Didorong Kenaikan Saham Teknologi, Wall Street Melesat

Ketiga indeks utama Wall Street melesat pada penutupan perdagangan di awal pekan ini. Kenaikan didorong oleh saham-saham teknologi dan investor yang fokus pada langkah pemulihan ekonomi.

Dilansir Reuters, Selasa (23/6), Dow Jones Industrial Average naik 153,5 poin atau 0,59 persen menjadi 26.024,96, indeks S&P 500 naik 20,12 poin atau 0,65 persen menjadi 3.117,86, dan Nasdaq Composite menambahkan 110,35 poin atau 1,11 persen menjadi 10.056,48.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) melaporkan rekor kenaikan kasus COVID-19 secara global pada Minggu (21/6). Hal ini mendorong permintaan pada aset yang dianggap aman seperti emas dan obligasi jangka panjang AS.

Sementara New York City mulai merayakan pencabutan lockdown dan dibukanya kembali aktivitas ekonomi. Namun 12 negara bagian di AS Selatan dan Barat Daya melaporkan adanya rekor peningkatan kasus baru, di mana 10-20 persen orang yang dites positif.

Meski demikian, Penasihat Ekonomi Gedung Putih, Larry Kudlow, mengatakan kepada CNBC bahwa tidak ada gelombang kedua pandemi dan tidak mungkin akan ada penutupan secara luas di seluruh Negeri Paman Sam tersebut.

Saham terkait perjalanan atau indeks maskapai S&P 500, salah satu sektor yang paling terpukul akibat pandemi COVID-19, turun 1,3 persen.

Begitu juga dengan saham operator pelayaran Norwegian Cruise Line dan Royal Caribbean Cruises, yang masing-masing anjlok sekitar 6 persen.

“Investor akan terus mengawasi bagaimana perilaku konsumen menyesuaikan diri dengan kenaikan kasus,” kata Keith Buchanan, manajer portofolio di GLOBALT, Atlanta.

“Kecuali jika kita melihat kepercayaan konsumen kembali dan melanjutkan kegiatan, itu mesti dilihat bagaimana pasar melihat aset berisiko seperti saham ini,” lanjutnya.

Pasar mengambil langkah mundur pada Jumat lalu, setelah Apple Inc memutuskan untuk sementara waktu menutup beberapa tokonya di AS. Hal ini sekaligus kembali menggarisbawahi kekhawatiran keterlambatan pemulihan.

Baca Juga:   Sambut Data Tenaga Kerja AS, Wall Street Melesat

Namun hari ini saham Apple justru naik 2,1 persen dan diperdagangkan pada rekor tertinggi, ketika perusahaan mengumumkan produk baru di konferensi tahunan untuk pengembang perangkat lunak.

Selain Apple, saham teknologi lainnya juga meningkat. Facebook naik 0,18 persen, Amazon.com naik 1,45 persen, Alphabet (Google) naik 1,82 persen, Netflix naik 3,15 persen, dan Microsoft naik 2,77 persen.

Sementara itu, perusahaan daging yang berbasis di AS, Tyson Inc, tergelincir 3,5 persen karena otoritas bea cukai China menangguhkan impor produk unggas dari pabrik yang dimiliki oleh perusahaan yang terkena virus corona.

American Airlines Group Inc turun 7 persen karena perusahaan berencana untuk mencari pembiayaan USD 3,5 miliar dengan menjual saham dan surat berharga lainnya demi meningkatkan likuiditas.

Virgin Galactic Holdings Inc melonjak 16 persen ketika perusahaan bekerjasama dengan NASA untuk pengembangan program misi pribadi ke Stasiun Luar Angkasa Internasional.

Sebanyak 10,66 miliar saham berpindah tangan di bursa AS, lebih rendah dibandingkan dengan rata-rata 13,29 miliar untuk 20 sesi terakhir.

 

Leave a Comment