Cara Trading Forex Sederhana Menggunakan Parabolic SAR

Parabolic SAR (Stop and Reverse) adalah salah satu indikator teknikal yang populer di kalangan trader forex. Sebabnya, indikator ini dapat dipasang dengan mudah pada Metatrader dan bisa dipakai untuk trading secara sederhana, tanpa sistem rumit.

Untuk memasang indikator Parabolic SAR, Anda cukup membuka Metatrader pada grafik harga yang akan ditradingkan. Misalnya EURUSD, GBPUSD, atau lainnya, pada timeframe H4 (4 Hour).

Setelah itu, klik “Insert” pada menu atas Metatrader, pilih opsi “Indicators”, “Trend”, lalu terakhir klik “Parabolic SAR”. Indikator Parabolic SAR akan langsung muncul pada dalam bentuk titik-titik yang membingkai grafik harga, seperti nampak pada gambar berikut ini:

Cara Trading Forex Sederhana Menggunakan Parabolic SAR

Perhatikan formasi titik-titik berwarna magenta pada gambar. Cara trading forex sederhana bisa memanfaatkan titik-titik tersebut. Aturannya:

  1. Titik-titik di atas grafik berarti sinyal Sell, sedangkan titik-titik di bawah grafik berarti sinyal Buy.
  2. Agar aman, lakukan open Buy atau Sell, hanya setelah terbentuk formasi tiga titik pada satu sisi. Jadi, order Buy hanya jika sudah ada tiga titik di bawah grafik harga. Atau, order Sell hanya jika sudah ada tiga titik di atas grafik harga.
  3. Pasang target profit pada resisten terakhir, atau tutup posisi trading saat terbentuk titik baru pada sisi yang berlawanan.
  4. Atur Stop Loss pada jarak sekitar 2 kali lipat dari jarak target profit, atau pada level support terakhir.

Mudah sekali, bukan!? Pada dasarnya, Parabolic SAR bisa digunakan pada timeframe berapapun. Namun, sinyalnya bisa menjadi makin kurang handal apabila diterapkan pada timeframe sangat rendah (di bawah H1).

Selain itu, pembuatnya yang bernama J. Welles Wilder Jr, menyarankan agar trader memadukan penggunaan Parabolic SAR dengan indikator Average Directional Index (ADX). Indikator ADX dipakai guna membantu trader mengukur kekuatan sebuah tren. Artinya, jika Anda menggunakan ADX yang dikombinasikan dengan Parabolic SAR, maka acuan kapan harus Entry Buy/Sell, Take Profit, dan Stop Loss cukup mengikuti petunjuk ADX saja. Ini memungkinkan pengambilan keuntungan secara lebih akurat, karena pembalikan posisi titik-titik Parabolic SAR kadang-kadang bisa terlambat. Dalam hal ini, Parabolic SAR hanya berfungsi menunjukkan arah apakah harga akan menurun atau meningkat saja.

Tagged With :

Tinggalkan sebuah Komentar