10 Reksa Dana Paling Untung yang Layak Dikoleksi Tahun 2021

XM broker promo bonus

Reksa dana semakin disukai belakangan ini berkat kemunculan aplikasi supermarket reksa dana online seperti Bareksa, Tanamduit, Bibit, dan lain-lain. Tapi banyaknya pilihan juga membuat orang semakin bingung menentukan produk reksa dana mana yang layak dikoleksi. Ada banyak cara memilihnya, mulai dari membandingkan setiap produk reksa dana, memilih berdasarkan siapa manajer investasinya, hingga memanfaatkan daftar reksa dana paling untung tahun sebelumnya.

10 Reksa Dana Paling Untung yang Layak Dikoleksi Tahun 2021

Sebagai bahan referensi, berikut ini sepuluh (10) reksa dana dengan return terbesar sepanjang tahun 2020 yang bisa menjadi pilihan Anda untuk memulai investasi reksa dana maupun menambah ragam koleksi reksa dana pada tahun 2021.

  1. Mega Asset Mantap Plus (32,13%)
  2. Sucorinvest Sharia Equity Fund (19,81%)
  3. Sucorinvest Bond Fund (17,25%)
  4. Medali Dua (16,55%)
  5. Cipta Bond (15,28%)
  6. Capital Fixed Income Fund (14,62%)
  7. Manulife Obligasi Negara Indonesia II Kelas A (14,40%)
  8. Manulife Saham Syariah Asia Pasifik Dollar AS (14,26%)
  9. RHB Fixed Income Fund 2 (14,03%)
  10. Reksa Dana Kehati Lestari Kelas G (13,81%)

Daftar reksa dana paling untung ini didominasi oleh jenis reksa dana pendapatan tetap. Sebanyak delapan dari sepuluh produk reksa dana di atas tergolong reksa dana pendapatan tetap. Hanya dua produk yang termasuk reksa dana saham, yakni Sucorinvest Sharia Equity Fund dan Manulife Saham Syariah Asia Pasifik Dollar AS.

Keunggulan reksa dana pendapatan tetap tahun 2020 cukup beralasan karena pergolakan pasar keuangan global telah menjatuhkan mayoritas reksa dana saham, sedangkan bunga bank sentral juga diturunkan terus sehingga berdampak negatif pada return reksa dana pasar uang. Namun, reksa dana saham berpeluang untuk “comeback” pada tahun 2021 seiring dengan memudarnya dampak pandemi COVID-19.

Sekarang, pilihannya ada di tangan Anda. Apakah akan memilih produk reksa dana pendapatan tetap yang sudah terbukti tangguh di tengah krisis, atau mengoleksi reksa dana saham yang sedang murah dan berpotensi untung lagi tahun 2021? Reksa dana pendapatan tetap mungkin lebih cocok untuk investor yang kurang suka risiko (risk-averse) atau memiliki target jangka menengah (2-5 tahun). Sedangkan reksa dana saham lebih sesuai untuk investor yang siap menanggung risiko (risk-taker) atau memiliki target jangka panjang (lebih dari 5 tahun).

Baca Juga:   Cara Mudah Nabung Saham Bagi Pemula

Tagged With :

Leave a Comment