8 Saham Prospektif Berharga di Bawah 1000 Rupiah

Saham berharga murah tidak selalu murahan. Dalam situasi krisis akibat pandemi COVID-19 saat ini, cukup banyak saham dengan harga di bawah 1000 rupiah yang memiliki prospek cuan bagus ke depan. Penyebab kejatuhan harga saham-saham tersebut bisa jadi prospek pendapatan memburuk akibat krisis saat ini ataupun kondisi sektor yang buruk, tetapi pendapatan perusahaan sesuai pemulihan ekonomi dapat diharapkan untuk meningkat.

Saham Prospektif dengan Harga di Bawah 1000

Ada ratusan emiten di bursa efek Indonesia yang dapat dipilih untuk menemukan hidden gem seperti itu. Sebagai gambaran awal, coba periksa delapan (8) saham prospektif dengan harga di bawah 1000 rupiah yang juga masuk dalam daftar LQ45 Februari-Juli 2020 berikut ini:

  1. ANTM (PT Aneka Tambang Tbk): Rp645
  2. BSDE (PT Bumi Serpong Damai Tbk): Rp745
  3. CTRA (PT Ciputra Development Tbk): Rp650
  4. MNCN (PT Media Nusantara Citra Tbk): Rp905
  5. PTPP (PT Pembangunan Perumahan Tbk): Rp985
  6. PWON (PT Pakuwon Jati Tbk): Rp406
  7. SRIL (PT Sri Rejeki Isman Tbk): Rp194
  8. WSKT (PT Waskita Karya Tbk): Rp715

Posisi saham dalam LQ45 menjamin likuiditas, setidaknya dalam jangka pendek. Daftar LQ45 sering dijadikan referensi oleh trader maupun investor saham, sehingga membuka peluang profit dari capital gain. Apabila perusahaan belum membagikan dividen untuk tahun buku 2019, maka investor juga berpotensi memperoleh jatah pada pembagian tahun ini.

Nah, apakah Anda merasa tertarik untuk mengoleksi saham-saham tersebut? Tunggu dulu, jangan buru-buru beli. Ada beberapa hal yang perlu dipertimbangkan sebelum membeli suatu saham:

  1. Periksa latar belakang dan bidang bisnis perusahaan tersebut. Perusahaan yang mendominasi di bidangnya seperti ANTM akan memiliki prospek lebih stabil dalam jangka panjang.
  2. Periksa level support dan resistance pada grafik harga. Posisi beli yang tepat berada dekat support, atau setelah pergerakan harga menembus resistance. Analisis teknikal seperti ini sangat penting, terutama jika Anda menargetkan profit jangka pendek.
  3. Atur alokasi dana yang akan dibelikan saham setiap emiten dengan baik. Ada baiknya membagi modal ke 2-4 emiten berbeda, bukan hanya ke salah satu emiten saja. Tapi Anda sebaiknya juga jangan membeli saham terlalu banyak emiten, karena nantinya akan lebih sulit dipantau.
Baca Juga:   Faktor-faktor yang Memengaruhi Harga Saham

Demikian beberapa tips untuk berinvestasi saham yang menguntungkan dengan modal rendah. Semoga bermanfaat, dan semoga sukses!

Tagged With :

Leave a Comment