Apa Itu Reksa Dana Tematik?

Anda tentu sudah kerap mendengar istilah reksa dana saham, reksa dana campuran, atau reksa dana pasar uang. Namun, ada pula istilah “reksa dana tematik” yang baru naik daun belakangan ini. Apa sih reksa dana tematik itu? Bagaimana pula prospek keuntungan reksa dana tematik? Mari kita bahas bersama.

Apa Itu Reksa Dana Tematik

Reksa dana tematik adalah pengelolaan dana investasi secara khusus pada sektor bisnis tertentu atau seputar tema tertentu saja. Reksa dana tematik biasanya tergolong jenis reksa dana pendapatan tetap, reksa dana campuran, atau reksa dana saham. Contohnya reksa Bahana Dana Infrastruktur yang tergolong jenis reksa dana campuran, tetapi berfokus pada investasi bidang infrastruktur saja.

Contoh reksa dana tematik lain yang lebih populer belakangan ini disajikan oleh aplikasi investasi Ajaib. Aplikasi tersebut bekerja sama dengan manajer investasi ternama untuk mengelola reksa dana seputar tema-tema menarik seperti “Obligasi Terbaik Pilihan Para Ahli”, “Investasi Risiko Terendah”, “Infrastruktur dan Barang Konsumen Syariah”, “Saham Syariah Terbaik Pilihan Para Ahli”, “Ekuitas BUMN Terbaik”, dan lain sebagainya.

Apa keunggulan reksa dana tematik dibanding reksa dana biasa? Pertama, investor berpotensi memetik keuntungan lebih optimal ketika suatu sektor bisnis sedang moncer. Kedua, investor akan lebih mudah menelaah prospek reksa dana tersebut kelak. Kedua kelebihan ini membuat reksa dana tematik sangat cocok untuk investor pemula yang berorientasi jangka menengah atau jangka panjang.

Meski demikian, reksa dana tematik juga memiliki kelemahan tersendiri. Reksa dana yang terfokus pada satu sektor saja berpotensi mengalami kemerosotan sangat tajam apabila terjadi gangguan dalam sektor tersebut, karena produk reksa dana kurang terdiversifikasi. Reksa dana tematik menjadi kurang cocok untuk target investasi jangka pendek, sehubungan dengan risiko yang lebih tinggi tersebut.

Baca Juga:   4 Panduan Memilih Bank Untuk Investasi Deposito

Jadi, pilih reksa dana tematik atau bukan? Semuanya ada di tangan Anda. Yang terpenting, jangan simpan semua dana investasi Anda dalam satu produk reksa dana saja. Investasi reksa dana apa pun sama-sama memiliki risiko kerugian, sehingga kita perlu selalu menjaga keberagaman aset investasi.

Tagged With :

Leave a Comment