Cara Merekrut Talent Muda bagi Perusahaan Penasehat Keuangan

XM broker promo bonus

Merekrut talent muda tentunya penting bagi para penasehat keuangan. Namun, menemukan penasehat “next-generation” tidaklah semudah itu, terutama karena para lulusan muda dari perguruan tinggi kerap tidak mengetahui jalur karir ini. Inilah yang dirasakan sejumlah perusahaan yang terdaftar di FA 100 ranking pada CNBC. Sebagai cara merekrut talent muda, perusahaan-perusahaan besar seperti ini berusaha merancang beberapa program, seperti program magang, asosisiasi industri dan hubungan klien.

Cara Merekrut Talent Muda oleh Penasehat Keuangan

Perusahaan-perusahaan besar berusaha mencari cara merekrut talent muda. Sebagian menggunakan program magang sebagai cara mendapatkan penasehat muda yang berbakat, sementara perusahaan lainnya mengoptimalkan hubungan yang sudah ada dengan organisasi dan klien saat ini. Lalu, apa saja yang mesti difokuskan dalam menerapkan cara merekrut talent muda untuk perusahaan penasehat keuangan:

cara merekrut talent muda

Keuntungan

Ada banyak keuntungan jika anda menemukan dan mendorong para talent muda ini untuk berkembang. Di satu sisi, hal itu membantu perusahaan mendapatkan lebih banyak klien saat klien yang ada saat ini semakin menua. Bayangkan saja, jika klien yang saat ini berusia 80 tahun memiliki anak usia 50 tahun dan cucu usia 18 tahun yang kelak akan mewarisi uangnya. Klien muda yang akan mewarisi uang tersebut mungkin akan berhubungan dengan seseorang yang usianya hampir sama. Artinya, untuk 1 klien yang ada, perusahaan berpeluang mendapatkan 3 klien di masa mendatang.

Para penasehat muda mestinya masuk dalam rencana pengembangan perusahaan di masa mendatang. Rencana keberlanjutan usaha semacam ini juga akan memudahkan pasien. Setiap prusahaan tentunya membutuhkan talent muda, perencana keuangan yang tersertifikasi, maupun pakar dalam pengelolaan keuangan pribadi.

Para penasehat muda memiliki ide-ide, perspektif, dan pengetahuan baru, terutama di bidang teknologi. Keberadaan para penasehat next-gen juga akan sangat membantu dalam pengembangan karir perusahaan secara umum. Misalnya, ketika perencana keuangan senior dipromosikan, maka para penasehat keuangan muda bisa mengisi posisi mereka.

Baca Juga:   Perusahaan Teknologi: Trend dan Proyeksi Yang Perlu Diperhatikan
Jumlah Yang Sedikit

Namun sayangnya, industri ini tidak memiliki banyak penasehat muda. Misalnya, jumlah penasehat keuangan senior yang berusia 60 tahun lebih tiga kali lipat dari penasehat keuangan yang berusia 20 tahunan. Sejumlah universitas memiliki jejak khusus di bidang perencanaan keuangan. Namun, sebagian besar perguruan tinggi yang ada lebih cenderung menawarkan gelar yang sifatnya lebih umum, seperti sarjana keuangan atau sarjana bisnis.

Artinya, profesi perencanaan keuangan tidak tampak begitu kentara. Sebenarnya, banyak permintaan terhadap penasehat keuangan yang masih muda, namun kebanyakan universitas yang ada belum menawarkannya secara spesifik. Umumnya, mereka baru masuk ke profesi ini setelah mendapatkan pengalaman yang sama selama beberapa tahun. Artinya lagi, masih sulit mendapatkan perencanaan keuangan yang masih fresh graduate.

Bagaimana Mereka Melakukannya

Namun, sebagian perusahaan menemukan berbagai cara untuk menemukan dan mendapatkan talent next-gen tersebut. Misalnya, RTD Financial dan Azzad sukses besar mendapatkan talent muda melalui program magang, biasanya 1 mahasiswa per tahun. Jika program magang tersebut berjalan baik, maka perusahaan akan mempekerjakannya full-time.

Di RTD, mahasiswa magang dipekerjakan sebagai pendamping bagi perencanaan keuangan yang ada. Perusahaan ini memiliki relasi dengan sejumlah universitas yang memiliki jurusan bidang keuangan. Misalnya adalah Temple University dan Virginia Tech. Perusahaan ini juga mengidentifikasi calon-calon pegawai muda yang potensial melalui kerjasama dengan Asosiasi Perencana Keuangan setempat.

Demikian juga, Wilbanks Smith & Thomas membuat postingan di sejumlah situs indstri, seperti CFA Institute, sebuah asosiasi yang menawarkan pekerjaan sebagai analist keuangan. Usaha untuk mendapatkan talent-talent muda juga dilakukan di situs perguruan tinggi setempat. Perusahaan ini dinilai berhasil mendapatkan lebih banyak kandidat selama pandemi Covid.

Baca Juga:   Aksessibilitas Web, Kunci Keadilan Informasi Bagi Semua

Azzad juga mengalami tantangan lain dalam rekrutmen. Perusahaan ini menerapkan prinsip investasi dan perencanaan keuangan syariah. Oleh sebab itu, perusahaan ini juga mencari kandidat yang tertarik di bidang investasi dan keuangan yang sesuai keyakinan. Perusahaan mencari calon-calon karyawannya melalui hubungan yang sudah terjalin dengan klien. Misalnya adalah anak dari klien Azzad yang sudah kuliah di perguruan tinggi. Pimpinan perencana keuangan di perusahaan masuk ke perusahaan ini sebagai mahasiswa magang.

Cara Merekrut Talent Muda: Kesimpulan

Mendapatkan talent muda di bidang perencanaan keuangan tidak selalu mudah. Ada banyak tantangan yang dihadapi, terutama karena profesi ini belum begitu akrab di telinga lulusan-lulusan muda dari perguruan tinggi. Oleh sebab itu, perusahaan yang membutuhkan jasa mereka harus lebih kreatif dalam mencari cara merekrut talent muda.

Cara paling populer saat ini adalah melalui program magang dan penawaran di situs atau pengumuman di kampus-kampus yang menawarkan jurusan keuangan atau bisnis. Tentunya, butuh waktu yang cukup lama (minimal 1 tahun) untuk mengetahui apakah peserta magang tersebut benar-benar sesuai dengan visi dan misi perusahaan. Selain itu, perusahaan juga harus bersaing dengan perusahaan lain dalam bidang keuangan, seperti gaji, tunjangan, bonus, dan jenjang karir yang dijanjikan.

Tagged With :

Leave a Comment