Bisakah Biofuel Menggantikan Komoditas Minyak?

Penggunaan biofuel saat ini semakin meningkat, baik untuk kebutuhan industri, rumah tangga, maupun kendaraan bermotor. Bukan hanya minat hidup ramah lingkungan yang mendorong peningkatan penggunaan biofuel. Berbagai negara juga mempromosikan biofuel dengan memberikan subsidi khusus untuk para penggunanya. Hal ini menimbulkan pertanyaa, apakah kelak biofuel akan menggantikan komoditas minyak sepenuhnya?

5 Fakta Tentang Minyak Mentah Yang Perlu Diketahui Trader

Bagi para pejuang lingkungan, biofuel sudah dianggap mampu menggantikan minyak untuk beragam kebutuhan. Namun, kalangan investor perlu mengevaluasi prospeknya secara lebih objektif.

Mari ambil contoh ethanol dan biodiesel yang merupakan dua tipe biofuel paling populer. Keduanya dapat diperoleh secara langsung dari tanaman ataupun secara tidak langsung dari sampah. Tapi produksi keduanya malah menghadirkan risiko lain, karena biaya produksinya relatif lebih mahal daripada minyak. Data International Energy Agency (2017) menyebutkan biaya produksi biodiesel di AS lebih dari 0.8 USD per liter, sedangkan biaya produksi diesel tidak sampai 0.5 USD per liter. Biaya produksi ethanol lebih dari 0.6 USD per liter, tetapi biaya produksi gasoline kurang dari 0.5 USD per liter.

Faktanya, ada empat (4) masalah besar yang membayangi upaya mempromosikan biofuel:

  1. Biaya yang dibutuhkan untuk menghasilkan dan mengkomersialisasikan biofuel masih lebih mahal ketimbang minyak.
  2. Budidaya tanaman untuk biofuel dapat berdampak pada peningkatan harga bahan makanan dan krisis pangan, karena tanaman penghasilnya akan mengambil alih lahan yang dipergunakan untuk budidaya tanaman pangan. Ambil contoh produksi biofuel dari kedelai saat ini.
  3. Beberapa riset menunjukkan produksi biofuel dapat menghasilkan emisi dan polusi lebih besar dibanding minyak.
  4. Sejumlah biofuel terbukti bersifat korosif dan mengakibatkan keretakan pada baja, sehingga tidak dapat dimanfaatkan oleh semua sektor.

Berdasarkan fakta-fakta ini, dapat disimpulkan bahwa biofuel belum dapat menggantikan komoditas minyak sepenuhnya. Minyak masih merupakan sumber energi utama dunia saat ini dan hingga beberapa waktu yang akan datang.

Baca Juga:   Faktor Ini Bisa Bikin Harga Minyak Makin Murah Tahun 2019

Apabila kelak ada temuan biofuel yang mampu memecahkan keempat masalah krusial tersebut, maka permintaan terhadap minyak kemungkinan akan terdampak. Tapi selama temuan semacam itu belum ada, minyak akan tetap memegang posisi penting dan tak tergantikan dalam pasar komoditas energi dunia.

Tagged With :

Leave a Comment