatan mata uang berjuluk Swissy tersebut juga didukung oleh keyakinan di kalangan investor bahwa SNB tidak akan mencoba dan menghentikan penguatan franc seperti yang pernah mereka lakukan sebelumnya.

Bank sentral Swiss tersebut bergabung dengan bank-bank sentral mayor lainnya yang menaikkan suku bunga demi menanggulangi inflasi yang terus melambung. Kendati masih negatif, kenaikan suku bunga SNB cukup signifikan, yakni dari -0.75% menjadi -0.25%.

“Saat ini kami melihat bahwa inflasi Swiss sudah meningkat, bahkan mendekati 3%. Kami juga mengobservasi bahwa kami telah memiliki risiko tertentu, imbas dari ronde kedua (kenaikan inflasi),” kata Ketua SNB Thomas Jordan kepada CNBC.

“Kami sampai pada kesimpulan bahwa saat ini lebih baik menaikkan suku bunga sebanyak 50 bps, bukan 25 poin demi menciptakan langkah pertama. Selain itu, diharapkan pula dapat menjadi sinyal bahwa kami sedang berjuang memberantas inflasi. Sehingga, dalam jangka menengah, stabilitas harga dapat tercapai.”

ECB Kalah Cepat Menaikkan Rate, Pasar Cerna Kebijakan Bank Sentral

Kebijakan SNB tersebut diputuskan di pekan yang sama dengan kenaikan suku bunga The Fed sebanyak 0.75%. Euro melemah, karena ECB kalah cepat bertindak dibangdingkan SNB. ECB sebetulnya juga sudah memberikan sinyal bahwa mereka akan menaikkan suku bunga pada bulan Juli. Inflasi di Zona Euro sendiri sudah menyentuh 8.1% bulan lalu.

Baca Juga:   Kurs Dollar Hari Ini - Jumat, 22 November 2019

Tak hanya terhadap Swissy, Euro juga melemah terhadap Dolar AS. Saat berita ini ditulis, EUR/USD turun 0.54% ke 1.049.

Para analis menilai bahwa pergerakan pasar sangat volatil minggu ini. Namun hari ini, semua gejolak mulai mencari titik keseimbangan. Pasar masih melakukan berbagai penyesuaian untuk mencerna kebijakan-kebijakan bank sentral selama sepekan ini.

“Kenaikan suku bunga yang mengejutkan di Swiss, seiring dengan pengumuman ECB yang sedang menyusun perangkat kebijakan untuk mencegah fragmentasi pasar obligasi Eropa, akan membantu membatasi penguatan USD di sekitar level saat ini,” kata ahli strategi di UBS Global Wealth Management seperti yang dikutip oleh Reuters.

Leave a Comment